Posts Tagged ‘Prestasi’

Belajar buat e-modul 2017

November 11, 2017

Kalau mau berusaha yaa insyaallah ada jalan. Buat saya berkontribusi untuk anak negeri, insyaallah menjadi ladang pahala untuk menghadap sang Rob. Menghapuskan segala dosa dan mendapat ampunanNya.

Iklan

Hidup itu Memang Memilih, memilih yang Baik Tentunya

September 11, 2017

Masa indah itu bisa dirasakan, bahkan dikenang karena pernah terjadi, pernah diperjuangkan dan tentunya pernah menikmati hasil terbaik untuk semua. Saat itu diperjuangkan pastinya banyak pengorbanan, amat sangat banyak. Saat tersulit adalah ketika harus menyakinkan sejawat, seperjuangan dan sejedotan, untuk saling bahu membahu untuk mewujudkan mimpi. Saat itu terjadi boleh jadi ada yang terlempar, terinjak dan bahkan melepaskan diri dari ikatan serta janji terdalam.

Alhamdulillah itu tercapai, proses hidup berlanjut. Silih berganti cobaan dan tantangan, tapi yang pasti adalah jangan sampai ego sepihak merusak tatanan  yang sudah jadi dan matang. Memperbaiki dan membuat makin “ganbate” adalah sebuah hal yang diinginkan semua pihak. Melebur menjadi Berkerja Bersama. Tak ada bagian yang merasa tinggi atau diunggulkan, yang ada bagaimana semua pihak bisa berkontribusi secara positif.

Saat ego dan kewenangan makin terkonsentrasi, alamat simpul-simpul kontribusi akan rapuh, serapuh rapuhnya. Tanpa sadar, sebuah proses kejatuhan akan terjadi, tidak dalamwaktu dekat, tetapi pasti. Senyum sahabat sudah bukan lagi sebuah kenyamanan, tapi sebuah senyum pertanyaan ,…. apa yang seharusnya kau pertahankan ?

Keteraturan dan kerjasama adalah dua hal yang berbeda, bukan mata uang dua sisi, juga bukan dadu dengan 6 bidang. Mereka punya kekhasan masing-masing. Tanpa keteraturan kerjasama nggak mungkin tercipta. Lah aturan bisa bermakna ganda, bisa nggak sama, bisa nggak satu pandangan, atau justru pembiaran dari aturan menjadi ketidak teraturan. Saat itu terjadi orang yang selama ini berjalan di keteraturan dan percaya dengan keteraturan membuat semua menjadi satu arah, satu visi dan menggolkan semua misi.

Tanda-tanda kehancuran sudah pasti hilangnya keteraturan, dan yang paling pertama dihindari adalah kerjasama. Ngapian kerjasama sama yang nggaj terartur, lah yang teratur aja nggak semerta-merta 100% berhasil kok, apalagi yang menjunjung tinggi ketidak teraturan. #lebayloeahhh

Pecun dan Pecundang,…. cuma nambah “dang”

September 9, 2017

Foto Wangsa Jaya.

Perunggu di 2nd Olympiade of Metropolises di Moscow

September 9, 2017

Foto Wangsa Jaya.

Prawira Satyadarma Siswa SMAN 8 Jakarta meraih perunggu di 2nd Olympiade of metropolises di Moscow

Pola Penerimaan Mahasiswa Baru PTN

September 9, 2017

Tulisan copas dari berbagai sumber, ijin yaa untuk menyebarkan diblog,…

Buat kamu yang berencana melanjutkan masa studi ke jenjang perkuliahan khususnya PTN, ada beberapa istilah jalur masuk PTN nih, buat pencerahan bagi yang masih bingung dengan istilah istilah tes/jalur masuk ke PTN, mari langsung simak.

  1. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). (Jalur Rapor)

Pada tahun 2011 dan 2012, SNMPTN merupakan istilah untuk jalur test tertulis, sedangkan yang tanpa test tertulis disebut Jalur Undangan. Tahun 2013 dan 2014 SNMPTN merupakan istilah untuk Jalur Undangan tanpa tes tertulis.

Seleksi SNMPTN berdasarkan prestasi akademik siswa, yaitu rapor, dan prestasi lain. Ada delapan variabel penghitungan, termasuk persentase kakak kelas yang diterima PTN, juga IPK-nya. Minimal 50 persen dari kuota setiap program studi atau perguruan tinggi negeri.

