Archive for Januari, 2015

Tamu dari SMA Hang Tuah Surabaya

Januari 28, 2015

7

1

2

3

4

5

6

Kegiatan harian SMAN 8 JAKARTA

Januari 28, 2015

Picture 146

Picture 055

Picture 056

Picture 057

Picture 058

Picture 059

Picture 060

Picture 061

Picture 062

Picture 063

Picture 064

Picture 065

Picture 066

Picture 067

Picture 068

Picture 069

Picture 070

Picture 071

Picture 072

Picture 073

Picture 074

Picture 075

Picture 076

Picture 077

Picture 078

Picture 079

Picture 080

Picture 081

Picture 082

Picture 083

Picture 085

Picture 086

Picture 087

Picture 088

Picture 089

Picture 090

Picture 091

Picture 092

Picture 093

Picture 095

Picture 096

Picture 097

Picture 098

Picture 099

Picture 100

Picture 101

Picture 102

Picture 103

Picture 104

Picture 105

Picture 106

Picture 107

Picture 108

Picture 109

Picture 110

Picture 111

Picture 112

Picture 113

Picture 114

Picture 115

Picture 116

Picture 118

Picture 119

Picture 120

Picture 121

Picture 122

Picture 123

Picture 124

Picture 125

Picture 126

Picture 127

Picture 128

Picture 129

Picture 130

Picture 131

Picture 132

Picture 133

Picture 134

Picture 135

Picture 136

Picture 137

Picture 138

Picture 139

Picture 140

Picture 141

Picture 142

Picture 143

Picture 144

Picture 145

Sosialisasi UN dan SNMPTN

Januari 28, 2015

Picture 232

1

2

3

4

Picture 212

Picture 213

Picture 214

Picture 216

Picture 217

Picture 219

Picture 220

Picture 225

Picture 226

Picture 227

Picture 228

Picture 229

Picture 230

Picture 231

Kepala SMA Negeri 8 Jakarta Drs. Tulus Winardi, SH., M.Si, memberikan motivasi : Tetap menjadi yang terbaik

Januari 28, 2015

Picture 068

Picture 021

Picture 022

Picture 023

Picture 024

Picture 025

Picture 026

Picture 027

Picture 028

Picture 029

Picture 030

Picture 031

Picture 032

Picture 039

Picture 040

Picture 041

Picture 042

Picture 043

Picture 045

Picture 046

Picture 048

Picture 049

Picture 051

Picture 053

Picture 054

Picture 055

Picture 056

Picture 057

Picture 058

Picture 060

Picture 061

Picture 062

Picture 063

Picture 064

Picture 067

SNMPTN 2015 Resmi Dibuka, Ini 12 Strategi Menembusnya!

Januari 21, 2015

http://www.isigood.com/2015/01/19/snmptn-2015-dibuka-ini-12-langkah-strategis/

Pada tanggal 15 Januari 2014, SNMPTN 2015 resmi diluncurkan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M. Nasir, Kamis (15/1) di Auditorium Lantai 2 Gedung D, Ditjen Dikti, Senayan.

Berikut jadwal kegiatan SNMPTN 2015:

  • Pengisian dan Verifikasi PDSS: 22 Januari 8 Maret 2015
  • Pendaftaran: 13 Februari 15 Maret 2015
  • Pengolahan data: 16 Maret 8 Mei 2015
  • Pengumuman Kelulusan: 9 Mei 2015
  • Pendaftaran ulang peserta yang lulus SNMPTN: 9 Juni 2015 (Bersamaan dengan Ujian Tertulis SBMPTN)

Dalam sambutannya, Menristekdikti mengatakan sistem penyelenggaraan SNMPTN terus dievaluasi, terlebih dengan adanya penggabungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek).

SNMPTN 2015 menampung mahasiswa baru untuk setiap program studi (prodi) paling sedikit sebanyak 50%. Tahun ini sebanyak 63 PTN mengikuti proses seleksi dengan SNMPTN.

“Untuk 13 PTN baru, belum bisa ikut serta dalam SNMPTN tahun ini karena masih dalam tahap pendampingan,”ujar Rochmat Wahab selaku Ketua SNMPTN 2015.

Lebih lanjut, untuk proses pendaftaran nantinya masing-masing sekolah dan siswa harus mengisi data terlebih dahulu melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) di laman pdss.snmptn.ac.id yang kemudian akan diverifikasi. Sedangkan untuk pendaftaran prodi PTN melalui laman snmptn.ac.id.

