Archive for November, 2008

AWAS, berbahaya !!!

November 29, 2008

Dari milis :

Penting dan perlu perhatian kita

Hai para wanita, air dalam botol plastik di mobil Anda, sangatlah
berbahaya!!! !
Dengan cara inilah Sheryl Crow mengalami kanker payudara. Dia tampil di
acara Ellen show dan mengatakan hal yang sama persis. Hal ini telah
diidentifikasikan sebagai penyebab paling utama pada kanker payudara,
terutama di Australia .

Seorang teman yang ibunya didiagnosamengidap kanker payudara baru-baru
ini. Dokter berkata : wanita tidak boleh meminum minuman yang sudah lama
berada di dalam mobil.

Dokter berkata bahwa hawa panas yang memanaskan bahan plastik dalam botol
memiliki bahan kimia tertentu yang dapat menyebabkan kanker payudara.
Jadi tolong berhati-hatilah dan jangan minum air dalam botol plastik yang
sudah ditinggalkan di dalam mobil, dan kirimkan keteman-teman wanita
Anda.

Informasi seperti ini sangatlah kita perlukandan kita harus berhati-hati,
dan mungkin akan menyelamatkan hidup kita. Hawapanas dapat menyebabkan
toksin/racun dari plastik menjadi bocor danberca mpu r dengan air dan
mereka telah menemukan racun ini pada jaringan payudara. Sebisa mungkin
gunakan gelas stainless steel atau botol kaca.
Biarlah semua orang yang me mpu nyai istriatau teman wanita atau anak
pere mpu an mengetahui ini semua.

Nb : jangan pernah membuat minuman panas dengan gelas plastik. Karena
saat anda menuangkan air panas ke gelas tersebut senyawa dari plastic tsb
ikut
larut bersama air. Dan saat diminum anda pasti akan merasakan sedikit
pusing2.
Begitupula mungkin dian tara anda ada yang suka mengkonsumsi
POP mie atau makanan dengan kemasan dari bahan sterofom. Sebisa mungkin
jangan langsung menyeduh dengan air panas mengunakan sterofom
tersebut .

Yang berbahaya dilingkungan kita;

1. BEKAS BOTOL AQUA

Mungkin sebagian dari kita me mpu nyai kebiasaan memakai dan memakai
ulang botol plastik (Aqua, VIT , etc) dan menaruhnya di mobil atau di
kantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol
(disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai
di botol2 ini mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman
untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama,
tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh
dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik
rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih
baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan
memakai botol plastik.

2 . PENGGEMAR SATE

Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena
ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil
pembakaran
arang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya
obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan
sate. Karena sate me mpu nyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi
timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun
setelah makan sate.

3. UDANG DAN VITAMIN C

Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan
menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses
reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat
keracunan yang fatal dalam hitungan jam.
** Yang ini kudu diinget neh… pokoke jangan makan vitamin C berlebihan
setelah ato sebelum makan udang… nanti bisa kena food poisoning
(keracunan makanan). Vitamin C bisa aja dari buah2 an yang mengandung
vitamin C seperti jeruk… Jadi jangan makan jeruk kalo mo makan udang.
Temen kantor gua dah ada yang alamin kena food poisoning ini. **

4. MI INSTAN

Untuk para penggemar mi instan, pastikan Anda punya selang waktu
paling tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika
Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata
terdapat lilin yang melapisi mi instan.. Itu sebabnya mengapa mi
instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie
instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti
kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya
waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi
instan setiap hari . Akhirnya dia menderita kanker.
Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin
dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita
memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan
lilin tersebut.

5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN

Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita
konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar
bungkus makanan dan cenderung dian ggap sebagai ‘pelindung ‘ makanan.
Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan.
Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan
pada
makanan me mpu nyai fungsi kesehatan, pengawetan,
kemudahan, penyeragaman, promosi, dan informasi. Ada begitu banyak
bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu
kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan
Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya.

Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.

A. Kertas.

Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah)
yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung
timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam
tubuh manusia , timbal masuk melalui saluran pernapasan atau ngan kita.
pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemu dian menyebar ke
berbagai jaringan lain, seperti: ginjal , hati, otak, saraf dan tulang.
Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu
pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelu mpu han) . Keracunan yang
terjadipun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk terhindar dari makanan
yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang.
Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe
goreng yang dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari
si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah
berpindahnya timbale makanan tsb.
Sebagai usaha pencegahan , taruhlah makanan jajanan tersebut di atas
piring.

