Archive for Desember, 2008

TeSIS ke-7 di desa Tambakmekar Subang Jawa Barat (1)

Desember 30, 2008

TeSIS 2008 merupakan ajang untuk menempa diri baik mental, fisik, disiplin, kemandirian, berfikir ilmiah, mengembangkan bakat, dan bersosialisasi dengan masyarakat pedesaan. Besar harapan kami semoga aspek-aspek tersebut tertanam pada diri siswa dan dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan masyrakat.Temu Sosial Ilmiah Smandel (TeSIS) 2008 ini merupakan kegiatan yang ketujuhkalinya dilaksanakan oleh SMAN 8 Jakarta, yang diyakini mampu memberikan nilai positif dan mendukung program-program sekolah sehingga perlu terus dikembangkan.

Pelaksanaan TeSIS dari tahun ke tahun :

· TeSIS 1 di desa Coblong, Bogor Jawa Barat (2001)

· TeSIS 2 di desa Pasawahan Kuningan Jawa Barat (2002)

· TeSIS 3 di desa Situraja Sumedang Jawa Barat (2003)

· TeSIS 4 di desa Sukaraja Tasikmalaya Jawa Barat (2004)

· TeSIS 5 di Kelurahan Cigugur Kuningan Jawa Barat (2005)

· TeSIS 6 di desa Wanaraja Garut Jawa Barat (2006)

· TeSIS 7 di desa Tambak Mekar Subang Jawa Barat (2008)

Ada beberapa hal yang berbeda dengan TeSIS-TeSIS sebelumnya. TeSIS kali ini lebih singkat 1 hari. Dengan masa yang hanya 2 malam 3 hari siswa diharuskan membuat penelitian yang tentunya tidak aklah dari TeSIS-TeSIS sebelumnya. Awalnya saya pribadi sempat ragu, tetapi semangat TeSIS tentunya akan membuat semua kendala menjadi berbeda.  Survey dilakukan hingga 3 kalii, dan saya senang karena ketiga-tiganya saya mengikutinya. Survey pertama dengan pak Yani Bayani dan tim, survey kedua dengan pak Ahmad Yani sang ketua,  survey ketiga dengan tim baksos.

Tiap desa selalu punya hal yang berbeda, dulu ada desa IDT, terus desa yang mempunyai produksi Tahu, ada juga yang kerajinan tangan dan kini, Desa Tambakmekar Kecamatan Jalancagak Subang merupakn sentra produksi Nenas Madu. Setelah semua persiapan di matangkan, maka tim pendahulu akan berangkat saat Natal, 25 Desember. Bayangkan 3 hari yang lalu tim pendahulu masih berada di Makasar, selama 4 hari di Tanah Toraja dan Makasar. Dibilang capek, amat capek, karena kami sudah terbiasa yang harus dianggap hal yang biasa karena pasti bisa. Tim pendahulu tahun ini tiadk seperti tahun sebleumnya. Kekuatan 3 guru dan 4 karyawan sekolah, seven magnifecent ini ternyata memang kelas pemikir dan pekerja keras.  Tanggal 24 Desember, siswa-siswi yang merayakan Natal mengirim tas terlebih dahulu, sedangkan yang tidak baru esoknya akan mengirinlan tas untuk dibawah tim pendahulu ke lokasi TeSIS.

Hingga malam tanggal 24, Sekretaris dan sang ketua Tesis masih sibuk membuat tanda-tanda tas, dengan pita warna warni dan tentunya nametag. Kebiasaan buruk saya adalah menginap di sekolah sebelum kegiatan besar. Apalagi TeSIS yang membawa 95% siswa kelas XI SMA Negeri 8 Jakarta. Hampir 500 orang warga smandel berkunjung ke Tambakmekar, suatu jumlah yang fantastis. Paginya sehabis tidur pulas, setelah perjalanan 8 jam dalam bus di Tator beberapa hari sebelumnya, saya terbangun dan siap-siap untuk melihat kesiapan panitia inti. Truk pengangkut tas yang saya harapkan ukuran tronton ternyata ukuran 3/4, kecewa banget kali. Hal ini akan berdampak pada kekuatan tarikan dan daya angkut kendaraan tersebut. Harus tidak marah, karena ini kerja tim dan teman hanya mampu sampai disitu usahanya. Saya menghemat pikiran agar tidak mudah marah, karena kecapekan fisik akan berdampak sama psikis nantinya. Begitu pun sebaliknya.

Dari rencana jam 8 berangkat, molor hingga 2 jam. Tidak seperti biasanya, tahun ini saya tidak mau bareng dengan truk pengangkut tas. Khan lucu, saya pernah menjabat sie kewilayahan, sie akomodasi,  bahkan sekretaris dikorbankan untuk duduk bareng dengan supir truk. Yang paling parah saat kekuningan, saya 7 jam di truk. Tahun ini tidak sama sekali. Akhirnya pak Roni dan pak Zul yang di truk. Pertanyaannya adalah apakah mereka tahu jalan ? Selama ini saya dipaksa di truk karena lumayan tahu jalan ke lokasi TeSIS.

Kejadian pertama yang lucu, adah truk pengangkut nyasar ke Cikampek, Elf silver yang berisikan saya, pak Edy, mas tiar, mas wakiman, mas rasum yang berangkat belakangan, malah sampai ujung tol sadang lebih dulu. Kami terpaksa menjemput truk tersebut, hehehee.  Ternyata truk 3/4 militer milik AL tersebut memang layakh jalandi laut, karena di darat jalannya lambat sekali, bahkan mungkin amat lambat.  Bayangkan wkatu tempuh yang seharausnya 3 jam maksimal, menjadi 5 jam. Weleh-weleh.

Panitia lokal sudah nunggu dari jam 8. Inilah kalau koordinasi tidak diberikan kepada tim pendahlu. Kebiasaan saya akan mengontak setelah kita di jalan raya, bukan pagi hari sebelum berangkat. Jam 15 kurang 10 menit, elf memasuki lapangan balai desa. Capek, belum. Karena awal kecapekan akan dimulai saat tas mulai turun dari truk.

410 tas siswa berhasil dievakuasi dari truk diletakkan di balai desa, sesuai dengan warna pita (mewakili kelas). Sayangnya panitia tidak membuat tanda tersebut dengan tambahan plastik, sehingga lebih kuat. Karena ada sekitar 37 tas yang tanpa pita (terputus dan memang belum diberi pita). Setelah tas dirapihkan dibantu oleh Panitia lokal yang 15 orang dengan 4 karang taruna, kami 7 manusia ajaib menuju pos sekretariat.

Rumah Pak Qomar, pegawai SMPIT Asy-Syifa, yang juga ketua RW 04 malam ini akan menjadi basecamp pertama. Tapi ternyata beliau juga sudah menyiapkan sebuah rumah di samping rumah beliau untuk posko yang sebenarnya. Karena rumah pak Qomar untuk posko panitia Ibu-ibu SMA 8. Cepat sekali beliau membuat keputusan penting. Karena tahun ini tidak ada ibu-ibu yang advance, kasihan deh pasti makan nggak kejamin, maka malam ini saya dan pak edy tidur di rumah pak Qomar.

Karena saya mantan sekretaris TeSIS dan biasanya malah pekerjaan akomodasi saya juga yang mengerjakan, maka mulailah laptop dibuka untuk penyusunan nama rumah dan siswa. Terajadi banyak perbedaan data antara daftar kelompok dan daftar yang real. Pusing gwwwwww. Ini akan banyak berakibat kepada penempatan rumah. Data salah, maka kita akan saling menyalahkan. Heheheheh. Psywars dimulai deh.

Kepusingan bertambah, laptopnya terlalu canggih, gw nggak mampu makai. Untung ada laptop yang sezaman ama gw, saya mampu mengetik deh. Lama-lama udah mulai enak, printer nya nggak connect. Belum diinstall, hehehehhe. Parah, dan pastinya makin marahhhhh. Pantes dibawaain cd installnya !!!! Hingga jam 24 saya baru bisa mengetik dan print hingga kelompok 20 padahal ada 43 kelompok. Saat kelompok 15 diprint, tinta printer setiap halaman carttridgenya harus digoyang-goyang inul. Jangan-jangan gw lagi dikerjaain nih, tapi harus tetap semangat. Walau bukan bagian perlengkapan, harus sabar menerima kenyataan ini.