Bagi anda yang sedang menyongsong pendaftaran SNMPTN, silakan simak ulasan berikut ini untuk menyusun langkah dan strategi jitu menembus SNMPTN. Kumpulan fakta ini dirangkum dari pengalaman pribadi, pengalaman beberapa mahasiswa PTN yang telah berhasil menembus SNMPTN, serta hasil diskusi dengan berbagai pihak. Sekali lagi, ini bukan informasi resmi, namun semoga ulasan ini bermanfaat bagi anda yang sedang berjuang menembus SNMPTN 2015.

1. Pelajari secara lengkap tentang Informasi Resmi dari Panitia Pusat Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Informasi mengenai SNMPTN ada di mana-mana. Semua bermaksud untuk menjelaskan SNMPTN baik itu di Blog, Website, Twitter, Facebook, dan sebagainya. Bacalah semua itu. Namun, berhati-hatilah dan yakinlah bahwa informasi resmi hanya ada pada website SNMPTN: http://snmptn.ac.id. Jika ada informasi selain sumber informasi tersebut, terutama yang meragukan atau bertentangan maka jangan langsung dipercaya dan lebih baik langsung cek di sumber resmi informasi SNMPTN.

2. Mau tanya-tanya langsung?

Yup, bila ada hal-hal yang membingungkan, jangan ragu langsung menghubungi Call Center SNMPTN 2015 (yang pada saat artikel ini diunggah, belum dibuka)

3. Tentukan opsi/pilihan prodi-prodi beserta perguruan tingginya.

Bagaimana cara jitu menentukan prodi apa yang cocok bagi anda, telah diulas tuntas pada artikel ini. Silakan anda cermati tips-nya, karena memilih prodi yang tepat adalah kunci awal kehidupan sukses anda di masa depan. Jangan sampai anda menghadapi dilema atau bahkan ironi dalam kehidupan anda, gara-gara salah memilih prodi atau kampus. Banyak lho, yang memutuskan pindah kampus setelah genap setahun melalui perkuliahan di sebuah prodi yang ternyata tidak cocok sama sekali dengan bakat dan karakter pribadi!

4. Perhatikan Jumlah Peminat dan Daya Tampung masing-masing prodi.

Hati-hati, jumlah peminat yang sedikit belum tentu persaingannya ringan. Lihat dulu data daya tampung prodi tersebut. Informasi ini sebenarnya tidak banyak di-publish, tapi bukan bersifat rahasia. Jadi silakan anda menghubungi perguruan tinggi yang anda tuju untuk mendapatkan data ini.

Perhatian: Ada beberapa prodi favorit di beberapa PTN (dianggap favorit pula), dan saking favoritnya banyak siswa yang akhirnya takut mendaftar prodi tersebut. Akibatnya, persaingan di prodi tersebut justru menjadi tidak terlalu berat (di kisaran rasio 1:48). Rasio ini tidak terlalu tinggi untuk sebuah prodi yang sangat di-favorit-kan.

5. Pelajari rekam jejak kakak kelas anda di perguruan tinggi yang anda tuju.

Jejak alumni sedikit-banyak akan mempengaruhi hasil perjuangan anda. Jejak alumni yang dimaksudkan adalah alumni atau kakak kelas anda dari satu sekolah, yang menjadi mahasiswa di perguruan tinggi tujuanmu atau sudah lulus dari perguruan tinggi tersebut. Apakah mereka telah menghasilkan rekam jejak dan performa belajar yang baik atau tidak.
Namun rasanya pihak perguruan tinggi akan mempertimbangkan dengan sangat bijaksana apabila ada segelintir kakak kelas anda yang performanya terbukti kurang baik. Mereka tidak secara otomatis melakukan black-list terhadap adik-adik kelasnya. Namun pada prinsipnya, pikirkan baik-baik sebelum memutuskan mendaftar pada suatu prodi/PTN pada jalur SNMPTN.

