MENULIS DENGAN ATURAN, ATURAN MENULIS SOAL GEOGRAFI

November 4, 2018

(wangsajaya@wordpress.com)

                Salah satu kegiatan penting seorang guru adalah membuat evaluasi dalam proses pembelajaran. Soal ujian adalah salah satu teknik evaluasi yang baik, harus terukur dan validitas soal terjamin,  sesuai dengan aturan menulis dan kompetensi yang diajarkan. Harus diakui membuat soal yang baik tidaklah mudah, sehingga banyak dari teman-teman tidak mau melakukan, bahkan lebih suka mencari soal-soal evaluasi yang sudah ada. Akhirnya kemampuan membuat soal yang baik tidak pernah dicoba, dilakukan bahkan dievaluasi keajegannya.

Teknik pembuatan soal evauasi yang baik sudah banyak diberikan nara sumber yang kompeten dalam pelatihan-pelatihan untuk guru. Kegiatan Bedah SKL yang hasil akhirnya adalah soal, terkadang hanya menjadi ladang untuk mengetahui siapa yang punya soal dan “share dong”. Membuat soal yang baik adalah kemampuan karena proses, oleh karenanya harus dilakukan, harus dievaluasi dari berbagai hal dan pasti ada kata “ salah dan harus diperbaiki”.

Tulisan ini bukan bermaksud untuk memberi pelajaran, tetapi lebih kearah : mohon evaluasi yang pernah saya lakukan, bagian mana yang seharusnya bisa diperbaiki. Semoga bisa menambah khasanah keilmuan saya dan yang iklash membaca tulisan ini. Ini merupakan segelintir pengalaman menulis di Puspendik, pusat penilaian pendidikan. Sehingga dasar pembuatan tulisan ini adalah aturan menuli soal puspendik.

Puspendik menulis : Penilaian terhadap hasil belajar peserta didik merupakan salah satu kegiatan rutin dalam dunia pendidikan. Penilaian hasil belajar dilakukan antara lain untuk mendiagnosa kekuatan dan kelemahan peserta didik, memonitor perkembangan belajar peserta didik, menilai ketercapaian kurikulum, memberi nilai peserta didik dan menentukan efektivitas pembelajaran. Untuk tujuan-tujuan tersebut dapat digunakan berbagai bentuk dan instrumen penilaian. Namun tes tertulis sampai saat ini masih merupakan instrumen yang dominan digunakan dalam menilai hasil belajar peserta didik.

Tes tertulis secara umum dapat dibedakan menjadi tes dengan pilihan jawaban (non-constructed response test), peserta didik hanya memilih dari jawaban yang disediakan, dan tes tanpa pilihan jawaban (constructed response test), peserta didik harus mengkonstruksikan jawabannya. Tes dengan pilihan jawaban sering dikritik karena dipandang tidak dapat mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skill). Hal ini tidaklah benar, soal tes dengan pilihan jawaban dapat mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, hanya penyusunannya memang tidak mudah. Di sisi lain tes tanpa pilihan jawaban (constructed response test) yang sering dipandang sesuai untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, bila tidak disusun dengan cermat bisa jadi hanya mengukur berpikir tingkat rendah. Kedua bentuk tes tersebut potensial untuk mengukur berpikir tingkat rendah dan tingkat tinggi, tergantung kejelian dalam penulisan soal.

Oleh karena penulisan soal merupakan proses penentu kualitas tes maka penulisan soal perlu dilakukan secara sungguh-sungguh.

Jakarta, Juli 2017

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan

Balitbang Kemdikbud

Pada saat ini umumnya tes prestasi belajar atau tes prestasi akademik menggunakan tes bentuk soal pilihan ganda (PG) karena saat ini tes PG dipandang sebagai tes objektif yang efisien digunakan untuk jumlah peserta besar. Untuk masa yang akan datang ketika skoring soal isian atau essay dapat dilakukan oleh mesin, bukan tidak mungkin soal untuk penilaian eksternal menggunakan soal isian atau essay. Untuk menjamin kualitas soal tes yang terstandar, pengembangan tes melalui

beberapa tahap. Langkah-langkah yang dilakukan untuk menyusun tes terstandar adalah

  1. menentukan tujuan tes;
  2. menentukan acuan yang akan dipakai (kriteria atau norma);
  3. membuat kisi-kisi;
  4. memilih soal-soal dari kumpulan soal yang sudah ada sesuai dengan kisi-kisinya.

Apabila soal yang diambil merupakan soal baru, soal-soal tersebut harus melalui tahap telaah secara kualitatif, revisi, ujicoba, dan analisis hasil ujicoba sehingga diperoleh soal yang baik dari segi kualitatif dan kuantitatif.

Di Puspendik, pengembangan bank soal tes prestasi akademik merupakan salah satu kegiatan rutin. Kegiatan pengembangan bank soal ini dimulai dengan :

  1. penulisan kisi-kisi,
  2. penulisan soal,
  3. telaah (analisis kualitatif),
  4. ujicoba,
  5. analisis kuantitatif, dan
  6. kalibrasi soal.

Tulisan ini hanya akan memberikan gambaran dua kegiatan, yaitu : Penulisan Kisi-kisi dan Penulisan soal.

PENYUSUNAN KISI-KISI

  1. Pengertian kisi-kisi

Kisi-kisi adalah suatu format berbentuk matriks berisi informasi yang dapat

dijadikan pedoman untuk menulis atau merakit soal. Kisi-kisi disusun berdasarkan tujuan penggunaan tes. Penyusunan kisi-kisi merupakan langkah penting yang harus dilakukan sebelum penulisan soal. Bila beberapa penulis soal menggunakan satu kisi-kisi, akan dihasilkan soal-soal yang relatif sama (paralel) dari tingkat kedalaman dan cakupan materi yang ditanyakan.

  1. Syarat kisi-kisi

Kisi-kisi tes prestasi akademik harus memenuhi persyaratan berikut:

  1. Mewakili isi kurikulum yang akan diujikan.
  2. Komponen-komponennya rinci, jelas, dan mudah dipahami.
  3. Indikator soal harus jelas dan dapat dibuat soalnya sesuai dengan bentuk soal yang telah ditetapkan.
  1. Komponen kisi-kisi

Komponen-komponen yang diperlukan dalam sebuah kisi-kisi disesuaikan dengan tujuan tes. Komponen kisi-kisi terdiri atas komponen identitas dan komponen matriks. Komponen identitas diletakkan di atas komponen matriks. Komponen identitas meliputi jenis/jenjang sekolah, program studi/jurusan, mata pelajaran, tahun ajaran, kurikulum yang diacu, alokasi waktu, jumlah soal, dan bentuk soal.

Komponen-komponen matriks berisi kompetensi dasar yang diambil dari kurikulum, kelas dan semester, materi, indikator, level kognitif, dan nomor soal.

Berikut ini adalah diagram yang menggambarkan proses penjabaran kompetensi dasar (KD) menjadi indikator

Langkah-langkah menyusun kisi-kisi:

  1. menentukan KD yang akan diukur;
  2. memilih materi yang esensial;
  3. merumuskan indikator yang mengacu pada KD dengan memperhatikan materi dan level kognitif.

Kriteria pemilihan materi yang esensial:

o lanjutan/pendalaman dari satu materi yang sudah dipelajari sebelumnya.

o penting harus dikuasai peserta didik.

o sering diperlukan untuk mempelajari mata pelajaran lain.

o berkesinambungan pada semua jenjang kelas.

o memiliki nilai terapan tinggi dalam kehidupan sehari-hari

Contoh kisi-kisi dari pupendik :

Format baku kisi-kisi penulisan soal :

KISI-KISI PENULISAN SOAL

Jenjang Pendidikan          : SMA/ MA

Mata Pelajaran                   : Geografi

Kelas                                     : XII IPS

Jumlah Soal                         : 40 PG dan 5 Uraian

1 Kompetensi Dasar Kelas/ Smt Materi Indikator Soal Level Kognitif Nomor Soal Bentuk Soal
               

 

  1. Indikator

Indikator dijadikan acuan dalam membuat soal. Di dalam indikator tergambar level kognitif yang harus dicapai dalam KD. Kriteria perumusan indikator:

  1. Memuat ciri-ciri KD yang akan diukur.
  2. Memuat kata kerja operasional yang dapat diukur (satu kata kerja operasional untuk soal pilihan ganda, satu atau lebih dari satu kata kerja operasional untuk soal uraian).
  3. Berkaitan dengan materi/konsep yang dipilih.
  4. Dapat dibuat soalnya sesuai dengan bentuk soal yang telah ditetapkan.

 

Komponen-komponen indikator soal yang perlu diperhatikan adalah subjek,

perilaku yang akan diukur, dan kondisi/konteks/stimulus

 

  1. Level Kognitif

Level kognitif merupakan tingkat kemampuan peserta didik secara individual maupun kelompok yang dapat dijabarkan dalam tiga level kognitif.

Level 1 menunjukkan tingkat kemampuan yang rendah yang meliputi pengetahuan dan pemahaman (knowing), level 2 menunjukkan tingkat kemampuan yang lebih tinggi yang meliputi penerapan (applying), dan level 3 menunjukkan tingkat kemampuan tinggi yang meliputi penalaran (reasoning). Pada level 3 ini termasuk tingkat kognitif analisis, sintesis, dan evaluasi.

 

Gambaran kemampuan peserta didik yang dituntut pada setiap level kognitif terdapat pada penjelasan berikut.

 

Level 3 : Peserta didik pada level ini memiliki kemampuan penalaran dan logika (Reasoning).

  • Memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman yang luas terhadap materi pelajaran dan dapat menerapkan gagasan-gagasan dan konsep-konsep dalam situasi yang familiar, maupun dengan cara yang berbeda.
  • Menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi gagasan-gagasan dan informasi yang faktual.
  • Menjelaskan hubungan konseptual dan informasi yang faktual.
  • Menginterpretasi dan menjelaskan gagasan-gagasan yang kompleks dalam pelajaran.
  • Mengekspresikan gagasan-gagasan nyata dan akurat dengan menggunakan terminologi yang benar.
  • Memecahkan masalah dengan berbagai cara dan melibatkan banyak variabel.
  • Mendemonstrasikan pemikiran-pemikiran yang original.

 

Level 2 : Peserta didik pada level ini memiliki kemampuan aplikatif (Applying).

  • Memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap materi pelajaran dan dapat mengaplikasikan gagasan-gagasan dan konsep-konsep dalam konteks tertentu.
  • Menginterpretasi dan menganalisis informasi dan data.
  • Memecahkan masalah-masalah rutin dalam pelajaran.
  • Menginterpretasi grafik-grafik, tabel-tabel, dan materi visual lainnya.
  • Mengkomunikasikan dengan jelas dan terorganisir penggunaan terminologi.

 

Level 1 : Peserta pada level ini memiliki kemampuan standar minimum dalam menguasai pelajaran (Knowing)

  • Memperlihatkan ingatan dan pemahaman dasar terhadap materi pelajaran dan dapat membuat generalisasi yang sederhana.
  • Memperlihatkan tingkatan dasar dalam pemecahan masalah dalam pembelajaran, paling tidak dengan satu cara.
  • Memperlihatkan pemahaman dasar terhadap grafik-grafik, label-label, dan materi visual lainnya.
  • Mengkomunikasikan fakta-fakta dasar dengan menggunakan terminologi yang sederhana.

 

Pada tabel berikut disajikan dimensi proses kognitif dan kata kerja operasional yang dapat digunakan untuk merumuskan indikator berdasarkan taksonomi Bloom yang telah direvisi. Dimensi proses kognitif ini dikelompokkan ke dalam tiga level kognitif, yaitu:

o Level 1: mengingat (C1) dan memahami (C2),

o Level 2: mengaplikasikan (C3),

o Level 3: menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6)

 

KAIDAH UMUM PENULISAN SOAL

Pengertian tes tertulis

Tes tertulis merupakan kumpulan soal-soal yang diberikan kepada peserta didik dalam bentuk tulisan. Dalam menjawab soal, peserta didik tidak selalu harus merespon dalam bentuk tulisan, tetapi juga dapat dilakukan dalam bentuk lain, seperti memberi tanda, mewarnai, menggambar.

Soal-soal pada tes tertulis dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu soal dengan memilih jawaban yang sudah disediakan (bentuk soal pilihan ganda, benar-salah, menjodohkan) dan soal dengan memberikan jawaban secara tertulis (bentuk soal isian, jawaban singkat, dan uraian).

Teknik Penulisan Soal Bentuk Pilihan Ganda (PG)

Soal PG merupakan bentuk soal yang jawabannya dapat dipilih dari beberapa kemungkinan jawaban (option) yang telah disediakan. Setiap soal PG terdiri atas pokok soal (stem) dan pilihan jawaban (option). Pilihan jawaban terdiri atas kunci jawaban dan pengecoh (distractor). Kunci jawaban merupakan jawaban benar atau paling benar, sedangkan pengecoh merupakan jawaban tidak benar, tetapi peserta didik yang tidak menguasai materi mungkinkan memilih pengecoh tersebut.

Keunggulan dan keterbatasan

Beberapa keunggulan dari bentuk soal PG adalah:

  • dapat diskor dengan mudah, cepat, dan memiliki objektivitas yang tinggi;
  • dapat mengukur berbagai tingkatan kognitif;
  • mencakup ruang lingkup materi yang luas;
  • tepat digunakan untuk ujian berskala besar yang hasilnya harus segera diumumkan, seperti ujian nasional, ujian akhir sekolah, dan ujian seleksi pegawai negeri.

 

Beberapa keterbatasan dari bentuk soal PG adalah:

  • perlu waktu lama untuk menyusun soalnya;
  • sulit membuat pengecoh yang homogen dan berfungsi;
  • terdapat peluang untuk menebak kunci jawaban.

 

Dalam penyusunan soal tes tertulis, penulis soal harus memperhatikan kaidah-kaidah penulisan soal dari segi materi, konstruksi, dan bahasa.

  1. MATERI
    1. Materi sesuai indicator
    2. Pilihan jawaban harus homogen dan logis
    3. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar

 

  1. KONSTRUKSI
    1. Pokok Soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas
    2. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja
    3. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar
    4. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda
    5. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama
    6. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan : Semua pilihan jawaban di atas salah atau semua pilihan jawaban di atas benar
    7. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau abjad harus disusun berdasarkan urutan (bisa besar ke kecil atau sebaliknya)
    8. Gambar, grafik, tabel, diagram dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi
    9. Butir materi soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya

 

  1. BAHASA
    1. Setiap soal harus menggunakan Bahasa yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia
    2. Jangan menggunakan Bahasa yang berlaku setempat
    3. Pilihan jawaban jangan mengulang kata atau frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian

 

Contoh Kisi-Kisi yang sudah jadi :

KISI-KISI  SOAL UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL

 

JENIS SEKOLAH                               : SMA

MATA PELAJARAN                          : GEOGRAFI

KURIKULUM                                    : 2013

ALOKASI WAKTU                           : 120 MENIT

JUMLAH SOAL                                 : 45

BENTUK TES                         : Pilihan ganda 1-40 dan Uraian 41-45

 

No Kompetensi Dasar Bahan kelas Materi Indikator Soal Level Kognitif Nomor soal
PILIHAN GANDA
1 Memahami   pengetahuan dasar geografi dan terapan   nya dalam kehidupan sehari-hari X-1 Konsep Geografi Disajikan beberapa fenomena geosfer, peserta didik dapat menerapkan konsep geografi yang sesuai dengan fenomena yang disajikan. Level 3 1
Prinsip Geografi Disajikan pernyataan  peserta didik dapat menentukan pernyataan yang sesuai dengan prinsip tertentu. Level 2 2
Aspek Geografi Disajikan tabel fenomena geosfer peserta didik dapat menggolongkan aspek geografi tertentu. Level 2 3
2 Memahami dasar-dasar  pemetaan, Pengindraan  Jauh, dan   Sistem  Informasi Geografis ( SIG ) X-1 Unsur-unsur peta Disajikan sketsa komposisi peta peserta didik dapat menjelaskan unsur peta yang dtunjukkan pada gambar. Level 1 4
Interpretasi citra Disajikan gambar citra peserta didik dapat menentukan beberapa unsur interpretasi citra untuk mengenali objek pada gambar tersebut Level 2 5
Aplikasi SIG dalam berbagai bidang Disajikan sketsa overlay beberapa peta, peserta didik dapat mencontohkan informasi yang dihasilkan untuk pemanfaatannya dalam bidang tertentu. Level 3 6
3 Menganalisis  dinamika Bumi sebagai ruang   kehidupan X-1 Teori perkembangan bumi Disajikan beberapa pernyataan tentang teori perkembangan bumi,peserta didik dapat mengaitkan pernyataan tersebut dengan teori perkembangan bumi tertentu Level 2 7
      Pergerakan lempeng Disajikan gambar pergerakan lempeng ,peserta didik dapat mengaitkan gerakan tesebut dengan pembentukan bentang alam tertentu Level 2 8
Rotasi dan revolusi bumi Disajikan informasi, peserta didik dapat merencanakan kegiatan manusia yang berkaitan dengan revolusi bumi. Level 3 9
4 Menganalisis    dinamika  litosfer dan dampaknya terhadap kehidupan X-2 Siklus batuan Disajikan gambar siklus batuan,peserta didik dapat membedakan jenis batuan yang ditunjukkan pada gambar. Level 2 10
Proses  tenaga eksogen dan pengaruhnya terhadap kehidupan Disajikan gambar bentuk muka bumi (hasil proses eksogen), peserta didik dapat menganalisis peristiwa yang menyebabkan proses pembentukkannya. Level3 11
Proses vulkanisme dan pengaruhnya terhadap kehidupan Peserta didik dapat menjelaskan dampak vulkanisme bagi kehidupan manusia. Level 1 12
5 Menganalisis  dinamika

atmosfer dan dampaknya    terhadap  kehidupan

X-2 Unsur-unsur cuaca dan iklim Disajikan narasi, peserta didik dapat mengidentifikasi pengaruh unsur cuaca tertentu bagi kehidupan manusia Level 2 13
Karakteristik Iklim Disajikan karakteristik iklim, peserta didik dapat menghubungkan aktivitas manusia yang sesuai dengan kondisi iklim tersebut. Level 2 14
6 Menganalisis  dinamika hidrosfer dan dampak nya

terhadap    kehidupan

 

X-2 Siklus hidrologi Disajikan gambar siklus hidrologi, peserta didik dapat menjelaskan faktor yang memengaruhi proses yang ditunjukkan pada gambar Level 2 15
Potensi, sebaran dan pemanfaatan perairan darat Disajikan gambar pola aliran sungai  ,peserta didik dapat menentukan morfologi wilayah yang sesuai dengan gambar tersebut. Level 2 16
Karakteristik dan dinamika perairan laut Disajikan peta persebaran arus laut, peserta didik dapat menganalisis manfaat arus laut yang sesuai dengan gambar tersebut. Level 2 17
7 Memahami komdisi wilayah dan posisi strategis Indonesia sebagai poros maritim dunia XI-1 Potensi pengelolaan sumberdaya kelautan Indonesia Disajikan potensi kelautan, peserta didik dapat mengidentifikasi pemanfaatannya pada wilayah tertentu. Level 1 18
8 Menganalisis sebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia berdasarkan karakteristik ekosistem XI-1 Krakteristik bioma Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menentukan wilayah  bioma   yang sesuai dengan pernyataan tersebut. Level 2 19
Faktor persebaran flora dan fauna Disajikan fenomena, peserta didik dapat menganalisis faktor persebaran flora dan fauna yang sesuai dengan fenomena tersebut. Level3 20
Konservasi flora dan fauna Indonesia Disajikan peta wilayah konservasi flora dan fauna, peserta didik dapat  menentukan jenis flora /fauna yang dilindungi pada wilayah tersebut. Level 1 21
9 Menganalisis sebaran dan pengelolaan sumber daya kehutanan dan pariwisata sesuai prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan XI-1 Potensi dan persebaran SDA kehutanan danpariwisata di Indonesia Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menganalisis hubungan antara kehutanan dengan pengembangan pariwisata. Level 2 22
Pemanfaatan SDA dengan prinsip pembangunan berkelanjutan Peserta didik dapat menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam pemanfaatan sumberdaya alam Level 2 23
10 Menganalisis ketahanan pangan Nasional penyediaan bahan industri serta potensi energi baru dan terbarukan di Indonesia XI-1 Ketahanan pangan Disajikan pernyataan berupa narasi (kondisi fisik wilayah), peserta didik dapat menentukan potensi pangan yang sesuai.