Pak Edy berusaha menemani saya, karena beliau tahu pasti saya tidak tidur untuk menuntaskan penghuni rumah agar esok pak roni bisa jalan menyerahkan uang makan dan jumlah siswa per rumah. Tetapi Tuhan maha adil, jam 01.00 saya tertidur pulas beralaskan tikar di depan laptop. Jam 3 saat alarm HP bunyi, saya kembali mengerjaan pekerjaan yang tertunda. Hingga subuh.

Jam 7 saat semua teman sudah mandi, saya masih tertidur karena memang baru 3 jam tidur. Tetapi berkas sudah komplit semua. Jam 8 saya siap-siap berangkat ke Bandung, karena panitia ternyata belum mencetak Spanduk Tema dan Spanduk Selamat Datang. Di posko, pak edy, mas zul dan pak roni berbagi data dan uang untuk 3 RT, yaitu RT 09, RT 010 dan RT 011.

To be continue

Peringkat siswa kelas XI IPA, 100 siswa teratas

Desember 30, 2008
PERINGKAT SISWA
SEMESTER GANJIL – TAHUN PELAJARAN 2008-2009
KELAS XI IPA
NO. KELAS NAMA SISWA AGA PPKn B.IND B.ING MAT FIS BIO KIM SEJ SENI PENJ JER TIK SINE JUM RATAAN RATAAN
1 XI IPA-D GRANDY PARAMANANDA PUTRA 92.43 86.55 88.01 85.97 99.65 98.23 83.34 93.60 77.75 91.15 87.50 97.75 86.35 95.00 1263.28 90.23 90
2 XI IPA-B NADIYYA FAZA ZHAFIRAH 92.78 94.15 85.68 83.86 92.67 87.86 84.57 86.59 84.38 82.29 87.50 86.38 88.44 90.00 1227.15 87.65 88
3 XI IPA-G RIEDHA MELINDA 91.00 92.59 84.95 82.47 95.50 87.62 87.04 85.11 71.03 82.29 87.50 94.75 90.32 80.00 1212.17 86.58 87
4 XI IPA-B MARSHIELLA 85.82 85.05 83.11 85.97 88.57 96.89 82.10 84.27 84.69 87.50 87.50 92.25 90.57 77.50 1211.79 86.56 87
5 XI IPA-A ANDI RAMA SULAIMAN 90.57 90.42 79.54 82.50 96.21 94.05 82.10 90.52 76.97 86.98 87.50 80.75 86.04 87.50 1211.65 86.55 87
6 XI IPA-A MUHAMMAD FAJAR SATRIA 87.90 84.88 81.41 79.64 93.99 95.23 84.57 85.56 73.06 96.36 86.25 84.75 88.96 87.50 1210.06 86.43 86
7 XI IPA-F ARIN INDIARNI 91.74 86.36 85.37 82.07 88.42 88.22 80.87 81.27 74.53 87.50 87.50 93.00 87.92 95.00 1209.77 86.41 86
8 XI IPA-F NADIA KHAIRUNNISA 93.49 89.01 79.79 79.17 84.86 90.79 79.63 87.55 72.03 87.50 87.50 94.50 90.40 92.50 1208.72 86.34 86
9 XI IPA-G NATASA EKAPUTRI PURWITANINGRUM 89.18 83.19 80.50 82.69 93.24 86.46 81.48 84.95 73.53 87.50 87.50 89.25 93.13 92.50 1205.10 86.08 86
10 XI IPA-B NABELLA QISTHINA LAKSITA DEWI 92.08 93.68 81.86 80.82 94.13 89.42 83.34 80.84 76.41 87.50 87.50 93.25 86.58 77.50 1204.91 86.07 86
11 XI IPA-G MUIZZUDDIN SHIDQI 88.56 88.96 78.77 79.34 89.65 84.17 79.45 82.41 74.53 91.15 87.50 87.75 94.59 95.00 1201.83 85.85 86
12 XI IPA-C FADHIL MUHTADIN 89.99 82.34 83.59 84.89 93.74 85.76 83.34 88.13 68.53 87.50 87.50 89.50 86.88 90.00 1201.69 85.84 86
13 XI IPA-B MARSYA CHRISTYANTI 91.67 87.31 84.01 80.43 78.44 91.69 83.95 88.01 72.13 93.23 87.50 84.38 88.46 85.00 1196.21 85.44 85
14 XI IPA-H DWINTA ASTIARINI 91.39 91.11 81.92 82.43 91.76 93.36 80.87 77.62 69.53 84.90 87.50 81.75 86.77 95.00 1195.91 85.42 85
15 XI IPA-I DANTI FILIADINI 87.79 89.67 81.69 82.30 96.57 90.36 80.07 79.30 68.53 83.86 87.50 87.38 89.90 90.00 1194.92 85.35 85
16 XI IPA-I NUGROHO CHRISTIAN 95.84 81.44 81.58 82.99 83.43 93.10 81.31 86.83 68.53 88.02 87.50 77.75 89.06 97.50 1194.88 85.35 85
17 XI IPA-A MILLATI SAMHA ARRASULI 89.65 89.16 82.71 84.46 76.71 91.26 86.42 85.07 73.38 87.50 87.50 86.38 88.44 85.00 1193.64 85.26 85
18 XI IPA-A ADLINA ASFARA 93.60 89.05 84.75 83.93 83.11 84.07 83.34 83.53 74.06 88.02 87.50 89.25 88.21 80.00 1192.42 85.17 85
19 XI IPA-I MUHAMMAD YUSRA FIRDAUS 92.79 83.89 82.15 78.21 89.82 84.74 82.10 79.48 73.53 89.59 87.50 88.00 90.31 87.50 1189.61 84.97 85
20 XI IPA-A SANTO FREDDY 91.67 89.67 80.61 78.65 96.20 92.59 83.34 82.45 73.69 90.11 87.50 86.00 77.09 80.00 1189.57 84.97 85
21 XI IPA-D JANE SERAFIN THEODORA LENGKONG 86.11 88.16 82.91 81.21 88.54 87.53 79.63 82.03 72.91 87.50 87.50 91.38 86.56 87.50 1189.47 84.96 85
22 XI IPA-C HAMZAH 94.18 83.89 77.41 77.95 85.64 92.35 80.87 87.97 72.03 84.38 87.50 86.88 87.94 90.00 1188.99 84.93 85
23 XI IPA-D NABILLA NUR ANISAH 86.04 86.55 86.45 81.86 84.63 90.50 80.87 83.35 74.22 84.90 87.50 91.13 88.46 82.50 1188.96 84.93 85
24 XI IPA-F ADITYA RACHMAN 92.21 86.26 84.24 82.41 81.42 88.11 76.55 78.23 68.53 92.71 87.50 94.25 87.09 87.50 1187.01 84.79 85
25 XI IPA-H GADISTYA NOVITRI ADINDA 87.22 83.10 85.94 85.99 94.55 87.87 83.34 80.75 73.53 81.77 87.50 91.13 76.36 87.50 1186.55 84.75 85
26 XI IPA-C ASRIANA SYARIFA SEPTARI 92.56 90.62 85.09 80.69 80.76 85.05 83.95 78.96 69.53 87.50 87.50 89.75 81.92 92.50 1186.38 84.74 85
27 XI IPA-H FERINDA PARTININGRUM LESTARI 92.79 86.55 84.75 87.94 84.52 82.99 80.87 81.88 68.53 85.42 87.50 94.88 81.46 85.00 1185.08 84.65 85
28 XI IPA-E ANNISA APRILIA 87.08 86.01 83.56 82.90 83.87 86.26 85.19 88.03 71.03 87.50 87.50 84.43 88.98 82.50 1184.84 84.63 85