  • Jalur undangan bukan berarti PTN kirim-kirim undangan ke rumah kamu, ya. Jalur ini adalah jalur memasuki PTN tanpa ujian tertulis. Dengan kata lain, PTN “mengundang” kamu untuk masuk ke universitasnya.
  • Untuk mendapatkan undangan keramat ini, kamu harus mendaftar ke panitia SNMPTN melalui sekolah. Lalu kamu akan diseleksi berdasarkan nilai rapor, prestasi akademis, serta akreditasi sekolahmu.
  • Jalur undangan hanya berlaku untuk lulusan di tahun tersebut. Artinya, cuma lulusan 2017 yang boleh ikutan SNMPTN 2017.
  • Jurusan yang bisa kamu pilih maksimal tiga, dan salah satunya wajib PTN berada satu kota dengan SMA kamu. Tapi kalau kamu hanya mendaftar di satu pilihan, maka PTN-nya bebas di wilayah manapun
  • Ujiannya tertulis tidak ada, hanya menyerahkan nilai rapor dan berdoa sebanyak-banyaknya.

Peluang:

  • Kursi yang ditawarkan adalah minimal 30% dari total kuota S1 Reguler. Bisa lebih, tapi tidak boleh kurang dari kuota tersebut.
  • Misalnya, di Jurusan Ilmu Komputer Universitas X, menawarkan 100 bangku S1 reguler untuk mahasiswa baru tahun ini, maka SETIDAKNYA 30 di antaranya masuk dari jalur SNMPTN. Bisa juga malah 40 sampai 50 kursi, tergantung kebijakan masing-masing kampus. Makanya, kamu perlu cek kuota SNMPTN di jurusan pilihanmu. Cek deh halaman resmi snmptn.ac.id atau laman masing-masing universitas.
  • Semakin kinclong nilai dan prestasi kamu selama 5 semester di SMA (mulai dari kelas 10 sampai 12 untuk menentukan peringkat angkatan), semakin besar juga peluangmu untuk diterima (walau pun nilai yang akan dipakai untuk diterima tidaknya adalah nilai semester 3, 4 dan 5 mata pelajaran UN). Akreditasi sekolah juga berpengaruh. SMA dengan akreditasi yang paling baik (A) mendapat peluang yang paling besar. Itulah salah satu faktor pentingnya memilih SMA/SMK yang oke. Seperti SMA Negeri 8 inilah. Tidak salah, kamu telah ada di jalur yang benar
  • “Kalau rapor saya warna-warni nggak karuan alias banyak merahnya gimana, Kak?” Sori, sob, berarti peluang kamu di jalur undangan ini lebih tipis dari rempeyek. Tapi tenang, masih ada jalur masuk PTN lainnya, yaitu…
  1. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) alias Jalur Tertulis.

Karena SNMPTN yang berlaku tahun 2011 dan 2012 sebagai tes tertulis sudah diganti artiya jadi Jalur Undangan, maka istilah SBMPTN merupakan istilah untuk Jalur Ujian Tertulis. Khusus untuk yang mengambil program studi olah raga dan kesenian juga dengan test keterampilan. Minimal 30 persen dari kuota setiap program studi atau perguruan tinggi negeri. Tidak ada lagi hubungan dengan nilai Rapor kamu, ini pasar bebas, asli hanya mengandalkan hasil UJIAN TERTULIS.

Pada SBMPTN, ada tiga hal yang di-ujian-kan kepada pesertanya:

  1. Ujian Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris serta kemapuan verbal, numerikal dan figural) yang harus diikuti oleh semua peserta. Perlu kemampuan lebih, kecerdasan dan ketekunan saja belum cukup, berlatih soal dan ketenangan harus itu.
  2. Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika) yang diikuti oleh peserta ujian yang memilih jurusan IPA. Tingkat kesukaran soal pastilah di atas rata soal Penilaian harian sekolah bahkan Ujian Nasional. Jadi persiapan hanya di semester 6 saja, TIDAK CUKUP.
  3. Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi) yang diikuti oleh peserta ujian yang memilih jurusan IPS. Ini juga jangan dianggap ringan, soal HOTS (high Order Thinking ) selalu bertebaran, skala C4 – C6.
  4. Kalau kamu mengambil jurusan IPC (bidang jurusan IPA-IPS), berarti kamu wajib mengikuti SEMUA tesnya. Ganbate…! Sementara kalau kamu mau masuk jurusan seni atau olahraga, akan ada ujian keterampilan tersendiri.
  5. Jurusan yang bisa kamu pilih maksimal dua (atau tiga khusus untuk IPC). Setidaknya salah satu pilihan PTN harus berada di kota tempat kamu mengikuti tes SBMPTN.
  6. Peserta dikenakan biaya Tes