 

Level 2 24
11 Menganalisis keragaman budaya sebagai identitas nasional berdasarkan keunikan dan sebaran XI-2 BudayaNasional Peserta didik dapat menjelaskan latar belakang fisiografis suatu wilayah terhadap pembentukan budaya Level 2 25
12 Menganalisis dinamika kependudukan di Indonesia untuk perencanaan pembangunan

 

XI-2 Mobilitas penduduk dan tenaga kerja Disajikan suatu kasus, peserta didik dapat menganalisa jenis mobilitas penduduk Level 2 26
Permasalahan kependudukan Disajikan data kependudukan (grafik, tabel, atau peta), peserta didik dapat menganalisis upaya untuk mengatasi masalah kependudukan yang sesuai dengan kondisi data tersebut Level3 27
13 Menanggulangi jenis dan penanggulangan bencana alam melalui edukasi, kearifan lokal dan pemanfaatan tehnologi XI-2 Siklus penanggulangan bencana

 

Peserta didik dapat menentukan langkah-langkah mitigasi bencana sesuai tahapan tertentu Level 2 28
14 Menganalisis jaringan transportasi dan tata guna lahan pada peta, dan atau citra penginderaan jauh, serta Sistem Informasi Geografi (SIG) kaitannya dengan pengembangan potensi wilayah dan kesehatan lingkungan XII-1 Peta Disajikan grafis tata guna lahan, peserta didik dapat menganalisa potensi pengembangan wilayah yang dipetakan. Level 2 29
PenginderaanJauh Disajikan citra inderaja, peserta didik dapat menentukan unsur-unsur interpretasi citra dalam menganalisis objek pada citra. Level 2 30
System InformasiGeografi Peserta didik dapat menetukan jenis peta yang diperlukan untuk pengembangan potensi wilayah Level 2 31
15 Memahami konsep wilayah dan perwilayahan dalam perencanaan tata ruang wilayah, nasional, propinsi dan kabupaten/kota XII-1 Konsep wilayah dan pewilayahan Disajikan gambar, peserta didik dapat menganalisa    model pewilayahan dalam tata ruang wilayah Level 2 32
Pembangunan dan pertumbuhan wilayah Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menganalisa pengembangan wilayah sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh wilayah tersebut. Level 2 33
Permasalahan dalam penerapan tata ruang wilayah Disajikan gambar, peserta didik dapat menganalisa permasalahan tata ruang wilayah dari gambar tersebut Level 2 34
16 Menganalisis struktur keruangan desa dan kota, interaksi desa dan kota, serta kaitannya dengan usaha pemerataan pembangunan XII-2 Faktor interaksi desa -kota Peserta dapat menganalisa faktor yang mendukung kekuatan interaksi antar wilayah Level 2 35
Struktur keruangan serta perkembangan  desa -kota Peseerta didik dapat menganalisis hubungan antara pola persebaran permukiman dengan letak geografis suatu wilayah Level 2 36
Usaha pemerataan pembangunan Disajikan kasus,  peserta didik dapat menganalisa prioritas pembangunan di desa/kota Level 2 37
Dampak perkembangan kota terhadap masyarakat desa kota Peserta didik dapat menganalisa dampak perkembangan kota terhadap masyarakat desa kota Level 2 38
17 Menganalisis karakteristik negara maju dan negara berkembang dalam konteks pasar bebas XII-2 Karakteristik negara maju dan berkembang Peserta didik dapat menganalisis permasalahan sosial ekonomi di negara maju dan berkembang Level 2 39
Dampak pasar bebas terhadap indonesia Disajikan fakta, peserta didik dapat menganalisis potensi Indonesia terhadap pasar bebas Level 2 40
 

URAIAN

 

1 Menganalisis  dinamika

atmosfer dan dampaknya    terhadap  kehidupan

X-2 Unsur-unsur cuaca Peserta didik dapat menjelaskan faktor yang mempengaruhi suhu di suatu tempat Level 2 41
2 Menganalisis  dinamika

atmosfer dan dampaknya    terhadap  kehidupan

X-2 Perairan darat Peserta didik dapat membedakan ciri profil sungai bagian hulu dan hilir. Level 1 42
3 Menganalisis dinamika kependudukan di Indonesia untuk perencanaan pembangunan XI-2 Pertumbuhan penduduk Peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan penduduk di Imdonesia Level 1 43
4 Menganalisis struktur keruangan desa dan kota, interaksi desa dan kota, serta kaitannya dengan usaha pemerataan pembangunan XII-2 Struktur keruangan serta perkembangan desa kota Pesrta didik dapat menjelaskan tahapan-tahapan perkembangan kota Level 1 44
5 Menganalisis karakteristik negara maju dan negara berkembang dalam konteks pasar bebas. XII-2 Karakteristik negara maju/berkembang Peserta didik mampu menganalisis suatu negara dapat menjadi negara maju Level 2 45

 

Contoh soal-soal terverifikasi

HAKIKAT GEOGRAFI

PEMAHAMAN DAN PENGETAHUAN ( LEVEL KOGNITIF 1)

  1. Konsep geografi yang berkaitan erat dengan medan atau aksesibilitas suatu wilayah untuk dicapai menggunakan sarana transportasi disebut konsep …
  2. lokasi
  3. jarak
  4. pola
  5. interaksi interpedensi

(kalau seandainya soal diubah menjadi :

Fenomena geosfer;

  • harga tanah dekat lokasi kuburan menjadi murah harganya
  • sulitnya mencapai wilayah gempa untuk memberikan bantuan
  • jarak Jakarta – bogor 55 km dipetakan akan menjadi 5 cm
  • posisi Indonesia pada 100LU-100LU menyebabkan bebas taifun
  • Indonesia terletak diantara dua benua dan dua samudera

Fenomena geosfer yang merupakan konsep lokasi seseuai angka …

  1. 1), 2), dan 3)
  2. 1), 3), dan 4)
  3. 1), 4), dan 5)
  4. 2), 3), dan 4)
  5. 3), 4), dan 5)

 

  1. Banjir yang terjadi di sepanjang sungai Citarum disebabkan oleh masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Permasalahan tersebut dapat dikaji melalui pendekatan ..
  2. keruangan
  3. korologi
  4. spasial
  5. kewilayahan

 

  1. Tanaman padi dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah yang memiliki curah hujan cukup. Prinsip geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah prinsip ….
  2. distribusi
  3. persebaran
  4. deskripsi
  5. korologi

 

  1. Fenomena berikut yang termasuk ke dalam aspek sosial geografi adalah ….
  2. kebakaran hutan di musim kemarau
  3. kelaparan karena kekurangan pangan.
  4. rusaknya wilayah pantai akibat abrasi
  5. hujan yang deras mengakibatkan banjir
  6. danau sebagai sumber air bagi penduduk

 

  1. Salah satu lapisan atmosfer tempat terjadinya fenomena awan, hujan, guntur dan halilintar adalah ….
  2. stratosfer
  3. mesosfer
  4. termosfer
  5. eksosfer

(kalau ingin meningkatkan soal ini ke level 2 bisa dengan cara :

Lapisan amosfer yang diberi angka 1 seperti gambar adalah … dan mempunyai fungsi

  1. troposfer, perubahan cuaca
  2. stratosfer, melindungi bumi dari sinar ultraviolet
  3. mesosfer menghasilkan oksigen untuk kehidupan
  4. ionosfer, membakar meteor yang masuk ke bumi
  5. eksosfer, memantulkan gelombang radio

 

  1. Angin yang berhembus dari daratan Asia menuju daratan Australia menyebabkam musim hujan di Indonesia disebut angina….
  2. muson barat.
  3. muson timur
  4. pasat tenggara
  5. fohnn barat
  6. anti pasat

 

  1. Tanda X pada gambar siklus hidrologi di bawah ini merupakan proses ….
  2. evaporasi
  3. kondesasi
  4. intersepsi
  5. infiltrasi

(meningkatkan levelnya dengan cara :

Tanda x pada gambar silus hidrologi di bawah ini merupakan tempat terjadinya proses … dan faktor yang memengaruhi hasil dari proses tersebut adalah …

  1. evaporasi, besarnya angin gunung
  2. kondesasi, ketinggian tempat
  3. presipitasi, banyaknya awan
  4. evaporasi, suhu udara
  5. presipitasi, kelembaban udara

 

  1. Pola aliran sungai yang terbentuk di daerah lipatan adalah ….
  2. pinnate
  3. dendritik
  4. anular
  5. radial

(bagaimana kalau soalnya dibubah menjadi :

Pola aliran sungai yang banyak ditemui di wilayah Sumatra bagian Timur adalah …

  1. pinnate
  2. dendritik
  3. anular
  4. radial

 

Apakah soal di atas menjadi lebih tinggi levelnya ?)

 

  1. Batuan yang terbentuk akibat proses pembekuan/penkristalan magma di dalam perut bumi disebut ….
  2. sedimen
  3. aeolis
  4. marine
  5. metamorf

 

  1. Perhatikan beberapa pernyataan berikut !
  • Abu vulkanis menyuburkan tanaman
  • Mengeluarkan gas panas beracun
  • Magma yang dikeluarkan mengandung mineral logam
  • Mengeluarkan lava pijar yang menghanguskan areal yang dilalui
  • Mineral yang dikeluarkan mengeluarkan mineral pasir, kerikil dan batu

Dampak positif vulkanisme ditunjukkan oleh angka ….

  1. (1), (2), dan (3)
  2. (1), (2), dan (4)
  3. (1), (3), dan (5).
  4. (2), (4), dan (5)
  5. (3), (4), dan (5)

 

  1. Berikut ini yang termasuk sifat fisik tanah adalah ….
  2. struktur tana, kemasaman tanah, dan cacing
  3. warna tanah, unsur organic, dan jamur
  4. tekstur tanah, nitrogen, bakteri pelarut
  5. struktur tanah, tesktur tanah, dan warna tanah.
  6. keasaman tanah, unsur organic, dan nitrogen

 

  1. Faktor-faktor yang memengaruhi persebaan flora dan fauna di muka bumi adalah ….
  2. topografi dan klimatik.
  3. klimatik dam manusia
  4. lapisann batuan dan letak lintang
  5. letak lintang dan letak bujur
  6. letak bujur dan fisiografik

 

  1. Jenis fauna endemik di daerah yang ditunjukan oleh angka 2 pada gambar adalah ….
  2. harimau, badak, dan banteng.
  3. harimau, badak, dan siamang
  4. harimau, gajah, dan banteng
  5. beruang, mawas, dan kera gibbon
  6. siamang, tapir, dan banteng

 

APLIKASI ( LEVEL KOGNITIF 2)

  1. Kondisi wilayah yang relatif datar akan lebih banyak dimanfaatkan untuk pemukiman pnduduk, khususnya di dataran rendah yang subur. Penduduk akan cenderung tinggal mengelompok dan memanfaatkan tanah di sekitarnya sebagai lahan pertanian.

Konsep geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah ….

  1. lokasi dan pola
  2. pola dan differensiasi area
  3. morfologi dann aglomerasi.
  4. lokasi dan morfologi
  5. nilai kegunaan dan interaksi

 

  1. Pada musim kemarau. Selalu terjadi bencana kabut asap di wilayah Kalimantan dan Sumatra. Salah satu penyebabnya adalah masyarakat membuka areal pertanian dengan cara membuka lahan pertanian.

Masalah yang terjadi tersebut, dalam geografi harus diselesaikan melalu pendekatan ….

  1. keruangan
  2. korologi
  3. kewilayahan
  4. kompleks wilayah

 

  1. Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana kebumian. Untuk meminimalkan bahaya letusan gunung api, maka dibuat peta kawasan rawan gunung api. Melalui peta tersebut, masyarakat dapat mengetahui jangkauan materil letusan, jalur evakuasi, dan wilayah aman untuk pengusungsian.

Dalam geografi, kajian tersebut menggunakan prinsip …

  1. distribusi
  2. interelasi
  3. korologi
  4. interdependensi

 

  1. Perhatikan beberapa fenomena geosfer berikut.
  • Pengangguran di kota
  • Hujan lebat di Bandung
  • Banjir di Jakarta
  • Tsunami di Pantai Padang
  • Gunung Semeru meletus

Aspek fisik dari fenomena geosfer terdapat pada angka …

  1. (1), (2), dan (3)
  2. (1), (3), dan (4)
  3. (1), (3), dan (5)
  4. (2), (4), dan (5).
  5. (3), (4), dan (5)

 

  1. Adanya fenomena cuaca seperti terjadinya hujan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan di bumi. Hujan mampu menyediakan cadangan air tanah, tumbuhnya berbagai jenis tumbuhan, budi daya tanaman yang diusahakan oleh manusia dan banyak manfaat lainnya yang berasal dari hujan. Fenomena tersebut dapat terjadi karena bumi memiliki lapisan atmosfer, yaitu …
  2. mesosfer
  3. termosfer
  4. stratosfer
  5. eksosfer

 

  1. Jika seseorang petani akan menanam kopi dan teh, maka menurut klasifikasi iklim Junghun, ketinggian lahan nyang tepat untuk ditanami adalah ….
  2. 50 – 200 m dpl
  3. 300 – 500 m dpl
  4. 500 – 1.000 m dpl
  5. 500 – 2.500 m dpl.
  6. 000 – 5.000 m dpl

 

  1. Kota A memiliki jumlah bulan kering sebanyak 4 bulan dan jumlah bulan basah sebanyak 7 bulan. Menurut Schmidth-Ferguson, tipe iklim kota A adalah ….
  2. basah
  3. agak basah.
  4. sedang
  5. agak kering
  6. kering

 

  1. Setelah hujan, sering dijumpai genangan air permukaan di halaman rumah. Genangan tersebut menunjukkan bahwa air tidak mampu meresap ke dalam tanah. Agar proses infiltrasi air hujan lebih mudah terjadi, tindakan yang dapat kita lakukan adalah ….
  2. menutup tanah dengan semen agar tidak tergenang
  3. membuat sumur resapan sederhana di halaman rumah.
  4. mengalirkan genangan air ke parit-parit
  5. mencangkul tanah yang tergenang air air meresap
  6. menutup genanan air dengan tanah dan kerikil

 

 

PENALARAN DAN LOGIKA ( LEVEL KOGNITIF 3)

  1. Setiap manusia membutuhkan manusia lainnya, baik dalam menjalain interaksi sosial maupun saling memenuhi kebutuhan masing-masing. Hubungan tersebut tersebut tercermin seperti masyarakat desa dan kota yang satu sama lain saling melengkapi. Masyarakat kota mendapatkan kebutuhan pangan dari desa, dan penduduk desa mendapatkan kebutuhan pakaian dari kota.

Konsep geografi yang sesuai untuk mengkaji fenomena tersebut adalah konsep …

  1. interaksi dan interpedensi.
  2. interelasi dan diferensiasi area
  3. aglomerasi dan keterkaitan ruang
  4. keterkaitan ruang dan persebaran
  5. nilai kegunaan dan keterjangkauan

 

  1. Dalam perencanan pembangunan pemukiman baru, pemerintah harus memperhatikan berbagai aspek, seperti mengidentifikasi lokasi yang potensial, aksesibilitas daerah tersebut, dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait.

Pendekatan geografi yag digunakan oleh pemerintah dalam perencanaan pemukiman adalah pendekatan ….

  1. keruangan
  2. ekologi
  3. korologi
  4. kewilayahan
  5. kompleks wilayah.

 

  1. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, gunung api yang ada di Sumatra dan Jawa menunjukkan aktivitas vukanismenya. Dilihat dari struktur geologisnya, wilayah Sumatra dan Jawa berada di zona tumbukan lempeng.

Prinsip geografi yang digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah prinsip ….

  1. persebaran
  2. deskripsi
  3. korologi
  4. keruangan

 

  1. Perhatikan beberapa fenomena berikut ini :
  • Evakuasi program bencana gunung api
  • Tingginya gelombang laut mengikis pantai
  • Kurangnya vegetasi, memicu terjadinya longsor
  • Kebakaran hutan mengakibatkan matinya hewan
  • Jenis tanah alluvial bayak terdapat di muara sungai

Berdasarkan fenomena tersebut, yang termasuk aspek fisik bidang kajian lithosfer ditunjukkan oleh angka ….

  1. (1) dan (2)
  2. (2) dan (3)
  3. (3) dan (4)
  4. (3) dan (5).
  5. (4) dan (5)

 


Kelas x lintas minat

Oktober 16, 2018

Assalamu’alaikum ,… selamatpagi. Para pejuang geografi di kelas x Lintas Minat berikut ini adaah tugas kalian hari ini :

  1. menggunggah satu file tentang lithosfer
  2. catat situsnya
  3. modifikasi (menambah isi ) file tersebut sesuai dengan keinginan kalian
  4. setelah selesai, kirim ke wangsajaya01@gmail.com
  5. merupakan tugas masing-masing peserta didik

Tugas siswa kelas x ips

Oktober 16, 2018

Selamat pagi para peserta didik, mohon maaf hari ini saya tidak hadir karena ada tugas kedinasan. Tugas kalian hari senin kemaren ternyata baru satu kelompok yang berhasil menyesaikannya. Tugas hari ini adalah menyelesaikan tugas tersebut, saya tunggu hingga pukul 12.00 hari ini.

Terima kasih atas perhatian kalian.