29 XI IPA-E SAHAR SALIM S. ALATAS 89.18 89.72 78.43 82.12 93.16 95.44 80.25 85.98 68.53 87.50 87.50 83.50 91.90 70.00 1183.21 84.52 85
30 XI IPA-E MULIA DESTINI 85.00 87.75 85.26 83.93 88.16 83.43 79.02 86.04 77.03 84.90 87.50 89.50 84.48 80.00 1182.00 84.43 84
31 XI IPA-B INTAN PRATIWI 88.83 89.62 82.12 79.00 82.47 86.75 79.63 84.52 74.85 84.90 87.50 86.63 90.02 85.00 1181.84 84.42 84
32 XI IPA-G ADINDA MEIDISA AKHMAD 82.92 83.13 79.65 81.25 91.25 81.93 74.78 85.45 68.53 90.11 87.50 91.75 88.02 95.00 1181.27 84.38 84
33 XI IPA-A ARISKA DJAJANTIE 83.13 85.05 83.16 83.42 81.17 86.33 83.34 85.69 73.75 87.50 86.25 87.00 85.00 90.00 1180.79 84.34 84
34 XI IPA-C TIZA ANNISA 90.14 89.68 86.90 78.65 81.13 86.58 79.63 83.70 68.53 83.86 87.50 88.78 85.31 90.00 1180.39 84.31 84
35 XI IPA-E LARAS PUTRI PARAMARTA 86.39 87.52 79.71 81.30 83.27 93.22 80.87 79.79 76.03 82.29 87.50 85.25 86.35 85.00 1174.49 83.89 84
36 XI IPA-F PUSPARANI 91.06 82.81 83.90 78.33 84.69 80.71 78.40 80.99 73.53 87.50 87.50 79.25 92.71 92.50 1173.88 83.85 84
37 XI IPA-A DIANAWATY 87.21 88.97 88.77 80.51 86.48 77.88 79.10 75.88 77.35 87.50 87.50 81.63 86.29 87.50 1172.57 83.76 84
38 XI IPA-G NADYA PRISCILYA BR. HUTAJULU 94.79 84.75 81.86 80.21 87.72 85.68 78.84 80.14 69.53 87.50 87.50 83.00 80.94 90.00 1172.46 83.75 84
39 XI IPA-F RIFDA LUTHFI AFINA 88.26 95.06 87.58 87.48 87.79 84.62 78.84 74.20 68.53 87.50 87.50 84.50 80.52 80.00 1172.38 83.74 84
40 XI IPA-D CHRISTY ABIGAIL WULANDARI 90.63 83.44 80.22 82.86 75.44 83.29 84.57 80.65 76.03 91.15 87.50 85.75 80.73 90.00 1172.26 83.73 84
41 XI IPA-D MUHAMMAD AL’ATIQI 91.39 76.71 77.61 83.03 78.38 99.29 76.98 80.88 69.63 87.50 87.50 95.75 81.90 85.00 1171.55 83.68 84
42 XI IPA-D ATIKAH FATHINAH 87.90 90.57 77.61 79.69 92.20 87.96 76.55 82.90 74.47 82.29 87.50 87.25 84.48 80.00 1171.37 83.67 84
43 XI IPA-A MUHAMMAD ZAKY TIFANO 91.03 91.88 82.00 79.34 81.20 87.18 84.57 78.50 75.88 87.50 87.50 77.50 86.56 80.00 1170.64 83.62 84
44 XI IPA-A CASSANDRA SARI DAMAYANTI 90.22 80.80 84.33 80.85 81.42 85.60 77.78 81.38 77.66 90.11 87.50 82.00 85.25 85.00 1169.90 83.56 84
45 XI IPA-A DEA NATHANIA 89.65 83.64 82.60 84.55 78.87 74.05 87.04 79.36 72.13 87.50 87.50 91.13 89.00 82.50 1169.52 83.54 84
46 XI IPA-D SHAFIRA ANINDYA 87.73 87.41 80.16 83.38 84.98 86.55 79.63 76.20 74.38 91.15 87.50 88.00 84.60 77.50 1169.17 83.51 84
47 XI IPA-H LARAS SHAHTYANINGRUM 89.06 83.51 81.41 84.43 85.47 89.16 79.63 79.14 72.03 84.90 87.50 97.13 78.65 75.00 1167.02 83.36 83
48 XI IPA-I KARINA ANINDITA 93.25 80.28 80.97 80.51 91.57 86.52 78.84 78.69 69.53 83.86 87.50 85.13 89.27 80.00 1165.92 83.28 83
49 XI IPA-E NISRINA RAHMAH 85.92 82.29 82.43 81.82 83.79 87.08 79.02 78.31 71.03 93.23 87.50 88.63 81.08 82.50 1164.63 83.19 83
50 XI IPA-C DIANA HEMASARI 84.88 89.72 82.26 77.95 78.75 85.26 77.78 78.47 69.53 90.11 87.50 90.38 84.50 87.50 1164.59 83.19 83
51 XI IPA-G CHITA KALINDA NETANIA 90.13 87.63 81.86 79.00 75.83 88.53 82.54 80.14 69.53 87.50 87.50 80.88 87.40 85.00 1163.47 83.11 83
52 XI IPA-A NELLY SURIAMAH 87.57 83.33 79.25 78.30 85.23 80.28 85.19 79.52 72.91 83.86 87.50 82.63 87.86 90.00 1163.43 83.10 83
53 XI IPA-I IMMANUEL ROBINSON LOUDEWIJK 90.63 79.17 79.90 84.67 86.74 88.06 77.60 78.14 68.53 92.71 87.50 84.25 80.00 85.00 1162.90 83.06 83
54 XI IPA-F MUTIARA RAMADHIANI 89.32 85.49 82.54 79.13 82.28 86.50 76.55 76.73 71.03 87.50 87.50 86.00 83.44 87.50 1161.51 82.97 83
55 XI IPA-D IBRAHIM ABDDURRAHMAN 90.83 81.53 82.60 83.08 86.97 91.94 79.63 79.38 70.31 90.11 87.50 71.25 81.35 85.00 1161.48 82.96 83
56 XI IPA-G GITA CHAIRIANA RAHMAYANTI 91.51 88.81 85.09 80.07 77.92 80.12 77.78 73.27 73.53 87.50 87.50 85.75 87.50 85.00 1161.35 82.95 83
57 XI IPA-I RADITYA YUDHA PRAWIRA 89.43 73.98 79.56 83.25 88.54 92.95 82.10 82.03 71.03 92.71 87.50 78.50 84.17 75.00 1160.75 82.91 83
58 XI IPA-A MUHAMMAD AFIF AL HAWARI 91.61 91.06 81.47 80.91 79.71 90.35 77.78 84.42 75.47 87.50 86.25 75.00 82.65 75.00 1159.18 82.80 83
59 XI IPA-H BELLA YUNITA 80.71 81.44 85.37 80.64 86.55 82.38 77.78 87.23 73.53 84.38 87.50 92.75 80.94 77.50 1158.70 82.76 83
60 XI IPA-B IRENE RAMADHANI PUTRI 91.26 90.71 80.61 80.64 76.09 86.49 80.87 76.32 72.75 87.50 87.50 84.50 87.92 75.00 1158.16 82.73 83
61 XI IPA-A EKA PUTRI IRIANTI 87.43 84.75 81.00 82.43 73.75 84.72 79.10 74.38 71.10 87.50 87.50 92.75 76.56 95.00 1157.97 82.71 83
62 XI IPA-A PRAMUDITA HANUM ANDARISTI 78.82 79.47 78.01 84.38 77.80 87.69 85.19 80.89 72.75 93.58 87.50 87.63 83.88 80.00 1157.59 82.69 83
63 XI IPA-E KARINA NURIZKY 93.25 84.98 83.62 78.78 88.25 81.06 81.49 77.65 71.03 87.50 87.50 81.50 80.52 80.00 1157.13 82.65 83
64 XI IPA-H ALESSANDRA SYUKRIKA 82.78 84.72 81.80 81.95 79.31 80.36 79.27 80.07 68.53 91.15 87.50 84.88 84.17 90.00 1156.49 82.61 83