Peluang:

  • Kursi yang ditawarkan sama seperti SNMPTN, yaitu minimal 30% dari total kuota S1 Reguler. Boleh lebih, tergantung kebijakan masing-masing PTN.
  • Kalau kamu sudah lulus SMA/SMK 1-2 tahun lalu, kamu masih boleh ikutan SBMPTN tahun ini. Artinya SBMPTN 2017 bisa diikuti lulusan 2017, 2016, dan 2015.
  • It’s do or die! Rangkaian tes SBMPTN yang berlangsung sekaligus dalam satu hari ini menentukan kamu diterima atau nggak di PTN pilihanmu. Cek jadwal pelaksanaan dan pengumuman SBMPTN.
  • Ingat jadwal pendaftaran ulang Mahaiswa Baru yang diterima melalui SNMPTN Undangan berbarengan dengan jadwal tes SBMPTN. Ini untuk menghidari calon mahasiswa baru yang diterima dobel SNMPTN dan SBMPTN sehingga mengambil jatah yang lain.
  1. Jalur mandiri diserahkan sepenuhnya ke setiap PTN. 

Jalur mandiri bisa berupa test tertulis maupun program kemitraan. Tidak semua PTN menyelenggarakan jalur mandiri setiap tahunnya seperti pada tahun 2014, ITB, Unpad, ITS  ( untuk S1 ). Jatah untuk jalur mandiri minimal 20 persen dari kuota. Istilah dan ketentuan untuk jalur mandiri ini berbeda di setiap PTN. Baca dan pelajari istilah, arti, prosedur dan kriteria jalur mandiri di web masing-masing PTN tersebut karena setiap kebijakan PTN berbeda.

Bisanya saat menunggu pengumuman SBMPTN atau bulan-bulan MEI – JUNI ada ujian Mandiri. Lokasinya pun makin jauh dari Jakarta, seperti Surabaya dan Malang. Ada juga Ujian Mandiri yang diadakan sebelum UNBK, seperti UGM (IUP).

Model Ujian Mandiri

  • Di ITB Bandung pernah membuat program yang disebut Kemitraan Nusantara Institut Teknologi Bandung (KN-ITB) -> jalur ini dihilangkan oleh ITB. Ujian Saringan Masuk ITB (USMI) sudah lama hilang.
  • Di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ada 2 jalur mandiri yaitu Ujian Tulis (Utul) Ujian Mandiri (UM) UGM dan Penelusuran Bibit Unggul (PBU).
  • Di Universitas Negeri Semarang (Unnes) disebut Seleksi Penerimaan Mahasiswa Unnes (SPMU). Dan masih banyak lagi, untuk melihat program jalur mandiri seluruh PTN
  • Sekarang ini, banyak PTN yang mengadakan penerimaan calon mahasiswa sendiri, di luar yang diselenggarakan pemerintah. Antara lain, SIMAK UI (Seleksi Masuk Universitas Indonesia), UTUL UGM (Ujian Tulis Universitas Gadjah Mada) dan USM Unsri (Ujian Saringan Masuk Universitas Sriwijaya).
  • Tetapi ada juga PTN yang nggak mengadakan seleksi mandiri, seperti ITB dan Universitas Padjadjaran. Untuk PTN tersebut, kuota kursi SBMPTN dan SNMPTN-nya ditambah.
  • Materi dan tata cara ujian mandiri berbeda-beda, tergantung universitas dan jurusan masing-masing. Namun ujiannya biasanya tertulis dan materinya nggak beda jauh dengan SBMPTN.
  • Beberapa PTN memiliki jalur mandiritapi tanpa tes sendiri. Jadi gimana, dong? PTN tersebut melihat dari nilai SBMPTN-nya. Yang memberlakukan cara ini di tahun 2017 antara lain adalah Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Wih, berarti harus makin serius, nih mengerjakan SBMPTN-nya.
  • Biaya pendaftaran jalur seleksi mandiri tergantung masing-masing PTN.