=

B . Styrofoam

Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu
pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini
membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam
yang dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan
karena ma mpu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat
dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga ma mpu
mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang,
mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah,
lebih aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan
Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu styrofoam dalam makanan
sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan endocrine disrupter
(EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat adanya
gangguan pada system endokrinologi dan reproduksi manusia akibat
bahan kimia karsinogen dalam makanan.

JADILAH SAHABAT BAGI ORANG LAIN DAN KIRIMKAN TULISAN INI SEBANYAK MUNGKIN
KEPADA SAHABAT ANDA.

Best Regards,
Doid   Iswahyudi

PT. Global Process Systems
Sekupang Logistic Base, Block F No.6,
Jln. R E. Martadinata , Sekupang
Batam-Indonesia
Telp   : +62-813-7283- 5963
Email :www.doid.iswahyudi@ gps-intl. com ; www.doid.iswahyudi@ yahoo.com

PERLENGKAPAN SISWA DAN KELOMPOK

November 28, 2008


PERLENGKAPAN
SISWA DAN KELOMPOK

A. SISWA
1. Pakaian pribadi secukupnya
2. Alat-alat Mandi
3. Obat-obatan Pribadi
4. Buku Penunjang Penelitian dan Alat Tulis
5. Ponco/ Jas Hujan atau Payung
6. Topi

B. KELOMPOK
1. Alat Bantu Penelitian atau Pencarian Data ( Tape Recorder, Laptop, Handycam,
Kalkulator dan Buku Penunjang)
2. Alat Makan dan Minum
3. Kelengkapan Presentasi ( Karton Manila, Spidol Warna, Penggaris, Selotif )
4. Cinderamata untuk Nara Sumber atau Responden ( tergantung kondisi

TATA TERTIB KEGIATAN TeSIS 2008

November 28, 2008

A. Peserta
1. Atribut
a. Berpakain rapi dan sopan, memakai celana panjang, tidak memakai pakaian
ketat dan celana pendek
b. Membawa tanda pengenal peserta/ berpakaian seragam
c. Memakai kaos TeSIS saat acara yang ditentukan

2. Kewajiban
a. Mengikuti semua rangkaian acara TeSIS
b. Beribadah sesuai dengan agama masing-maisng
c. Menjaga nama baik SMA Negeri 8 Jakarta
d. Bersikap sopan dan santun, serta ramah dalam bertutur sapa
e. Membawa buku panduan selama kegiatan berlangsung
f. Mengikuti acara dengan sungguh-sungguh, kompak, ceria, disiplin dan penuh

tanggung jawab
g. Selalu berkoordinasi dengan Tutor atau Panitia
h. Peserta yang karena sesuatu hal akan meninggalkan lokasi TeSIS, wajib
melapor kepada Panitia atau Tutor dan harus mendapatkan ijin tertulis dari
panitia

B. Tutor
1. Atribut
Selama kegiatan TeSIS 2008, selalu menggunakan Tanda Pengenal TUTOR yang sudah ditentukan
2. Kewajiban
a. Berpartisipasi aktif membimbing peserta TeSIS 2008
b. Berusaha menerapkan disiplin dan menumbuhkan motivasi minat penelitian pada
para peserta TeSIS 2008
c. Menjaga Nama Baik dan Kehormatan SMA Negeri 8 Jakarta
d. Membina hubungan kekeluargaan yang baik dengan tuan rumah dan masyarakat di
wilayah penelitian
3. Tugas Tutor
a. Membantu kelompok binaan mencari data
b. Membantu kelompok binaan dalam pengolahan data
c. Membantu kelompok binaan dalam pembagian tugas
d. Membantu kelompok binaan menata, menyusun dan melaksanakan kegiatan sehari-hari

C. Tamu ( Orangtua/ Wali )
a. Mentaati waktu kunjung
b. Melapor ke panitia saat tiba dan pulang
c. Mematuhi tata tertib yang telah ditentukan

D. Sanksi
1. Terhadap Peserta
a. Peringatan dari Panitia TeSIS 2008
b. Dipulangkan ke Jakarta
c. Dinyatakan Tidak Lulus Karya Ilmiah
2. Terhadap Panitia/ Tutor
a. Peringatan Lisan dari Panitia
b. Peringatan Tertulis dari Ketua Panitia
c. Peringatan dari Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Jakarta