65 XI IPA-D ALIMA MAWAR TASNIMA 82.90 76.46 82.20 78.35 83.47 82.28 76.98 80.09 79.00 87.50 87.50 80.25 83.13 95.00 1155.11 82.51 83
66 XI IPA-I DETTI FAHMIASYARI 88.83 86.55 84.22 83.21 82.34 78.71 80.87 78.46 68.53 86.98 87.50 82.00 86.67 80.00 1154.87 82.49 82
67 XI IPA-I OCTY EDRIANA WULANDARI 91.67 80.97 82.43 78.65 95.16 87.12 77.60 82.73 68.53 81.77 87.50 66.88 85.73 87.50 1154.24 82.45 82
68 XI IPA-A SYIKI 91.03 84.30 87.44 79.82 86.24 85.08 79.01 82.02 78.69 84.90 87.50 79.63 77.60 70.00 1153.26 82.38 82
69 XI IPA-E ANDRE KEVIN 89.58 77.53 77.67 82.47 87.13 90.34 73.28 86.94 69.53 87.50 87.50 74.02 82.12 87.50 1153.11 82.37 82
70 XI IPA-B RIDWAN MUHAMMAD 88.47 87.26 78.74 81.25 90.57 86.55 79.63 88.19 72.91 85.42 87.50 76.99 79.19 70.00 1152.67 82.33 82
71 XI IPA-D RISMA SAFITRI 89.31 79.08 80.90 78.13 78.15 86.10 77.78 78.76 81.10 85.42 87.50 85.13 81.35 82.50 1151.21 82.23 82
72 XI IPA-F RANDY HASUDUNGAN 90.63 83.40 83.39 80.70 80.48 84.51 75.93 75.16 68.53 87.50 87.50 82.00 88.86 82.50 1151.09 82.22 82
73 XI IPA-C GRACE RISKA 86.81 84.75 80.30 82.24 63.28 80.38 79.01 80.48 68.53 87.50 87.50 88.00 89.31 92.50 1150.59 82.19 82
74 XI IPA-A INAYATI ULIN NA’MAH 92.90 88.34 78.86 82.12 77.18 82.66 77.25 74.81 71.10 87.50 86.25 86.75 82.08 82.50 1150.30 82.16 82
75 XI IPA-E MOCHAMMAD ARIEF 89.29 82.46 81.07 82.17 87.27 89.84 73.90 85.27 68.53 84.38 87.50 75.27 85.85 77.50 1150.30 82.16 82
76 XI IPA-B DITA SASRI PRIMAVIRI 83.35 86.57 79.37 80.20 87.46 84.27 79.63 76.22 72.44 87.50 87.50 77.50 82.08 85.00 1149.09 82.08 82
77 XI IPA-H NI MADE HERMIYANTI 77.21 85.14 79.73 75.79 81.27 94.22 80.07 83.94 69.53 87.50 87.50 78.75 85.84 82.50 1148.99 82.07 82
78 XI IPA-F MUHAMMAD FIKRI 86.40 76.82 80.56 85.62 89.67 87.49 76.98 78.92 68.53 93.58 87.50 74.00 85.11 77.50 1148.68 82.05 82
79 XI IPA-H SITI FATIMAH 90.76 82.70 80.50 78.31 76.58 83.92 77.60 79.23 72.03 87.50 87.50 80.38 80.74 90.00 1147.75 81.98 82
80 XI IPA-A ADETYA RAHMA DINNI 91.51 89.34 79.37 81.50 80.07 88.28 81.48 75.51 69.63 81.25 86.25 85.25 80.42 77.50 1147.36 81.95 82
81 XI IPA-F TRIANDHIKA ANJANI 83.47 83.27 81.01 86.35 83.26 71.70 76.81 75.31 69.53 82.29 87.50 91.13 88.13 87.50 1147.26 81.95 82
82 XI IPA-F NIKITA NUR PERTIWI 85.92 84.85 77.21 83.98 87.70 79.26 77.60 68.48 68.53 84.90 87.50 88.38 84.80 87.50 1146.61 81.90 82
83 XI IPA-E ANDIKA CHAKTIAJI ZULFIQAR 81.60 83.78 80.50 83.25 75.09 82.62 79.01 89.77 69.53 84.38 87.50 76.50 85.54 87.50 1146.57 81.90 82
84 XI IPA-E ANDITA RAHMI FARADINA 93.49 86.26 78.46 82.12 75.65 84.30 74.08 77.72 68.53 81.77 87.50 82.88 83.79 90.00 1146.55 81.90 82
85 XI IPA-D SITI TIA YUSRINA KHAIRANA 86.25 79.72 82.71 83.38 76.92 80.35 78.84 74.31 71.19 87.50 87.50 79.88 82.73 95.00 1146.28 81.88 82
86 XI IPA-B NAILA RAHMANIA 83.13 78.53 83.81 85.89 77.99 86.18 77.78 75.73 71.35 87.50 87.50 90.88 84.48 75.00 1145.75 81.84 82
87 XI IPA-A DYASTRID RIZCA RUMAYANG 86.06 84.21 83.39 81.95 77.35 82.25 80.87 78.13 69.94 86.98 87.50 84.13 82.60 80.00 1145.36 81.81 82
88 XI IPA-H DINA STEPHANIE ANASTASYA 96.88 87.80 81.24 83.65 82.29 75.46 77.16 73.57 68.53 87.50 87.50 72.25 82.92 87.50 1144.25 81.73 82
89 XI IPA-I GINA ALFA DAMAIYANTI NAINGGOLAN 92.71 80.79 79.90 79.39 76.71 79.04 78.04 80.37 68.53 92.71 87.50 84.88 88.65 75.00 1144.22 81.73 82
90 XI IPA-A YEHEZKIEL CHRISBY GULO 92.71 79.34 79.03 82.25 70.62 79.76 77.78 77.83 66.81 90.11 87.50 86.75 82.65 90.00 1143.14 81.65 82
91 XI IPA-B LORENZ RULLYNA GINTING SOEKA 92.71 85.09 81.46 79.34 82.92 78.31 72.84 72.83 84.06 90.11 87.50 81.00 84.69 70.00 1142.86 81.63 82
92 XI IPA-E TIKA AJENG NURUL FITRI 88.47 82.95 79.14 83.28 75.56 78.51 74.70 80.12 68.53 82.29 87.50 86.88 84.81 90.00 1142.74 81.62 82
93 XI IPA-D DEWI APRIYANI 81.94 86.55 84.15 81.73 66.26 73.82 83.77 78.14 74.06 87.50 87.50 83.63 83.17 90.00 1142.22 81.59 82
94 XI IPA-B PUTI ANGGUN SARI 89.29 83.60 82.31 78.35 82.56 79.87 76.55 75.03 73.75 86.98 87.50 89.88 84.00 72.50 1142.17 81.58 82
95 XI IPA-B RADITYA RASYAD 92.08 83.27 81.92 81.11 92.17 82.02 74.08 74.14 69.78 87.50 87.50 82.88 76.04 77.50 1141.99 81.57 82
96 XI IPA-D AGHNIA YOVITARISYA 84.65 92.22 79.57 80.51 77.83 84.68 82.10 77.75 69.31 84.90 87.50 87.00 78.69 75.00 1141.71 81.55 82
97 XI IPA-E BERNADETTE ARTHA ULI BEATRIX 83.68 84.85 77.95 77.35 92.14 79.04 75.93 77.81 68.53 93.23 87.50 78.38 85.31 80.00 1141.70 81.55 82
98 XI IPA-I CHELSEA CHOIRIYAH CAHYANDARI 88.25 86.45 80.73 80.50 75.83 82.31 78.04 81.86 68.53 92.71 87.50 78.50 79.48 80.00 1140.69 81.48 81
99 XI IPA-F DERY HEFIMAPUTRI 91.96 79.25 81.01 80.91 77.76 78.13 78.84 78.57 68.53 85.42 87.50 90.38 79.59 82.50 1140.35 81.45 81
100 XI IPA-B ERICKA RIZKY KEUMALA DEWI 80.42 90.45 81.72 79.11 70.23 85.36 76.55 77.74 82.13 90.63 87.50 77.57 85.56 75.00 1139.97 81.43 81