Peluang:

  • Kursi yang ditawarkan adalah maksimal 30% dari total kuota S1 Reguler. Nggak boleh lebih dari 30 persen!
  • Ujian mandiri ini safety netterakhir bagi calon mahasiswa yang ingin masuk program S1 Reguler di PTN, apalagi karena waktu pendaftaran dan jadwal tesnya pun biasanya paling belakangan.
  • Biasanya, sih, ujian mandiri akan memberikan tambahan pilihan program selain S1 reguler, seperti kelas pararel dan D3 vokasi.

Nah, itulah ketiga jalur masuk menuju PTN, so pintar-pintarlah menggunakan taktik karena hanya ada 3 kali kesempatan untu digunakan dengan semaksimal mungkin dan tentunya persiapan matang sejak dini karena masuk PTN tidak semudah seleksi penerimaan SMA. Peminat se-Indonesia dan kursi yang disediakan jelas terbatas, ayo persiapkan dengan matang mulai dari sekarang, jangan menunda.

PPKB itu kayak SNMPTN Undangan tapi khusus kelas paralel di UI.

UI punya 3 jenis kelas:
1. Kelas reguler
2. Kelas paralel
3. Kelas internasional

Ada fakultas yang punya ketiga kelas di atas, ada fakultas yang cuma punya dua (either kelas reguler sama kelas paralel atau kelas reguler sama kelas internasional). Kelas reguler udah pasti ada di setiap fakultas.

Salah satu jalur masuk kelas paralel itu melalui PPKB. Sama dengan undangan (tapi undangan khusus kelas reguler), PPKB menyeleksi mahasiswa baru melalui nilai rapot & sertifikat. Untuk bisa dapet formulir PPKB, sekolah kamu harus diundang oleh UI ATAU sekolah kamu mengajukan diri ke UI . Selain nilai rapot dan sertifikat, siswa yang mengikuti PPKB juga harus membuat surat pernyataan. Isi dari surat itu adalah pernyataan kamu bahwa kalau diterima PPKB, kamu PASTI akan mengambil jurusan tersebut (kan suka ada tuh yang iseng nyoba-nyoba tapi begitu dapet, langsung dilepas karena pengennya ke universitas lain dsb). Surat pernyataan itu akan diberi materai + di-tandatangani.

Lalu, bedanya kelas paralel dan reguler apa? Kelas paralel itu biayanya lebih mahal dari reguler. Kelas reguler bisa meminta potongan biaya ke UI (sehingga biaya kuliah dapat menyesuaikan dengan gaji orangtua), tapi kelas paralel tidak. Kalau mahasiswa kelas paralel ingin biaya kuliah yang lebih murah, ia harus mencari beasiswa dari luar UI (biasanya dari perusahaan atau bank yang menyediakan beasiswa untuk UI). Jangan khawatir, tawaran beasiswa dari luar selalu datang ke UI dan selalu di-update oleh BEM di website mahasiswa UI. Jadi, Insya Allah tidak sulit untuk mendapatkan potongan biaya walau di kelas paralel. Di kebanyakan fakultas yang ada kelas paralelnya, mahasiswa kelas paralel memulai kuliah dari siang menjelang sore sampai malam. Kalau mahasiswa kelas reguler bisa memulai kuliah dari pagi. Ada perbedaan sistem pengajaran tidak di kelas paralel dan reguler? tidak ada 🙂 hanya perbedaan biaya dan jadwal saja. Jadi, kalau kamu merasa termasuk ke keluarga yang mampu dan ingin masuk UI, tidak ada salahnya kamu mencoba melalui jalur PPKB.

PPKB merupakan kesempatan emas untuk anak yang ingin LINTAS JURUSAN (dari IPA ke IPS). Misalnya kamu anak IPA dan mau masuk ke Hukum, nah kalau kamu daftar di Undangan (kelas reguler), akan lebih sulit untuk diterima karena nilai-nilai IPA kamu bakal disaingin sama anak-anak IPS. Anak-anak IPS lah yang akan diprioritaskan di Undangan. Tapi kalau kamu mau lewat PPKB, nilai-nilai IPA kamu bakal disaingin sama anak-anak IPA lain yang mau lintas jurusan juga. Jadi memang disediakan kuota untuk anak-anak lintas jurusan lewat PPKB.

Oh ya, karena tidak semua fakultas punya kelas paralel (di FK sendiri hanya ada kelas reguler dan internasional), tidak semua jurusan bisa kamu daftar melalui jalur PPKB.