REKAPITULASI UKURAN KAOS TESIS 2008

November 28, 2008
REKAPITULASI UKURAN KAOS TESIS 2008
SISWA
KELAS S M L XL
PJ PJ PJ PJ
XI A 4 1 20 2 12 1 40
XI B 4 1 22 8 2 3 40
XI C 3 1 22 3 9 2 40
XI D 3 17 1 14 3 2 40
XI E 2 27 1 5 1 4 40
XI F 11 1 17 2 5 4 40
XI G 5 1 13 3 14 1 3 40
XI H 1 2 16 16 2 3 40
XI I 7 1 20 1 9 2 40
XI IPS 8 1 11 9 2 9 40
XI I A 6 11 1 3 21
XI I B 3 6 5 3 17
XI HUM 4 2 3 9
0
JUM 53 11 199 18 115 15 36 0 447

Teknik Pengambilan Sampel

November 28, 2008


Dalam bukunya Riduwan (Skala pengukuran variabel-variabel penelitian, Bandung, CV Alfabeta, cetakan ke-2) mengatakan bahwa populasi adalah keseluruhan dari karakteristik atau hasil unit pengukuran yang menjadi obyek penelitian. Nawawi menyebutkan bahwa populasi adalah totalitas semua nilai yang mungkin baik yang diperoleh dari hasil menghitung maupun mengukur. Nazir menambahkan bahwa populasi adalah data, bukan orang tau bendanya.

Berkaitan dengan jumlah populasi, maka populasi dibagi menjadi dua bagian yaitu pertama :populasi terbatas dimana batasnya secara kuantitatif dapat dihitung. Misalnya jumlah siswa SMA Negeri 8 Jakarta, jumlah penduduk desa tambakmekar dan jumlah guru SMAN 8 Jakarta. Kedua: populasi tak terbatas dimana banyak populasinya tidak bisa dinyatakan dengan jumlah misalnya kandungan emas di sungai X, berapa liter pasang surut air laut pada bulan purnama.
Berdasarkan sifatnya maka populasi dibagi menjadi dua bagian yaitu
1. populasi homogen, sumber data memiliki sifat yang sama
2. populasi heterogen, sumber datanya memiliki sifat yang berbeda.

Apabila kita telah menetapkan masalah penelitian dan kita sudah membatasi populasi,maka masalah berikutnya yang muncul adalah kita memiliki keterbatasan dalam mengakses seluruh populasi, sehingga dikembangkanlah teknik untuk dapat mengambil keseimpulan berkaitan dengan populasi tetapi dengan data yang lebih terbatas. Data terbatas tetapi masih memiliki sifat atau karakteristik populasi tersebut dinamakan sampel.
Keuntungan menggunakan sampel adalah
1. memudahkan peneliti
2. Penelitian lebih efisien (penghematan uang, waktu dan tenaga)
3. Lebih teliti dan cermat dalam pengumpulan data.
4. penelitian lebih efektif, sehingga menghemat penggunaan specimen, mengurangi atau melokalisir efek destruktifd dari perlakuan.
Teknik pengambilan sampel adalah suatu cara mengambil sampel yang representatif dari populasi. Ada dua macam teknik pengambilan sampel yaitu:
Untuk menentukan jumlah sampel (n) digunakan ketentuan sebagai berikut :
Jumlah sampel menggunakan rumus dari Taro Yamate :
N
n= ————
N*d^2 + 1
dimana N adalah jumlah populasi dan d adalah tingkat presisi yang ditetapkan.
Misalnya jika diketahui jumlah populasi guru SD sebesar 138 orang dan akan dilakukan penelitian dengan tingkat presisi 10% maka jumlah sampel yang harus diambil adalah 58 orang.
Surakhmad berpendapat bahwa apabila ukuran populasi kurang lebih 100, maka jumlah sampel sekurang-kurangnya 50% dari ukuran populasi. Apabila ukuran populasi lebih dari 1000, maka jumlah sampel sekurang-kurangnya 15%.

1. probability sampling
probability sampling adalah cara pengambilan sampel dengan memberikan kesempatan yang sama bagi anggota populasi untuk terambil sebagai sampel, yang tergolong teknik ini adalah
1.a simple random sampling
Teknik pengambilan sampel secara acak tanpa memperhatikan strata/tingkatan anggota populasi tersebut.

