Archive for Maret, 2014

STATISTIK SMAN 8 JAKARTA, 2013/2014

Maret 31, 2014

Inilah data statistik SMAN 8 Jakarta

JALUR UMUM

statistilk sman 8

 

 

JALUR LOKAL

statistik jalur lokal

Iklan

Data Sebaran Nilai Ujian yang Diterima di SMA Negeri 8 Jakarta

Maret 31, 2014

tahap umum 2 tahap lokal 1 tahap umum 1

Yang harus diingat :

1.urutan seleksi adalah : jalur umum,..  jalur lokal,.. jalur umum 2..  jalur lokal 2

2. wajib ikut jalur umum dulu,.. sebelum ikut jalu rlokal.  Tidak boleh langsung ke jalur lokal.

3. jalur lokal disesuaikan dengan lokasi

4. yang sudah diterima di jalur sebelumnya,. tidak bisa mendaftar di jalur sesudahnya,… yang sudah diterima wajib lapor diri,.. jika tidak akan hilangkan/ tidak bisa ikut dari seleksi dalam tahun ini

 

DASAR DAN CARA SELEKSI,.. masuk SMAN 8 Jakarta

Maret 31, 2014

DASAR DAN CARA SELEKSI

Seleksi PPDB dilakukan secara online dan dilakukan dengan urutan langkah sebagai berikut :

  1. nilai rata-rata hasil UN/UNPK;
  2. urutan pilihan sekolah;
  3. perbandingan nilai UN/UNPK setiap mata pelajaran yang lebih besar dengan urutan langkah :
    1. Bahasa Indonesia;
    2. Matematika;
    3. Bahasa Inggris;dan
    4. Ilmu Pengetahuan Alam.
  4. waktu verifikasi pendaftaran ke sekolah
  5. umur calon peserta didik baru.

 

PEMILIHAN SEKOLAH TUJUAN,.. jalur prestasi,OSN dan olah raga

Maret 31, 2014

PEMILIHAN SEKOLAH TUJUAN

Jumlah maksimal pilihan sekolah pada sekolah SMA reguler untuk pelaksanaan PPDB sebagai berikut :

  1. SMA maksimal 3 (tiga) pilihan sekolah
  2. Untuk Jalur Lokal maksimal 3 (tiga) pilihan sekolah sesuai dengan zona kecamatan

 

PESERTA LUAR DAERAH, SISWA KHUSUS DAN SISWA PRESTASI

A. LUAR DAERAH

Kuota maksimum untuk Siswa Luar Kota adalah 5% dari total daya tampung.

B. PRESTASI

I. PELAKSANAAN PRESTASI

1. PPDB Jalur Berprestasi dilaksanakan pada jenjang SMP, SMA dan SMK serta
proses pendaftaran PPDB dilakukan secara langsung ke sekolah tujuan.
2. Calon peserta didik baru menyerahkan berkas persyaratan PPDB sesuai dengan
ketentuan kepada panitia tingkat satuan pendidikan.
3. Calon peserta didik baru hanya bisa memilih satu sekolah tujuan.
4. Kuota yang disedikan untuk PPDB Jalur Berprestasi sebanyak 5% (lima persen) dari
daya tampung awal sekolah.
5. Calon peserta didik yang sudah dinyatakan diterima pada sekolah tujuan tidak dapat
mengikuti proses PPDB lain.

II. PERSYARATAN PENDAFTARAN

1. Persyaratan PPDB Jalur Berprestasi sebagai berikut :
a. Calon peserta didik didik baru yang mendapatkan prestasi kejuaraan yang
diselenggarakan secara berjenjang melalui jalur Kedinasan atau Pemerintah
Daerah atau Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) adalah sebagai berikut:
1). untuk calon peserta didik baru berasal dari sekolah di Provinsi DKI Jakarta :
a). juara 1 (medali emas) dari Provinsi DKI Jakarta;
b). juara 1, 2, 3 Tingkat Nasional; atau
c). juara 1, 2, 3 Tingkat Internasional.
2). untuk calon peserta didik baru berasal dari sekolah luar Provinsi DKI Jakarta :
a). juara 1 (medali emas) Tingkat Nasional; atau
b) juara 1, 2, 3 Tingkat Internasional.
b. Calon peserta didik baru berasal dari sekolah di Provinsi DKI Jakarta yang
menjadi peserta Olimpiade Sains Tingkat Nasional/Internasional;
c. Prestasi dan kejuaraan diperoleh calon peserta didik baru 3 (tiga) tahun terakhir
pada satuan pendidikan sebelumnya;