SOAL ASLI SNMPTN, SBMPTN DAN SIMAK UI

September 4, 2017

SOAL KEMAMPUAN DASAR SIMAK UI

203

204

205

206

207

208

209

211

212

213

214

315

316

317

318

331

332

333

334

435

436

437

438

911

921

931

941

951

961

KD1

KD2

Kemampuan Dasar-221

Kemampuan Dasar-222

Kemampuan Dasar-223

Kemampuan Dasar-224

Kemampuan-Dasar-2015

Naskah Soal SIMAK-UI 2009 Kemampuan Dasar

KEMAMPUAN IPA SIMAK UI

131

132

133

134

235

236

237

238

503

504

505

506

507

508

509

511

512

513

514

615

616

617

618

914

924

934

944

954

964

KA1

KA2

Kemampuan IPA-521

Kemampuan IPA-522

Kemampuan IPA-523

Kemampuan IPA-524

Kemampuan-IPA-2015

Naskah Soal SIMAK-UI 2009 Kemampuan IPA

Naskah Soal SIMAK-UI 2012 Kemampuan IPA

KEMAMPUAN IPS

531

532

533

534

635

636

637

638

803

804

805

806

807

808

809

811

812

813

814

915

916

917

918

927

937

947

957

967

Kemampuan IPS-821

Kemampuan IPS-822

Kemampuan IPS-823

Kemampuan IPS-824

Kemampuan-IPS-2015

KS1

KS2

Naskah Soal SIMAK-UI 2009 Kemampuan IPS

Naskah Soal SIMAK-UI 2012 Kemampuan IPS

SOAL SBMPTN

Kunci Jawaban SBMPTN 2013 Lengkap

Kunci Jawaban SBMPTN 2014 Lengkap

Kunci Jawaban SNMPTN 2009 Lengkap

Kunci Jawaban SNMPTN 2010 Lengkap

Kunci Jawaban SNMPTN 2011 Lengkap

Kunci Jawaban SNMPTN 2012 Lengkap

Naskah Soal SBMPTN 2013 Tes Kemampuan Dasar Ilmu Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) Kode Soal 443 Naskah Soal SBMPTN 2013 Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) Kode Soal 131

Naskah Soal SBMPTN 2013 Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) Kode Soal 121

Naskah Soal SBMPTN 2013 Tes Potensi Akademik (TPA) Kode Soal 111

Naskah Soal SBMPTN 2014 Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) Kode Soal 612

Naskah Soal SBMPTN 2014 Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) Kode Soal 512]

Naskah Soal SBMPTN 2014 Tes Kemampuan Ilmu Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) Kode Soal 752

Naskah Soal SBMPTN 2015 Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) Kode Soal 622

Naskah Soal SBMPTN 2015 Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) Kode Soal 522

Naskah Soal SBMPTN 2015 Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD SoshumKode Soal 722

