Archive for the 'KULIAH S2 UI Geografi' Category

Gunung Srandil, wisata religi di cilacap

April 22, 2010

Sehbais menyusuri kecamatan Kroya, kami berenam menuju beach ridge terbesar dari 10 yang ada. Melalui jalan yang belum pernah kita lalui, memotong beberapa beach ridge dari Utara ke Selatan menuju pantai Selatan.
Banyak perubahan yang terjadi dari BR yang tinggi 18 meter, tinggal 14 meter, atau bahakna telah berubah menjadi pemukiman atau tergerus menjadi sawa. Sebuah perjalanan geomorfologi yang mengasyikan.

Makan siang di tempat yang sama tetap nikmat dengan sambel nikmat,… akhirnya kami menruakan perjalan hingga tidka sadar sampai ke gunung srandil : lokasi ritual warga keturunan. Banyak cerita tentang gunung hingga 2 presiden bertandang ke tempat ini. Nanti akansaya ceritakan..

http://pariwisata.cilacapkab.go.id/index.php?pilih=hal&id=27

Disamping wisata alam dan budaya juga terdapat wisata spiritual atau religius antara lain di gunung srandil dan selok .
Gunung srandil merupakan salah satu bukit yang ada di Glempangpasir Kecamatan Adipala jarak antara obyek wisata dengan Kota Cilacap 30 Km kearah timurlaut dan relatif mudah ditempuh dengan kendaraan penumpang bus umum jurusan Cilacap-Jatijajar-Kebumen atau kendaraan pribadi karena jalannya sudah beraspal dan dekat dengan jalan lintas selatan-selatan.

Gunung Srandil setiap hari dikunjungi orang untuk berziarah oleh karena tempat tersebut tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar saja tetapi sampai keluar Jawa seperti Sumatra, Kalimantan, Bali. dan Sulawesi, maka yang berkunjung tujuannya bermacam-macam. Para peziarah biasanya berkunjung atau bertapa pada Malam Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon pada Bulan Syura.

Konon menurut cerita penghuni pertama Gunung Srandil adalah Sultan Mukhriti putra kedua dari Dewi Sari Banon Ratu Sumenep Jawa Timur .
Kedatangan Sultan itu untuk bertapa namun Sultan Mukhriti murca (menghilang) yang ada tinggal petilasannya yang terletak di sebelah timur yang di kenal dengan Embah Gusti Agung Sultan Mukhriti.

Selain itu juga ada legenda rakyat yang pertama bermukim di gunung Srandil adalah dua orang bernama Kunci Sari dan Dana Sari, mereka adalah prajurit Pangeran Diponegoro yang tidak mau menyerah kepada bala tentara Belanda. Mereka melarikan diri ke Gunung Srandil untuk bersembunyi dan meninggal di sini . Makam kedua prajurit tersebut berada di sebelah timur Gunung Srandil dalam satu komplek yang dipagar keliling yang kemudian hari, Kunci Sari dikenal dengan nama Sukma Sejati

Di Gunung Srandil banyak petilasan orang-orang yang dianggap mempunyai kedigdayaan yang linuwih atau kemampuan melebihi orang lain yang dikenal sebagai tokoh- tokoh orang sakti mandraguna. Dari kemampuannya, kesaktiannya itu maka tempat-tempat yang di singgahi dianggap keramat dan disakralkan.

Adapun petilasan-petilasan yang ada di Gunung Srandil adalah Mbah Kanjeng Gusti Agung, Nyai Dewi Tanjung Sekarsari, Kaki semar Tunggul Sabdojati Dayo amongrogo, Juragan Dampo Awang, Kanjeng Gusti Agung Akhmat atau Petilasan Langlang Buwana yang berada diatas bukit dan petilasan Hyang Sukma Sejati

Pembangunan Cilacap dengan konsep Bioregional

April 21, 2010

Alhamdulillah akhirnya tim KL Geografi FMIPA UI berhasil audiensi dengan pihak Bupati Cilcacap dan jajarannya. Sebuah perjuangan Tim dosen yang sebagian besar memasng dilahirkan di Kresidennan Banyumas. Lihat saja pak tarsoen dan PakSobirin yang kental dengan ke-Cilacapannya, Pak Jamang yang Purwokerto-an dan Pak Djoko sang putera Wonosobo. Buat mereka memberikan sesuatu untuk Cilcapa adalah hal yang penting.