Peringkat siswa kelas XI IPS

Desember 30, 2008
Aga PPKn B. Ind B. Ing Mat Sej Geo Eko Sos Seni Penj Jer Tik Sine Jum Rataan
3A13013 CHAERUNISSA 91 94 82 79 95 77 89 88 81 89 86 80 80 90 1200 85.68
3A12012 BINAR SARI SURYANDARI 90 84 79 88 93 67 91 84 89 86 86 88 86 88 1198 85.58
3A14014 CHELPIRA INTAN PERMATASARI 93 86 85 78 91 73 94 83 86 89 86 87 82 80 1192 85.15
3A10010 ASTI NAFIA NURYANA 86 83 78 85 82 69 86 79 82 89 86 87 77 80 1150 82.12
3A32032 MUHAMMAD GHAZZIAN AFIF 84 79 76 80 90 74 91 86 87 89 86 72 80 73 1147 81.95
3A16016 DEILIKA CHAIRINA HARYADI 79 75 76 79 85 66 90 77 85 85 86 77 80 95 1137 81.20
3A22022 ERWIN WICAKSANA 82 83 76 89 93 68 77 76 77 89 86 76 86 70 1128 80.60
3A26026 I GUSTI NGURAH DHARMADHIKA WISESA 82 91 78 78 78 77 85 79 79 83 86 78 80 70 1123 80.19
3A01001 ADERY ARDHAN SAPUTRO 84 81 78 77 74 73 84 82 75 86 86 79 82 80 1122 80.12
3A15015 CORNELIA ARYANTI 83 85 82 75 75 70 84 73 76 88 86 79 78 83 1117 79.79
3A06006 ANDHIKA PRANAHADI 81 78 79 79 90 68 82 76 75 88 86 80 79 75 1115 79.68
3A29029 LUNA PUSPITA 85 79 77 81 94 67 79 75 83 90 86 74 75 70 1115 79.64
3A04004 AMANDA CHRYSANTI 80 86 82 74 91 68 73 75 84 89 86 76 79 70 1113 79.50
3A27027 INTAN AYU OCTAVIANI 85 83 76 79 73 66 84 70 83 91 86 87 75 70 1109 79.25
3A35035 NUTFAHEDI SATRIA PRAMONO 75 86 76 81 84 66 77 74 81 88 86 76 82 75 1108 79.14
3A18018 DITTA RESTI SETIONINGTIAS 76 86 76 74 86 67 78 76 82 84 86 68 77 80 1097 78.38
3A09009 APRIA IVONI SUCI 78 86 78 75 87 67 80 75 84 90 86 66 73 70 1096 78.31
3A28028 JUNI RISKI AMELIA 79 80 78 79 77 65 75 74 85 88 86 69 77 75 1088 77.69
3A33033 NADIA VARICA ALISYAHBANA 78 80 78 77 89 66 78 72 75 88 86 65 77 78 1086 77.59
3A40040 WULAN NINGRUM KUSUMA 77 87 77 75 79 67 83 79 75 83 86 72 76 70 1086 77.55
3A39039 SITI ARIFAH 77 75 76 79 78 68 77 71 76 88 86 77 85 70 1083 77.36
3A30030 MARCHELI FITRIA 73 86 77 78 75 67 75 78 77 86 86 75 78 70 1081 77.23
3A03003 AHMAD IDHAM 82 82 76 79 75 60 62 73 76 88 86 78 82 80 1080 77.15
3A31031 MUHAMMAD ALFA HAEKAL SASONO 77 75 76 81 80 66 72 73 84 82 86 75 77 75 1080 77.12
3A36036 PERMATA DYAH PUTRI 76 73 78 75 81 67 74 74 79 91 86 78 75 70 1078 77.02
3A21021 ERIKA SARASWATI 77 82 78 84 67 66 77 76 78 85 86 76 75 70 1078 77.00
3A37037 PRAMESWARI ARYANDA PUTRI 75 79 77 80 66 68 79 72 84 86 86 76 77 70 1075 76.76
3A38038 RHEZA ARIFTHA GENTHA 75 78 76 80 77 64 74 76 82 83 86 76 76 70 1073 76.64
3A24024 FITRI PARAMITA 77 75 76 81 78 70 76 73 74 87 86 71 78 70 1072 76.54
3A08008 ANGGI ANDRIANISARI SARI 82 72 79 77 78 68 75 73 77 86 86 69 76 70 1069 76.38
3A19019 DUBES VALENTINO 91 72 78 75 69 67 73 72 75 85 86 76 77 70 1066 76.15
3A17017 DIAH KANIA DEWI 80 81 78 78 76 64 74 73 76 85 86 61 73 80 1066 76.14
3A20020 ELIZABETH PRISKA TANIA 92 74 76 79 72 60 76 71 73 84 86 71 79 70 1062 75.87
3A05005 AMIRA SYADZA 85 76 76 80 64 66 70 73 80 84 86 72 76 70 1059 75.67
3A23023 FADHLILLAH DALI PUTRA 75 76 77 83 66 68 71 72 78 86 86 73 77 70 1059 75.63
3A34034 NADYA YUNITA 76 71 76 80 67 63 80 76 76 86 86 72 77 70 1058 75.55
3A02002 ADITYA NUR RAHMAN 79 74 77 68 84 75 67 72 76 84 86 74 73 68 1057 75.52
3A25025 GAYANTI SATUTI ANDRIATI 78 78 76 77 61 68 74 72 80 91 86 73 74 70 1057 75.49
3A07007 ANDRIANI MAUDIA SHAHRANI 79 74 79 74 58 68 71 72 83 86 86 72 75 78 1056 75.43
3A11011 BELINA RACHMAWATI 79 80 78 75 64 68 73 75 75 86 86 67 76 70 1054 75.29

Kunjungan ke SIM Uni

Desember 19, 2008

Setelah beristirahat sebentar di hotel, kami langsung menuju SIM. Diterima oleh Mrs. Tina, dan Leia Ho ( Excecutive Regional Projects Business & Marketing Relations). Kami dismabut hangat oleh SIM UNI, apalagi dengan guide yang ternyata mahasiswa dari Indonesia. Walau pun bukan anak SMA Negeri 8 Jakarta. Tiga tahun yang lalu ada anak 8 yang masuk SIM, tapi akhirnya keluar dan meneruskan di Indonesia. Ternyata mereka ranah dan mau berbuka kepada kita. Suasan akrab terjalin, karena ada yang mengagetkan ternyata mrs. Tina mengenali saya, heheheheh bangga juga.
Setelah berkeliling SIM UNI melihat fasiltas yang ada di SIM UNI, kami rombongan berpindah ke lokasi SIM yang lain, untuk mengikuti acara makan siang dan pelatihan PEARLS. Jarang seklai pihak SIM UNI mau berbagi pelatihan ini, karena ternilang ekslusive dan mahal,…. Hanya SMA Negeri 8 Jakarta yang diberikan. Selama lebih dari 3 jam pelatihan membuat siswa berinteraksi secara bebas, mengali motivasi dan informais diri dan kelompok. Walau pun disampaikan dalam bahasa inggris singapore, semua sisma mampu mengikuti dengan baik.
Selam pelatihan berlangsung, saya, paktris, pak aye danpak tyson berbincang banyak mengenai pelatihan tersebut. Dan kami mulai ke arah pembicaraan untuk memberikan pelatihan tersebut kepada para guru di sekolah. Akan berbeda rasanya kalau cuma mengikuti pelatihan di Indonesia. Semoga saja keinginan ini bisa terwujud.
Selepas pukul 17.00 waktu singapore, tepatnya sih pukul 16.00 waktu Indonesia, kami mengujungi pasar bugis. Menurut sejarahnya pasar/ kampung bugis dulunya adalah tempat semwrawut karenamerupakan wilayah persebaran wanita nakal, tetapi dengan perkembangnnya, tempat ini berubah menjadi wilayah padat kedua setelah orchard.
Yang kami lakukan pertama di wilayah ini adalah, mencari makan malam yang halal. Mr. Yahya sang guide kita, 8 tahun lebih di Singapore mampu menunjukkan tempat makan yang halal dan murah meriah, nasi lemak ( khas medan ini). Tak lain semacam nasi uduk kumplit. Ada ikan asinnya, telur, ayamnya, tempe kecil, wahhhh benar-benar terasa di Indonesia. Dan penuh seklai yang makan di tempat ini.

Siapkan alat penelitian

Desember 19, 2008

Bisa dibilang sulit, tapi rasanya bisa kok dicoba untuk membuatnya. Dibilang mudah, pas baru coba, kena deh memang agak sukar. Intinya, tanamkan jiwa adventure, bahwa semua harus dicoba, ketika mencoba akan ada hasil bernilai baik atau pun bernilai buruk, tetapi kita akan mendapatkan sejuta keindahan dunia penelitian, tantangan yang amat banyak dipengaruhi di luar prediksi kita. Jangan pernah mencoba meramal, karena kalau kita sesuai azas penelitian, JUJUR, maka akan banyak pelajaran berharga yang kita dapatkan. Hehehehee.