TUGAS SISWA HARI SELASA, 16 OKTOBER 2018

Oktober 16, 2018

Selamat pagi berikut ini adalah  tugas mandiri untuk kelas xii ips :

GEO TO 2

GEO TO 3


BEDAH SOAL UN GEOGRAFI TAHUN 2018

September 11, 2018

Silakan teman-teman yang membutuhkan, soal dengan pembahasan, soal hots, dan jawaban UN 2018 materi geografi.

1._BEDAH_SOAL_UN_2017-2018_FIX

2._KUNCI_JAWABAN_DAN_PEMBAHASAN_SOAL_SULIT

2._SOAL_TES_DIAGNOSTIK_GEOGRAFI

SOAL HOTS GEOGRAFI_ARIS_SMAN 1 PONTIANAK

SOAL HOTS GEOGRAFI_CICIK YUNI_SMA WAHID HASYIM

SOAL HOTS GEOGRAFI_NITA_SMAN MADANI PALU

SOAL HOTS GEOGRAFI_WIWIN_SMAN 3 BOGOR


soal hots xi geografi

September 9, 2018

SOAL HOTS KELAS XI
Gambar atmosfer :

gambar

Sebuah pesawat komersial yang mempunyai jalur penerbangan Jakarta – Hanoi akan memilih terbang pada lapisan … karena …
A. 1, terbebas dari badai tropis
B. 2, terbebas dari gangguan cuaca
C. 3, jauh dari gangguan gelombang elektromagnetik bumi
D. 4, bebas dari gangguan hewan yang migrasi
E. 5, mengurangi gravitasi yang diterima pesawat

Suatu wilayah dengan curah hujan lebih dari 60 mm per bulan, dengan topografi bergelombang, ketinggian 1200 m dpl. Petani A pada lahan 1 hektar menanami cabe merah keriting, dan petani B pada lahan lainnya menanami kol. Menurut klasifikasi iklim Junghun, petani manakah yang mempunyai hasil panen terbaik ….
A. Petani A karena tanaman cabe keriting sesuai syarat tumbuhnya
B. Petani B karena tanaman kol sesuai syarat tumbuhnya
C. Petani A dan B sama-sama mendapatkan hasil panen terbaik
D. Petani A gagal panen karena cabe merah keriting jenis tanaman yang tidak memerlukan air yang berlimpah
E. Petani B berhasil panen dengan memodifikasi unsur cuaca dengan menggunakan ‘rumah kaca”

Seorang pengusaha menengah nasional ingin berinvestasi di bidang pertanian, ada dua pelaku bisnis yang menawarkan jasa. Pebisnis A menawarkan untuk membuka peternakan lebah madu di Pulau Lombok dan pebisnis B menawarkan untuk mengembangkan sapi pedaging di wilayah Yogyakarta. Sebagai seorang konsultan, sebaiknya saran yang anda sampaikan kepada pengusaha tersebut adalah ….
A. menerima tawaran pebisnis A dengan syarat membuat jalur transportasi udara
B. menerima tawarab pebisnis B dengan asumsi harus tersedia pakan ternak alami
C. memberi tawaran baru kepada pebisnis A untuk memindahkan usahanya di Pulau Bali
D. menerima tawaran pebisnis B dan harus memimdahkan usahanya ke Pulau Nusa Tenggara yang tersedia rumput
E. menolak kedua pebisnis tersebut dan mengalihkan investasinya ke perbankan

Hampir setiap tahun di musim kemarau, negara tetangga kita seperti Malaysia dan Singapore melayangkan nota protes terkait kabut asap.Kabut asap terjadi karena kebakaran hutan, baik sengaja atau pun tidak. Pembukaan ladang dengan membakar lahan, tindakan ceroboh membuang punting rokok atau pun karena sebab lain berupa angin kering panas. Bagaimana tindakan kita jika menghadapi persoalan kebakaran hutan tersebut ? Mengapa ?

Indonesia adaah salah satu negara yang kaya akan aneka flora dan fauna, hal ini didukung oleh iklim yang tropis basah. Salah satu faktor dari iklim tersebut adalah curah hujan yang tinggi. Tetapi sebaran curah hujan tidak merata untuk semua pulau, seperti wilayah. Sumatra yang mempunyai curah hujan tinggi dan Nusa Tenggara yang relatif kecil curah hujannya. Bandingkanlah faktor-faktor yang memengaruhinya !


SOAL GEOGRAFI LAGI, USBN VERSI JADUL

Agustus 26, 2018

to-001

to-002

to-003

to-004

to-005

to-006

to-007

to-008

to-009

to-010

to-011

to-012

to-013

to-014

to-015

to-016

to-017

to-018

to-019

to-020

to-021

to-022

to-023

to-024

to-026

to-027

to-028

to-029

to-030

to-031

to-032

to-033

to-034

to-035

to-036

to-037

to-038

to-039


KUMPULAN SOAL USBN TAHUN 2017-2018

Agustus 26, 2018

Silakan kalau mau ambil,.. semampunya,.. hehhee

KODE A

KODE A+

KODE B

KODE C

KODE D

KODE E

KODE F

KODE G

KODE H

GEO TO 1

GEO TO 2

GEO TO 3

GEO TO 4

GEO TO 5

GEO TO 6

GEO TO 7

GEO TO 8

GEO TO 9

GEO TO 10

Ini adalah satu kegiatan yang saya lakukan untuk meningkatkan kompetensi siswa XII IPS SMAN 8 Jakarta

 


PERSIAPAN XII IPS SMAN 8 MENUJU PTN 2019

Agustus 25, 2018

xii ips

Berikut ini file yang bisa diunduh, beberapa file dihilangkan karena data penting XII IPS SMA Negeri 8 Jakarta angkatan 2019,…

2. ALBUM XII IPS SMAN 8 2019

3. Analisa data 2018-2019 2

4. KIAT MASUK PTN 2019

5. TANPA BIMBEL

KULIAH MEWUJUDKAN MASA DEPAN TAHUN 2019

1. PAPARAN UTAMA


TUGAS KELAS XI IPS DAN LINTAS MINAT

Agustus 23, 2018

Pelajari paparan dari PPT berikut ini, tugas kalian adalah memodifkasi PPT tersebut dengan memasukan unsur tambahan, seperti peta, gambar, tabel dan video.  Paparan terdiri dari 5 buah, setiap 2 orang siswa mengerjakan satu paparan dengan atuaran :

  1. absen 1 paparan 1, absen 2 paparan 2, absen 3 paparan 3, absen 4 paparan 4, absen 5 paparan 5, setelah itu absen 6 paparan 1, absen 7 paparan 2, absen 8 paparan 3, absen 9 paparan 4 dan absen 10 paparan 5
  2. absen 19 bergabung dengan absen 1, absen 20 dengan absen 2, absen 21 dengan absen 3 dstnya.
  3. tugas selesai pukul 13.00  untuk kelas xi ips dan 16.00 untuk kelas xi lintas minat serta harus dikirimkan ke email : wangsajaya01@gmail.com

Berikut paparannya :

  1. PPT BIOSFER
  2. PPT FLORA DAN FAUNA DUNIA
  3. PPT FLORA DAN FAUNA INDONESIA
  4. PPT PEMANFAATAN & KONSERVASI
  5. PPT PERSEBARAN BARANG TAMBANG REVISI

ABRAHAM KAREL PEJUANG KEBUMIAN, DENGAN 1 EMAS 1 PERAK DI IESO 2018 THAILND

Agustus 21, 2018

Olimpiade sains

http://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/2018/08/20/indonesia-raih-3-medali-emas-olimpiade-sains-2018-428995

Lima siswa Indonesia meraih 3 emas, 2 perak dan 3 perunggu 12nd International Earth Science Olympiad (IESO) 2018 yang berlangsung di Mahidol Kanchanaburi, Thailand.

Kepala Sub Direktorat Peserta Didik, Direktorat Pembinaan SMA, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Suharlan mengatakan, perolehan medali tersebut membawa Indonesia masuk pada peringkat ketiga dunia dalam ajang yang diikuti 39 negara itu. “Kami bangga anak-anak pulang mendapatkan medali dan mayoritas mendapatkan emas,” kata Suharlan di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin 20 Agustus 2018.

Dua siswa peraih medali emas pada kategori individu diraih Naufal Dean Anugrah (SMAN 1 Yogyakarta) dan Geoffrey Tyndall (SMAN 2 Jakarta). Sedangkan satu medali perak diraih Abraham Karel (SMAN 8 Jakarta) dan satu medali perunggu diraih satu-satunya olimpiad putri, Lintang Ambar Pramesti (SMA Kesatuan Bangsa Yogyayakarta). Tidak hanya itu, Indonesia juga dibuat bangga dengan raihan penghargaan kategori lomba berkelompok ESP dan ITFI.

Dari kompetisi ESP, siswa Indonesia meraih medali emas atas nama Abraham Karel dan medali perunggu atas nama Lintang. Sedangkan dari kategori ITFI, siswa Indonesia raih medali perak atas nama Naufal dan perunggu atas nama Geoffrey.


BERUBAH DAN MERUBAH PILIHAN, FENOMENA KELOMPOK IPA

Agustus 19, 2018

Jangan baperlah, kenyataan menunjukkan menjadi  peserta didik di SMA Negeri 8 Jakarta itu sesuatu sekali. Banyak keluarga yang bangga ketika salah satu keluarga mampu untuk menimba ilmu di Taman Bukitduri Tebet. Harus diakui 25 tahun terakhir SMAN 8 Jakarta sedemikian melegenda. Pertemuan keluarga, arisan bahkan konten-konten di media sosial berisi kebahagian saat anggota kelurga resmi menjadi keluarga besar SMA Negeri 8 Jakarta. Kemampuan SMA Negeri 8 Jakarta meramu bahan dasar bahkan bahan setengah jadi menjadi bahan jadi yang enak dipandang bahkan diberi banyak apresiasi membuat banyak sekolah competitor bertanya apa rahasia dibalik keberhasilan SMA Negeri 8 Jakarta ? Jangan kaget SMA Negeri 8 Jakarta, beberapa tahun terakhir adalah sekolah reguler, bukan sekolah unggulan seperti SMA MHT. SMA Negeri 8 Jakarta juga termasuk sekolah yang sama dengan 115 sekolah lain di Jakarta, mendapatkan dana BOS, sehingga tidak ada lagi pungutan apa pun di sekolah. Apa ada jurus-jurus jitu yang dipakai sehingga anak-anak Bukitduri sedemikian berbeda dikancah kompetisi anak SMA baik di lomba-lomba akademis, non akademis bahkan di kompetisi memperebutkan bangku kuliah di Perguruan Tinggi,…. Yaa salam,.. doa untuk para guru baik yang masih aktif atau yang sudah purnabakti, semoga berkah segala ilmu, dengan kesehatan dan kebahagiaan,.. aamiin.

            Setiap kelas X yang saya datangi dalam beberapa tahun terakhir, dan saya menanyakan : “Kenapa memilih masuk ke SMA Negeri 8 Jakarta ?”, selalu saja jawabannya adalah : agar bisa diterima di Perguruan Tinggi Favorit. Kenapa ? Karena SMA Negeri 8 Jakarta hingga hari ini menjadi pemasok terbanyak ke UI ITB di Provinsi DKI Jakarta. Bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri Favorit itu merupakan sebuah prestasi dan prestise.

Benar, SMA Negeri 8 Jakarta hingga tahun ini, 2018, masih menjadi sekolah terbanyak diterima di Perguruan Tinggi Negeri Favorit, sebut saja Pendidikan Dokter Universitas Indonesia, Fakultas Teknik Industri Institut Teknologi Bandung, Ekonomi Akuntansi Universitas Indonesia dan lain-lain.

Sebuah prestasi setelah berjuang masuk ke SMA Negeri 8 Jakarta, harusnya bisa juga diterima di PTN terbaik negeri ini. Tingkat kompetisi PTN-PTN tersebut sedemikian tinggi, wajar jika para siswa kelas IX SMP mempersiapkan diri secara maksimal untuk  dapat diterima di SMA Negeri 8 Jakarta. Setelah di SMA Negeri 8 Jakarta akan bersaing dengan SMA Negeri dan Swasta untuk mendapatkan PTN tersebut.

Prestise atau kebanggan adalah bonus atas hasil usaha siswa. Sekolah akan bahagia, orang tua akan tersenyum puas dan para siswa akan semakin yakin bahwa masa depan hanya bisa diraih dengan perjuangan.  Bahkan banyak dosen di UI saat memperkenalkan diri selalu melontarkan kalimat : “silakan berdiri yang bukan alumni SMAN 8 Jakarta.” Hal ini menunjukkan di beberapa jurusan bahkan fakultas, SMA Negeri 8 Jakarta sedemikian terkenal dan selalu menjadi mayoritas. Bayangkan saja di tahun 2018 ada 44 alumni SMANDEL2017 di Pendidikan Dokter UI, belum lagi angkatan 2017 yang berpindah ke Pendidikan Dokter UI setelah berjuang melalui SBMPTN dan SIMAK UI. Lihat juga di FTI ITB ada 18 alumni SMANDEL 2018, ada 16 alumni SMANDEL 2018 di STEI ITB. Itu adalah prestasi dan prestise angkatan 2018.

           Kenyataan lain menunjukkan adanya fenomena yang setiap tahunnya amat signifikan, yaitu makin banyaknya siswa kelompok IPA yang menjatuhkan pilihan akhirnya saat perkuliah di jurusan-jurusan IPS, sebut saja Akutansi, Psikologi, Manajemen bahkan Hubungan Internasional. Akan menjadi pertanyaan: apakah ini sebuah starategi, memilih IPS atau memang terkondisikan sehingga harus memilih IPS ?

Sebelum sampai titik tersebut, simaklah hasil penelusuran berikut ini.

jadwal ganjil

Dari tabel di atas terlihat bahwa kegiatan utama yang harus diwaspadai siswa kelas XII adalah Penilaian Harian yang terjdawal, jaga kesehatan, kurangi kegiatan yang kurang berimbas dengan akademik. Nilqi Rapor akan  menentukan kegiatan lanjutan di Seleksi Perguruan Tinggi, mau yang nyaman hanya memanfaatkan nilai rapor atau mau bertarung via ujian tulis ?

jadwal genap

Pada semester 2 atau genap kegiatan utama siswa di sekolah adalah Try Ujian Nasional, Ujian Sekolah berstandar nasional dan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Tetapi kalau mau nyata, pada semester 2 atau genap kegiatan siswa akan makin RIBET, silakan melihat tabel berikut ini.

jadwal masuk PTN 208jadwal kesibukan

Dua tabel data di atas menunjukkan jadwal Ujian Masuk PTN, dengan segala aktivitasnya. Para peserta didik harus mengantisipasi dari semester ganjil, mau aman dan nyaman di bulan April 2019 atau di bulan Juli 2019.

Pola penerimaan mahasiswa baru pada dasar terbagi 3 jalur, yaitu jalur Undangan, Jalur ujian tulis bersama dan Jalur mandiri. Beikut ini dicontohkan Universitas Indoensia.

pola penerimaana mahasiswa baru

seleski dan alokasipilihan program studi uijalur masuk uijalur undanganjalur tulismateri ujian sbmptnmateri ujian simakkeketatankeketatan kesehatanilmu sosialkeketatan saintekkektatan humaniorakeketatan saintek paralelkeketatan soshum paralelkontak

Terdata ada 56 siswa kelompok IPA yang saat Ujian Masuk Peguruaan Tinggi Negeri berhasil lulus dan diterima di Jurusan kelompok IPS

NO KELAS RATAAN 3 4 5 PT JENIS JALUR JURUSAN
1 IPA 81.48 UI TULIS SBMPTN AKUNTANSI
2 IPA 85.00 UI TULIS SBMPTN AKUNTANSI
3 IPA 81.90 UI TULIS SBMPTN ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL
4 IPA 82.19 UI TULIS SBMPTN ILMU HUKUM
5 IPA 80.76 UI TULIS SBMPTN ILMU KOMUNIKASI
6 IPA 80.57 UI TULIS SBMPTN ILMU POLITIK
7 IPA 81.67 UI TULIS SBMPTN ILMU PSIKOLOGI
8 IPA 81.67 UI TULIS SBMPTN MANAJEMEN
9 IPA 84.76 UI TULIS SBMPTN MANAJEMEN
10 IPA 85.52 UI TULIS SBMPTN MANAJEMEN
11 IPA 83.90 UI TULIS SBMPTN PSIKOLOGI
12 IPA 80.24 UI TULIS SBMPTN PSIKOLOGI
13 IPA 82.95 UNDIP TULIS SBMPTN ILMU HUKUM
14 IPA 80.24 UNPAD TULIS SBMPTN EKONOMI ISLAM
15 IPA 83.48 UNPAD TULIS SBMPTN EKONOMI ISLAM
16 IPA 81.29 UNPAD TULIS SBMPTN AKUNTANSI
17 IPA 81.43 UNPAD TULIS SBMPTN SASTRA INGGRIS
18 IPA 79.67 UNPAD TULIS SBMPTN PSIKOLOGI
19 IPA 81.71 UI TULIS SIMAK AKUNTANSI INTERNASIONAL
20 IPA 85.19 UI TULIS SIMAK AKUNTANSI INTERNASIONAL
21 IPA 81.38 UI TULIS SIMAK EKONOMI
22 IPA 83.81 UI TULIS SIMAK PSIKOLOGI
23 IPA 83.90 UGM TULIS UM EKONOMI IUP
24 IPA 82.76 UGM TULIS UM IUP
25 IPA 80.00 UNAIR TULIS UM AKUNTANSI
26 IPA 81.10 UNS TULIS UM KOMUNIKASI
27 IPA 80.11 UPN TULIS UM AKUTANSI
28 IPA 84.05 STAN TULIS UM AKUNTANSI
29 IPA 82.71 STAN TULIS UM KEBENDAHARAAN NEGARA
30 IPA 82.19 STAN TULIS UM AKUTANSI
31 IPA 82.19 UNIBRAW TULIS UM AGRIBISNIS
32 IPA 81.81 STAN TULIS UM PAJAK
33 IPA 82.10 STAN TULIS UM MANAJEMEN ASET
34 IPA 84.62 STAN TULIS UM AKUTANSI
35 IPA 81.67 UPNJ TULIS UM AKUTANSI
36 IPA 83.81 UGM TULIS UM PSIKOLOGI IUP
37 IPA 83.81 UI UNDANGAN PPKB AKUNTANSI
38 IPA 89.43 UI UNDANGAN PPKB AKUNTANSI
39 IPA 82.38 UI UNDANGAN PPKB ARSITEKTUR
40 IPA 83.62 UI UNDANGAN PPKB ILMU HUKUM
41 IPA 90.19 UI UNDANGAN PPKB ILMU HUKUM
42 IPA 80.43 UI UNDANGAN PPKB ILMU KOMUNIKASI
43 IPA 83.43 UI UNDANGAN PPKB ILMU KOMUNIKASI
44 IPA 80.29 UI UNDANGAN PPKB PSIKOLOGI
45 IPA 82.81 UI UNDANGAN PPKB PSIKOLOGI
46 IPA 83.14 UI UNDANGAN PPKB PSIKOLOGI
47 IPA 84.76 UI UNDANGAN PPKB PSIKOLOGI
48 IPA 84.90 UI UNDANGAN PPKB PSIKOLOGI
49 IPA 85.00 UI UNDANGAN PPKB PSIKOLOGI
50 IPA 85.38 UI UNDANGAN PPKB PSIKOLOGI
51 IPA 85.29 UI UNDANGAN SNMPTN AKUNTANSI
52 IPA 88.90 UI UNDANGAN SNMPTN AKUNTANSI
53 IPA 82.29 UI UNDANGAN TS AKUNTANSI
54 IPA 80.29 UI UNDANGAN TS MANAJEMEN
55 IPA 82.00 UI UNDANGAN TS MANAJEMEN
56 IPA 86.95 UI UNDANGAN TS MANAJEMEN


YUK BERGERAK

Agustus 18, 2018

xii ips


PPT KELAS XI IPS GEOGRAFI SMAN 8 JAKARTA

Agustus 3, 2018

Berikut ini adalah PPT bahan ajar buah tangan dari pak Nono SMAN 94, silakan para siswa pelajari untuk paparan selanjutnya di kelas,..