1.b Proportionate stratified random samplng
Pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata secara proporsional, teknik ini digunakan apabila anggota populasi tidak homogen berkaitan dengan karakteristik yang diteliti. Contohnya guru DKI jakarta yang mengikuti ujian sertifikasi :
guru bahasa Indonesia : 100 orang
guru bahasa Inggris : 70 orang
guru Matematika : 120 orang
guru Biologi : 30 oang
guru Fisika : 50 orang
Jumlah : 370 orang
Jumlah sampel yang diambil harus sama porsinya dengan jumlah guru sesuai dengan bidang studi. Contohnya jumlah sampel guru bahasa Indonesia menjadi
pertama : tentukan dahulu jumlah sampel dengan presisi 10% menjadi

370
————– = 77.24 = 77 orang
370*0.1^2 + 1

kedua : tentukan jumlah sampel untuk masing-masing strata
100
— x 77 = 20,8 = 21 orang
370

1.c Disproportionate random sampling
Pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata tetapi sebagian ada yangn kurang proporional, contohnya

guru BP : 1 orang
guru bahasa Indonesia : 100 orang
guru bahasa Inggris : 70 orang
guru Matematika : 120 orang
guru Biologi : 30 oang
guru Fisika : 50 orang
Jumlah : 371 orang

jumlah sampel untuk guru BP satu orang.

1.d Area sampling (sampel kluster )
Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan cara mengambil wakil dari tiap wilayah gewografis yang ada. Misalnya penelitian tentang tingkat pendidikan warga di desa tambakmekar RW 04. RW 04 terdiri dari 5 RT misalnya, maka sampel harus memuat warga dari tiap RT.

2. non propability sampling
Teknik pengambilan sampel yang tidak memberikan kesempatan yang sama pada setiap anggota populasi untuk terambil sebagai sampel.

2.a Sampling sistematis
Pengambilan sampel yang didasarkan pada urutan anggota dalam populasi secara
seragam. Misalnya Diketahui daftar pelanggan PT Telkom yang telah diberi nomor dari 1 sampai 1000. Pelanggan yang diambil sebagai sampel adalah mereka yang memilki no urut kelipatan 1, 10, 20, 30, dan seterusnya.

2.b Sampling kuota
Teknik pengambilan sampel dengan menetapkan jumlah (jatah ) sesaui dengan pertimbanga peneliti. Selanjnya jatah itulah yang dijadikan dasar untuk mengambil sampel. Contohnya untuk menentukan kuota haji penduduk indonesia yang berjumlah 250 jt orang maka diambil jatah 250.000 orang.

2.c sampling aksidental
Teknik pengambilan sampel berdasarkan faktor spontanitas, artinya siapa saja yangsecara tidak sengaja bertemu dengan peneliti dijadikan sampel. Misalnya untuk meneliti produk sabun yang diminati konsumen pada supermarket X, maka diambil sampel pelanggan yang datang dan ditemui peneliti di hari tersebut.

2.d Purposive sampling
Pengambilan sampel dengan menggunakan pertimbangan-pertimbangan tertentu dari peneliti. Misalnya peneliti ingin mengetahui tentang jenis penyakit warga desa tambakmekar maka yang dipilih menjadi sampel adalah para dokter, bidan atau mantri di puskesmas desa.

2.e sampling jenuh
Yaitu pengambilan sampel dengan cara menjadikan seluruh anggota populasi menjadi sampel.

2.f Snowball sampling (getuk tular)
Teknik pengambilan sampel dengan cara mengambil jumlah sampel sedikit terlebih dahulu, lalu dari jumlah yang sedikit tersebut berkembang menjadi banyak. Misalnya peneliti ingin mengetahui latar belakang keluarga para pecandu narkoba di suatu tempat, maka peneliti dapat memulai dari satu atau dua orang responden dahulu, selanjutnya dari informasi responden tersebut peneliti dapat menambah jumlah respondennya.

(Ahmad Yani, M.SI)
Sumber :
Riduwan, Drs, MBA (2006), Belajar mudah penelitian untuk guru-karyawan dan peneliti pemula, Bandung, Alfabeta

USM ITB 2009

November 26, 2008

(USM-ITB TERPADU) TAHUN AKADEMIK 2009/2010

ITB, sebagai salah satu Perguruan Tinggi di Indonesia, seyogyanya menggunakan skema penerimaan mahasiswa baru yang memberikan alternatif lebih banyak kepada calon mahasiswa dalam menentukan pilihannya.