2. Calon peserta didik baru sebagaimana dimaksud pada angka 1 (satu) dapat diterima
pada sekolah tujuan dengan menunjukkan sertifikat asli atau surat keterangan
kejuaraan lomba asli dan menyerahkan fotokopinya;

3. Kejuaraan sebagaimana dimaksud pada angka 1 (satu) huruf a meliputi :
a. Olahraga;
b. Agama; dan
c. Seni dan Budaya.

4. Olimpiade Sains sebagaimana dimaksud pada angka 1 (satu) huruf b meliputi :
a. Olimpiade Sains Nasional (OSN);
b. International Junior Science Olympiad (IJSO);
c. International Mathematics and Science Olympiade (IMSO);
d. Invitation of World Youth Mathematics Intercity Competition (IWYMIC);
e. International Mathematics Competition (IMC);2
f. International Biology Olympiad (IBO);
g. International Physica Olympiad (IPhO);
h. International Mathematic Olympiad (IMO); dan
i. International Chemistry Olympiad (IChO);

III. PENDAFTARAN

1. calon peserta didik baru mendaftar dengan cara datang langsung ke sekolah tujuan
dengan membawa berkas persyaratan sesuai dengan ketentuan;
2. calon peserta didik baru mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh panitia
sekolah, dan menyerahkan fotokopi persyaratan pendaftaran, serta menunjukkan
aslinya;
3. lokasi pendaftaran di sekolah tujuan;

IV. SELEKSI

1. Seleksi dilakukan secara manual dengan memeriksa kelengkapan berkas yang telah
ditetapkan dan sesuai ketentuan persyaratan.
2. Dalam hal jumlah calon peserta didik baru yang mendaftar melebihi daya tampung
sekolah, maka seleksi diutamakan :
a. kejuaraan perorangan;
b. peringkat kejuaraan;
c. apabila peringkat kejuaraan sama, seleksi berdasarkan:
1). nilai rata-rata raport SD/MI kelas 4, 5 dan 6 bagi calon peserta didik baru
SMP;
2). nilai rata-rata raport SMP/MTs kelas 7, 8 dan 9 bagi calon peserta didik
baru SMA / SMK;
d. umur dengan urutan umur lebih tua ke umur lebih muda;

 

PPDB Tahap Kedua,.. cara masuk SMAN 8 Jakarta

Maret 31, 2014

PPDB Tahap Kedua

PPDB Tahap Kedua, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. PPDB Tahap Kedua dapat dilaksanakan apabila masih terdapat sisa kuota setelah pelaksanaan PPDB Tahap Pertama Jalur Lokal;
  2. PPDB Tahap Kedua hanya diperuntukkan untuk calon peserta didik baru yang bertempat tinggal di Provinsi DKI Jakarta yang telah dinyatakan tidak diterima dari:
    1. PPDB Tahap Pertama Jalur Lokal dari SMA; atau
    2. PPDB Tahap Pertama Jalur Umum II dari SMK.
  3. calon peserta didik baru melakukan pengajuan pendaftaran sesuai dengan ketentuan;
  4. jumlah maksimal pilihan sekolah pada pada saat proses pengajuan pendaftaran online maksimal 3 (tiga) pilihan sekolah;
  5. calon peserta didik yang telah melakukan pengajuan pendaftaran wajib melakukan verifikasi pendaftaran ke sekolah terdekat sesuai dengan ketentuan;
  6. calon peserta didik baru yang telah melakukan verifikasi pengajuan pendaftaran akan tetapi tidak diterima di semua sekolah pilihan selama proses seleksi berlangsung, dapat melakukan pengajuan kembali ke PPDB Tahap Kedua SMA

 