6. Perhatikan para pesaing anda dari satu sekolah.

Diusahakan jangan sampai ada pesaing yang memilih program studi yang sama di PTN yang sama dari satu sekolah anda.
Kalaupun ada, usahakan anda bisa mengetahui bahwa nilai teman anda tersebut (lebih rendah dari nilai anda). Teman satu sekolah bisa menjadi pesaing anda di SNMPTN. Karena mau tidak mau beberapa (banyak) perguruan tinggi harus menerapkan sistem kuota per sekolah. Kalau tidak ada sistem kuota, sebuah PTN bisa-bisa hanya akan menerima mahasiswa baru yang berasal dari belasan sekolah saja.
So, perhitungkan masak-masak jika banyak teman satu sekolah anda memilih perguruan tinggi dan prodi yang sama persis dengan anda.

7. Buat urutan pilihan prodi di SNMPTN.

Ini super penting dan sangat kritikal, serta butuh strategi yang matang untuk menentukan urutan prodi ini. Sesuai aturan, anda bisa memilih 3 prodi dari 2 PTN yang berbeda. Misalnya anda memilih Prodi Teknik Industri di PTN A, Prodi Teknik Industri di PTN B, serta Prodi Teknik Elektro di PTN A. Siswa pelamar akan diseleksi oleh PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi. Anda memilih dua PTN (A dan B), apabila dinyatakan tidak lulus pada pilihan pertama yaitu Teknik Industri PTN A, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan program studi dan pertimbangan daya tampung.

Sekali lagi, daya tampung akan sangat berpengaruh pada proses ini. Dengan mekanisme tersebut, anda pasti bertanya “Apakah Teknik Industri PTN B tidak mau dijadikan pilihan kedua?”. Hehe, ini bukan tentang lagu (“Aku bukan yang kedua”). Jadi jawabannya adalah bukannya tidak mau, tapi prodi tersebut mungkin sudah penuh terisi oleh pendaftar yang memilih Teknik Industri PTN B sebagai pilihan pertama. Jadi, walaupun nilai anda bagus dan anda tidak lulus di pilihan 1, meskipun berpotensi lulus di pilihan 2, jika kuota di pilihan 2 tersebut sudah penuh terisi oleh yang menempatkannya di pilihan 1, maka ada kemungkinan anda tetap saja tidak bisa lulus di pilihan 2 karena daya tampung sudah terpenuhi.

Dari pengalaman selama ini, sebuah prodi biasanya tidak akan serta merta langsung memenuhi daya tampung hanya dari satu pilihan saja. Biasanya disediakan beberapa kursi untuk pilihan ke-2 dan ke-3. Jumlah kursi pilihan ke-1 tentu yang paling besar. Dan biasanya, jumlah kursi yang disediakan untuk pilihan ke-3 selalu yang paling sedikit. Mengenai komposisi masing-masing kursi berapa prosentasenya, masing-masing prodi di setiap PTN berbeda-beda kebijakannya.

Baca artikel berikut ini, tentang bagaimana memilih prodi yang tepat sesuai karakter anda, dengan 14 Langkah untuk Menghindari Ironi Dalam Hidup Anda (yaitu salah memilih prodi tempat kuliah!)

http://www.isigood.com/2014/12/01/cara-memilih-prodi-kuliah/

8. Sebaiknya menyertakan sertifikat atau piagam penghargaan pada saat pendaftaran SNMPTN.

Jika mengacu seperti SNMPTN sebelumnya, silakan mengupload 3 scan sertifikat prestasi atau piagam penghargaan. Sertifikat/piagam memang menjadi salah satu acuan penilaian dalam SNMPTN. Sertifikat/piagam yang diupload adalah prestasi yang anda miliki selama 3 tahun terakhir. Dari pengalaman selama ini, yang memiliki efek besar pada penilaian apabila sertifikat/piagam prestasi di tingkat nasional atau internasional karena jauh lebih dipertimbangkan. Untuk prestasi level propinsi terkadang juga dipertimbangkan, jadi jangan ragu untuk menyertakannya pula.

Kemudian, akan lebih baik apabila anda pernah berprestasi pada lomba/kejuaraan yang pernah diselenggarakan oleh PTN yang anda tuju.

Serta, akan lebih baik juga jika sertifikat/piagam tersebut berkaitan dengan jurusan/prodi yang hendak dituju. Misalnya anda mau masuk Pariwisata UGM, anda pernah terpilih menjadi Abang/None Jakarta. Mau masuk Teknik Mesin UI, anda pernah memenangkan kompetisi otomotif tingkat nasional. Mau masuk Ilmu Hukum UGM, anda pernah menjadi juara Debat Hukum tingkat nasional.

