Archive for the 'Evaluasi Pembelajaran' Category

DPR janji tidak akan keluarkan anggaran UN

November 24, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi X DPR RI menjawab desakan masyarakat agar pemerintah meninjau ulang ujian nasional (UN), bahkan meniadakannya. DPR berjanji membuat Panitia Kerja (Panja) UN dan sedang menyusun formula UN baru yang tidak menjadikan UN sebagai penentu kelulusan.
Di sini kami menegaskan jika Kemendiknas tetap mendesak akan diadakan UN dan dijadikan sebagai penentu kelulusan, maka DPR tidak akan menyetujui anggarannya.
— Popong Otje Junjunan

”Tanggal 29 November 2010 nanti kami akan menggelar rapat dengan pihak Kementrian Pendidikan Nasional yang salah satunya membahas mengenai UN. Rapat ini terbuka, siapa saja yang berkepentingan silahkan datang,” ujar Raihan Iskandar, Anggota Komisi X DPR RI dalam dengar pendapat dengan Education Forum di Gedung MPR/DPR RI, Rabu (24/11/2010).

Anggota Komisi X- DPR RI lainnya, Popong Otje Junjunan mengatakan, Komisi X sangat menguasai persoalan UN dan akan terus memperjuangkannya. ”UN memiliki Panja, di sini kami menegaskan jika Kemendiknas tetap mendesak akan diadakan UN dan dijadikan sebagai penentu kelulusan, maka kami sebagai Komisi X DPR RI tidak akan menyetujui anggarannya,” tandas Popong.

Popong mengatakan, harus ada formula baru mengenai UN yang tidak dijadikan sebagai penentu kelulusan sehingga DPR akan menyetujui anggarannya. Selain itu, kata dia, DPR juga akan mengkaji mengenai formula baru dan mengulasnya.

“Soal UN pilihan ganda itu bisa memandulkan otak siswa, untuk itu perlu kombinasi antara pilihan ganda dan esai,” ungkap Popong.

Hal senada juga diungkapkan anggota Harbiah Salahudin, anggota Komisi X DPR RI lainnya. Menurutnya, jika ada soal esai anak-anak menjadi lebih bersikap kritis.

”Dalam soal esai mereka bisa menganalisis, mengerti pertanyaan, dan lain-lain,” ujarnya.

”Jika UN dipertaruhkan untuk nasib anak-anak, saya rasa ini terlalu mahal harganya,” lanjut Harbiah.

Dia menegaskan, dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sangat terbatas. Untuk itu, jika UN tetap diadakan dan dijadikan penentu kelulusan, Komisi X tidak akan memberikan anggarannya.

”Penekanan kami di sini adalah, UN itu ada dan tidak dijadikan sebagai penentu kelulusan,” tegasnya.

Iklan

Perusak permukaan bumi

Februari 7, 2010

Bicara kerusakan di muka bumi, berikut ini adalah tenaga yang merusak bumi dalam skala luas,…. bencana yang tak dapat dihindari,…
1. marshes.
2. Name That Deformation.
3. Mapping.
4. Huricane.

Semoga bermanfaat. Tetap semangat…

Penelitian kecil : Sebuah Evaluasi Pembelajaran di SMA Negeri 8 Jakarta

Mei 12, 2009

Variabel yang Menentukan Keberhasilan Siswa

pada Ujian masuk PerguruanTinggi 2009

Pendahuluan

Pendidikan adalah sebuah usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam menghadapi kehidupan dalam waktu yang berjalan. Pernyataan tersebut menuntut masyarakat untuk memperbaiki mutu kehidupan, salah satunya adalah mencapai taraf pendidikan yang lebih baik. Untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik maka segala persiapan diperlukan untuk mendapatkannya. Mutu pendidikan yang baik belum banyak, oleh karena lemabaga pendidikan yang baik sering menjadi incaran banyak orang. Hal menimbulkan kompetisi yang cukup sengit antar pelajar.

Perguruan Tinggi Negeri secara umum masih mempunyai mutu terbaik di negeri ini. Mutu lulusan, SDM dan sarana serta kebijakan yang ada membuat PTN tetap menjadi standar Perguruan Tinggi di Indonesia. Biaya perkuliahan pun menjadai salah satu kendala masuk perguruan tinggi. Tetapi tetap saja biaya di Perguruan Tinggi Negeri relatif lebih murah dari Perguruan Tinggi Swasta.