Hal yang paling utama adalah, bahwa kita buat semacam “perangkap atau kerangkeng” yang membuat persoalan menjadi dimengerti oleh yang bukan meneliti. Cari di pendahuluan hal-hal yang mendasari penelitian, kaji hal-hal yang membuat orang menjadi paham, bisa dengan metiode tanya ke teman, “loh tahu nggak tentang ….., coba gimana cara loh mendapatkan penegrtian tersebut……” semacam itulah.
Terusa, buat semacam orang bingung lagai belajar, mencoba menerka, tetapi terkaan yang mendekati sasaran. Ingat tidak waktu belajar fisika, saat anak panah menuju titik tujuan. Mana yang bagus, menyebar ke semua tempat tetapi ada yang mengenai sasaran, atau tidak kena sasaran tetapi anak panah berkumpul pada tempat yang relatif sempit. Maunya sih, sempit di sasaran utama, tapi itu sukkkkkaaaaaar.
Try error harus dilakukan, lepaskan sejumlah pernagkap ke orang-orang yang belum eprnah tahu penelitian kalian, apa tanggapan mereka. Terutama kuisioner, ingat penelitian sosial kekuatannya di kuisioner. Kalu sejumlah orang mengerti, maka dpat dipastikan alat uji penekitian kamu berhasil guna.

Desember 17, 2008

Pengumuman kepada peserta tesis Subang 2008

1. Tas yang berisi pakaian dikumpulkan tanggal 25 desember 2008 pukul 06.30-07.00 WIB dilapangan basket yang akan dikordinir oleh pak wangsa, pak roni, pak gatot dan pak bin.

2. Bagi yang beragama kristen dikumpulkan pada tanggal 24 desember 2008 kepada mas wakiman jam 08.00-10.00WIB.

3. Barang berharga / laptop/Hp dibawa saat keberangkatan ke subang tanggal 27 desember 2008.

4. Pembagian buku panduan tesis dilaksanakan pada Hari Jum’at tanggal 19 Desember 2008 jam 08.30 Di aula bawah/AB.
5. Pembagian kaos dilaksanakan pada hari sabtu, 27 desember 2008 jam 06.45 pada saat keberangkatan.
YANG MENGAMBIL KETUA KELOMPOK!
dikordinir oleh pak gatot, pak fajar, frau kiki, Miss Aulia

PANTES SUBANG 2008

Surat edaran untuk siswa dan orangtua

Desember 17, 2008

Dengan hormat,
sehubungan dengan penyelenggaraan Temu Sosial dan Ilmiah SMA N 8 Jakarta (TeSIS) tahun 2008, maka beberapa hal yang perlu kami sampaikan kepada bapak/ibu adalah :

1. TeSIS akan diikuti oleh 447 siswa kelas XI reguler dan internasional, serta didampingi oleh 50 Guru dan karyawan.
2. TeSIS akan diadakan pada tanggal 27 – 29 Desember 2008 (sabtu, minggu dan senin) di desa Tambakmekar, kecamatan Jalan Cagak, Subang, Jawa barat
3. Tas yang berisi pakaian dikumpulkan tanggal 25 desember 2008 pukul 06.30-07.00 WIB dilapangan basket yang akan dikordinir oleh pak Wangsa, pak Roni, pak Gatot dan pak Bintoro. Bagi yang beragama kristen dikumpulkan pada tanggal 24 desember 2008 kepada mas Wakiman jam 08.00-10.00 WIB.
4. Pembagian kaos dan buku panduan tesis dilaksanakan pada Hari Jum’at tanggal 19 Desember 2008 jam 08.30 di aula bawah melaui pak Gatot, pak Fajar, frau Kiki dan miss Aulia. Ketua kelompok bertanggung jawab mengambil untuk anggotanya.
5. Barang berharga / laptop/Hp dibawa saat keberangkatan ke subang tanggal 27 desember 2008.
6. Peserta TeSIS membawa pakaian secukupnya dan obat-obatan pribadi.
7. Siswa peserta TeSIS sudah harus berada di halaman sekolah pada hari sabtu, pukul 06.30 WIB.
8. Selama berlangsungnya kegiatan TeSIS di Subang, siswa berperilaku dan berpakaian yang sopan sesuai dengan tata tertib yang telah ditetapkan.

Demikian surat edaran ini kami sampaikan, semoga dapat menjadi panduan bersama demi suksesnya acara TeSIS 2008.

Hari pertama di Singapore

Desember 17, 2008

Akhirnya rencana berangkat ke Singapore yang tertunda hampir 2 tahun, yang sempat bikin sang kekasih marah-marah karena gagal berangkat 14 hari workshop di tahun 2006 akhir, terjadi juga. Undangan dari Prof Choa, mantan dean NTU dan Judi Wong dari SIM saya terima melalui Pak Tyson. Bergabung keberangkatan dengan siswa kelas Intrenasional yang hampir 70 orang. Dari pihak SMA Negeri 8 Jakarta ada Pak Sutrisno dan Pak Ahmad Yani yang mewakili sekolah. Sementara dari Kelas Internasional, kepala rombongan Mrs. Nanie, ditemani oleh Mrs. Lita, Dian Indah, Yustrida dan Mr. Halim. Waktu telah menunjukkan pukul 03.15 menit ketika saya harus menuju bandara internasional cengkareng, karena wkatu boarding harus 2 jam sebelum keberangkatan. Rasanya apa akan selama itu penerbangannya. Hahahahaha. Keberangkatan saya dengan Pak Tyson sudah diatur, tiket kami memang pihak NTU yang mengatur, sehingga tidak berbarengan dengan siswa dan guru. Jam 06.15 kami boarding, dan amat cepat seklai prosesnya, karena pak Tyson menggunakan “senjatanya”, tidak menegrti saya ketika barang-barang saya ditempeli kertas bertuliskan PRIORITY. Emangnya siapa hahahahhaha. Lumayanlah pesawat garuda tidak aneh-aneh. Pramugarinya memang tifak secantik di SIA atau Lion-lah. Standar saja layanan GIA. Sesaat pesawat mendarat, saya mempersipkan barang bawaan, cuma backpaker. Kopor kecil ada di bagasi. Begitu mengantri untuk turun saya melihat ibu menteri sosial, ibu Rosidah. Beliau purnabakti guru di SMA Negeri 8 Jakarta, suami beliau adalah Bapak Bachtiarhamsyah, menteri soaial RI. Pak Tyson bertanya, siapa beliau, karena melihat saya sedemikian terburu-buru mengejar bu Rosidah. Sebelum masuk pemeriksaan, saya berseru,”BU Rosidah.” Beliau dengan pengawalan pihak protokoler berbalik badan dan,”Hey Pak Wangsa, ada disini, sama siapa ?”. Sedikit berbasa-basi. Beliau menyampaikan salam untuk teman-teman guru, dan memberitahu baru mau menjenguk Bpk Ali Alatas yang terbaring sakit di Singapore.
Yan menarik adalah, pemeriksaan tidak berbelit-belit, proses demikian cepat di Changi. Keramahan mereka untuk menjawab, wlaau bahasa inggris saya amat jauh dari harapan mereka. Yang saya tangkap, grammar mereka juga parah, buktinya mengerti grammar saya yang salah. Tempat penginapan berjarak 30 menit dari Changi, hebatnya kok bisa tepat waktu mereka memprediksi. Ternyata memang tidak ada kemacetan di sepanjang jalan. Jalanya bersih, tidak ada orang lalau lalang, tukang ojek, asongan, bahkan petugas kebersiahan dan polisi tak tampak. Singapore memang berbeda. Ternyata ada polisi yang sedang “saman” dengan pengemudi yang terkena kamera pengawas jalan melakukan tindakan kesalahan. Wah ternyata memang banyak kamera. Pantas polisi tidak ada, aklau di Indonesia seperti ini, banyak polisi yang nganggur deh, hehehe.