Sungai Serayu yang hulunya di Dieng Wonosobo tentunya membawa berkah buat, bayangkan pasir besi yang membuat beberapa pantai di Cilacap menjadi kaya akan tambang. Sebut saja pantai Bunton, penambangan pasir besi sebagai galian C yang tidak terlalu diurus oleh PEMDA. Sementara dari sisi pertanian, air sungai serayu membuat kesuburan yang signifikan. Kecamatan Binangun yang kemaren kami kunjungi mempunyai masa panen hingga 3 kali, Padahal Binangun bukan kecamatan pengahasil beras tertinggi. Ada Maos dan Adipala, serta Kroya di atasnya. Berkah Binangun adalah suply air yang besar. Mereka hingga punya MKT3, yaitu padi-padi, padi, padi – padi – palawija, dan padi – padi – bero. Walau pun keberadaan musim tanam yang besar tersebut membuat Kecamatan Nusawungu suit mendapat air, tetapi menjadi langganan banjir saat hujan beberapa hari. Untungnya banjir di Nusawungu hanya sesaat, karena air menunggu bisa diterima sungai-sungai.

Presentasi Pak Tarsoen tentang pembangunan dengan pemanfaatan bioregional amat mengundang perhatian bapak Bupati (tepatnya wakil Bupati Cilacap), pak Tarsoen menjelaskan posisi Cilacap yang tidak aman dari bencana dan efek bencana. Longsor, banjir, rob/tsunami. Sisis lain sediemntasi yang besar akan menajadi bencana. Dan ini sudah terjadi di SEGARA ANAKAN. Wilayah yang seharusnya terjaga sebagai hutan mangrove dunia. Berita yang mungkin mengejutkan adalah perubahan geomorfologi pantai. Nusa Kambangan sebagai pulau hampir menyatu dengan Kampung Laut karena sedimentasi. Oleh karenanya kearifan lokal dalam mengelola lingkungan Cilacap harus sudah dibuat cetak biru 50 tahunan arah pengembangan CILACAP.

Semoga saja Kapubaten Cilacap mampu berbenah lebih baik sehingga dapat maju sebagai kota pantai, kota industri dan kota pariwisata terbaik di Selatan pulau Jawa.

Pantai Widara Payung

April 20, 2010

entah apa yang menyebabkan masyarakat memilih nama ini. Begitu melihat pantai ini yang terpikir cuma satu,… nggak kalah sama senggiigi. Tanah datar hingga berkemiringa kurang dari 2% luas sekali, pantai bersih, tidak ada papan rekalame, jumlah pengunjung yang tidak padat,..benar-benarenak buat melepas lelah menkmati deburan ombak pantai selatan.

Pantai ini pernah diterjang tsunami hingga ketinggian 7 mete, bukti fisiknya tetap terlihat ada bekas bangunan yang jatuh, beton padahal. Jarak bangunan kurang-lebih 100 meter dari pantai. Sebegitu kuatnya tsunami. Dua puluh jiwa hilang saat itu.Pantai ino juga tidak bisa dibilang ama, Empat orang dilaporkan hilang di awal tahun baru. Itu pun sudah terminimalisir dengan adanya bay watch-nya Widara Payung. Anak-anak muda yang rela mempertaruhkan hidupnya di pantai. Say sempat sekitar 30 menit mengobrol dengam mereka. Renang, adalah hobby dan kebutuhan mereka. bahu yang kekar dan tubuh yang berbentuk V, beda benar dengan saya yang U.

Sayangnya memang pantai ini belum tersentuh oleh investor asli daerah Cilacap, jadi warga belum mau melepas semua yang ada di pantai ini. Listrik pun belum ada, sehingga keramaian pantai ini hanya hingga selepas maghrib. Sayang memang. Tentunya hotel pun sulit membangun di wilayah tersebut.

Materi Kuliah Magister Geografi UI Minggu 1

Februari 10, 2010

Berikut ini adalah bahan materi ajar mata kuliah
Dinamika Spatial
Perkembangan wilayah Desa Kota
Pengelolaan Das

Yang belum adalah Aplikasi PJ untuk Pengelolaan Lingkungan dan Pengembangan Wilayah