Pada tahun 2009, ITB akan melakukan penerimaan mahasiswa baru program sarjana dalam Ujian Saringan Masuk ITB (USM-ITB) Terpadu, yang meliputi lima program seleksi, yaitu :

  • Program Penelusuran Minat, Bakat, dan Potensi ITB (PMBP-ITB), yang terdiri atas :
    • PMBP-ITB 2009 di Daerah, diselenggarakan ITB secara mandiri di beberapa kota di Indonesia (Jakarta, Bandung, Palembang, Balikpapan, Pekanbaru, Makasar, dll) pada bulan Maret 2009
    • PMBP-ITB 2009 Terpusat, diselenggarakan ITB secara mandiri, di kota Bandung, pada tanggal 30 dan 31 Mei 2009.
  • Program Kemitraan Nusantara ITB (KN-ITB), untuk menjaring calon mahasiswa terbaik yang diajukan oleh instansi-instansi mitra ITB (Pemerintah Daerah, Perusahaan Mitra ITB, Instansi Pemerintah lainnya)
  • Program Seleksi Mahasiswa Transfer ITB (SMT-ITB), bagi para mahasiswa transfer dari universitas mitra ITB yang ingin melanjutkan pendidikan program sarjana di ITB, dan diajukan oleh universitas asalnya.
  • Program Seleksi Mahasiswa Internasional ITB (SMI-ITB), bagi calon mahasiswa berkewarganegaraan asing yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi di ITB.
  • Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri, yang rencananya akan diadakan pada bulan Juli 2009, dilaksanakan oleh DITJEN DIKTI, DEPDIKNAS RI.

Di luar kelima program penerimaan mahasiswa baru tersebut diatas, ITB tidak melakukan proses Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana dengan cara lain, serta tidak melakukan perekrutan calon mahasiswa secara perorangan.

Pendidikan di ITB adalah pendidikan kesarjanaan yang memberikan penguasaan ilmu yang komprehensif disertai wawasan yang luas, dan dilengkapi dengan kesadaran akan pemanfaatannya, sehingga para lulusannya memiliki kemampuan dan naluri pengembangan dan/atau penerapannya, baik secara mandiri maupun dengan bekerjasama, termasuk kerjasama antar disiplin. Atas dasar itu, penerimaan mahasiswa di ITB, untuk semua jalur Ujian Saringan Masuk, dilaksanakan melalui penerimaan di tingkat Fakultas/Sekolah. Hal ini mungkin berbeda dengan beberapa universitas lain di Indonesia.

Pada tahun kedua, mahasiswa ditempatkan pada program studi yang diminatinya berdasarkan prioritas pilihannya, tempat yang tersedia, serta prestasi akademik yang dicapainya di tahun pertama perkuliahan. Kemungkinan bahwa seorang mahasiswa akhirnya dijuruskan pada program studi bukan pilihan utamanya dapat saja terjadi. Namun demikian karena pengelompokan program studi dalam suatu Fakultas/Sekolah didasarkan atas keserumpunan dan kontekstualitas keilmuan yang sama, maka perbedaan antara program studi yang satu dengan program studi yang lain di dalam Fakultas/Sekolah yang bersangkutan, tidak signifikan.

Selain itu lulusan pendidikan sarjana ITB disiapkan untuk menghadapi perubahan dan mengikuti perkembangan. Oleh karena itu setiap mahasiswa ITB jika menginginkan dapat mengambil mata kuliah dari program studi lain 10-30 % (tergantung pada ketentuan yang berlaku di program studi yang dimasukinya). Dengan demikian kesempatan untuk mengambil mata kuliah dari program studi yang menjadi pilihan utamanya tidak tertutup sama sekali, walaupun tidak sebanyak yang diinginkannya.

Dengan mempertimbangkan sistem pendidikan sarjana ITB tersebut, ITB menyarankan agar calon mahasiswa yang lebih menginginkan pendidikan vokasional, yaitu pendidikan yang lebih mengutamakan keahlian dalam bidangnya saja, atau hanya ingin masuk program studi tertentu saja, sebaiknya mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum memilih untuk mengikuti pendidikan di ITB ini.