Naskah Soal SNMPTN 2009 Tes Bidang Studi Dasar Kode Soal 385

Naskah Soal SNMPTN 2009 Tes Bidang Studi IPA Kode Soal 378

Naskah Soal SNMPTN 2009 Tes Bidang Studi IPS Kode Soal 369

Naskah Soal SNMPTN 2009 Tes Potensi Akademik (TPA) Kode Soal 192

Naskah Soal SNMPTN 2010 Tes Bidang Studi Dasar Kode Soal 346

Naskah Soal SNMPTN 2010 Tes Bidang Studi IPA Kode Soal 526

Naskah Soal SNMPTN 2010 Tes Bidang Studi IPS Kode Soal 730

Naskah Soal SNMPTN 2010 Tes Potensi Akademik (TPA) Kode Soal 942

Naskah Soal SNMPTN 2011 Tes Bidang Studi Dasar Kode Soal 198

Naskah Soal SNMPTN 2011 Tes Bidang Studi IPA Kode Soal 591

Naskah Soal SNMPTN 2011 Tes Bidang Studi IPS Kode Soal 993

Naskah Soal SNMPTN 2011 Tes Potensi Akademik (TPA) Kode Soal 796

Naskah Soal SNMPTN 2012 Tes Bidang Studi DASAR Kode Soal 811

Naskah Soal SNMPTN 2012 Tes Bidang Studi IPA Kode Soal 633

Naskah Soal SNMPTN 2012 Tes Bidang Studi IPS Kode Soal 643

Naskah Soal SNMPTN 2012 Tes Potensi Akademik (TPA) Kode Soal 811

OSN GEOGRAFI 04

Agustus 13, 2017

Neraca Radiasi 2

Pasang Surut Air Laut

Penentuan Posisi dengan GPS

Pengelolaan Bencana

Perspektif Ilmu Geografi Dalam Mengurangi Risiko Bencana

OSN GEOGRAFI 03

Agustus 13, 2017

Indraja & SIG

Klasifikasi Iklim 2

Klasifikasi Iklim

Manajemen Pariwisata

Mengenali Bentang Lahan Bentuk Lahan

KOK BISA

Juli 27, 2017

Buat sebagian besar orang yang mengenal sman 8 jakarta, pasti akan terpikir : sekolah hebat karena murid-muridnya pilihan dann hebat. Sekolah dengan prestasi yang selalu menjadi barometer keberhasilan pendidikan dann tentunya selalu menjadi kompetitor yang baik untuk sekolah non negeri. Tidak banyak sekolah negeri dengan iklim sekarang ini yang mampu bertahan dengan segudang prestasi. SMA Negeri 8 Jakarta selalu menjadi acuan untuk Olimpiade Sains Nasional ( kecuali untuk geografi yang selalu bisa mencapai ke jenjang internasional), juga tidak bisa dipandang sebelah mata pada ajang skala nasional lain yaitu : Ujian Nasional, serta tak ketinggalan pada pencapaian masuk di Perguruan Tinggi Negeri.

Angka 90% lebih pada alumni yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri atau pun perguruan tinggi luar negeri bergengsi masih selalu dicapai SMAN 8 Jakarta.