9. Anda mau lintas jurusan di SNMPTN?

Maksudnya lintas jurusan disini adalah murid jurusan IPA yang ingin masuk rumpun soshum (IPS). Murid IPS biasanya tidak bisa lintas jurusan ke rumpun saintek (IPA) di jalur SNMPTN. Anda wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang anda pilih. Mekanisme/proses seleksi SNMPTN merupakan ranah masing-masing PTN dengan tetap memperhatikan aturan dan kriteria seleksi nasional serta kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN. Perlu diketahui juga oleh anda, pihak prodi juga memiliki kewenangan untuk menentukan aturan terkait hal ini. Jadi, sangat mungkin terjadi, dalam satu universitas yang sama, ada prodi yang memperbolehkan lintas jurusan, dan ada prodi lain yang tidak boleh memperbolehkan.
Atau anda dapat hubungi Call Center PTN yang anda tuju. Sekali lagi cari jawabannya dari sumber resmi yang ada.

10. Hasil UN (Ujian Nasional) akan sangat mempengaruhi.

Pada masa yang lalu, misal pada SNMPTN 2013, hasil UN hanya dipertimbangkan lulus/tidaknya saja. Namun sejak tahun lalu (tahun 2014) nilai UN sudah ikut menjadi pertimbangan dalam SNMPTN. So, berusahalah yang terbaik untuk UN.

11. SNMPTN mempertimbangkan aspek pemerataan.

Aspek pemerataan sekolah di Indonesia dan aspek 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdepan) most likely juga menjadi pertimbangan dalam proses seleksi. Meskipun hal ini tidak diinformasikan terbuka oleh panitia SNMPTN.

12. Terkadang tidak semua nilai mata pelajaran memiliki bobot yang sama.

Untuk masing-masing prodi, nilai mata pelajaran tertentu menjadi pertimbangan penting. Tentunya mata pelajaran yang ada hubungannya dengan bidang ilmu prodi tersebut. Hal ini tentunya tidak sama di setiap PTN, namun silakan anda jadikan pertimbangan ketika anda memiliki nilai yang tinggi pada beberapa mata pelajaran, namun ternyata tidak memiliki keterkaitan yang kuat dengan prodi yang anda tuju.

Karena ada beberapa PTN yang sudah memiliki aplikasi/software yang bisa menganalisa seluruh nilai mata pelajaran dihubungkan dengan prodi yang dipilih. Jadi, untuk yang satu ini tergantung prodi dan PTN-nya. Sekali lagi, silakan hubungi call center PTN yang anda tuju bila anda betul-betul ingin tuntas menyusun strategi.

Demikianlah ke-12 tips yang bisa dibagikan untuk anda semua, silakan disebarluaskan bagi yang membutuhkannya. Silakan melakukan semua tips diatas dengan prinsip kerja keras, kerja cerdas & kerja ikhlas.Semoga artikel ini bisa membantu perjuangan anda. Dan semoga perjuangan anda dimudahkan, Amin.