silakan buka http://www.itb.ac.id

UGM 2009

November 26, 2008

RAGAM PROGRAM UM UGM 2009

1. PENELUSURAN BIBIT UNGGUL
a. Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM)
  • Ditujukan bagi siswa dengan kemampuan akademik tinggi tetapi tidak mampu secara ekonomi, dan mantap membangun masa depan bersama UGM.
  • Peserta diusulkan oleh sekolah.
  • Tiap sekolah mengajukan maksimal 2 (dua) peserta.
  • Peserta dibebaskan dari biaya pedaftaran.
  • Biaya pendidikan selama 8 (delapan) semester ditanggung oleh mitra UGM.
b. Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB)
  • Ditujukan bagi siswa pemenang kompetisi bidang ilmu pengetahuan tingkat nasional atau finalis olimpiade bidang ilmu pengetahuan tingkat internasional.
  • Peserta diusulkan oleh sekolah.
  • Pilihan program studi harus sesuai dengan bidang prestasinya.
  • Biaya pendidikan selama 8 (delapan) semester seluruhnya ditanggung oleh UGM untuk PBUB beasiswa dan ditanggung oleh orangtua/wali untuk PBUB mandiri.
  • Peserta yang lolos seleksi berkas wajib mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) yang diselenggarakan oleh UGM di sekolah masing-masing.
c. Penelusuran Bakat Olahraga dan Seni (PBOS)
  • Ditujukan bagi siswa dengan bakat khusus di bidang olahraga atau seni.
  • Peserta diusulkan oleh sekolah.
  • Biaya pendidikan ditanggung oleh orangtua/wali peserta.
  • Peserta yang lolos seleksi berkas wajib mengikuti tes ketrampilan di UGM sesuai bakatnya.
  • Program studi Pendidikan Dokter tidak menerima mahasiswa baru melalui PBOS.
d. Penelusuran Bakat Swadana (PBS)*
  • Ditujukan bagi siswa dengan kemampuan akademik tinggi.
  • Peserta diusulkan oleh sekolah.
  • Biaya pendidikan ditanggung oleh orangtua/wali peserta.
  • Peserta wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) dan tes Ilmu Pengetahuan Dasar (IPD) di lokasi yang dipilih saat mendaftar.
  • Peserta yang lolos seleksi wajib mengikuti tes wawancara di UGM.
e. Penelusuran Bibit Unggul Pembangunan Daerah (PBUPD)*
  • Ditujukan bagi siswa dengan kemampuan akademik tinggi.
  • Program ini merupakan bentuk kepedulian UGM terhadap pembangunan daerah melalui kemitraan antara daerah dengan UGM, berbasis potensi wilayah dan kearifan lokal menuju kemajuan dan martabat bangsa Indonesia.
  • Peserta diusulkan dan dibiayai oleh Pemda, dinas-dinas pemerintah di daerah, institusi, dan/atau perusahaan yang kredibel di daerah.
*Informasi PBS dan PBUPD akan ditampilkan mulai Desember 2008.
2.
UJIAN TULIS
a.
Diadakan untuk memilih calon mahasiswa baru yang berkualitas dengan kemampuan akademik dan potensi unggul untuk menunjang penyelesaian pendidikan di UGM sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.
b.
Materi seleksi meliputi Tes Potensi, Ilmu Pengetahuan Dasar, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Sosial.
c.
Ujian dilaksanakan di Yogyakarta, Madiun, Jakarta, Tangerang, Cirebon, Palembang, Pekanbaru, Balikpapan, Lhokseumawe (NAD), Bandar Lampung, dan Batam.
3.
SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN)
a.
Pada program ini UGM menerima sebanyak-banyaknya 18% dari total daya tampung.
b.
Diselenggarakan oleh Panitia Pusat SNMPTN.
c.
Keterangan lengkap dapat dilihat di situs http://um.ugm.ac.id/.

Seleksi Masuk UI

November 26, 2008

SIMAK

SIMAK-UI (Seleksi Masuk UI) adalah ujian seleksi masuk UI yang diselenggarakan oleh UI bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di UI untuk program pendidikan sebagai berikut:

  • Program Sarjana Reguler
  • Program Sarjana Kelas Paralel
  • Program Vokasi

SIMAK UI menggantikan UMB yang dilaksanakan pada tahun 2008

Setiap siswa SMA yang memenuhi persyaratan dapat memilih mengikuti salah satu atau lebih program pendidikan yang seleksinya melalui SIMAK UI (Seleksi Masuk Universitas Indonesia).Khusus Program Sarjana Reguler seleksi ujian masuk selain melalui SIMAK-UI juga dapat melalui SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

Seleksi Masuk Universitas Indonesia
Minggu, 1 Maret 2009
Di 40 lokasi seluruh Indonesia

Jadwal Pendaftaran

Jenjang Lokasi Ujian Pendaftaran Seleksi Masuk
Vokasi
Sarjana Reguler             
Sarjana Kelas Paralel
40 lokasi di Seluruh  Indonesia
19 Jan-22 Feb 2009 1 Maret 2009

Biaya Pendidikan (*tahun 2008)

Jalur Penerimaan
BOP
(per semester)
Uang Pangkal
(Semester 1 tahun 1)
Reguler (SIMAK-UI,SNMPTN, Prestasi) Disesuaikan dengan penghasilan  penanggung biaya pendidikan:

  • IPA Rp. 100.000 – 7,5 juta
  • IPS  Rp. 100.000 – 5    juta
Disesuaikan dengan penghasilan penanggung biaya pendidikan:

  • s.d 25 Jt (FK, FKG, FT, FASILKOM)
  • s.d 10 Jt (FE, FISIP, FH, FPsi)
  • s.d 5 Jt (FKM, FIK, MIPA, FIB)
KelasParalel Rp. 6 juta – 10 juta Rp. 10 juta
Vokasi Rp. 4 – 6,5 juta Rp. 4 juta

Ditambah DKFM Rp. 100.000 per semester dan DPP Rp. 600.000 di Semester 1 tahun 1

Presentasi kuota penerimaan mahasiswa program sarjana regular berdasarkan pola penerimaan mahasiswa baru 56% SIMAK-UI,

14% SNMPTN,

30% PPKB

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs http://penerimaan.ui.ac.id Pilihan Program Studi dan persyaratan dapat dilihat pada web tersebut.

Informasi lebih lanjut :

Gedung Pelayanan Mahasiswa Terpadu Pusat Administrasi Universitas
Telp.(021) 78841818, 7867222 ext.100022, 3296 3665, 3296 3655, 7864126
Email : penerimaan@ui.ac.id
Fax : (021) 7270158

PPKB

PPKB (Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar)
Dalam rangka pemerataan kesempatan belajar, UI mengirimkan undangan kepada siswa SMA yang berprestasi diseluruh wilayah Indonesia untuk masuk UI. Demi standarisasi mutu, khusus bagi mahasiswa yang diterima melalui PPKB harus mengikuti program matrikulasi mata kuliah tertentu selama kurang lebih empat minggu. Siswa SMA yang mendapatkan Undangan, harus datang sendiri pada saat pendaftaran. Jika tidak datang dianggap mengundurkan diri. Acuan yang digunakan untuk menentukan SMA yang diikutsertakan pada program ini antara lain:

  • Prestasi yang dicapai oleh lulusan SMA yang bersangkutan dalam Ujian Tulis UMPTN/SPMB tahun-tahun sebelumnya.
  • Prosentase lulusan SPMB dari SMA yang bersangkutan pada tahun sebelumnya.
  • Prestasi mahasiswa UI yang berasal dari SMA yang bersangkutan.
  • SMA di seluruh pelosok tanah air, terutama yang peserta didiknya tidak/belum ada atau hanya sedikit berkesempatan belajar di UI.
    • Jurusan IPA :
      Kelas 1 (kelas 10) sampai dengan semester 1 kelas 3 (kelas 12) termasuk dalam 5 peringkat terbaik di kelas.
    • Jurusan IPS dan Bahasa:
      (1) Kelas 1 (kelas 10) sampai dengan kelas 2 (kelas 11) termasuk dalam 10 peringkat terbaik di kelas.
      (2) Semester 1 Kelas 3 (kelas 12) termasuk dalam 5 peringkat terbaik di kelas.

SNMPTN

SNMPTN adalah seleksi penerimaan nasional yang diselenggarakan Panitia yang dibentuk oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional

Kelas Internasional

KI (Kelas Internasional)
Lima Fakultas di UI yaitu Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Komputer, dan Fakultas Ekonomi menyelenggarakan kelas internasional bekerjasama dengan universitas-universitas terkemuka di Australia dan Eropa untuk program sarjana dengan gelar ganda. Seleksi masuk terdiri atas seleksi akademik dan Bahasa Inggris. Keuntungan KI adalah selain diperoleh gelar ganda dari UI dan Universita Mitra, mahasiswa juga mendapat pengalaman pendidikan diluar negeri serta mendapat pengakuan internasional.

Program Kerja Sama Daerah dan Industri (PKSDI)

Dalam program ini, ditawarkan 54 program studi jenjang pendidikan sarjana yang secara integratif berada di bawah payung Universitas Indonesia, dengan jumlah peserta yang diterima disesuaikan dengan daya tampung tiap-tiap program studi. Pemerintah daerah dan industri, dapat menjaring lulusan SMA terbaik yang terdapat di daerahnya, untuk mengikuti seleksi tahap selanjutnya yang diadakan oleh Universitas Indonesia.

Untuk memanfaatkan pendidikan di program-program studi ini, pemda atau industri menyepakati suatu skema kerja sama yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Indonesia. Sumber dana dalam kerja sama ini dapat berasal dari anggaran daerah, donasi dari industri, yayasan sosial, ataupun perseorangan dermawan. Bila seorang calon diterima dalam program kerja sama dengan pemda ini, ia harus membuat pernyataan kembali ke daerah dengan Pemda atau setidaknya bersedia untuk berjanji akan berkarier di daerah. Sementara itu, dalam skema kerja sama Universitas Indonesia dengan Industri, sumber dananya berasal dari industri, pesertanya terikat dalam surat pernyataan untuk berkarier dengan industri atau setidaknya bersedia ditempatkan di daerah.