Pemanfaatan Sumber Daya Alam dengan Prinsip EkoefisienPotensi fisik dan sosial wilayah indonesiaPOTENSI GEOGRAFIS INDONESIA UNTUK KETAHANAN ENERGIPOTENSI GEOGRAFIS INDONESIA


TATANGAN SMAN di JAKARTA, DAN JUGA YANG LAINnya DI MASA DEPAN

Juli 25, 2018

SMA Negeri 8 Jakarta yang selama ini menikmati masa-masa kejayaan dan keinindahan boleh jadi di beberapa tahun ke depan akan menghadapi masa-masa perjuangan berat kembali untuk berada di zona atas sekolah negeri di Jakarta bahkan Indonesia. Regulasi yang ada dan perkembangan zaman menuntut banyak perubahan dan inovasi dalam layanan dan kolaborasi warga sekolah. Beberapa regulasi yang cukup menarik perhatian dan  sudah berjalan adalah :

  • Rotasi guru

          Rotasi guru adalah sebuah kenyatan yang harus dihadapi semua sekolah. Para pendidik yang sudah berdiam lima tahunnan di sebuah sekolah harus beriap untuk masuk daftar tunggu rotasi. Perpidahan guru ke sekolah lain tentunya akan membuat banyak perubahan. Dari pola sikap, budaya dan bahkan sinergisitas (apa ini… hehehhe). Awalnya rotasi menjadis sesuatu yang menakutkan, kesan dilengsengserkan dari sekolah bagus ke sekolah yang kurang bagus, demi pemertaan guru-guru terbaik, hingga ada kalimat gurunya sedang didik/dibina karena terlalu banyak macam,… wus wus rasakan.

Rotasi memang membuat sikap guru sedikit berubah, bahkan boleh jadi amat berubah. Tunjanan kinerja guru DKI yang sedemikian besar, awalnya memang menjadi pijakan besar para guru, apalagi jika berada di sekolah-sekolah papan atas dengan segudang prestasi. Waktulah yang menunjukan bahwa seteleah rotasi banyak guru yang menikmatinya, suasana baru, pencapaian target baru dan tentunya energi baru. Ternyata TKD tidak jauh-jauh beda kok.

Persoalan yang timbul adalah kecepatan bersinergi, kecepatan mengikuti budaya sebuah sekolah, memahami karakteristik peserta didik bahkan orang tua peserta didik. Ego bermain di sini, para siswa yang biasa mendapatkan layanan lebih, akan sedikit kaget ketika guru “terbaik” mereka berpindah ke sekolah yang menurut mereka bukan lingkungan yang tepat untuk gurunya. Walau pun banyak juga guru rotasi yang terkaget-kaget dengan budaya anak-anak di sebuah sekolah. Dari anak-anak merasa peformance guru pendatang jauh dari harapan, model soal yang terbilang jadul dan kurang variatif, hingga ‘bukan jenis guru yang enak didengar’ gila khan,… hhehee.

Pengalaman menunjukkan ada beberapa guru kaget ketika masuk keas, anak banyak bertanya, menyodorkan soal level yang lebih tinggi, bahkan membandingan dengan guru sebelumnya.  Harapan mereka guru yang datang ke sekolah mereka tidaa kalah greget, bisa jadi teman curhat, paman google soal, kakak yang baik bahkan ‘pecinta gamer juga’ wkwkakwkkak.

  • jalur ppdb

Perubahan menu PPDB yang dahulunya sudah hapal untuk diakalai, dikadali bahkan dikerjai, dengan berbagai modus agar siswa bisa menjadi peserta didik, sedikit banyak berubah tahun ini. Jauh-jauh bulan sudah banyak orang tua yang memindakan Kartu Keluarga agar bisa memperbesar peluang masuk melalui jalur utama : jalur lokal. Tanpa dikira, jalur masuk PPDB 2018 diubah, jalur lokal terlebih dahulu. Hal ini peta konstelasi perburuan sekolah menjadi makin seru. Harapannya, jika jalur umum dulu, maka banyak sekolah akan banyak menerima anak berkemampuan lebih dari banyak wilayah di luar zona sekolah, sehingga saat jalur lokal hanya tinggal sedikit persaingan.

Belum lagi perubahan batas waktu yang biasanya perpindahan KK maish dimungkinan hingga April, berubah menjadi Januari. Hal ini banyak membuat para KK  terlempar dari sistem komputer PPDB.

  • zonasi sekolah

Saya membaca zonasi secara berbeda, zonasi wilayah dan zonasi jalur. Zonasi wilaya akan keluar wilayah kecamatan yang masuk zona sekolah. Zonasi ini menguntungkan bagi peserta didik yang rumahnya berada pada wilayah yang menjadi wilayah pemasok sebuah sekolah. Zonasi yang kedua pembatasan jalur dan kewajiban jalur. Sebut saja Jalur Prestasi, Jalur inklusi, jalur panti dan jalur afirmasi. Secara umum ini adalah jalur yang membuat semua anak bangsa terlayani, tetapi disisi lain banyak juga yang mempertanyakan. Bisa menjadi tantangan tentunya. Pemerintah pasti telah mengkaji jauh-jauh  model zonasi tersebut.

  • perkembangan kompetitor

Semua sekolah setiap tahun melakuan evaluasi kegiatan hingga hasil-hasil yang dicapai tahun sebelumnya dan pasti merancang kegiatan tahun berikutnya lebih baik, berinovasi bahkan boleh jadi mempersiapkan banyak model strategi terbaik. Semua sekolah tetap berkeinginan berada di zona papan atas, berakreditasi baik, merajai PTN, selalu ada di OSN dan tanpa tawuran dan bully.


TIM OSN 2016 SMAN 8 JAKARTA, MENJADI MAHASISWA 2018

Juli 24, 2018

2016

Mereka yang tahun ini meninggalkan SMAN 8, menjadi mahasiswa di perguruan tinggi terbaik negeri ini dan luar negeri, mereka adalah siswa terbaik SMAN 8 JAKARTA dalam bidang akademik, tim osn SMAN 8 JAKARTA, selamat berjuang nak, sukses untuk kalian, ingat kalian pernah menjadi tim terbaik di OSN,… jadilah terbaik pula saat menunaikan tugas sebagai mahasiswa.. ting-ting on fire..


MEDALI PERAK IBO 2018

Juli 22, 2018

Silingga metta Jauhari salah satu siswa terbaikSMAN 8 mempersembahkan medali perak Internasional biology Olympiade (IBO) di Iran.. Alhamdulillah

SILINGGA


Sebuah kisah perjuangan kelas XII IPS menuju PTN Idaman..

Juli 22, 2018

KULIAH MEWUJUDKAN MASA DEPAN JADI 2017 IPA DAN IPS protek


ayo kami bangga dengan kalian

Juli 17, 2018

DATA KEBERHASILAN SEMENTARA
SMA NEGERI 8 JAKARTA
ANGKATAN 2018
PER 17 JULI 2018 PUKUL 22.00 WIB
PROSENTASE (259/361 X 100%) = 70.64%
BUKAN LAPORAN RESMI, VERSI WANGSA JAYA

REKAPITULASI PERGURUAN TINGGI
1. UNIVERSITAS INDONESIA ( 18 SNMPTN + 36 PPKB + 14 TALENT SCOUTING + 52 SBMPTN + 15 SIMAK ) = 132 SISWA
2. INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG ( 32 SNMPTN + 28 SBMPTN + 5 INTER) = 65 SISWA
3. INSTITUT TEKNOLOGI 10 NOV ( 1 SBMPTN + 13 UM ITS) = 14 SISWA
4. UNIVERSITAS PADJAJARAN ( 2 SNMPTN + 8 SBMPTN) = 10 SISWA
5. UNIVERSITAS GAJAHMADA ( 2 SNMPTN + 5 IUP + 1 SBMPTN ) = 8 SISWA
6. UNIVERSITAS SEBELAS MARET ( 6 SNMPTN + 1 SBMPTN + 1 MANDIRI) = 8 SISWA
7. POLITEKNIK NEGERI JAKARTA (3 SBMPTN) = 3 SISWA
8. UNIVERSITAS AIRLANGGA (3 SBMPTN_ = 3 SISWA
9. UNIVERSITAS DIPONEGORO ( 2 SBMPTN) = 2 SISWA
10. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (1 SBMPTN) = 1 SISWA
11. UNIVERSITAS VETERAN (1 SBMPTN) = 1 SISWA
12. NANYANG TECH. UNIVERSITY OF SINGAPORE = 3 SISWA
13. NATIONAL UNIVERSITY OF SINGAPORE= 3 SISWA
14. ASIA PASIFIC UNIVERSITY JEPANG = 3 SISWA
15. OKYAMA UNIVESITY JEPANG = 1 SISWA
16. KYOTO UNIVERSITY JEPANG = 1 SISWA
17. BAYLOR UNIVERSITY USA = 1 SISWA
18. FORDHAM UNIVERSITY USA = 1 SISWA
19. INDIANA UNIVERSITY USA = 1 SISWA
20. DAYTONA UNIVERSITY USA = 1 SISWA
21. ARIZONA STATE UNIVERSITY = 2 SISWA
22. BELLEVUE COLLEGE, USA = 1 SISWA
23. UNIVERSITY OF MALAYA = 1 SISWA
24. JERMAN = 2 SISWA


ayo otak atik strategi memilih jurusan : pakai data jangan pakai perasaan

Juli 17, 2018

silakan di simak, tapi bukan simak ui yaaa .

  • KELAS  *RATAAN 345 * JALUR  * DITERIMA DI*
    XII MIPA-H 79.38 UJIAN TULIS SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL & LINGKUNGAN (FTSL)
    XII MIPA-G 80.86 UJIAN TULIS SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL & LINGKUNGAN (FTSL)
    XII MIPA-G 82.19 UJIAN TULIS SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL & LINGKUNGAN (FTSL)
    XII MIPA-F 82.71 UJIAN TULIS SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL & LINGKUNGAN (FTSL)
    XII MIPA-D 83.19 UJIAN TULIS SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL & LINGKUNGAN (FTSL)
    XII MIPA-D 84.38 UJIAN TULIS SBMPTN ITB FAKULTAS TEKNIK SIPIL & LINGKUNGAN (FTSL)

bandingan dengan jalur lain :

XII MIPA-H 81.29 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-E 82.19 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-G 84.33 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-I 84.52 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-A 84.90 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-A 85.52 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-H 86.76 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-A 87.48 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-G 89.24 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-F 89.38 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-H 89.62 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-B 90.57 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-C 90.76 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-E 93.00 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
XII MIPA-B 93.24 UNDANGAN SNMPTN ITB FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)


LAPORAN AKADEMIK 12 JULI 2018

Juli 12, 2018

DATA KEBERHASILAN SEMENTARA
SMA NEGERI 8 JAKARTA
ANGKATAN 2018
PER 12 JULI 2018 PUKUL 11.00 WIB
PROSENTASE (236/361 X 100%) = 65.37%
BUKAN LAPORAN RESMI, VERSI WANGSA JAYA

REKAPITULASI KELAS
1. KELAS XII MIPA A WALIKELAS : YUSTRIDA MAISA, S.Pd., M.Si. PROSENTASE : (21/36 X 100%) = 58.33%
2. KELAS XII MIPA B WALIKELAS : MOHAMMAD FAJAR, S.Pd. PROSENTASE : (20/36 X 100%) = 55.56%
3. KELAS XII MIPA C WALIKELAS : BAMBANG BINTORO, SE, SK.KOM PROSENTASE : (23/36 X 100%) = 63.89%
4. KELAS XII MIPA D WALIKELAS : DIAH ZN, S.Pd. PROSENTASE : (27/34 X 100%) = 79.115%
5. KELAS XII MIPA E WALIKELAS : DRA. HJ. ENY RATIH, M.Pd. PROSENTASE : (23/37 X 100%) = 62.16%
6. KELAS XII MIPA F WALIKELAS : DRS. SAEPUDIN ASHARI KURDI PROSENTASE : (27/37 X 100%) = 72.97%
7. KELAS XII MIPA G WALIKELAS : ABDUL HAMID, S.Pd PROSENTASE : (27/36 X 100%) = 75.00%
8. KELAS XII MIPA H WALIKELAS : DRS. BUDIONO PROSENTASE : (24/36 X 100%) = 66.67%
9. KELAS XII MIPA I WALIKELAS : DRS. H. KARTO SUYUSO PROSENTASE : (19/36 X 100%) = 52.78%
10. KELAS XII IPS WALIKELAS : WANGSA JAYA,M.Si PROSENTASE : (25/37 X 100%) = 67.57%

REKAPITULASI PERGURUAN TINGGI
1. UNIVERSITAS INDONESIA ( 18 SNMPTN + 34 PPKB + 14 TALENT SCOUTING + 51 SBMPTN + 4 SIMAK ) = 121 SISWA
2. INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG ( 32 SNMPTN + 27 SBMPTN + 2 INTER) = 61 SISWA
3. UNIVERSITAS GAJAHMADA ( 2 SNMPTN + 5 IUP + 1 SBMPTN ) = 8 SISWA
4. UNIVERSITAS PADJAJARAN ( 2 SNMPTN + 8 SBMPTN) = 10 SISWA
5. UNIVERSITAS SEBELAS MARET ( 6 SNMPTN + 1 SBMPTN) = 7 SISWA
6. POLITEKNIK NEGERI JAKARTA (3 SBMPTN) = 3 SISWA
7. INSTITUT TEKNOLOGI 10 NOV ( 1 SBMPTN + 8 UM ITS) = 9 SISWA
8. UNIVERSITAS AIRLANGGA (3 SBMPTN_ = 3 SISWA
9. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (1 SBMPTN) = 1 SISWA
10. UNIVERSITAS DIPONEGORO ( 2 SBMPTN) = 2 SISWA
11. UNIVERSITAS VETERAN (1 SBMPTN) = 1 SISWA
12. UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (1 SBMPTN) = 1 SISWA
13. NANYANG TECH. UNIVERSITY OF SINGAPORE = 3 SISWA
14. NATIONAL UNIVERSITY OF SINGAPORE= 3 SISWA
15. ASIA PASIFIC UNIVERSITY JEPANG = 3 SISWA
16. OKYAMA UNIVESITY JEPANG = 1 SISWA
17. KYOTO UNIVERSITY JEPANG = 1 SISWA
18. BAYLOR UNIVERSITY USA = 1 SISWA
19. FORDHAM UNIVERSITY USA = 1 SISWA
20. INDIANA UNIVERSITY USA = 1 SISWA
21. DAYTONA UNIVERSITY USA = 1 SISWA
22. ARIZONA STATE UNIVERSITY = 2 SISWA
23. UNIVERSITY OF MALAYA = 1 SISWA
24. JERMAN = 1 SISWA


ANGKATAN 2018 DI PERGURUAN TINGGI

Juli 11, 2018

Alhamdulillah :

DATA KEBERHASILAN SEMENTARA
SMA NEGERI 8 JAKARTA
ANGKATAN 2018
PER 11 JULI 2018 PUKUL 17.30 WIB
PROSENTASE (230/363 X 100%) = 63.37%

REKAPITULASI KELAS
1. KELAS XII MIPA A WALIKELAS : YUSTRIDA MAISA, S.Pd., M.Si. PROSENTASE : (21/36 X 100%) = 58.33%
2. KELAS XII MIPA B WALIKELAS : MOHAMMAD FAJAR, S.Pd. PROSENTASE : (20/36 X 100%) = 55.56%
3. KELAS XII MIPA C WALIKELAS : BAMBANG BINTORO, SE, SK.KOM PROSENTASE : (23/36 X 100%) = 63.89%
4. KELAS XII MIPA D WALIKELAS : DIAH ZN, S.Pd. PROSENTASE : (23/36 X 100%) = 63.89%
5. KELAS XII MIPA E WALIKELAS : DRA. HJ. ENY RATIH, M.Pd. PROSENTASE : (23/37 X 100%) = 62.16%
6. KELAS XII MIPA F WALIKELAS : DRS. SAEPUDIN ASHARI KURDI PROSENTASE : (26/37 X 100%) = 70.27%
7. KELAS XII MIPA G WALIKELAS : ABDUL HAMID, S.Pd PROSENTASE : (26/36 X 100%) = 72.22%
8. KELAS XII MIPA H WALIKELAS : DRS. BUDIONO PROSENTASE : (24/36 X 100%) = 66.67%
9. KELAS XII MIPA I WALIKELAS : DRS. H. KARTO SUYUSO PROSENTASE : (19/36 X 100%) = 52.78%
10. KELAS XII IPS WALIKELAS : WANGSA JAYA,M.Si PROSENTASE : (25/37 X 100%) = 67.57%

REKAPITULASI PERGURUAN TINGGI
1. UNIVERSITAS INDONESIA ( 18 SNMPTN + 34 PPKB + 14 TALENT SCOUTING + 51 SBMPTN) = 117 SISWA
2. INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG ( 32 SNMPTN + 27 SBMPTN) = 59 SISWA
3. UNIVERSITAS GAJAHMADA ( 2 SNMPTN + 5 IUP + 1 SBMPTN ) = 8 SISWA
4. UNIVERSITAS PADJAJARAN ( 2 SNMPTN + 8 SBMPTN) = 10 SISWA
5. UNIVERSITAS SEBELAS MARET ( 6 SNMPTN + 1 SBMPTN) = 7 SISWA
6. POLITEKNIK NEGERI JAKARTA (3 SBMPTN) = 3 SISWA
7. INSTITUT TEKNOLOGI 10 NOV ( 1 SBMPTN + 7 UM ITS) = 8 SISWA
8. INSTITUT PERTANIAN BOGOR (1 SBMPTN) = 1 SISWA
9. UNIVERSITAS AIRLANGGA (3 SBMPTN_ = 3 SISWA
10. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (1 SBMPTN) = 1 SISWA
11. UNIVERSITAS DIPONEGORO ( 2 SBMPTN) = 2 SISWA
12. UNIVERSITAS VETERAN (1 SBMPTN) = 1 SISWA
13. UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (1 SBMPTN) = 1 SISWA
14. NANYANG TECH. UNIVERSITY OF SINGAPORE = 3 SISWA
15. NATIONAL UNIVERSITY OF SINGAPORE= 3 SISWA
16. ASIA PASIFIC UNIVERSITY JEPANG = 3 SISWA
17. OKYAMA UNIVESITY JEPANG = 1 SISWA
18. KYOTO UNIVERSITY JEPANG = 1 SISWA
19. BAYLOR UNIVERSITY USA = 1 SISWA
20. FORDHAM UNIVERSITY USA = 1 SISWA
21. INDIANA UNIVERSITY USA = 1 SISWA
22. DAYTONA UNIVERSITY USA = 1 SISWA
23. ARIZONA STATE UNIVERSITY = 1 SISWA
24. UNIVERSITY OF MALAYA = 1 SISWA
25. JERMAN = 1 SISWA

 


SPANDUK UTAMA OSN 2018

Juli 10, 2018

spanduk prestasi osn


TIM OSN SMAN 8 JAKARTA TAHUN 2018

Juli 9, 2018

Alhamdulillah,

spanduk jpeg


SMAN 8 DI OSN 2018

Juli 8, 2018

Ahamdulillah kembali Allah memberikan kebahagian untuk kami, keluarga besar SMAN 8 JAKARTA. Anak-anak yang menjadi perwakilan SMAN 8 dan Provinsi DKI di ajang Olimpade Sains Nasional (OSN) 2018 di Padang Sumatra Barat memberikan prestasi terbaik. Berhasil membawa 1 emas, 4 perak dan 3 perunggu. Dibandingkan tahun lalu terjadi penurunan jumlah medali yang diraih. Tetapi tetap menjadi penyumbang medali terbanyak untuk DKI Jakarta di level SMA.