PPDB Tahap Pertama Jalur Lokal,.. cara masuk SMAN 8 Jakarta

Maret 31, 2014

PPDB Tahap Pertama Jalur Lokal

PPDB Tahap Pertama Jalur Lokal, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. pelaksanaan PPDB Jalur Lokal dilaksanakan setelah PPDB Jalur Umum selesai;
  2. PPDB Jalur Lokal diperuntukkan untuk calon peserta didik baru dengan ketentuan sebagai berikut :
    1. bertempat tinggal di Provinsi DKI Jakarta;
    2. telah melakukan verifikasi pendaftaran tetapi dinyatakan tidak diterima pada :
      1. PPDB Tahap Pertama Jalur Umum dari SMA; atau
      2. PPDB Tahap Pertama Jalur Umum I dari SMK;
  3. kuota yang disediakan untuk PPDB Tahap Pertama Jalur Lokal maksimal 45 % (empat puluh lima persen) dari daya tampung awal sekolah;
  4. calon peserta didik baru melakukan pengajuan pendaftaran sesuai dengan ketentuan;
  5. jumlah maksimal pilihan sekolah pada pada saat proses pengajuan pendaftaran online maksimal 3 (tiga) pilihan sekolah dalam zona yang telah ditentukan;
  6. calon peserta didik yang telah melakukan pengajuan pendaftaran wajib melakukan verifikasi pendaftaran ke sekolah terdekat sesuai dengan ketentuan;
  7. calon peserta didik baru yang telah melakukan verifikasi pengajuan pendaftaran akan tetapi tidak diterima di semua sekolah pilihan selama proses seleksi berlangsung, dapat melakukan pengajuan kembali ke PPDB Tahap Pertama Jalur Lokal SMA atau PPDB Tahap Pertama Jalur Umum II SMK selama waktu pendaftaran;
  8. apabila setelah pelaksanaan PPDB Tahap Pertama Jalur Lokal masih terdapat sisa kuota, maka kuota dilimpahkan untuk digunakan pada PPDB Tahap Kedua.

 

PPDB Tahap Pertama Jalur Umum,.. masuk SMAN 8 Jakarta

Maret 31, 2014

PPDB Tahap Pertama Jalur Umum

PPDB Tahap Pertama Jalur Umum, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. PPDB Tahap Pertama Jalur Umum diperuntukkan untuk calon peserta didik baru yang bertempat tinggal di :
    1. Provinsi DKI Jakarta; dan
    2. luar kota Provinsi DKI Jakarta;
  2. kuota yang disediakan untuk PPDB Tahap Pertama Jalur Umum maksimal 50% (lima puluh persen) dari daya tampung awal sekolah, dengan rincian :
    1. maksimal 45% (empat puluh lima persen) untuk:
      1. calon peserta didik yang bertempat tinggal dan bersekolah di Provinsi DKI Jakarta;
      2. calon peserta didik yang bertempat tinggal di luar Provinsi DKI Jakarta dan bersekolah di Provinsi DKI Jakarta;
    2. maksimal 5% (lima persen) untuk :
      1. calon peserta didik yang bertempat tinggal di Provinsi DKI Jakarta dan bersekolah di luar Provinsi DKI Jakarta;
      2. calon peserta didik yang bertempat tinggal di luar Provinsi DKI Jakarta dan bersekolah di luar Provinsi DKI Jakarta;
  3. Bagi sekolah yang menyelenggarakan PPDB Jalur Inklusi/PPDB Jalur Berprestasi yang kuotanya masih terdapat sisa, maka sisa kuota tersebut dilimpahkan ke PPDB Tahap Pertama Jalur Umum untuk calon peserta didik yang berasal dari Provinsi DKI Jakarta;
  4. calon peserta didik baru melakukan pengajuan pendaftaran sesuai dengan ketentuan;
  5. jumlah maksimal pilihan sekolah pada pada saat proses pengajuan pendaftaran online maksimal 3 (tiga) pilihan sekolah;
  6. calon peserta didik yang telah melakukan pengajuan pendaftaran wajib melakukan verifikasi pendaftaran ke sekolah terdekat sesuai dengan ketentuan;
  7. calon peserta didik baru yang telah melakukan verifikasi pengajuan pendaftaran tetapi dinyatakan tidak diterima di semua sekolah pilihan selama proses seleksi berlangsung, dapat melakukan pengajuan kembali ke PPDB Tahap Pertama Jalur Umum SMA atau PPDB Tahap Pertama Jalur Umum I SMK selama waktu pendaftaran;dan
  8. apabila setelah pelaksanaan PPDB Tahap Pertama Jalur Umum masih terdapat sisa kuota, maka kuota dilimpahkan untuk digunakan pada PPDB Jalur Lokal.

