Archive for the 'alat uji' Category

Hidup itu Memang Memilih, memilih yang Baik Tentunya

September 11, 2017

Masa indah itu bisa dirasakan, bahkan dikenang karena pernah terjadi, pernah diperjuangkan dan tentunya pernah menikmati hasil terbaik untuk semua. Saat itu diperjuangkan pastinya banyak pengorbanan, amat sangat banyak. Saat tersulit adalah ketika harus menyakinkan sejawat, seperjuangan dan sejedotan, untuk saling bahu membahu untuk mewujudkan mimpi. Saat itu terjadi boleh jadi ada yang terlempar, terinjak dan bahkan melepaskan diri dari ikatan serta janji terdalam.

Alhamdulillah itu tercapai, proses hidup berlanjut. Silih berganti cobaan dan tantangan, tapi yang pasti adalah jangan sampai ego sepihak merusak tatanan  yang sudah jadi dan matang. Memperbaiki dan membuat makin “ganbate” adalah sebuah hal yang diinginkan semua pihak. Melebur menjadi Berkerja Bersama. Tak ada bagian yang merasa tinggi atau diunggulkan, yang ada bagaimana semua pihak bisa berkontribusi secara positif.

Saat ego dan kewenangan makin terkonsentrasi, alamat simpul-simpul kontribusi akan rapuh, serapuh rapuhnya. Tanpa sadar, sebuah proses kejatuhan akan terjadi, tidak dalamwaktu dekat, tetapi pasti. Senyum sahabat sudah bukan lagi sebuah kenyamanan, tapi sebuah senyum pertanyaan ,…. apa yang seharusnya kau pertahankan ?

Keteraturan dan kerjasama adalah dua hal yang berbeda, bukan mata uang dua sisi, juga bukan dadu dengan 6 bidang. Mereka punya kekhasan masing-masing. Tanpa keteraturan kerjasama nggak mungkin tercipta. Lah aturan bisa bermakna ganda, bisa nggak sama, bisa nggak satu pandangan, atau justru pembiaran dari aturan menjadi ketidak teraturan. Saat itu terjadi orang yang selama ini berjalan di keteraturan dan percaya dengan keteraturan membuat semua menjadi satu arah, satu visi dan menggolkan semua misi.

Tanda-tanda kehancuran sudah pasti hilangnya keteraturan, dan yang paling pertama dihindari adalah kerjasama. Ngapian kerjasama sama yang nggaj terartur, lah yang teratur aja nggak semerta-merta 100% berhasil kok, apalagi yang menjunjung tinggi ketidak teraturan. #lebayloeahhh

Siapkan alat penelitian

Desember 19, 2008

Bisa dibilang sulit, tapi rasanya bisa kok dicoba untuk membuatnya. Dibilang mudah, pas baru coba, kena deh memang agak sukar. Intinya, tanamkan jiwa adventure, bahwa semua harus dicoba, ketika mencoba akan ada hasil bernilai baik atau pun bernilai buruk, tetapi kita akan mendapatkan sejuta keindahan dunia penelitian, tantangan yang amat banyak dipengaruhi di luar prediksi kita. Jangan pernah mencoba meramal, karena kalau kita sesuai azas penelitian, JUJUR, maka akan banyak pelajaran berharga yang kita dapatkan. Hehehehee.

Hal yang paling utama adalah, bahwa kita buat semacam “perangkap atau kerangkeng” yang membuat persoalan menjadi dimengerti oleh yang bukan meneliti. Cari di pendahuluan hal-hal yang mendasari penelitian, kaji hal-hal yang membuat orang menjadi paham, bisa dengan metiode tanya ke teman, “loh tahu nggak tentang ….., coba gimana cara loh mendapatkan penegrtian tersebut……” semacam itulah.
Terusa, buat semacam orang bingung lagai belajar, mencoba menerka, tetapi terkaan yang mendekati sasaran. Ingat tidak waktu belajar fisika, saat anak panah menuju titik tujuan. Mana yang bagus, menyebar ke semua tempat tetapi ada yang mengenai sasaran, atau tidak kena sasaran tetapi anak panah berkumpul pada tempat yang relatif sempit. Maunya sih, sempit di sasaran utama, tapi itu sukkkkkaaaaaar.
Try error harus dilakukan, lepaskan sejumlah pernagkap ke orang-orang yang belum eprnah tahu penelitian kalian, apa tanggapan mereka. Terutama kuisioner, ingat penelitian sosial kekuatannya di kuisioner. Kalu sejumlah orang mengerti, maka dpat dipastikan alat uji penekitian kamu berhasil guna.