Archive for the 'beasiswa buat guru' Category

Beaisiswa buat guru bahasa Inggris ke Amerika… wow enak nih

Februari 12, 2011

KOMPAS.com – Salah satu beasiswa yang ditawarkan Pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam program beasiswa Fulbright 2011 ini adalah Fulbright Foreign Language Teaching (Indonesian) Assistant atau FLTA. Beasiswa ini ditawarkan kepada para pengajar Bahasa Inggris atau calon pengajar untuk mengikuti pelatihan pengajaran Bahasa Inggris.

Program beasiswa pelatihan ini akan dilaksanakan untuk satu tahun akademik atau 9 bulan di Amerika Serikat (AS). Selama itulah penerima beasiswa diwajibkan untuk mengajar bahasa dan budaya Indonesia atau Jawa selama 20 jam setiap minggu.

Bagi yang berminat, usia kandidat disyaratkan tidak lebih 29 tahun pada 1 Oktober 2011 mendatang. Kandidat harus sudah lulus sarjana (S-1) dengan IPK menimal 3.0 (skala 4.00) dengan skor TOEFL 550 atau IELTS 6.0. Selain itu, kandidat juga harus mempunyai skil kepemimpinan yang cakap dan memiliki pengetahuan seni dan budaya Indonesia yang mumpuni.

Fulbright FLTA merupakan salah satu program beasiswa dari Pemerintah AS yang digelontorkan melalui The American Indonesian Exchange Foundation (Aminef) Indonesia. Selengkapnya informasi syarat dan pendaftaran beasiswa ini bisa dilihat di http://www.aminef.or.id. Batas pengiriman aplikasi ditunggu sampai 15 April 2011 mendatang.

Beasiswa untuk pengajar bahasa Inggris di Inggris

Februari 12, 2011

KOMPAS.com – Hornby Scholarships Program 2011 mengundang para pengajar Bahasa Inggris profesional yang masih termotivasi meraih gelar S-2 di perguruan tinggi di Inggris. Batas waktunya masih tersisa dua hari lagi, yaitu 13 Februari 2011.

Syaratnya, pelamar diminta mengirimkan CV dan menjawab dua pertanyaan berikut; pertama, mendeskripsikan tugas dan tanggung jawabnya mengajar Bahasa Inggris. Banyaknya tulisan kira-kira 250 kata.

Kedua, pelamar diminta membuat tulisan yang jumlahnya tak lebih dari 1000 kata tentang alasannya ingin meraih gelar S-2 ini di Inggris. Pelamar diminta menceritakan pengalamannya sebagai pengajar profesional, skil dan ketertarikannya untuk melajutkan studi dengan beasiswa ini, serta manfaat yang akan didapatkannya bagi karir serta pengembangan dirinya di masa mendatang.

Informasi lengkapnya bisa dilihat di http://www.britishcouncil.or.id. Lamaran dikirimkan melalui lenggo.geni@britishcouncil.or.id sebelum Minggu, (13/2/2011).

Beasiswa Buat Guru

Januari 1, 2010

BEASISWA PROGRAM PASCASARJANA
DIREKTORAT PENDIDIKAN MADRASAH DITJEN PENDIDIKAN ISLAM
DEPARTEMEN AGAMA
TAHUN 2006

A. Sasaran :

1. Guru bidang studi matematika, kimia, fisika, biologi, bahasa Arab dan bahasa Inggris pada MTs dan MA negeri maupun swasta, PNS maupun non-PNS.
2. Guru pendidikan agama Islam (PAI) pada MTs, MA, SMP, dan SMA negeri maupun swasta, PNS maupun non-PNS.
3. Pegawai di lingkungan Mapenda pusat dan daerah untuk program studi kurikulum dan evaluasi pendidikan.
4. Pengawas di lingkungan Departemen Agama untuk program pascasarjana bidang manajemen pendidikan.

B. Persyaratan :

– Umum :

1. Mengisi formulir pendaftaran;
2. Berusia maksimal 40 tahun untuk guru bidang studi dan 50 tahun untuk pengawas dan tenaga truktural pada saat pendaftaran;
3. Menyerahkan fotocopy ijazah terakhir dan dilegalisir sebanyak 2 lembar;
4. Melampirkan fotocopy nilai (IPK) minimal 2,75 dan dilegalisir sebanyak 2 lembar;
5. Melampirkan pas photo berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 lembar;
6. Melampirkan SK mengajar dari Yayasan/Kepala madrasah/sekolah/Kandepag/Kakanwil;
7. Melampirkan Surat Persetujuan dari kepala madrasah / sekolah / instansi;
8. Sanggup menyelesaikan studi maksimal 2 tahun, dibuktikan dengan surat pernyataan di atas materai Rp. 6.000,- (diminta setelah dinyatakan lulus oleh Perguruan Tinggi yang relevan).

– Khusus:

1. Sedang mengajar di madrasah / sekolah minimal 5 tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan kepala madrasah / sekolah yang bersangkutan;
2. Program studi yang dipilih sesuai dengan bidang studi yang diajarkan dan ijazah S1 yang dimiliki, kecuali untuk manajemen pendidikan, evaluasi, dan kurikulum;
3. Selama melaksanakan studi, yang bersangkutan dibebastugaskan dari mengajar atau tugas lainnya.