ALUMNI SMAN 8 TAHUN 2017 DI ITB

Juni 18, 2017
1 MURFID AUFA RACHMAN XII A SBMPTN ITB FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN (FITB)
2 FACHRI IRHAMSYAH HARYANTO XII C SBMPTN ITB FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN (FITB)
3 RAIHAN NAUFALDI AVIZ XII C SBMPTN ITB FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN (FITB)
4 ABERHAM CHRISTOMUS AMADEO XII E SBMPTN ITB FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN (FITB)
5 FARY ARIF GANIANDA XII E SBMPTN ITB FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN (FITB)
6 ABYASKA SYAFIRA XII B SBMPTN ITB FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FMIPA)
7 ADRIAN BONAR XII B SBMPTN ITB FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FMIPA)
8 ABDULLAH RASYID DAELANI XII E SBMPTN ITB FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FMIPA)
9 KRISHNA DEWANGGA VALENCIO XII C SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN  DIRGANTARA (FTMD)
10 RAIHAN NAUFAL NIRWANA XII C SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN  DIRGANTARA (FTMD)
11 WAFI SEIF SUNGKAR XII D SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN  DIRGANTARA (FTMD)
12 MUHAMMAD ADHIPATIUNUS XII E SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN  DIRGANTARA (FTMD)
13 WILLFREED PARMAHAN XII H SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN  DIRGANTARA (FTMD)
14 ARIQ GUSTAMA PASYA XII A SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN DIRGANTARA (FTMD)
15 MATAHARI DEWA RAKSAWIGUNA XII H SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN DIRGANTARA (FTMD)
16 ANINDYANARI LINTANG SARASWATI XII F SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN DIRGANTARA (FTMD)
17 HELMY RIZQULLAH XII D SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK PERTAMBANGAN DAN PERMINYAKAN (FTTM)
18 MUHAMMAD ATTARIQ ADITYA XII A SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN (FTSL)
19 ADIKA BAGASKORO XII D SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN (FTSL)
20 NADHIFAH FAIRUZ NUR FAADHILAH XII F SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN (FTSL)
21 ALESHA ZAHIRA KHAIRUNNISA XII H SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN (FTSL)
22 DENDY APRILIANZA XII H SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN (FTSL)
23 FAISAL RAHMAT NURYANTO XII A SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
24 SHARIA AULIAANNISAA XII B SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
25 MARDIO EDANA PUTRA XII E SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
26 AUDIRA ASTERINA XII F SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
27 FARHAN NURZAIDAN WIDYAHARTONO XII F SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
28 JONATHAN OCTAVIO KILLIAN LUMBANTOBING XII H SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
29 PUTI AZALIA ICHSAN XII B SBMPTN ITB SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN DAN PENGEMB KEBIJAKAN (SAPPK)
30 FAUZA NISA AL QUDSI XII E SBMPTN ITB SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN DAN PENGEMB KEBIJAKAN (SAPPK)
31 MUHAMMAD PEMIHARDI XII D SBMPTN ITB SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN DAN PENGEMB KEBIJAKAN (SAPPK)
32 LUTHFIA KHOIRUNNISA XII E SBMPTN ITB SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN DAN PENGEMB KEBIJAKAN (SAPPK)
33 FEBRINA RAHMI NUR ANNISA XII F SBMPTN ITB SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN DAN PENGEMB KEBIJAKAN (SAPPK)
34 NADIA RAHMANISA XII G SBMPTN ITB SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN DAN PENGEMB KEBIJAKAN (SAPPK)
35 GHINA SYIFA WAHYUNI XII IPS SBMPTN ITB SEKOLAH BISNIS DAN MANAJEMEN (SBM)
36 KHAIRINKA RANIA LIZADHI XII H SBMPTN ITB SEKOLAH ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI (SITH)
37 MUHAMMAD RAFDI NURHAKIM XII H SBMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN  INFORMATIKA (STEI)
38 ARIQ RADHITAMA ARIASATYA XII A SBMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
39 JOHANNES FELIX RIMBUN XII A SBMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
40 RAESHAD PARANDANGI XII A SBMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
41 MUHAMMAD RIFKY INDRAPUTRA BARIANSYAH XII B SBMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
42 MUHAMMAD DAFFA ALFARIDZI XII D SBMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
43 AHMAD RIZQEE NURHANI XII E SBMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
44 ANNISA DEA RACHMANTYA XII G SBMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
45 ERSON RASYADAN XII G SBMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
46 FARIZ NUANSA KHARISMA XII B SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN  DIRGANTARA (FTMD)
47 MUHAMMAD FARHAN ANDITYA XII H SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN  DIRGANTARA (FTMD)
48 BONI ADRIAN ORLANDO XII D SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK PERTAMBANGAN DAN PERMINYAKAN (FTTM)
49 MAULIDIA AIN BENING XII G SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK PERTAMBANGAN DAN PERMINYAKAN (FTTM)
50 ANDRIYANSYAHMI MAHENDRA XII H SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK PERTAMBANGAN DAN PERMINYAKAN (FTTM)
51 ATIKA NOERY AZZAHRA XII C SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN (FTSL)
52 THALIA SALSABILLA XII H SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN (FTSL)
53 TUBAGUS YASSER MUHAMMAD XII A SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
54 CALLISTA SITANGGANG XII B SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
55 ARSYEILLA ANENDITYA XII C SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
56 MAHARANI AYUNING LAKSITA XII C SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
57 DHIYA’ RAFIQ AZKA XII D SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
58 RAFELLA DWIMARZAYU NURRACHMANI XII D SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
59 ANINDYO PUTRA HADINDRA SOELISTYONO XII F SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
60 DIANTA WAHYU AMALIA XII F SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
61 FIRA AGFARIKA SUSILOWATI XII F SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
62 REGINA MARTHA PITTAULI XII F SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
63 REZKI KURNIANTO XII F SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
64 REKHA AZZAHRA XII G SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
65 SALMA PUTRI SALVIRA XII G SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
66 MUHAMMAD WILDAN AL FAYAKUN XII H SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
67 PUTRI ADIELA AGSON GANI XII C SNMPTN ITB SEKOLAH ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI (SITH)
68 ANDI AFIF NAUFALDI XII F SNMPTN ITB SEKOLAH ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI (SITH)
69 ADYAKSA WISANGGENI XII C SNMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
70 M. YAFIE ABDILLAH XII C SNMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
71 HAFIZH RAHMATDIANTO YUSUF XII D SNMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
72 KHALIFAH LAZUARDI FIRMANSYAH XII F SNMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
73 MUHAMMAD NADHIF FARIZI XII F SNMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
74 RAIHAN FAUZAN XII G SNMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
75 FAUZAN RAGITYA ANGGARAKSA XII H SNMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
76 KINTAN SEKAR ADINDA XII H SNMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
77 RUMAISA RACHMAN XII D SNMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
78 IRFAN ZAKY HARLEN XII G SNMPTN ITB SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN  INFORMATIKA (STEI)