Gaya Guru SMA Negeri 8 2015

Januari 20, 2015

sebagian aksi para guru di luar sekolah,..
Picture 052

Picture 051
Picture 065

Picture 056

Picture 057

Picture 058

Picture 059

Picture 060

Picture 061

Picture 062

Picture 063

Picture 064
Picture 106

Picture 094

Picture 095

Picture 096

Picture 097

Picture 098

Picture 099

Picture 100

Picture 101

Picture 102

Picture 103

Picture 104

Picture 105
Picture 126

Picture 123

Picture 124

Picture 125
Picture 221
Picture 295

Picture 294
Picture 399
Picture 324

Picture 304

Picture 305

Picture 306

Picture 307

Picture 308

Picture 309

Picture 310

Picture 311

Picture 312

Picture 313

Picture 314

Picture 315

Picture 316

Picture 317

Picture 318

Picture 319

Picture 320

Picture 321

Picture 322

Picture 323
Picture 096
Picture 100
Picture 084Picture 055
Picture 020

Baksos Kemas : BASIS (baksos in TeSIS)_ 2014

Januari 20, 2015

Picture 163

Picture 127

Picture 128

Picture 129

Picture 130

Picture 131

Picture 132

Picture 133

Picture 134

Picture 135

Picture 136

Picture 137

Picture 138

Picture 139

Picture 140

Picture 141

Picture 142

Picture 143

Picture 144

Picture 145

Picture 146

Picture 147

Picture 148

Picture 149

Picture 150

Picture 151

Picture 152

Picture 153

Picture 154

Picture 155

Picture 156

Picture 157

Picture 158

Picture 159

Picture 160

Picture 161

Picture 162

Dua Siswi Jawara Bola Basket

Januari 20, 2015

Picture 009

Picture 004

Picture 005

Picture 006

Picture 007

Picture 008
Dua Siswi Berprestasi bidang olah raga bola Basket Putri.: YOVETA TIFALI PAGUNO X IIS, Juara 1 Pra PON Remaja/ Kejurnas 16 Tahun ( Jakarta 11 – 19 Sep 2014), Juara II Kejurnas 15 Tahun ( Banten 27 Okt – 5 Nov 2014) dan Juara III PON Remaja I (Surabaya 5 – 15 Desember 2014) dan NADHIRA NOOR XI MIAF : Juara 1 Pra PON Remaja/ Kejurnas 16 Tahun ( Jakarta 11 – 19 Sep 2014) dan Juaara III PON REMAJA I (Surabaya 5 – 15 Des 2014)

Motivasi Pak Tulus Winardi

Januari 20, 2015

wajah ceria peserta didik SMAN 8 Jakarta mendapatkan motivasi dari kepala SMA Negeri 8 Jakarta,.. Bapak Drs. Tulus Winardi, SH., M.Si.. SMA Negeri 8 Jakarta harus tetap menjadi yang terbaik.
10940460_10205794183633119_2886758323180769344_n