Mereka adalah :

  1. Ubaiillah Ariq Prathama Matematika Perunggu
  2. Daffa Fathani Adila Fisika Emas
  3. Shafira Aurelia Fisika Perak
  4. Tivano Antoni Kimia Perunggu
  5. Ghayda Nafisa Assakura Biologi Perak
  6. Antonius Berwin Astronomi Perak
  7. Muhammad Nabiel Indrasta Irawan Astronomi Perunggu
  8. Jessica Annabel Tio Prisca Ekonomi Perak

Foto bersama

TIM OSN dan Jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta


DATA KEBERHASILAN 2018 SMAN 8 JAKARTA

Juli 5, 2018

DATA KEBERHASILAN SEMENTARA

SMA NEGERI 8 JAKARTA

ANGKATAN 2018

PER 5 JULI 2018 PUKUL 18.00

PROSENTASE (229/363 X 100%) = 63.10%

BUKAN LAPORAN RESMI, VERSI WANGSA JAYA

 

 

REKAPITULASI KELAS

  1. KELAS XII MIPA A PROSENTASE : (21/36 X 100%) = 58.33%
  2. KELAS XII MIPA B PROSENTASE : (20/36 X 100%) = 55.6%
  3. KELAS XII MIPA C PROSENTASE : (21/36 X 100%) = 58.33%
  4. KELAS XII MIPA D PROSENTASE : (22/36 X 100%) = 61.11%
  5. KELAS XII MIPA E PROSENTASE : (23/37 X 100%) = 62.16%
  6. KELAS XII MIPA F PROSENTASE : (26/37 X 100%) = 70.27%
  7. KELAS XII MIPA G PROSENTASE : (26/36 X 100%) = 72.22%
  8. KELAS XII MIPA H PROSENTASE : (24/36 X 100%) = 66.67%
  9. KELAS XII MIPA I PROSENTASE : (19/36 X 100%) = 52.78%
  10. KELAS XII IPS PROSENTASE : (25/37 X 100%) = 67.57%

 

REKAPITULASI PERGURUAN TINGGI

  1. UNIVERSITAS INDONESIA ( 18 SNMPTN + 34 PPKB + 14 TALENT SCOUTING + 51 SBMPTN) = 117 SISWA
  2. INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG ( 32 SNMPTN + 27 SBMPTN) = 59 SISWA
  3. UNIVERSITAS GAJAHMADA ( 2 SNMPTN + 5 IUP + 1 SBMPTN ) = 8 SISWA
  4. UNIVERSITAS PADJAJARAN ( 2 SNMPTN + 8 SBMPTN) = 10 SISWA
  5. UNIVERSITAS SEBELAS MARET ( 6 SNMPTN + 1 SBMPTN) = 7 SISWA
  6. POLITEKNIK NEGERI JAKARTA (3 SBMPTN) = 3 SISWA
  7. INSTITUT TEKNOLOGI 10 NOV ( 1 SBMPTN) = 1 SISWA
  8. UNIVERSITAS AIRLANGGA (3 SBMPTN_ = 3 SISWA
  9. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (1 SBMPTN) = 1 SISWA
  10. UNIVERSITAS DIPONEGORO ( 2 SBMPTN) = 2 SISWA
  11. UNIVERSITAS VETERAN (1 SBMPTN) = 1 SISWA
  12. UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (1 SBMPTN) = 1 SISWA
  13. NANYANG TECH. UNIVERSITY OF SINGAPORE = 3 SISWA
  14. NATIONAL UNIVERSITY OF SINGAPORE= 3 SISWA
  15. ASIA PASIFIC UNIVERSITY JEPANG = 3 SISWA
  16. OKYAMA UNIVESITY JEPANG = 1 SISWA
  17. KYOTO UNIVERSITY JEPANG = 1 SISWA
  18. BAYLOR UNIVERSITY USA = 1 SISWA
  19. FORDHAM UNIVERSITY USA = 1 SISWA
  20. INDIANA UNIVERSITY USA = 1 SISWA
  21. DAYTONA UNIVERSITY USA = 1 SISWA
  22. ARIZONA STATE UNIVERSITY = 1 SISWA
  23. JERMAN = 1 SISWA

LAPORAN AKADEMIK SMA NEGERI 8 JAKARTA PER 5 JULI 2018

Juli 5, 2018

DATA KEBERHASILAN SEMENTARA
SMA NEGERI 8 JAKARTA
ANGKATAN 2018
PER 5 JULI 2018 PUKUL 18.00
PROSENTASE (229/363 X 100%) = 63.10%
BUKAN LAPORAN RESMI, VERSI WANGSA JAYA

REKAPITULASI KELAS
1. KELAS XII MIPA A PROSENTASE : (21/36 X 100%) = 58.33%
2. KELAS XII MIPA B PROSENTASE : (20/36 X 100%) = 55.6%
3. KELAS XII MIPA C PROSENTASE : (21/36 X 100%) = 58.33%
4. KELAS XII MIPA D PROSENTASE : (22/36 X 100%) = 61.11%
5. KELAS XII MIPA E PROSENTASE : (23/37 X 100%) = 62.16%
6. KELAS XII MIPA F PROSENTASE : (26/37 X 100%) = 70.27%
7. KELAS XII MIPA G PROSENTASE : (26/36 X 100%) = 72.22%
8. KELAS XII MIPA H PROSENTASE : (24/36 X 100%) = 66.67%
9. KELAS XII MIPA I PROSENTASE : (19/36 X 100%) = 52.78%
10. KELAS XII IPS PROSENTASE : (25/37 X 100%) = 67.57%


Data grafik PPDB 2018 SMAN 8 JAKARTA

Juli 5, 2018

GABUNGAN PEMASOK 2018

RENANG NILAI GABUNGAN


SMAN 8 JAKARTA 2018

Juli 1, 2018

edisi silau matahari pagi


FENOMENA SMPN 115 ALIAS SMABEL DI SMAN 8 JAKARTA

Juli 1, 2018

SMPN 115 Jakarta merupakan sekolah negeri terbaik di Jakarta yang selama ini menjadi pemasok utama ke SMA Negeri 8 Jakarta. Setap tahun puluhan hingga 100 anak lebih yang menjadi siswa SMANDEL, mereka datang seperti bedol desa ke SMAN 8 Jakarta. Tak dipungkiri, siswa smabel yang ada di SMAN 8 Jakarta selalu berprestasi.

Nama siswa SMABEL/ SMPN 115 yang diterima SMA Negeri 8 Jakarta di Jalur Lokal

1 MIPA BINTANG HEIZA YUDISTIRA 95.88 SMPN 115 JAKARTA
2 MIPA NAOMI CALLULA PRAKOSA 95.75 SMPN 115 JAKARTA
3 MIPA KARISA PUTRI KIRANA 95.25 SMPN 115 JAKARTA
4 MIPA KEISYA SALIKHA PUTRI IRAWAN 95.25 SMPN 115 JAKARTA
5 MIPA SALMA ROFI’AH RAHMAN 95.13 SMPN 115 JAKARTA
6 MIPA FILDZA HANIIFA BUTSAINA 94.5 SMPN 115 JAKARTA
7 MIPA MUHAMMAD HANIF FATHAN PUTRA 94.5 SMPN 115 JAKARTA
8 MIPA M. BINTANG RIZKY RAMADHAN 94.25 SMPN 115 JAKARTA
9 MIPA NIGEL RAFLI ARDIAN 94.13 SMPN 115 JAKARTA
10 MIPA MAYFA SHADRINA SIDDI 94.13 SMPN 115 JAKARTA
11 MIPA MUHAMMAD RAFI HAIDAR 93.88 SMPN 115 JAKARTA
12 MIPA NI PUTU ANGELINA KIRANA PUTRI 93.75 SMPN 115 JAKARTA
13 MIPA AQILA NUR ‘AROFAH 93.75 SMPN 115 JAKARTA
14 MIPA AISYAH LATHIFAH 93.75 SMPN 115 JAKARTA
15 MIPA DIVA AKHSANA ZAHRA AMALA 93.75 SMPN 115 JAKARTA
16 MIPA MUTIARA NURLENA SUSKHAN 93.63 SMPN 115 JAKARTA
17 MIPA REGINA SYAWALY 93.5 SMPN 115 JAKARTA
18 MIPA DAFFA WIDYADHANA 93.38 SMPN 115 JAKARTA
19 MIPA ANNISA RAHMAPURI 93.38 SMPN 115 JAKARTA
20 MIPA LUTHFIA TAQIYYA ANUGRAHA 93.38 SMPN 115 JAKARTA
21 MIPA MUHAMMAD HASNAN RASYID 93.25 SMPN 115 JAKARTA
22 MIPA I MADE ADI PALGUNA RAMA DAFFA 93.25 SMPN 115 JAKARTA
23 MIPA NIXEA ZAHRANY TAHIR 93.25 SMPN 115 JAKARTA
24 MIPA MIRZA FAZIL KARIMDI 93.13 SMPN 115 JAKARTA
25 MIPA TIARA AISYA PERMATASARI 93 SMPN 115 JAKARTA
26 MIPA RAUDA DEVI NURDIMAYTA MOEDIGDO 92.88 SMPN 115 JAKARTA
27 MIPA ANDREA FAHIRA PRAMESWARI 92.75 SMPN 115 JAKARTA
28 MIPA ZAHRAH ERLINA DAULAY 92.63 SMPN 115 JAKARTA
29 MIPA ENRICCO VERINDRA PUTRA 92.5 SMPN 115 JAKARTA
30 MIPA RINALDY ADIN 92.38 SMPN 115 JAKARTA
31 MIPA RAHMAT BRYAN NAUFAL 92.25 SMPN 115 JAKARTA
32 MIPA SADDAM ANNAIS SHAQUILLE 92.25 SMPN 115 JAKARTA
33 MIPA LANANISA AMBARMARIKA SUPRANTIYO 92.13 SMPN 115 JAKARTA
34 MIPA AYUSYA KHAIRUNNISA RUSYDA 92.13 SMPN 115 JAKARTA
35 MIPA KAYLA QISTY LEKSONO 91.88 SMPN 115 JAKARTA
36 MIPA BALQIS RAMANDHA DEWI 91.88 SMPN 115 JAKARTA
37 MIPA PUTU ARVA RAYSENDRIYA ERSUPUTRA 91.75 SMPN 115 JAKARTA
38 MIPA MAHARDIKA WISNU AJI 91.75 SMPN 115 JAKARTA
39 MIPA DAFFA SULAIMAN KAMIL 91.75 SMPN 115 JAKARTA
40 MIPA FASYA RAZANAH PARAMITHA 91.75 SMPN 115 JAKARTA
41 MIPA THARRA ZHARFA SYARIF 91.75 SMPN 115 JAKARTA
42 MIPA MUHAMMAD ALIF RAHMAN SUKAPRAJA 91.63 SMPN 115 JAKARTA
43 MIPA JOSHUA TIROY LUMBANTOBING 91.63 SMPN 115 JAKARTA
44 MIPA AFIFAH NURULFITRAH RAMADINA 91.63 SMPN 115 JAKARTA
45 MIPA NURUL FADHILAH 91.63 SMPN 115 JAKARTA
46 MIPA TARISZACH SULISTHIKANTI 91.63 SMPN 115 JAKARTA
47 MIPA RAFI KAMIL ARIEF 91.5 SMPN 115 JAKARTA
48 MIPA SYAIKHA BERLIAN AZZAHRA 91.38 SMPN 115 JAKARTA
49 MIPA CARISSA MAHARANI ANWAR 91.25 SMPN 115 JAKARTA
50 MIPA NABILA KANYAKA RYANTO 91.25 SMPN 115 JAKARTA
51 MIPA ALIF RAYNUR MUHAMAD 91.13 SMPN 115 JAKARTA
52 MIPA FIRZA ADEVA NURHADI 91.13 SMPN 115 JAKARTA
53 MIPA MUHAMMAD DANNY NAUFAL SYACH 91.13 SMPN 115 JAKARTA
54 MIPA NIRITA MACORA FARADILLA 91.13 SMPN 115 JAKARTA
55 MIPA ISABELA KIRANA 91.13 SMPN 115 JAKARTA
56 MIPA ALIKA TIRZA TECHYA 91.13 SMPN 115 JAKARTA
57 MIPA SYAZWINA NEVA TSABITA ADRIANSYAH 91 SMPN 115 JAKARTA
58 MIPA MUHAMMAD GLENSHAFA FIRSTANDERI DEWANTO 91 SMPN 115 JAKARTA
59 MIPA KHALIZA MARZANIA 91 SMPN 115 JAKARTA
60 MIPA ATHIRA DHYANISSA TAFKIR 91 SMPN 115 JAKARTA
61 MIPA KANASHA ZAHRA KHAIRUNNISA 90.88 SMPN 115 JAKARTA
62 MIPA FIDELA ALISHA JUSTINE 90.88 SMPN 115 JAKARTA
63 MIPA JESSICA NAKMA DESFAINI 90.88 SMPN 115 JAKARTA
64 MIPA RADEN BAGUS SENOPATI KRESNA RAMDANI GALIH RAHAYU 90.88 SMPN 115 JAKARTA
65 MIPA GABRIELA MERIBA SIHPALUPI 90.88 SMPN 115 JAKARTA
66 MIPA MUHAMMAD REZA RAFLY 90.88 SMPN 115 JAKARTA
67 MIPA MUHAMMAD KEANU AZEL 90.75 SMPN 115 JAKARTA
68 MIPA HANA SALSABILA 90.63 SMPN 115 JAKARTA
69 MIPA NAUFAL BALDEMAR ARDANNI 90.63 SMPN 115 JAKARTA
70 MIPA IKBAR NABIL SAIFUHRI 90.63 SMPN 115 JAKARTA
71 MIPA ANGELIE NOPFITRAH SUNGKAR 90.5 SMPN 115 JAKARTA
72 MIPA IRDINA RUSYDA KAMILA ARSIL 90.5 SMPN 115 JAKARTA
73 MIPA THIFAL BAKHITAH MAHARANI 90.38 SMPN 115 JAKARTA
74 MIPA KEYSHA ALLEA ARDRYANI 90.25 SMPN 115 JAKARTA
75 MIPA BOSKA DESPIRITOV PONTOLUMIU 90.13 SMPN 115 JAKARTA
76 MIPA MUHAMMAD FATIH DANENDRA WIBISANA 90.13 SMPN 115 JAKARTA
77 MIPA NASYAIRA TSAQIHRAFA 90.13 SMPN 115 JAKARTA
78 MIPA ANINDYA MAULIDA WIDYATMOKO 90 SMPN 115 JAKARTA
79 MIPA AMARANGGANA PRABANINGTYAS INDRASARI 90 SMPN 115 JAKARTA
80 MIPA MUHAMMAD RAFLI PRATAMA 89.88 SMPN 115 JAKARTA
81 MIPA CARLITA CHIQUITITA 89.88 SMPN 115 JAKARTA
82 MIPA SENNA KEYLAA 89.88 SMPN 115 JAKARTA
83 MIPA SHADAM SAMBEGA RADITYA 89.75 SMPN 115 JAKARTA
84 MIPA SABITA ANNISA FARHAN 89.75 SMPN 115 JAKARTA
85 MIPA RIFA SATRIATAMA DARMOKUMORO 89.75 SMPN 115 JAKARTA
86 MIPA RAFLI WASIS ANGGITO 89.75 SMPN 115 JAKARTA
87 IPS AURELLIA SYAHARANI 92.63 SMPN 115 JAKARTA
88 IPS LUTHFIYYAH TIURRANA PUTRI 92.63 SMPN 115 JAKARTA
89 IPS RAINA DWI SATITI 92 SMPN 115 JAKARTA
90 IPS FAHIRA WIJAYANTI 91.63 SMPN 115 JAKARTA
91 IPS NAJMA ZAVIERA LAYLA RAMADHANI 90.88 SMPN 115 JAKARTA
92 IPS KANIA PUSPA ANJANI 89.88 SMPN 115 JAKARTA
93 IPS BERNATIUS TOGI HABINSARAN 89.63 SMPN 115 JAKARTA
94 IPS NATHANIA WILSON 89.5 SMPN 115 JAKARTA
95 IPS ALLESSANDRA GRACIA KUSUMAJATI 89.38 SMPN 115 JAKARTA
96 IPS MUHAMMAD NISHFI AZRIEL 89.38 SMPN 115 JAKARTA
97 IPS NAFLAH FIRKA RIZQIYAH 89.13 SMPN 115 JAKARTA
98 IPS SITI NURHALIZA 89.13 SMPN 115 JAKARTA
99 IPS SHALSABINA FEBRIANI DIANASARI 89.13 SMPN 115 JAKARTA
100 IPS SHAFIRA RAMADHINA ADIFA 89 SMPN 115 JAKARTA