Di sisi lain, untuk mendapatkan mahasiswa yang baik dari sisi kemampuan akademik dan kemampuan financial, Perguruan Tinggi berlomba-lomba mengadakan Seleksi Ujian Masuk sebelum ujian sekolah, bahkan pengumuman dan pembayaran biaya kuliah sebelum siswa melaksanakan Ujian Nasional. Tahun 2009, ada 4 Perguruan Tinggi Negeri yang melaksnakan Ujian Masuk selama Maret – April, yaitu UI, ITB, UGM dan Undip.

Penelitian ini akan berusaha mencari hubungan antara nilai akademik terhadap hasil ujian masuk perguruan tinggi negeri. Nilai akademiki yang akan digunakan adalah Nilai Rapor kelas XI dan XII, serta Try Out Ujian Nasional. Penelitian di lakukan di SMA Negeri 8 Jakarta dengan populasi sample kelas XII IPA berjumlah 308 siswa.

Permasalahan

1. Bagaimanakah hasil Try Out Ujian Nasional siswa SMA Negeri 8 Jakarta ?
2. Bagaimanakah Nilai Rapor siswa SMA Ngeri 8 Jakarta ?
3. Adakah korelasi antara hasil Try Out atau nilai Rapor terhadap hasil ujian masuk perguruan tinggi, atau apakah keduanya menjukkan korelasi ?
4. Manakah yang paling berpengaruh, hasil Try Out atau Nilai Rapor ?

Batasan Masalah

* Try Out Ujian Nasional adalah sebuah bentuk tes yang ditujukan untuk melatih siswa dalam simulasi Ujian Nasional. Soal disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan yang merupakan 80-90%% dari indikator yang ada. Sehingga secara umum soal try out mewakili hampir semua materi yang diujikan saat seleksi ujian masuk perguruan tinggi negeri. Ada pun mata pelajaran yang Try Out adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Ingris, Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Jumlah nilai try out yang digunakan adalah 4 buah. Semua try out berasal dari Dikmenti DKI Jakarta.
* Rapor atau hasil belajar yang dimaksud adalah hasil belajar siswa yang telah dibukukan berupa rapor, dan hanya akan dilihat hasil belajar untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Ingris, Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Rapor yang diambil adalah 3 semester, yaitu semester ganjil kelas XI, semester genap kelas XI dan semester ganjil kelas XII. Rapor kelas X tidak digunakan karena belum menenetukan hasil siswa akan dijuruskan ke IPA atau IPS.
* Ujian masuk perguruan tinggi adalah serangkaian ujian untuk masuk perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pihak PTN, dengan mata uji berupa; Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika Dasar, Matematika IPA, Fisika, Kimia, Biologi dan IPA Terpadu. Terekadang untuk menunjukkan kekhususan juga ditambahkan Bakat Skolastik atau pun Tes Potensi Akademik. Untuk beberapa jurusan tertentu ujian menggambar juga dilakukan.
* Siswa yang dapat masuk ke Perguruan Tinggi Negeri berarti telah lulus dari standar minimal untuk berkuliah dan diyakini mampu menyelesaikan studi sesuai dengan waktu yang tersedia.

Berikut Hasil Pengolahan Datanya

DATA RAPOR

NILAI TERIMA BELUM TOTAL PROSENTASE TERIMA 2 PT

> 89 1 0 1 100.00 1
80 – 89 110 37 147 74.83 46
70 -79 76 84 160 47.50 19
60 – 69 0 0 0 #DIV/0! 0
< 60 0 0 0 #DIV/0! 0
JUMLAH SISWA 308

DATA TRY OUT

NILAI TERIMA BELUM TOTAL PROSENTASE TERIMA 2 PT

> 89 0 0 0 #DIV/0!
80 – 89 20 1 21 95.24 11
70 -79 112 50 162 69.14 39
60 – 69 54 63 117 46.15 13
< 60 1 7 8 12.50 1
JUMLAH SISWA 308