 

PPDB dan jalur Masuk SMA Negeri 8

Maret 31, 2014

PPDB dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. calon peserta didik baru melakukan pengajuan pendaftaran online dengan cara :
    1. membuka sistem informasi pengelolaan penerimaan peserta didik baru dan mengisi formulir yang terdapat pada dan mencetak bukti pengajuan online; atau
    2. datang ke sekolah, kemudian dengan bantuan operator, calon peserta didik baru mengisi formulir yang terdapat pada sistem informasi pengelolaan penerimaan peserta didik baru dan mencetak bukti pengajuan online;
  2. calon peserta didik baru melakukan verifikasi pengajuan pendaftaran disertai dengan berkas persyaratan PPDB sesuai dengan ketentuan ke sekolah terdekat;
  1. PPDB dilaksanakan 2 (dua) tahap, yaitu :
    1. PPDB Tahap Pertama
      1. Jalur Umum; dan
      2. Jalur Lokal;
    2. PPDB Tahap Kedua
  2. Calon peserta didik baru yang dinyatakan diterima sementara pada saat proses seleksi berlangsung:
    1. tidak dapat mencabut pendaftarannya.
    2. belum dapat mendaftar lagi.
    3. apabila mencabut pendaftaran dinyatakan mengundurkan diri dan tidak dapat mengikuti PPDB kembali.
  3. Calon peserta didik baru yang dinyatakan diterima pada satuan pendidikan tidak dapat mendaftar PPDB lagi.

 

Masuk ke SMA Negeri Tahun 2013/2014, menuju SMAN 8 Jakarta (1)

Maret 31, 2014

Persyaratan PPDB bagi calon peserta didik baru SMA dan SMALB sebagai berikut :

  1. memiliki SKHUN SMP/SMPLB/MTs, DNUN Paket B atau SKYBS; dan
  2. berusia maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada hari pertama masuk sekolah.
  3. menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) serta memperlihatkan KK asli.

 

Melanggar aturan,.. sudah biasa,..

Maret 31, 2014

sie kesenian

 

Kegiatan sekolah seharusnya diketahui oleh pihak sekolah dan orang tua. Beberapa hari sebelumnya, ada orang tua melalui SMS mempertanyakan tentang kepergian ananda pada sebuah kegiatan subsie yang tidak diikuti oleh pembinan subsise tersebut. Berkumpul di bilangan Gudang Peluru, menginapo di Puncak dan membayar Rp. 200.000.

Dari kejadian ini dapat diambil makna beberapa hal :

  • pergi tanpa ijin sekolah, padahal kegiatan OSIS,
  •  selama ini sekolah menjaga komitmen dengan ortu bahwa jika ada kegiatan maka akan ada surat dari sekolah, surat ijin ortu dan guru yang mendampingi,..
  • saya sudah telepon pembinan YBS,.. ternyata nggak ada ijin,..
  • yang sangat saya sayangkan ,.. orang tua siswa mengijinkannya…
  • wah bingung saya,.. karena memberi peluang dan pembelajaran kepada siswa,. bahwa pergi tanpa ijin itu biasa dan tidak memberi tahu sekolah itu AMAT BIASA,..

Lagi-lagi perlu disadari bahwa pendidikan di sekolah bukan hanya tanggung jawab guru,.. orang tua juga mempunyai andil besar, duduk berdampingan dan berdiskusi untuk membuat kegiatan yang baik dan bertanggung jawab selain tepat sasaran adalah hal yang utama. Tanpa sadar kegiatan ini menanamkan sesuatu yang banget-banget. Kakak kelas berhasil meyajkinkan para siswa bahwa ini adalah kegiatan penting dan legal, buat para siswa angkatan dibawahnya.. wah nggak kenapa-kenapa kok,… buat orang tua harus sadar bahwa semua hal ada aturannya,… semoga menjadi bahan pengingat…