Berikut ini daftar siswa SMPN 115 Jakarta yang telah melakukan login pendaftaran di PPDB 2018 melalui jalur lokal.
No. Nama Rentang nilai
1 BINTANG HEIZA YUDISTIRA 95.00 – 100
2 NAOMI CALLULA PRAKOSA 95.00 – 100
3 KARISA PUTRI KIRANA 95.00 – 100
4 KEISYA SALIKHA PUTRI IRAWAN 95.00 – 100
5 SALMA ROFI’AH RAHMAN 95.00 – 100
6 MUHAMMAD HANIF FATHAN PUTRA 90.00 – 94.99
7 FILDZA HANIIFA BUTSAINA 90.00 – 94.99
8 M. BINTANG RIZKY RAMADHAN 90.00 – 94.99
9 NIGEL RAFLI ARDIAN 90.00 – 94.99
10 MAYFA SHADRINA SIDDI 90.00 – 94.99
11 RIZKY MAULANA HADI 90.00 – 94.99
12 MUHAMMAD RAFI HAIDAR 90.00 – 94.99
13 AQILA NUR ‘AROFAH 90.00 – 94.99
14 NI PUTU ANGELINA KIRANA PUTRI 90.00 – 94.99
15 AISYAH LATHIFAH 90.00 – 94.99
16 DIVA AKHSANA ZAHRA AMALA 90.00 – 94.99
17 MUTIARA NURLENA SUSKHAN 90.00 – 94.99
18 REGINA SYAWALY 90.00 – 94.99
19 LUTHFIA TAQIYYA ANUGRAHA 90.00 – 94.99
20 DAFFA WIDYADHANA 90.00 – 94.99
21 ANNISA RAHMAPURI 90.00 – 94.99
22 I MADE ADI PALGUNA RAMA DAFFA 90.00 – 94.99
23 NIXEA ZAHRANY TAHIR 90.00 – 94.99
24 MUHAMMAD HASNAN RASYID 90.00 – 94.99
25 MIRZA FAZIL KARIMDI 90.00 – 94.99
26 RIFQI SYAFIQ 90.00 – 94.99
27 TIARA AISYA PERMATASARI 90.00 – 94.99
28 RAUDA DEVI NURDIMAYTA MOEDIGDO 90.00 – 94.99
29 ANDREA FAHIRA PRAMESWARI 90.00 – 94.99
30 ZAHRAH ERLINA DAULAY 90.00 – 94.99
31 AURELLIA SYAHARANI 90.00 – 94.99
32 LUTHFIYYAH TIURRANA PUTRI 90.00 – 94.99
33 ENRICCO VERINDRA PUTRA 90.00 – 94.99
34 RINALDY ADIN 90.00 – 94.99
35 SADDAM ANNAIS SHAQUILLE 90.00 – 94.99
36 RAHMAT BRYAN NAUFAL 90.00 – 94.99
37 AYUSYA KHAIRUNNISA RUSYDA 90.00 – 94.99
38 LANANISA AMBARMARIKA SUPRANTIYO 90.00 – 94.99
39 RAINA DWI SATITI 90.00 – 94.99
40 BALQIS RAMANDHA DEWI 90.00 – 94.99
41 KAYLA QISTY LEKSONO 90.00 – 94.99
42 PUTU ARVA RAYSENDRIYA ERSUPUTRA 90.00 – 94.99
43 MAHARDIKA WISNU AJI 90.00 – 94.99
44 THARRA ZHARFA SYARIF 90.00 – 94.99
45 DAFFA SULAIMAN KAMIL 90.00 – 94.99
46 FASYA RAZANAH PARAMITHA 90.00 – 94.99
47 FAHIRA WIJAYANTI 90.00 – 94.99
48 JOSHUA TIROY LUMBANTOBING 90.00 – 94.99
49 AFIFAH NURULFITRAH RAMADINA 90.00 – 94.99
50 NURUL FADHILAH 90.00 – 94.99
51 TARISZACH SULISTHIKANTI 90.00 – 94.99
52 MUHAMMAD ALIF RAHMAN SUKAPRAJA 90.00 – 94.99
53 RAFI KAMIL ARIEF 90.00 – 94.99
54 SYAIKHA BERLIAN AZZAHRA 90.00 – 94.99
55 NABILA KANYAKA RYANTO 90.00 – 94.99
56 CARISSA MAHARANI ANWAR 90.00 – 94.99
57 ALIKA TIRZA TECHYA 90.00 – 94.99
58 ALIF RAYNUR MUHAMAD 90.00 – 94.99
59 MUHAMMAD DANNY NAUFAL SYACH 90.00 – 94.99
60 ISABELA KIRANA 90.00 – 94.99
61 NIRITA MACORA FARADILLA 90.00 – 94.99
62 CANTIQNYA AZZAHRA SAPUTRA 90.00 – 94.99
63 KHALIZA MARZANIA 90.00 – 94.99
64 SYAZWINA NEVA TSABITA ADRIANSYAH 90.00 – 94.99
65 MUHAMMAD GLENSHAFA FIRSTANDERI DEWANTO 90.00 – 94.99
66 ATHIRA DHYANISSA TAFKIR 90.00 – 94.99
67 RADEN BAGUS SENOPATI KRESNA RAMDANI GALIH RAHAYU 90.00 – 94.99
68 FIDELA ALISHA JUSTINE 90.00 – 94.99
69 MUHAMMAD REZA RAFLY 90.00 – 94.99
70 JESSICA NAKMA DESFAINI 90.00 – 94.99
71 NAJMA ZAVIERA LAYLA RAMADHANI 90.00 – 94.99
72 KANASHA ZAHRA KHAIRUNNISA 90.00 – 94.99
73 GABRIELA MERIBA SIHPALUPI 90.00 – 94.99
74 MUHAMMAD KEANU AZEL 90.00 – 94.99
75 HANA SALSABILA 90.00 – 94.99
76 IKBAR NABIL SAIFUHRI 90.00 – 94.99
77 NAUFAL BALDEMAR ARDANNI 90.00 – 94.99
78 ANGELIE NOPFITRAH SUNGKAR 90.00 – 94.99
79 IRDINA RUSYDA KAMILA ARSIL 90.00 – 94.99
80 THIFAL BAKHITAH MAHARANI 90.00 – 94.99
81 KEYSHA ALLEA ARDRYANI 90.00 – 94.99
82 WILDAN ALVIN SALIS 90.00 – 94.99
83 MUHAMMAD FATIH DANENDRA WIBISANA 90.00 – 94.99
84 BOSKA DESPIRITOV PONTOLUMIU 90.00 – 94.99
85 NASYAIRA TSAQIHRAFA 90.00 – 94.99
86 HANIFA RAHMATYA KLAFINOFA 90.00 – 94.99
87 ANINDYA MAULIDA WIDYATMOKO 90.00 – 94.99
88 AMARANGGANA PRABANINGTYAS INDRASARI 90.00 – 94.99
89 CARLITA CHIQUITITA 85.00 – 89.99
90 MUHAMMAD RAFLI PRATAMA 85.00 – 89.99
91 SENNA KEYLAA 85.00 – 89.99
92 KANIA PUSPA ANJANI 85.00 – 89.99
93 RIFA SATRIATAMA DARMOKUMORO 85.00 – 89.99
94 RAFLI WASIS ANGGITO 85.00 – 89.99
95 SABITA ANNISA FARHAN 85.00 – 89.99
96 SHADAM SAMBEGA RADITYA 85.00 – 89.99
97 FARHAN MAULANA AZIS 85.00 – 89.99
98 BERNATIUS TOGI HABINSARAN 85.00 – 89.99
99 ACHMAD FARRASIDIQ 85.00 – 89.99
100 NATHANIA WILSON 85.00 – 89.99
101 ABRAR FASYA HARYANTO 85.00 – 89.99
102 MUHAMMAD NISHFI AZRIEL 85.00 – 89.99
103 ALLESSANDRA GRACIA KUSUMAJATI 85.00 – 89.99
104 NOOR NAILA IMTINAN HIMAM 85.00 – 89.99
105 MUHAMMAD KHALIF AZHARI 85.00 – 89.99
106 SHALSABINA FEBRIANI DIANASARI 85.00 – 89.99
107 SITI NURHALIZA 85.00 – 89.99
108 NAFLAH FIRKA RIZQIYAH 85.00 – 89.99
109 SHAFIRA RAMADHINA ADIFA 85.00 – 89.99
110 THANDILE FIDIKEY 85.00 – 89.99
111 AUDREY AHZAB 85.00 – 89.99
112 KAYLA KAIRANA ZAKIRA 85.00 – 89.99
113 LUTHFI WAVIAN 85.00 – 89.99
114 NABILAH HABIBAH 85.00 – 89.99
115 SHABINA NURHALIZAH PUTRI 85.00 – 89.99
116 BIANCA AZALLIA DUNGGIO 85.00 – 89.99
117 ADINDA SALMA ZAINA 85.00 – 89.99
118 M. JUNDI AZIZ ASHARI 85.00 – 89.99
119 AHMAD TOHIR EL HARID 85.00 – 89.99
120 NISRINA NURKHOMSATUN PURNOMO 85.00 – 89.99
121 ALVREYNA CHERIENDA LAVIASHNA SAPUTRO 85.00 – 89.99
122 AULIYAA RABBANI 85.00 – 89.99
123 SYLVI SABRINA 85.00 – 89.99
124 GHINA TRI FADILAH 85.00 – 89.99
125 RIDHO RIZQULLAH KAUTSAR 85.00 – 89.99
126 QORINA AMELIA ADLY 85.00 – 89.99
127 NAFI AKBAR 85.00 – 89.99
128 RAFI NASRULLOH ZAHID 85.00 – 89.99
129 SHAMIRA BECHORA 85.00 – 89.99
130 RAFI ADI 85.00 – 89.99
131 MUHAMMAD RADITYA HANIF 85.00 – 89.99
132 MUHAMMAD AL FATHIN SULAIMAN 85.00 – 89.99
133 MUHAMMAD NADHIF FAWWAZZAIDAN 85.00 – 89.99
134 KHANSA AAQILAH PUTRI AKBAR 85.00 – 89.99
135 ALFATHU FAKHRI AZRUL 85.00 – 89.99
136 MUHAMMAD FAQIH ALFARISI 85.00 – 89.99
137 ALDIRA ARDAN 85.00 – 89.99
138 MUHAMMAD SULTHAN THUFAIL 85.00 – 89.99
139 CITRA HUSNA BILQIS 85.00 – 89.99
140 IVANA ANGELA 85.00 – 89.99
141 RAHMAN AULIA MULKI 85.00 – 89.99
142 FARID JAYANINGRAT 85.00 – 89.99
143 NABIILA RIZQ SYAHVITA 85.00 – 89.99
144 BAZLA SYAZWINA SETIAWAN 85.00 – 89.99
145 FABIANSYAH RINANTO SURYADI 85.00 – 89.99
146 ANANDA BALQIS PUTRI ARIBOWO 85.00 – 89.99
147 FAIZ AKBAR ROHMATULLOH 85.00 – 89.99
148 FAHREZA ASHAR HARDYUDHA 85.00 – 89.99
149 WIBISENA CAESARIO 85.00 – 89.99
150 AJIE ALVIDO AKRAAM 85.00 – 89.99
151 DINDA ANGGRAENY WIRITANAYA 85.00 – 89.99
152 HERNA FARIDA 85.00 – 89.99
153 NOVIANTO RAMADHAN 85.00 – 89.99
154 LAOLOZA ADI PRADANA 85.00 – 89.99
155 NABILA KHAIRUNNISA 85.00 – 89.99
156 AQILA ZAHIRA ZENTA 85.00 – 89.99
157 JOCELYN LATREIA RONAULI SIDAURUK 85.00 – 89.99
158 RAIHAN NARINDRA 85.00 – 89.99
159 NATAKYA CALISTA 85.00 – 89.99
160 FAISAL AL FADLI 85.00 – 89.99
161 JASMINE ASTRID NOOR SABRINA 85.00 – 89.99
162 NAJWA KAMILA 85.00 – 89.99
163 NISRINA IMTIYAZ 85.00 – 89.99
164 MANDA FATIMAH AZAHRA 85.00 – 89.99
165 LAILIN FAIZA FERDINAN 85.00 – 89.99
166 EDO CHRISTIAN LEONARD 85.00 – 89.99
167 TALITHA SHALLUM SALSABILA 85.00 – 89.99
168 TIARA PUTRI OSTIA 85.00 – 89.99
169 NAKEISHA NAYLA INDIRA 85.00 – 89.99
170 TABITHA SALSABILA 85.00 – 89.99
171 AHMAD NAYEF AL FITO 85.00 – 89.99
172 SHAQUILLE DHYA NADHIF VIYANDITAPUTRA 85.00 – 89.99
173 ANNISA MUTIA SAFITRI 85.00 – 89.99
174 NADIM AZKA ZAKKIYAH PURJANTO 85.00 – 89.99
175 MUHAMMAD FIKRI ZULKARNAEN 85.00 – 89.99
176 SAZKI RATUFARIZA 85.00 – 89.99
177 NADJA ADIA SAFFA 80.00 – 84.99
178 RIFAAT MAULANA ZARAIS 80.00 – 84.99
179 ARI SYAFI ADIPURNOMO 80.00 – 84.99
180 DIAN ANDRIANI 80.00 – 84.99
181 SYIFA CARLA BELINDA 80.00 – 84.99
182 ARIELLA LUTHFIYAH APSARI 80.00 – 84.99
183 HANIFA TARADZ DZAKIYANI 80.00 – 84.99
184 JEREMY NOVAN LISTANDO 80.00 – 84.99
185 ATHIRA KAMILIA FITRI 80.00 – 84.99
186 ISMAIL FALAH 80.00 – 84.99
187 TITHAN REYNALDIEN ROYKHE 80.00 – 84.99
188 LARASATI PUSPITA SUMANTRI 80.00 – 84.99
189 SHAFIQA STEFFI FAHMARADEWI 80.00 – 84.99
190 NAURA SOPHIE ARDHANTI 80.00 – 84.99
191 INDIRA NAQITA DEVI 80.00 – 84.99
192 PRABASWARA NASYWA 80.00 – 84.99
193 NATASYA ASHIL ZHAFIRAH 80.00 – 84.99
194 ADHIMAS KRESHNA HADIWIBOWO 80.00 – 84.99
195 DAFA NAUVAL ANDIKA 80.00 – 84.99
196 KEVIN FERNANDO 80.00 – 84.99
197 HAIKAL RAFIF AULIA SAKTI 80.00 – 84.99
198 AYU DEWI SITI AISYAH 80.00 – 84.99
199 KEVIN IMMANUEL SUPIT 80.00 – 84.99
200 SHALMA ATIKA PUTRI 80.00 – 84.99
201 THORIQ AKMAL SOFYAN 80.00 – 84.99
202 AGHA HIFZI PUTRA ACHSAN 80.00 – 84.99
203 BELLA ANANDA 80.00 – 84.99
204 DAMAR DWI HARYABRIANTO 75.00 – 79.99
205 ANDI MUHAMMAD RAYHAN FATEMI 75.00 – 79.99
206 RAEESAH SHALSABILA ANJANI PRAMESWARY 75.00 – 79.99
207 ADITYA MAULANA 75.00 – 79.99
208 MUHAMMAD ZACKY 75.00 – 79.99
209 CLEODORA EUNIKE 75.00 – 79.99
210 TARANGGANA PRABANGKARA 75.00 – 79.99
211 MARIFA ALYSIA NURFAKHIRA 75.00 – 79.99

Data ini menunjukkan bahwa memang siswa SMPN 115 JAKARTA sebagai peringkat 1 DKI mampu mendulang nilai yang tinggi. Data ini menunjukkaan anak ke 112 saja masih mempunyai nilai 36 atau rentang rata-rata 75.00 – 79.99. Jika asumsi saya benar, dan jika jumlah kelas 8 di SMPN 115 adalah10 kelas, maka masih ada 90 siswa yang melakukan pendaftaran alias akan mengambil jalur umum.  Prediksi saya dengan data yang ada : masih ada 40 anak dengan rentang 90.00 – 94.99 akan daftar di jalur umum.

Daya tampung Jalur Umum SMA Negeri 8 Jakarta  bisa dilihat di situs PPDB DKI.


TIM OSN SMAN 8 JAKARTA 2018

Juli 1, 2018

OSN 2018 DI PADANG 1-7 JULI 2018
Anggota tim OSN SMAN 8 JAKARTA (Nama Lengkap)
1. Muchlisah Lusiambali (Geografi)
2. Ubaidillah Ariq Prathama (Matematika)
3. Daffa Fathani Adila (Fisika)
4. Shafira Aurelia (Fisika)
5. Tivano Antoni (Kimia)
6. Faris Aziz (Komputer)
7. Ghayda Nafisa Assakura (Biologi)
8. Antonius Berwin (Astronomi)
9. Muhammad Nabiel Indraprasta (Astronomi)
10. Jessica Annabel Tio Prisca (Ekonomi)

OSN 2018 PADANG


Grafik SMAN 8 Jakarta Tahun 2018 Jalur Lokal

Juni 28, 2018

PEMBAGIAN ZONA MASUK SMA TAHUN 2018 SMA NEGERI

Juni 2, 2018

 

Zona Wilayah Jakarta Barat

KECAMATAN SMA NEGERI
Cengkareng 33, 96, 56, 84, 94, 95, 101
Grogol Petamburan 23, 2, 7, 16, 17, 19, 24, 25, 35, 78, 111
Kalideres 56, 84, 94, 95, 33, 96
Kebon Jeruk 57, 65, 16, 24, 63, 78, 85, 112
Kembangan 85, 101, 112, 16, 33, 57, 65, 78
Palmerah 16, 78, 7, 23, 24, 57, 65, 85, 101, 112
Taman Sari 2, 17, 19
Tambora 19, 2, 10, 17, 20, 23, 111

Zona Wilayah Jakarta Utara

KECAMATAN SMA NEGERI
Cilincing 52, 73, 83, 92, 114, 115, 13, 75, 76, 89, 102
Kelapa Gading 45, 72, 75, 13, 21, 36, 52, 73, 80, 83, 92, 110, 114
Koja 13, 110, 18, 52, 72, 73, 75, 80
Pademangan 40, 15, 17, 18, 41, 111
Penjaringan 41, 111, 2, 19, 40
Tanjung Priok 15, 18, 80, 5, 13, 41, 52, 72, 110

Zona Wilayah Jakarta Timur

KECAMATAN SMA NEGERI
Cakung 11, 76, 89, 102, 107, 44, 45, 83, 103, 115
Cipayung 64, 113, 9, 42, 48, 58, 67, 88, 93, 98, 99, 105, 106
Ciracas 58, 99, 105, 39, 51, 64, 88, 98, 104, 106, 113
Duren Sawit 12, 44, 59, 61, 71, 91, 103, 11, 50, 53, 81, 89, 100, 107
Jatinegara 50, 53, 54, 100, 8, 12, 14, 22, 30, 37, 44, 59, 61, 71, 91, 103
Kramat Jati 14, 51, 62, 93, 9, 39, 42, 48, 64, 67, 104, 113
Makasar 9, 42, 48, 67, 81, 14, 61, 62, 64, 93, 100, 113
Matraman 22, 31, 12, 21, 27, 36, 43, 54, 68
Pasar Rebo 39, 88, 98, 104, 106, 9, 14, 42, 48, 51, 58, 62, 64, 67, 99, 105
Pulo Gadung 21, 36, 11, 12, 22, 27, 31, 45, 50, 53, 59, 77, 102, 107

Zona Wilayah Jakarta Selatan

KECAMATAN SMA NEGERI
Cilandak 34, 66, 6, 46, 47, 49, 70, 82, 86, 87, 97
Jagakarsa 38, 49, 97, 109, 28, 34, 60, 66
Kebayoran Baru 6, 46, 70, 82, 24, 29, 32, 34, 66, 74
Kebayoran Lama 29, 32, 47, 74, 6, 46, 63, 70, 86, 87, 90, 108
Mampang Prapatan 60, 6, 28, 38, 49, 55, 70, 82, 109
Pancoran 55, 8, 26, 28, 37, 38, 60, 79, 109
Pasar Minggu 28, 34, 38, 49, 51, 55, 60, 66, 97, 104, 109
Pesanggrahan 63, 86, 87, 90, 108, 29, 32, 47, 74, 101
Setiabudi 3, 43, 79, 7, 8, 26, 37, 40
Tebet 8, 26, 37, 3, 43, 55, 79

Zona Wilayah Jakarta Pusat

KECAMATAN SMA NEGERI
Cempaka Putih 30, 77, 5, 21, 68, 72
Gambir 4, 25, 1, 7, 10, 20, 35
Johar Baru 27, 5, 30, 31, 68, 77
Kemayoran 5, 1, 4, 10, 15, 20, 27, 30, 40, 41, 68, 72, 77, 80
Menteng 1, 4, 7, 25, 35
Sawah Besar 1, 10, 20, 2, 4, 17, 25
Senen 68, 1, 4, 5, 10, 27, 30, 31, 77
Tanah Abang 7, 24, 35, 3, 20, 25

Catatan :

  • Sangatlah mungkin postingan ini salah dalam menterjemahkan SK tersebut diatas. Jika anda menemukan kekeliruan, silakan berikan koreksinya.
  • Jika paparan di postingan ini berbeda dengan paparan di situs jakarta.siap-ppdb.com, baik yang dikarenakan oleh kesalahan postingan maupun adanya revisi terbaru yang belum terakomodir di sini, maka yang dijadikan acuan adalah zona di situs resmi ppdb.jakarta.go.id.