JUDUL PENELITIAN TeSIS 2008

Desember 12, 2008

Berikut adalah judul-judul yang sudah masuk beserta pembimbing teknis dan materinya, bagi kelompok yang belum terdaftar judulnya harap segera menghubungi :
Pak Acil, pak Roni, pak Edi atau pak Bintoro. Bimbingan sudah dapat dilakukan mulai senin 15 desember 2008, posko TeSIS di depan ruang OSIS

KELOMPOK;JUDUL;KELAS;Pemb materi;Pemb teknis
1;HUBUNGAN MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI SISWA;XI IPA A;Siti asyuro;Edy pramono
2;PENGARUH IKLAN:”MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN” PADA ROKOK TERHADAP MINAT BELI DI DESA TAMBAK MEKAR, SUBANG, JAWA BARAT;XI IPA A;Muh maulana;Edy pramono
3;HUBUNGAN ANTARA JENIS POLA ASUH ORANGTUA DENGAN PEMBENTUKAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA REMAJA DI DESA TAMBAK MEKAR, SUBANG, JAWA BARAT;XI IPA A;Roni saputro;Edy pramono
4;GAMBARAN UMUM TINGKAT KESEJAHTERAAN PARA PEKERJA HOME INDUSTRI DI TAMBAK MEKAR;XI IPA A;Dewi yanti;Edy pramono
5;ANALISA PERMAINAN TRADISIONAL YANG MASIH DIMAINKAN OLEH ANAK-ANAK;XI IPA B;Ali fauzi;Edy pramono
6;GAMBARAN TINGKAT KESADARAN POLITIK MASYARAKAT DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG, JAWA BARAT MENJELANG PEMILU 2009;XI IPA B;Pa priyo hadi;Edy pramono
7;PENGARUH JUMLAH PENDAPATAN TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN TEKNOLOGI KELUARGA TERSEBUT;XI IPA B;Iman santoso;Edy pramono
8;PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP AKTIVITAS REMAJA DI DESA TAMBAK MEKAR;XI IPA B;khairunnisa;Edy pramono
9;PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP GAYA HIDUP REMAJA DI DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPA C;Toto muharyadi;Edy pramono
10;PERBANDINGAN SISTEM PEMANASAN DAN PENGHASILAN PENGUSAHA NANAS DI DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN;XI IPA C;Teguh priyanto;Edy pramono Edy pramono
11;PENGARUH TAYANGAN FILM MISTIS TELEVISI TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN TAHAYUL REMAJA DI DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPA C;A Raziku ;Edy pramono
12;HUBUNGAN INTELEGENSIA DENGAN PRESTASI AKADEMIK SISWA/SISWI DI SEKOLAH TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPA C;Aulia belfa;Edy Pramono
13;PENGARUH LINGKUNGAN PERGAULAN TERHADAP MINAT REMAJA SETELAH MENYELESAIKAN JENJANG PENDIDIKAN SMA;XI IPA D;Setiawan
;Sri hastuti
14;ANALISIS PRIORITAS REMAJA ANTARA PENDIDIKAN DENGAN PEKERJAAN DI TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPA D;Suhaili ali nukman ;Sri hastuti
15;HUBUNGAN PENGGUNAAN ENERGI TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA DI DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPA D;Ahmad yani;Sri hastuti
16;PENGARUH PEKERJAAN ORANG TUA TERHADAP HARAPAN ORANG TUA AKAN MASA DEPAN ANAK MEREKA DI DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPA D;Muhammad fajar;Sri hastuti
17;PERBANDINGAN KREATIVITAS REMAJA BOARDING SCHOOL DENGAN NON BOARDING SCHOOL;XI IPA E;Sri rejeki;Sri hastuti
18;PENGARUH SARANA PRASARANA YAYASAN AS-SHIFA TERHADAP KEHIDUPAN SEHARI-HARI MASYARAKAT SEKITAR;XI IPA E;Eko raharjo;Sri hastuti
19;ANALISIS FAKTOR PENDORONG ADANYA URBANISASI DI DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPA E;Priyo hadi;Sri hastuti
20;TINGKAT PENGGUNAAN TEKNOLOGI DAN PENGARUHNYA TERHADAP POLA PIKIR MASYARAKAT DI ERA GLOBALISASI;XI IPA E;Bambang bintoro;Sri hastuti
21;PENGARUH KEPEMILIKAN HEWAN PELIHARAAN PENDUDUK DESA TAMBAK MEKAR TERHADAP AKTIVITAS SEHARI-HARI;XI IPA F;Abdul hamid;Sri hastuti
22;HUBUNGAN MINAT BACA DENGAN KREATIVITAS SISWA DI AS-SYIFA BOARDING SCHOOL;XI IPA F;Wuri handayani;Sri hastuti
23;HUBUNGAN KRISIS FINANSIAL GLOBAL DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN SEHARI-HARI DI TAMBAK MEKAR;XI IPA F;Dewi yanti;Sri hastuti
24;PENGERUH GENRE MUSIK TERHADAP KEPRIBADIAN INDIVIDU MASYARAKAT DI DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPA F;Paulina ;Sri hastuti
25;PENGARUH YAYASAN AS-SYFA TERHADAP POLA FIKIR ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI DESA TAMBAK MEKAR;XI IPA G; Sri purwani;Sri hastuti
26;PERBANDINGAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PENJUAL BUAH NANAS DENGAN PENJUAL DODOL NANAS DI DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPA G;Rochmulyati eka;Sri hastuti
27;PERSEPSI REMAJA DESA TAMBAK KABUPATEN SUBANG TERHADAP SIFAT REMAJA JAKARTA SECARA UMUM;XI IPA G;Gatot handoko;Sri hastuti
28;;XI IPA G;;
29;PENGARUH PERKEBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP PERUBAHAN GAYA HIDUP WARGA DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPA H;Yulianto sri utomo;Waridin
30;PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL DAN NON FORMAL TERHADAP PROFESI MASYARAKAT DI DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPA H;sugiyanto;Waridin
31;;XI IPA H;;Waridin
32;;XI IPA H;;Waridin
33;FREKUENSI INTERFERENSI BAHASA SUNDA TERHADAP BAHASA INDONESIA;XI IPA I;Acep abdullah;Waridin
34;PENGARUH POLA DIDIK ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN CALISTUNG ANAK-ANAK;XI IPA I;Desi purnama;Waridin
35;HUBUNGAN PERMAINAN DENGAN CITA-CITA PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA TAMBAK MEKAR;XI IPA I;Yuli katarina;Waridin
;PERBANDINGAN ANTARA HUBUNGAN PROFESI BURUH DAN HANSIP DENGAN RIWAYAT KESEHATAN MEREKA PADA UMUR 35 TAHUN ATAU LEBIH DI DESA TAMBAK MEKAR;XI IPA I;Ali fauzi;Waridin
36;GAMBARAN PANDANGAN MASYARAKAT DESA TERHADAP CALON LEGISLATIF DARI KALANGAN ARTIS;XI IPA I;melita;Waridin
37;HUBUNGAN TAYANGAN TELEVISI TERHADAP TREN FASHION DI KALANGAN REMAJA DESA TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPS;paulina;Waridin
38;PENGARUH TOKOH MASYARAKAT/PUBLIK FIGUR TERHADAP SIKAP MASYARAKAT TAMBAK MEKAR, KECAMATAN JALAN CAGAK, SUBANG;XI IPS;wicahyono;Waridin
39;PENGARUH TEKNIK PEMASARAN NANAS DAN JAMUR TERHADAP KESEJAHTERAAN DI DESA TAMBAK MEKAR;XI IPS;Siti saadiah;Waridin
40;;XI IPS;Razik arif;Waridin
41;;XI Science A;Abdul halim;Waridin
42;;XI Science A; Acep abdullah;Waridin
43;;XI Science B;melita;Waridin
44;;XI Science B; Lita mariana;Waridin
45;;XI humanity;Dewi yanti;Waridin