Program Olimpiade Sains

Program Olimpiade bertujuan untuk membantu para juara Olimpiade keilmuan untuk melanjutkan studi di UI sesuai dengan bidang yang dijuarainya.

Persyaratan seleksi :

  • Juara olimpiade sains di bidang Biologi, Fisika, Matematika, Kimia, Komputer, atau Ekonomi yang diselenggarakan oleh DIKNAS dan dikirim oleh DIKNAS.
  • Lulus pada tahun penerimaan, dan rapor kelas 1–3 dengan nilai rata-rata 7.

Program Atlet Berprestasi

Program Atlet Berprestasi bertujuan untuk membantu para atlet berprestasi nasional/internasional untuk meningkatkan kemampuannya menjadi SDM berkualitas.

Persyaratan :

  • Olahragawan berprestasi, minimal juara nasional.
  • Mendaftar melalui mitra KONI/DIKDASEMEN.
  • Memiliki ijazah yang berumur maksimal 5 tahun, sejak lulus dari SLTA
  • Biaya pendidikan ditanggung oleh mitra.
  • Mengikuti Tes Bakat dan Tes Potensi Akademik (ITB).

Lampu Merah

November 26, 2008

Entahlah udah beeberap minggu ini, kok saya makin gelisah dengan kondisi SMA Negeri 8 Jakarta. Saya banyak melihat dan meraskaan bahwa ada kondisi yang tidak kondusif telah terjadi. Beberapa hari yang lalu, banyak kelas kosong, dan ternyata kelas-kela stersebut siswa sedang sibuk menonton video film jepang. Satu sisi saya senang, karena alat-alat teknologi terbaru yang diberikan pihak komite dimanfaatkan dnegan baik oleh siswa. Tapi sayang loh kalau cuma buat nonton VCD. LCD dan kompi itu untuk pembelajaran, karena penggunaan teknologi tersebut akan membuat guru berekspresi secara efektif dan efisien.

Duapuluh tahun yang lalu bagaimana tidak, seorang guru harus menggambar rangka manusia di blackboard, pindah kelas gambar lagi, hapus dan akhirnya waktu terbuang hanya untuk menggambar. Dan akhirnya jaman memang berubah beberapa teman yang jago gambar, ada Pontjo Djuly Widodo, ada Handaru dan lain-lain, diminta oleh guru untuk menggambar di kertas AO, sehingga guru tinggal buka dan tempel. Tapi gambar tanpa animasi membuat “kekuatan” guru bercerita harus lebih dari sekedar dongeng.

Masa terus berganti, dr, budhi Soesilo menggunakan projector slide, lumayan kemajuan pesat. Karena masa itu hanya baru penggunaan slide projector yang mutakhir. Dan sekarang semkain banyak teknologi animasi, sehingga penggunaan internet amat diperlukan sekali.

Kembali kepersoalan semula. Jadi sudah mulai terlihat, adanya kelas yang tidak ada gurunya, mulai terlihat guru kembali ke masa lalu dimana tidak merasa bersalah ketika seorang ketua kelas harus mencari posisi beliau untuk mengingatkan bahwa sekarang jam pelajarannya. Belum lagi tingkat disiplin yang menurun drasti, dengan ditunjukkannya jumlah kehadiran siswa di koperasi setiap “pergantian” jam pelajaran. What something wrong with SMA 8 ?

Kemarin saya harus sedikit marah, saat ujian sumatif ada 6 anak tertangkap menggunakan HP untuk mengirinkan jawabna ke teman yang lain, wah penggunaan teknologi yang salah dan keliru. Tapi saya sebagai guru bk, coba melihat dari sisi yang lain. Kok bisa siswa masih memegang HP ? Artinya guru tidak mengingatkan para siswa untuk meletakkan HP di depan kelas saat ujian belum berlangsung.

Kedisiplinan memang hanya akan terwujud oleh partisipasi kita semua. Tanpa disiplin kita tidak akan nyamam dalam segala hal. Jadi buat saya, SMA 8 udah saya beri lampu merah. Jika Januari 2009 tidak berubah, jangan terlalu berharap untuk mendapatkan nilai optimal.

Judul

November 24, 2008