Data Nilai Passing Grade Tahun 2017 SMA NEGERI di Jakarta

Juni 2, 2018

 

Tabel nilai masuk SMA Negeri di Jakarta Tahun 2017-2018

 SEKOLAH  TAHAP 1  TAHAP 2  TAHAP 3  NON DKI
 MIN  MAK  MIN  MAK  MIN  MAK  MIN  MAK
 SMA NEGERI 1
MIPA 87.13 91.75 79 88.38 83.63 88.75
IPS 80 86.38 71.13 79.13 77.38 83.5
SMA NEGERI 2
MIPA 90.88 96.88 84.63 90.75 86.75 91.13 85.13 92.88
IPS 87 92.75 79.5 86.75 88.25 88.25 78.5 84.13
SMA NEGERI 3
MIPA 82.38 90.75 76 89.5 78 87.63 87.25 92.13
IPS 77.63 88.63 68.25 84.63 77.38 77.38 82.75 87.13
SMA NEGERI 4
MIPA 77.88 86.63 64.5 81.39 71.63 71.63 80.63 90.25
IPS 75.63 84.25 64.63 70.75 75.63 75.75
  BAHASA 67.63 77.75 60.75 68.38 68 68 72.88 75.38
SMA NEGERI 5
MIPA 77 89.5 67.63 82.25 66.63 66.63 74.75 90.5
IPS 69.38 83 63.13 70.88 68.13 68.13 65.88 76.13
SMA NEGERI 6
MIPA 85.63 91.88 77.88 89.63 87.63 87.63 89.63 90.88
IPS 81.5 85.75 74.5 81.88 75.5 82.5 87.5 89.13
SMA NEGERI 7
MIPA 67.25 78.63 60.75 73.38 75.63 84.75
IPS 65 74.63 60.63 65.75 67.5 69.75 73.75 79.13
SMA NEGERI 8
MIPA 94.13 98 91.38 94.5 92.63 95.75 94 96.13
IPS 93.13 96.38 91 92.88 92.5 92.75
SMA NEGERI 9
MIPA 74 84.13 71.63 84.88 79.88 79.88 82.38 90.13
IPS 71 79.38 68.75 72.5 78.13 80
SMA NEGERI 10
MIPA 68.63 83.13 54.63 71.5 68.5 72.5 79.13 83.38
IPS 62.75 72.13 54.5 67.38 67.88 67.88 71.63 74.75
SMA NEGERI 11
MIPA 75.63 83.88 69.63 82.75 82.88 87.5
IPS 71.13 77.75 66 72.13 73.75 73.75 73.5 82.5
SMA NEGERI 12
MIPA 88.88 93.25 85.75 90.75 90.25 91.63
IPS 82 90.25 77 86.63 82.13 84.13 83.75 87.38
SMA NEGERI 13
MIPA 88.63 96.75 85 88.63 83.75 89.5
IPS 82 92.38 78.88 84.75 78.5 78.5 74.88 82.5
SMA NEGERI 14
MIPA 88.38 93.63 85.38 89.63 88.88 88.88 89.75 91.38
IPS 83.88 91.25 80.25 85 86.5 87.5
SMA NEGERI 15
MIPA 65 76.13 56.88 65.5 79.5 79.5 63.75 66
IPS 61.75 68 56.25 63.75 65.63 65.63 63.13 65.88
SMA NEGERI 16
MIPA 75.63 87.75 70.88 84.63 73.63 82.63 78.75 84.5
IPS 69.13 80 67.5 83.88 75.75 75.75 77.5 80.38
SMA NEGERI 17
MIPA 67 81.88 58 77.63 73.25 77.38
IPS 62.5 69.88 56.63 66.5 65.5 66 67.38 69.88
SMA NEGERI 18
MIPA 67.25 77.13 62.63 73.38 62.88 72.38
IPS 62.88 76.25 58.88 65 71.88 71.88 61 75.75
  BAHASA 61 66.88 57 60.38 65 65 59.63 62.25
SMA NEGERI 19
MIPA 82.63 90.5 70.75 83 64.5 84.75 72.38 78.75
IPS 73.88 84.25 67.13 86.13 64.38 78 67.25 76.88
SMA NEGERI 20
MIPA 68.63 78.5 58.75 67.75 67.13 67.38 77.63 82.13
IPS 63.13 76.13 57 63.63 66.13 68.38 67.38 70
SMA NEGERI 21
MIPA 90.88 94.13 86.88 90.5 91.25 91.25 89.75 91.25
IPS 84.75 92.13 80.25 90.5 84.75 87.25 84 95.13
SMA NEGERI 22
MIPA 72.13 82.5 67.75 78.38 70.25 70.25 74.25 81
IPS 69.25 78 65.5 70.5 68.13 68.88 72 75.75
SMA NEGERI 23
MIPA 72.75 87.75 65.25 84.25 70.25 70.25 76.13 80.13
IPS 67.38 81.75 63.25 81.25 71.5 75.38
SMA NEGERI 24
MIPA 72 82.13 64 81.63 69.25 69.25 84.63 86.25
IPS 68.88 79.88 63.5 72.38 81.38 83.63
SMA NEGERI 25
MIPA 70.88 84.38 58.25 69.88 66.13 68.88 74.25 75.5
IPS 64.88 72.13 57.75 65.38 66.25 67.88 68.25 71.75
SMA NEGERI 26
MIPA 89.75 92.75 89.5 91.38 89.38 89.5 90.38 92.5
IPS 85.38 90.63 85.25 90.38 86.5 89.75
SMA NEGERI 27
MIPA 70.38 88.63 64.75 85.25 67.13 74.13 75 79
IPS 66.5 84.75 63.5 78.63 67.88 78.38
SMA NEGERI 28
MIPA 93.63 96.88 91 93.63 93.5 95.25
IPS 91.63 97.38 88.88 91.5 91 91 91 94.75
SMA NEGERI 29
MIPA 83.63 90.13 74.63 87.75 76.13 76.13 87.63 90.88
IPS 76.5 85.63 69.75 81.25 79 79 85.38 87.5
SMA NEGERI 30
MIPA 75.38 90.75 74.38 85.25 80.25 80.25 77.13 82.25
IPS 70.88 82.88 67 79.13 73.88 76.88 73 78.75
SMA NEGERI 31
MIPA 82.88 91.75 79.38 86.75 83.25 83.25 80.75 86.25
IPS 76.13 88.63 70.75 81.38 75.13 83.63
  BAHASA 69.25 76.13 64.88 79.38 70.13 71.13
SMA NEGERI 32
MIPA 74.63 84.5 67 78.38 70.25 75.25 85.75 87.88
IPS 71.5 78.88 64.5 73.38 82.13 85.38
SMA NEGERI 33
MIPA 88 95.5 81.63 87.88 90.5 93.63
IPS 81.38 91.88 74.63 84.5 84.25 84.25 80.25 82.88
  BAHASA 75.13 83.38 62.88 74.88 74.13 81.38
SMA NEGERI 34
MIPA 92.25 96 89.75 92.25 90.63 91.25 92.63 94.25
IPS 89.63 94.88 86.5 89.75 89.25 89.25 91 92.38
SMA NEGERI 35
MIPA 79.75 89.5 64.25 79.5 83.88 88.63
IPS 70.5 83.88 60.25 74.63 74.63 78
  BAHASA 66.88 79 58.88 66.13 67.25 67.38 73.5 76.13
SMA NEGERI 36
MIPA 75 86.5 71.75 83.13 66.75 76.13 75.38 85
IPS 71.63 81.5 67.88 79.88 66.75 75.25 72.75 77.25
SMA NEGERI 37
MIPA 75.13 88.38 72.13 89 71.75 73.25 79.88 88.25
IPS 72.13 82.5 68.88 84.75 72.88 72.88 78.88 80.38
SMA NEGERI 38
MIPA 88.88 93.13 87 91 85.13 88.5 91.88 93
IPS 83.63 93.38 82.13 86.75 88.13 91.63
SMA NEGERI 39
MIPA 91.63 95.25 89.63 92.88 93.13 96
IPS 87.88 92.13 85.5 89.5 90.13 92.13
SMA NEGERI 40
MIPA 71.25 92 57.38 81.75 67.25 80 65.13 78.38
IPS 60.5 73.88 54.88 65.5 65.38 66.25 63.25 66.88
SMA NEGERI 41
MIPA 63 86.38 55.13 66.5 65.63 65.88 62.13 73.88
IPS 59.63 72.5 54.75 63 65.63 65.63 61.5 72.5
SMA NEGERI 42
MIPA 79.38 88 78.63 89.38 82.25 83.38 86.75 89.38
IPS 73.25 80.38 70.25 79.5 77.38 80.63 82.63 84.75
SMA NEGERI 43
MIPA 74.38 89.25 69.13 88.13 81.75 81.75 78.25 85.75
IPS 68.25 78.38 66.25 75.25 71.63 71.63 74.63 78
SMA NEGERI 44
MIPA 83.63 89.5 80.88 86.13 89 89 86.88 89.13
IPS 77.63 88.38 73 80.38 82.75 88.5
SMA NEGERI 45
MIPA 67.25 83.25 60.25 84.13 66.5 67.63 68.25 78.25
IPS 64.75 79.63 60.13 66.75 66.38 69.75 67.88 82.25
SMA NEGERI 46
MIPA 75.88 89.13 70 87.38 75 75 85.13 87.5
IPS 72.13 80.75 66.63 76.63 72 72.75 80.75 84.63
SMA NEGERI 47
MIPA 91.63 95.38 87.88 91.63 90.13 90.38 93 96.38
IPS 86.13 92.75 79.13 87.5 81.63 81.63 90.25 92.13
SMA NEGERI 48
MIPA 90.88 96 88.25 91.25 88.75 88.75 92.63 94.25
IPS 84.75 91.13 81.63 89 86 88 88 89.88
SMA NEGERI 49
MIPA 85.75 92 84.63 89.13 84.25 84.25 90.13 92.25
IPS 83.13 88.13 81 86.38 87.25 87.88
SMA NEGERI 50
MIPA 75.13 81.25 69.88 82.88 69.63 69.88 78.63 80.38
IPS 70.75 78 67.13 76.13 69 69 75.25 78.88
SMA NEGERI 51
MIPA 73.63 82.25 68.75 82.25 72 72 81.63 83
IPS 70.5 81.25 68.13 70.75 70.63 71.5 79 80
SMA NEGERI 52
MIPA 80.25 92.38 76.88 85 82.13 82.13 69.25 82.38
IPS 70 82 65.63 78.75 63.13 81.5
SMA NEGERI 53
MIPA 79.75 91.25 73.5 84 76.38 84.38 79.88 85.13
IPS 74.38 83.63 69.88 78.75 72.38 76.88 76.13 82
SMA NEGERI 54
MIPA 83.63 90.63 76.88 86.63 85.38 85.38 87.5 88.5
IPS 77.63 87.5 68.63 82.38 76 81.75
SMA NEGERI 55
MIPA 83.38 92 82.5 90.63 80.5 91.25 83.88 87.88
IPS 78 88.63 77 87.38 80 80 80.88 89.38
SMA NEGERI 56
MIPA 72.75 82.38 63.13 75.25 74.38 77.5
IPS 67 77.63 62.13 67.5 71.63 76.88
  BAHASA 65 68.75 61.38 62.75 69.38 69.63
SMA NEGERI 57
MIPA 73.5 84.75 66.75 78.88 66.75 67.88 81.5 95.5
IPS 68 79 63.88 76.5 66.63 66.63 77.13 78.88
SMA NEGERI 58
MIPA 83.75 91.13 81.38 85.88 89.38 91.25
IPS 76.63 83.63 74.25 80.88 84 85.75
SMA NEGERI 59
MIPA 75.88 86.25 74 85 82.63 85.63
IPS 73.13 79.75 70 75.25 69.75 85.63 79.13 82.63
SMA NEGERI 60
MIPA 79.25 87.63 76.38 84.38 75.63 76.13 82.25 83.5
IPS 73.63 82.88 72.25 77.63 73.63 74.5 79.38 80.63
SMA NEGERI 61
MIPA 91.88 96.5 89.75 91.75 89.5 90.63 92.75 94.13
IPS 88.5 95 85.25 89.5 89.88 91
SMA NEGERI 62
MIPA 84.63 91.75 82.5 89.38 84.13 84.13 89.38 90.63
IPS 78 84.38 74.63 81.5 71.75 72 83.63 87.38
SMA NEGERI 63
MIPA 79.75 88.5 72 80.88 77.38 77.38 88.25 91.13
IPS 74.38 86.38 68 74 72.63 72.63 85.75 87.5
SMA NEGERI 64
MIPA 75.5 83.5 72.38 81 73.75 76 84.75 86.13
IPS 72 80 69.38 73.88 71.38 71.38 80.63 82.25
SMA NEGERI 65
MIPA 88.13 91.63 84.38 87.88 90 90.88
IPS 83.38 88 82.13 85.75 80.75 80.75 85 86.75
SMA NEGERI 66
MIPA 83.63 91 82.38 89.75 81.63 84.63 89.5 91.5
IPS 78.75 86.75 75.25 85.75 72.88 76.63 86.5 89
SMA NEGERI 67
MIPA 85.88 92.25 84.88 87.88 89.75 92.38
IPS 77.13 85.38 74.13 83.88 85.38 87.75
SMA NEGERI 68
MIPA 92.5 95.38 87.25 92.25 91.63 92 91.63 93.63
IPS 88.75 94.5 83 88.75 89.75 89.75 88.5 90.88
SMA NEGERI 70
MIPA 88.25 94.38 82.63 95 87.88 90.75 91.13 92.88
IPS 86 91 78.88 86.5 96.25 96.25 89.25 90.75
SMA NEGERI 71
MIPA 88.38 91.38 87.13 89.75 89 89.38 91.75 92.75
IPS 84.13 90.88 81.13 86.38 87.88 88.88
SMA NEGERI 72
MIPA 68.25 88.63 60.88 85 67.38 83.88 70 76.5
IPS 65.75 79.38 59.75 74.75 66.75 75 68.75 77.75
  BAHASA 62.88 69.25 59.13 62.25 67.38 67.38
SMA NEGERI 73
MIPA 73.38 81.63 62.5 76.5 76.88 82.13
IPS 62.13 71.63 58.63 65.38 65.5 65.75 66 81.75
SMA NEGERI 74
MIPA 72.75 84.5 64.13 78.5 71.63 80 86 87.5
IPS 69.63 81.5 63.25 79.13 69.25 71.75 82.63 86.38
SMA NEGERI 75
MIPA 75.63 93.63 64.13 76.5 67.75 83.63
IPS 67.5 78.88 60 76.75 72.88 72.88 65.63 67.75
SMA NEGERI 76
MIPA 69.75 85.5 60.88 71 67 67.5 76.25 77.88
IPS 66.63 74.88 61.38 66.5 66.63 66.88 72.38 73.38
SMA NEGERI 77
IPA 89.13 92.38 85.63 88.88 84.38 91.5
IPS 83.25 90.38 79.63 85.38 79.25 84.13
SMA NEGERI 78
MIPA 91.5 96.13 87.5 91.63 90.63 90.63 91.13 96.38
IPS 89.5 94.13 86 89.38 86.63 91 88.13 90.75
  BAHASA 85.5 90.63 84.13 85.5 78.88 78.88 88 88
SMA NEGERI 79
MIPA 71.63 82.13 67.88 80.38 73.25 75.63 79.88 81.25
IPS 69.25 81.13 65.63 72 70.63 71.63 77.13 80.13
SMA NEGERI 80
MIPA 78 89.38 72.63 84.75 86.38 86.38 66.25 78.13
IPS 70.63 77.63 65.88 77.75 85.75 85.75 63.88 65.75
SMA NEGERI 81
MIPA 92.88 96.25 90.63 92.88 91.75 91.75 93.88 95.63
IPS 90.63 93.75 87.25 90.88 91.5 92.5
SMA NEGERI 82
MIPA 76.63 86.13 67 81 78.75 81.13 87.88 90
IPS 71.5 85.88 67 73.63 74.38 75.13 84.25 86.38
SMA NEGERI 83
MIPA 64.5 80.5 58.5 64.13 66.38 66.38 70.88 72.38
IPS 61.88 85.5 57.88 64.63 65.75 66.25 66.5 72.75
SMA NEGERI 84
MIPA 82.63 89.63 75.38 82.5 85.75 89.38
IPS 75.38 82.75 69.13 74.88 82.25 82.25 76.25 80.88
  BAHASA 69.5 79.88 62.88 72.88 70.13 73.88
SMA NEGERI 85
MIPA 77.5 85.63 72.63 81.5 73 79.75 84.88 87.13
IPS 74 79.75 72.13 79.25 70.38 70.38 83.13 84.5
SMA NEGERI 86
MIPA 78.38 87.63 66.13 86 88.88 89
IPS 73.63 81.25 65.75 73.13 68.63 70.38 85 87.5
SMA NEGERI 87
MIPA 80 91.25 68.13 83.63 70.13 71.75 89.5 91.13
IPS 74.13 89.38 66.13 76.88 70 70 86.25 87.25
SMA NEGERI 88
MIPA 74.63 83.88 71.63 78.88 71.88 71.88 85.88 88.38
IPS 71 78.38 69.13 73.38 82.38 84.13
SMA NEGERI 89
MIPA 83.13 90.63 71.75 83.25 87.25 90
IPS 73.63 84.63 65.25 73.13 75.63 75.63 78.88 82.38
SMA NEGERI 90
MIPA 86.75 93.88 80 87.75 81.5 81.5 91 94.88
IPS 80.13 90.5 73.38 80.13 87.5 90.63
SMA NEGERI 91
MIPA 85.38 92.75 83.38 87.13 89.25 90.88
IPS 78.13 84.25 75.88 82.13 85.63 86.5
SMA NEGERI 92
MIPA 66.5 83.25 57.88 76.75 65.25 69.5
IPS 63.25 74.63 57.25 67.25 64.25 70.25
  BAHASA 61.38 67.13 56.75 67.63 62.13 62.13
SMA NEGERI 93
MIPA 75.25 86.88 70.25 83.88 75.13 75.13 83.63 84.88
IPS 72.5 80.25 69 73.75 72.13 72.13 80.38 81.63
SMA NEGERI 94
MIPA 75.63 89.75 66.13 81.38 74.5 74.5 82 85.25
IPS 70.38 87.38 64.38 69.13 77.5 83.13
SMA NEGERI 95
MIPA 75.25 89.63 68.13 76.75 76.88 84.38
IPS 70 78.5 64.75 72.38 73.75 77.13
  BAHASA 68.88 73.75 62.88 67.75 70.25 70.88
SMA NEGERI 96
IPA 71.75 86.13 62.38 77.13 73 81 74.88 79.25
IPS 66 86.25 61.13 72.75 70.75 72.5 68.13 73.75
SMA NEGERI 97
MIPA 80.88 84.38 78.38 89.13 76.13 78 88.63 92.38
IPS 75.63 83.38 73 80 73.63 75.63 85.63 88.25
SMA NEGERI 98
MIPA 83 89.5 81.13 89.5 77 79.25 89.75 91
IPS 78.5 90.63 73.88 81 85.5 87.75
SMA NEGERI 99
MIPA 87.88 95.38 85.88 89.5 87.13 87.13 91.25 93.5
IPS 81.88 90.88 79.13 85.25 88.13 89.75
SMA NEGERI 100
MIPA 69.38 84.63 68 80 70.88 71 78.63 89.25
IPS 67.63 77.38 66.75 71.5 68.25 69.75 74.13 75.5
SMA NEGERI 101
MIPA 70.63 84.88 63.63 78.75 69.38 73.88 85.75 87.13
IPS 68.25 78.63 62.88 73.25 67.25 75.88 81.88 85
SMA NEGERI 102
MIPA 69 87.25 62 71.5 81.25 86.75
IPS 64.75 72.38 60.25 68.5 74.63 78.75
SMA NEGERI 103
MIPA 86.38 91.5 83.38 87.13 88.5 90.13
IPS 76.75 85.63 72.63 82.75 75.88 75.88 83.63 86
SMA NEGERI 104
MIPA 77.38 88.63 72.13 86.13 83.5 87
IPS 73.5 81.5 69.63 74.5 72.88 72.88 80.38 82.88
SMA NEGERI 105
MIPA 79.75 87.25 77 84.75 78.75 78.75 86.5 89.25
IPS 74.75 80.63 71.63 75.38 71.25 71.25 83.13 84.13
SMA NEGERI 106
MIPA 76.63 83.5 74.38 84.25 87.75 90.13
IPS 71.38 76.63 69.75 75.88 84.25 89.13
SMA NEGERI 107
MIPA 70.5 83.13 66.38 80 66.75 66.75 75.13 77.88
IPS 67.38 74.13 65.75 77.38 66.88 68.75 73.13 74.75
SMA NEGERI 108
MIPA 71 78.38 63 67.88 70.25 72.75 86 87.88
IPS 67.88 73.5 62.63 67.5 67.63 68.38 81.75 85
SMA NEGERI 109
MIPA 81.5 88.38 79.38 86.63 78.63 83.75 89 90.88
IPS 78.5 92.25 76 81.75 77.75 77.75 85.5 88.13
SMA NEGERI 110
MIPA 69.75 82.88 62.25 80.13 62 69.38
IPS 64.25 80 59.63 74 62.75 73.38
  BAHASA 63 73.88 58.63 64.13 59.63 60.38
SMA NEGERI 111
MIPA 74.5 86 62.88 78.75 64.38 72 65.88 72.75
IPS 67.38 80.88 58.25 65.88 64.25 66.75 66 66.63
SMA NEGERI 112
MIPA 85.13 91.25 79.88 87.13 81.75 87.25 87.25 91.13
IPS 79.63 84.75 77.25 85.88 76.38 79.5 84.13 85.88
SMA NEGERI 113
MIPA 78.75 90.38 76.75 83.88 85.75 91.25
IPS 73.13 85.38 69.5 77.5 73.63 73.63 80.75 85
  BAHASA 69.63 73.63 68.25 70.38 78.88 78.88
SMA NEGERI 114
MIPA 62.88 73.13 57.5 62.38 71.5 71.5 69.13 88
IPS 61.5 75.88 57.13 60.25 65.63 76.84
SMA NEGERI 115
MIPA 66 78.25 57.38 65.25 65.38 66.88 79 81.25
IPS 62.5 71.13 57.25 64.13 68.13 68.13 71.38 80.88