1458501_10205794175272910_4293220539264252255_n

10406676_10205794181353062_4720192858874692079_n
Picture 032

Picture 021

Picture 022

Picture 023

Picture 024

Picture 025

Picture 026

Picture 027

Picture 028

Picture 029

Picture 030

Picture 031

SNMPTN 2015

Januari 20, 2015

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2015 diluncurkan hari ini, Kamis 15 Januari 2015 di Gedung Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Jalan Jenderal Sudirman Pintu I Senayan. SNMPTN merupakan pola seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru program sarjana berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan portofolio akademik.
Dalam acara Peluncuran SNMPTN 2015 tersebut, dipaparkan mengenai pelaksanaan SNMPTN 2015 oleh Ketua SNMPTN 2015, Ketua MRPTN, dan Menteri Ristek, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof. Muhammad Nasir. Dalam acara tersebut juga diputarkan video tutorial cara pendaftaran SNMPTN 2015 (video tersebut bisa dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=mIhuvwML8jk).
Berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 2 Tahun 2015 ditentukan bahwa penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2015 dapat dilakukan melalui tiga jalur, yaitu:
1.Jalur SNMPTN dengan kuota minimum 50% dari daya tampung;
2.Jalur SBMPTN dengan kuota minimum 30% dari daya tampung; dan
3.Jalur Mandiri yang diadakan masing-masing PTN dengan kuota maksimum 20% dari daya tampung.
Proses registrasi SNMPTN 2015 rencananya akan dibuka mulai tanggal 22 Januari 2015 mendatang. Pendaftaran dilakukan secara online pertama kali oleh Pihak Sekolah melalui situs resmi panitia http://pdss.snmptn.ac.id. Pada tahap ini, setiap Kepala Sekolah akan melakukan login untuk menginput data nilai siswa dari sekolahnya dan mengunduh password untuk siswa.
Proses pendaftaran akan dilanjutkan dengan verifikasi nilai dan pendaftaran ke Perguruan Tinggi oleh siswa. Siswa dapat login ke situs http://web.snmptn.ac.id mulai tanggal 13 Februari 2015 dengan memasukkan Nomor Induk Sekolah Nasional (NISN) dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah. Selanjutnya siswa diminta untuk mengisi biodata, memilih program studi, mengunggah foto, hingga mencetak kartu peserta SNMPTN 2015 yang akan digunakan sebagai bukti saat proses pendaftaran ulang di masing-masing PTN yang dituju.
Sama halnya dengan SNMPTN tahun lalu, diperkirakan akan ada ratusan ribu, bahkan hingga jutaan siswa kelas XII SMA/SMK/MA/MAK dari seluruh penjuru Indonesia, termasuk siswa sekolah Indonesia di luar negeri, siap bersaing memperebutkan kursi yang tersebar di 63 PTN peserta SNMPTN.
Hati-hati dengan Ketentuan Pilihan Program Studi
Pada SNMPTN 2015, setiap siswa pendaftar SNMTPN dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 PTN, dengan syarat salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya. Namun jika hanya memilih 1 PTN, maka PTN yang dipilih bebas, dapat berada di provinsi manapun. Siswa kemudian dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 Program Studi (Prodi), dengan ketentuan 1 PTN maksimal hanya 2 Prodi, dan urutan pilihan Prodi – PTN menyatakan prioritas pilihan.
Mengenai pemilihan prodi, ada hal mendasar yang sering dilupakan siswa, orang tua, dan sekolah. Setiap siswa kelas XII berhak menjadi peserta SNMPTN, namun tidak semua siswa memiliki peluang yang sama untuk lulus pada seleksi ini. Berbeda dengan Ujian Nasional yang bersifat mengevaluasi, dimana siswa yang mencapai nilai minimum berhak memperoleh kelulusan. Adapun SNMPTN merupakan proses seleksi yang bertujuan mencari siswa dengan nilai terbaik sesuai daya tampung pada prodi dan PTN. Maka tidak ada passing grade untuk masuk prodi – PTN tertentu, karena besar passing grade akan selalu berubah, tergantung besarnya nilai siswa pendaftar pada tahun berjalan.
Hal mendasar lain yang kerap dilupakan adalah mekanisme seleksi pada SNMPTN didasarkan pada prestasi akademik siswa selama mengikuti pembelajaran di SMA/MA/SMK/MAK. Beberapa parameter lain yang menjadi acuan, diantaranya adalah akreditasi sekolah, peringkat sekolah, prestasi lain siswa, rasio antara jumlah pendaftar dan yang diterima dari peserta SNMPTN sebelumnya, rerata IPK di PTN masing-masing dari alumni asal sekolah pendaftar, serta data pendukung lainnya.
Setiap siswa pendaftar sudah melewati fase tersebut dan memperoleh nilai rapor pada tiap semester. Dengan demikian, setiap siswa sudah dapat mengetahui peringkatnya dibandingkan pesaing di sekolah, sehingga dengan bijak dapat memilih prodi/jurusan yang peluang diterimanya lebih besar.
Siswa yang bijak tentu tidak memaksakan diri memilih prodi/jurusan pada PTN yang sama dengan siswa lain yang nilai rapor dan peringkatnya di sekolah lebih baik dari dirinya. Hal tersebut karena tidak mungkin mahasiswa baru di suatu prodi/jurusan di PTN seluruhnya berasal dari siswa sekolah yang sama.
Mekanisme Seleksi: Setiap Siswa Berhak Mendaftar, namun hanya Siswa Terbaik yang akan Diterima!
Mekanisme seleksi dilakukan 2 tahap. Pada tahap pertama, siswa diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan prodi. Apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan ketersediaan sisa daya tampung.
Pertanyaannya, apakah universitas besar dan favorit seperti UI, ITB, UGM, dan UNAIR mau dijadikan sebagai pilihan PTN kedua? Biasanya jawaban diplomatis mereka bukannya tidak mau. Masalahnya daya tampung yang tersedia sudah penuh terisi oleh siswa pendaftar yang memilih UI, ITB, UGM, dan UNAIR pada PTN pilihan pertama.
Jadi tips bagi adik-adik yang akan mengikuti SNMPTN 2015, tidak perlu terburu-buru mendaftar. Cari terlebih dahulu informasi mengenai peringkat kamu di sekolah dan pilihan prodi/jurusan teman-teman di sekolah kamu yang mempunyai nilai rapor dan peringkat yang lebih baik, hindari pilihan yang sama dengan mereka. Cari juga info berapa daya tampung prodi/jurusan di tiap PTN, berapa peminat tahun lalu, sehingga kamu dapat mengetahui tingkat keketatannya. Jika memungkinkan, cari juga berapa banyak kakak kelas kamu yang diterima melalui SNMPTN 2014. Cari infonya sampai detail, berapa yang diterima di Prodi/jurusan yang kamu minati di tiap-tiap PTN. Makin banyak alumni sekolah kamu yang diterima tahun lalu, makin besar peluang kamu untuk diterima juga. Kemudian, meskipun kamu punya kesempatan memilih 2 PTN, maksimalkan pilihan di PTN pertama.
Timbang semuanya dengan baik dan bijak. Ingat bahwa setiap siswa berhak mendaftar, namun hanya siswa terbaik yang akan diterima! Semoga bermanfaat.