PANDUAN METODOLOGI PENELITIAN

Desember 12, 2008

PANDUAN METODOLOGI PENELITIAN
Teknik Pengambilan Sampel
Populasi adalah keseluruhan dari karakteristik atau hasil unit pengukuran yang menjadi obyek pe Berdasarkan sifatnya maka populasi dibagi menjadi dua bagian yaitu
1. populasi homogen, sumber data memiliki sifat yang sama
2. populasi heterogen, sumber datanya memiliki sifat yang berbeda.nelitian.
Data terbatas tetapi masih memiliki sifat atau karakteristik populasi tersebut dinamakan sampel.
Teknik pengambilan sampel adalah suatu cara mengambil sampel yang representatif dari populasi. Ada dua macam teknik pengambilan sampel yaitu:
Jumlah sample (n) menggunakan rumus dari Taro Yamate :

dimana N adalah jumlah populasi dan d adalah tingkat presisi yang ditetapkan.
Misalnya jika diketahui jumlah populasi guru SD sebesar 138 orang dan akan dilakukan penelitian dengan tingkat presisi 10% maka jumlah sampel yang harus diambil adalah 58 orang.
Berikut adalah beberapa cara dalam mengambil sampel
1. Probability sampling
probability sampling adalah cara pengambilan sampel dengan memberikan kesempatan yang sama bagi anggota populasi untuk terambil sebagai sampel, yang tergolong teknik ini adalah
1.a simple random sampling
Teknik pengambilan sampel secara acak tanpa memperhatikan strata/tingkatan anggota populasi tersebut.
1.b Proportionate stratified random samplng
Pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata secara proporsional, teknik ini digunakan apabila anggota populasi tidak homogen berkaitan dengan karakteristik yang diteliti. Contohnya guru DKI jakarta yang mengikuti ujian sertifikasi :
guru bahasa Indonesia : 100 orang
guru bahasa Inggris : 70 orang
guru Matematika : 120 orang
guru Biologi : 30 oang
guru Fisika : 50 orang
Jumlah : 370 orang
Jumlah sampel yang diambil harus sama porsinya dengan jumlah guru sesuai dengan bidang studi. Adapun langkahnya adalah
pertama : tentukan dahulu jumlah sampel dengan presisi 10% menjadi
kedua : tentukan jumlah sampel untuk masing-masing strata
1.c Disproportionate random sampling
Pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata tetapi sebagian ada yangn kurang proporional, contohnya
1.d Area sampling (sampel kluster )
Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan cara mengambil wakil dari tiap wilayah gewografis yang ada. Misalnya penelitian tentang tingkat pendidikan warga di desa tambakmekar RW 04. RW 04 terdiri dari 5 RT misalnya, maka sampel harus memuat warga dari tiap RT.

2. non propability sampling
Teknik pengambilan sampel yang tidak memberikan kesempatan yang sama pada setiap anggota populasi untuk terambil sebagai sampel.
2.a Sampling sistematis
Pengambilan sampel yang didasarkan pada urutan anggota dalam populasi secara
seragam. Misalnya Diketahui daftar pelanggan PT Telkom yang telah diberi nomor dari 1 sampai 1000. Pelanggan yang diambil sebagai sampel adalah mereka yang memilki no urut kelipatan 1, 10, 20, 30, dan seterusnya.

2.b Sampling kuota
Teknik pengambilan sampel dengan menetapkan jumlah (jatah ) sesaui dengan pertimbanga peneliti. Selanjnya jatah itulah yang dijadikan dasar untuk mengambil sampel. Contohnya untuk menentukan kuota haji penduduk indonesia yang berjumlah 250 jt orang maka diambil jatah 250.000 orang.

2.c sampling aksidental
Teknik pengambilan sampel berdasarkan faktor spontanitas, artinya siapa saja yangsecara tidak sengaja bertemu dengan peneliti dijadikan sampel. Misalnya untuk meneliti produk sabun yang diminati konsumen pada supermarket X, maka diambil sampel pelanggan yang datang dan ditemui peneliti di hari tersebut.

2.d Purposive sampling
Pengambilan sampel dengan menggunakan pertimbangan-pertimbangan tertentu dari peneliti. Misalnya peneliti ingin mengetahui tentang jenis penyakit warga desa tambakmekar maka yang dipilih menjadi sampel adalah para dokter, bidan atau mantri di puskesmas desa.

2.e sampling jenuh
Yaitu pengambilan sampel dengan cara menjadikan seluruh anggota populasi menjadi sampel.

2.f Snowball sampling (getuk tular)
Teknik pengambilan sampel dengan cara mengambil jumlah sampel sedikit terlebih dahulu, lalu dari jumlah yang sedikit tersebut berkembang menjadi banyak. Misalnya peneliti ingin mengetahui latar belakang keluarga para pecandu narkoba di suatu tempat, maka peneliti dapat memulai dari satu atau dua orang responden dahulu, selanjutnya dari informasi responden tersebut peneliti dapat menambah jumlah respondennya.
METODE DAN INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA
Setelah menetapkan tujuan dan obyek penelitian, maka langkah selanjutnya adalah membuat alat ukur atau instrument penelitian. Instrumen penelitian digunakan untuk memperoleh data yang relevan dengan tujuan penelitian tentang obyek yang diteliti. Penyusunan instrument penelitian harus tetap mengacu pada definisi operasional yang telah dijabarkan pada bab Kerangka teori. Misalnya pada kerangka teori telah dijelaskan bahwa kriteria keluarga sejahtera adalah keluarga yang…
1. Tinggal di rumah sendiri, berlantai keramik, dinding 50% menggunakan batu bata atau batako , luasnya lebih besar dari 40 m2, memiliki kamar mandi dan kakus, beratap genteng, seng atau asbes dan memilki aliran listrik dan sumber air.
2. Dalam sehari anggota keluarga makan minimal tiga kali.
3. Apabila anggota keluarga sakit, maka pemeriksaan dan pengobatan dilakukan di dokter, puskesmas atau rumah sakit.
Untuk menentukan apakah suatu keluarga sudah termasuk sejahtera atau belum, maka peneliti menyusun angket atau panduan wawancara dengan mempertimbangkan kriteria di atas.
Instrumen penelitian dapat berupa angket/kuesioner, panduan wawancara, panduan observasi dan tes menyesuaikan dengan metode dan tujuan penelitian. Sebelum peneliti berhadapan dengan responden, peneliti sudah terlebih dahulu menyiapkan instrument penelitian. Berikut adalah penjelasan untuk masing-masing metode pengumpulan data tersebut.
1. Kuesioner/angket
Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang diketahui”. Suharsimi Arikunto (1999:140).
Dipandang dari cara menjawabnya, maka ada:
• Kuesioner terbuka, yang memberi kesempatan kepada responden untuk menjawab dengan kalimat sendiri.
• Kuesioner tertutup, yang sudah disediakan jawabanya sehingga responden tinggal memilih.
2. Interview/wawancara
Interview adalah usaha mengumpulkan informasi dengan mengajukan sejumlah pertanyaan secara lisan untuk-dijawab secara lisan pula. Ciriutama dari interview adalah kontak langsung dengan tatap muka (face to face relationship) antara si pencari informasi (interviewer atau information hunter) dengan sumber informasi (interviewee) (Hadari Nawawi, 1995: 124).
Jenis Interview

• Interview bebas, yaitu pewawancara bebas menanyakan apa saja, tetapi juga mengingat akan data apa yang akan dikumpulkan

• Interview terpimpin, yaitu interview yang dilakukan oleh pewawancara dengan membawa sederetan pertanyaan lengkap dan terperinci
Interview bebas terpimpin, yaitu kombinasi antara interview bebas dan interview terpimpin
3. Observasi
Penelitian yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan terhadap obyek baik secara langsung maupun tidak langsung disebut pengamatan atau observasi”(Mohamad Ali, 1995 : 91).
Jenis observasi dibagi dua yaitu:

• Observasi langsung merupakan pengamatan terhadap perilaku dan kondisi lingkungan yang tersedia di lokasi penelitian untuk diteliti. Dalam penelitian ini peneliti bersifat pasif sebagai pengamat.
• Observasi berperan merupakan pengamatan dengan cara khusus dimana peneliti tidak bersifat pasif sebagai pengamat namun memainkan peran yang mungkin dalam berbagai situasi bahkan berperan menggairahkan peristiwa yang sedang dipelajari.
Sebelum pengamatan dilakukan peneliti menyiapkan panduan pengamatan, kemudian pada saat mengamati peneliti dapat menggunakan lembar pengamatan untuk mencatat hal-hal yang diamatinya. Lembar pengamatan dapat berupa ceklis maupun catatatan kejadian.
3. Tes (Test)
Tes sebagai instrument pengumpulan data adalah serangkaian pertanyaan atau latihan yang digunakan untuk mengukur keterampilan pengetahuan, intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.
Catatan bagi kelompok TeSIS
1. Setiap kelompok wajib menyiapkan dan berkonsultasi dengan pembimbing materi tentang angket/kuesioner, panduan wawancara, panduan observasi atau soal test sebelum instrument tersebut digunakan di lapangan.
2. Setiap kelompok wajib berkonsultasi dengan pembimbing teknis (guru bahasa Indonesia) berkaitan dengan pengunaan bahasa dalam instrument penelitian dan laporan karya tulisnya.
3. Pada setiap konsultasi kelompok meminta tanda-tangan pembimbing materi/teknis masing-masing pada lembar yang telah disediakan.