DOA PENUTUP MAJELIS

Mei 20, 2018

Puluhan tahun silam, sekitar tahun 1985, masa indah pertama kali masuk SMAN 8 JAKARTA, niat masuk ke sekolah adalah belajar agama ?…. wah jaman itu kok sudah beda yaa ? Hal ini bukan tidak masuk akal buat saya, sebuah keluarga yang belajar agama tidak secara rutin dan kontinyu, tentunya bisa mengikuti kegiatan pesantren kilat di msjid Cut Nyak Dien yang berlokasi sekitar Menteng. Adalah kakak laki-lakiku yang berusaha memasukkan saya ke pesatren kilat tersebut, karena sadar bekal agama di keluarga hanyalah turun  temurun, kesibukan bapak di kepolisian dan ibu yang apa adanya. Semoga Allah mengampuni dosa mereka dan memberikan syurga untuk mereka berdua.

Akhirnya masa libur menanti masuk SMAN 8, saya ikut pesantren kilat, satu minggu penuh tinggal di mesjid. Diantar kakak berjalan kaki menyusuri jalan-jalan Menteng yang indah sekali, melewati rumah bapak presiden masa itu, dengan penjagaan ketat saat melintasi rumah beliau.  Sampai di mesjid saya diserahkan ke panitia, alhamdulillah diterima dengan baik. Perkenalan dan sebagainya.

Mulailah perjalanan bersejarah dalam hidup mengenal islam lebih detail jelas dan logika yang benar karena adanya tuntunan yang bisa dipelajari. Tahu makna syahadat, makna iman islam dan ihsan, ibadah praktis dan tentunya bermuamallah. Mungkin peserta lain sedikit kaget dengan gaya yang selalu bertanya, karena memang saya tidak tahu dan tidak paham. Salah satu sahabat adalah bang misri, yang sekarang prof di UI. Wajahnya teduh dan selalu tersenyum. Alhamdulillah tetap mengenal pribadi yang santun dan cerdas ini hingga kini.

Selepas dari pesantren kilat, masuklah ke SMAN 8 Jakarta, sebuah sekolah yang saya baru tahu keberadannya saat mendaftar ulang,  hahahaa… masuk sekolah yang saya ngga tahu. Kenapa masuk SMAN 8 Jakarta, ini adalah pesan kepala SMP Negeri 1 Jakarta, bu Padmah, “sa, masuklah SMAN 8 Jakarta, ibu yakin itu akan menjadi sekolah besar nantinya.” Sembilan alumni SMPN 1 Jakarta berhasil masuk SMAN 8 Jakarta masa itu. Padahal waktu itu sekolah yang terkenal SMAN 3 TELADAN DAN SMAN 1 BOEDOET.

Kaget juga saat melihat sekolah ini, jauh sekali dari rumah,…. ternyata karena naik metromini yang muter-muter tebet, S 60 dari Manggarai – Tebet – Kampung Melayu. Hadeuh. Ada yang lebih singkat, walau harus jalan sedikit yaitu metromini S 61, Manggarai – Bukitduri Puteran – Kampung Melayu.

Dua hari sebelum masa orientasi di SMAN 8 diminta hadir ke sekolah untuk para siswa yang saat SMP memegang jabatan di OSIS, datanglah ke sekolah dan disambut pengurus Osis dan MPK. Pembentukan pasukan pengibar bendera atau upacara saat masa orientasi nanti. Tidak terlalu tertarik, karena dari SD sudah terbiasa dengan Tata Laksana Upacara Bendera dan Peraturan Dasar Baris Berbaris.

Saat istirahat sholat dzuhur, inilah dimulai penjelajahan saya akan keimanan saya dan keislaman saya. Di Mesjid SMANDEL bertemu dengan bang Bustomi dan Rohyadi (Almarhum), pribadi yang tenang dan halus dalam menyampaikan  sesuatu. Allah mempertemukan saya dengan mereka sehingga dahaga akan keislaman dapat terpenuhi. Hari-hari berikutnya saya lebih banyak menghabiskan waktu di mesjid, berusaha melaksanakan apa yang saya dapat di pesantren kilat,.. Alhamdulillah bertemu lagi dengan dua pribadi lain, Ahmad Luthfi dan Aryo Sasongko. Oh  iya saya juga berkenalan dengan bang Hariansyah Panggabean, atau Uhe,… suara adzannya merdu sekali, nantinya akan selalu saya dengar di Mesjid UI Depok, subhanallah.

Kenapa judul tulsan ini adalah DOA PENUTUP MAJELIS,… karena dari mereka-mereka saya menyimak denhgan sangat ….

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.

Artinya:

“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”.

Dan entah kenapa hari ini,.. doa itu sedemikian sangat saya lantunkan, bukan karena habis mengikuti ceramah  pagi ini. Tapi arti dari doa itu, menyadarkan saya akan 5 hal :

  1. Mensucikan Allah
  2. Memuji Allah
  3. Bersaksi akan adanya Allah
  4. Permohonan ampunan
  5. Berjanji untuk taubat

berlanjut nanti yaaa,…


Allah memberikan semua kebutuhan kita, kita yang belum mampu memilahnya

Mei 19, 2018

Pertama kali mendapat tugas apa pun, terbayang hal yang pertama adalah : kegagalan menjalankan amanah. Dan makin diperbesar jika tugas tersebut adalah meneruskan pekerjaan orang lain yang nyata-nyata memang ada hasilnya dan keren pula hasilnya. Jenis ini banyak terjadi, tetapi jenis inilah yang sesungguhnya mampu bertahan dalam mengerjakan tugas, tanpa keluhan dan mampu membaca keberhasian setiap proses yang terjadi.

Jenis yang jarang aa adalah bangga ketika mendapatkan tugas, yakin mampu memberi yang terbaik, karena sadar semua stake holder akan membantunya. Justru jenis inilah yang nanti akan gagal, karena kemampuannya adalah memerintah banyak pihak. Bukan penikmat tugas dan pribadi yang mampu tetap tersenyum saat hasil belum sesuai harapan.

Saya berusaha menjadi jenis yang pertama. Sadar banyak tugas yang dibebankan karena saya dipandang guru honor yang banyak waktu, bisa dipekerjakan dengan sangat keras, dan kalau pun ada kegagalan efeknya nggak terlalau sulit dengan struktural. Bagian inilah yang saya nikmati. Sadar cuma guru honor, perlu hidup dibelantara para ASN, nggak banyak kemampuan yang saya miliki, maka waktu bertapanya harus selesai lebih, mikirnya jangan kelamaan. Justru bagian memperhatikan sumberdaya yang ada, mecoba mensimulasi satu dengan  lainnya, menemukan formulasi terbaik, dan membuat pilihan-pilihan altenatif.  Inilah langkah yang saya lakukan di tahun 2002 – 2006, selama 4  tahun mendapatkan banyak tugas, menikmatinya, bahkan nggak pulang-pulang ke rumah. Waktu lebih banyak dihabiskan di sekolah.

Mulai menuliskan apa yang saya lakukan, dan kebalikkannya saya hanya melakukan yang telah saya tuliskan. Bayangkan semakin sedikit metode coba-coba di tahun-tahun berikutnya. Data yang saya tulis selama 4-5 tahun sudah cukup memberi gambaran : apa yang harus saya lakukan, saya formulasikan dan saya tampilkan.  Dan target saya makin mengerucut : bidang akademik dan prioritas lomba akademik akan membuat sekolah ini akan bertahan hingga kapan pun. Sehingga slogan : SMAN 8 ITU SEKOLAH PRESTASI AKADEMIK menjadi nyata.

Hampir 100% orang tua bahkan anak-anak baru yang masuk SMAN 8, pasti akan berkata : mau ke ITB, ke UI, ke NTU, ke Jepang. Kenapa milih SMAN 8 : khansnya lebih besar. Teori memperbesar kemungkinan inilah yang saya perbesar di fase kedua di SMAN 8 tahun 2006-2011. Hasil nyata adalah tepat di 50 tahun SMAN 8 mampu menggabungkan peringkat UN IPA DAN IPS, sebagai jawara DKI untuk SMA NEGERI DI JAKARTA. Tahun 2008 menjadi tahun emas SMAN 8, saat siswa yang berlaga di PTN pun berhamburan, bukan hanya 1  PT, bahkan bisa 2-4 PT baik dalam dan luar negeri. Pada tahun 2008, OSN mulai menampakkan hasil,  OSN tahun 2008 di Makasar mengirimkan 8 peserta (1 emas, 1 perak dan 1 perunggu).

Fase ke-3 tahun  2011-2016, merupakan fase memperbaiki dan mempertahankan hasial yang ada. Iklim skeolah yang amat mendukung, saat orang tua, komite sekolah, para siswa dan guru-guru bersepakat, harus berusaha semaksimal agar menjadi yang terbaik. Alhamdulillah keberhasilan demi keberhasilan, tentunya perbaikan dari pencapaian yang ada mampu membuat SMAN 8 tetap menjadi kompetitor terbaik. Tetap menjadi lawan tangguh untuk SMA-SMAN UNGGULAN yang didirikan pemerintah daerah atau swasta, bahkan sekolah-sekolah internasional di negeri ini.

Tahunn 2016-2020 adalah masa-masa berat, perubahan regulasi dari banyak hal menjadi tantangan terbesar buat SMAN 8. Rotasi para guru, datangnya guru-guru baru baik rotasi atau pun pengangkatan, serta arah pergeseran siswa peserta didik baru. Menjadi sekolah aman, tanpa bully, jauh dari pelaporan serta kedatangan LSM adalah bagian-bagian dimana kami semua warga sekolah harus bersatu padu. Alhamdulillah dua tahun ini kapal penjelajah SMAN 8 Jakarta tetap mampu memberikan layanan terbaik, ini harus tetap menjadi menu pilihan terbaik, tetap menjejah agar semua penumpang daat sampai tujuan dengan selamat seganas apapun badai di lautan. Pelaut ulung tak pernah dilahirkan dari lautan yang tenang,

jayalah almamaterku, bakti untukmu tanpa sisa,……….


Mempertahankan Prestasi itu perjuangan setiap detik,…..

Mei 18, 2018

Saat pertama kali diminta menjadi pembina salah satu cabang OSN, bingung juga mau ngapain … karena tanpa pertimbangan apa pun. Yaa sudah jalani saja. Kebingungan makin berlanjut saat DKI mempunyai dana membentu Science center, saya dan paki wicahyono ditunjuk untuk mengawal SC Astronomi wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya.

Tahun berikutnya sudah mulai ada kegiatan, pelatihan Astronomi untuk para guru, lanjut untuk anak-anak yang lulus OSK. Hubungan dengan planetarium Jakarta hingga ke boscha membeli teropong bintang,…. hingga akhirnya kedatangan siswa-siswa jenius di bidang astronomi. Marshiella Panji, Raditya Dewangga, Rudy Ong, Sabrina Rizqi Aulia hingga Hana Widipsari.

Marshiella, Sabrina dan Hana adalah para jenius yang berhasil hingga ke IOAA.  Selanjutnya wara-wiri di kebumian  ada Asri Oktaviani dan Bintang Wananda,… Asri mendapakan medali Perak tahun 2010 di IESO. Kasus Bintang Wananda membawa berkah juga akhirnya. Selepas Bintang meraih absoute di kebumian, Bintang gagal berangkat IESO karena usia yang terlewat 3 bulan.  Pak Syamsul Bahri salah satu dosen ITB berkenan mengajak Bintang untuk ikut IGeO,… olimpiade geografi internasional. Sebuah berkah yang berlanjut.

Selepas itu, konsentrasi diarahkan ke Geografi. Dan hinga hari ini sudah 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu diberikan TIM SMA Negeri 8 Jakarta bagi Indonesia di ajang IGeO. Semoga berlanjut… aamiin


SMAN 8 JAKARTA ANTARA OSN DAN IGEO

Mei 16, 2018

Inilah prestasi SMAN 8 Jakarta di mata pelajaran Geografi pada OSN dan IGeO.

ANTARA OSN DAN IGEO UNTUK MATA PELAJARAN GEOGRAFI

Perolehan Medali OSN 2011 Menado Sulawesi Utara 10 – 15 September 2011
Emas
1. BINTANG RAHMAT WANANDA (Kebumian) BEST METEO-HIDROLOGI

Bintang Wananda pindah ke Geografi untuk ikut IGeO di Jerman (2012) pertama kali bagi Indonesia dan meraih Perak

Perolehan Medali OSN 2012 Jakarta 2 – 7 September 2012

Perolehan Medali OSN 2013 Bandung Jawa Barat 1 – 8 Mei 2013
Emas
1. Noviandi Darmawan (Geografi)
2. Anindita Prima Dewi Putri (Geografi)

Perolehan Medali OSN 2014 Mataram NTB 1-7 Mei 2014
Emas
Andito Jeremia Emas (Geografi )Peringkat 2dan Best Multimedia

Perak
Safira Andriani Perak (Geografi) Peringkat 7

Andito mengikuti jejak Bintang Wananda berkiprah di IGeO Rusia (2015) dan meraih Emas

Perolehan Medali OSN 2015 Yogyakarta 18-23 Mei 2015
Emas
Thalia Salsabila (Geografi)

Perak
Zachari Afif (Geografi)

Thalia Salsabila dan Zachari Afii mengikuti IGeO Tiongkok (2016) dan Thalia meraih Perunggu

Perolehan Medali OSN 2016 Palembang Sumatra Selatan 15-21 Mei 2016
Perak
M. Fadlan Sahid Peraih Medali Perak Geografi

M. Fadhlan mengikuti IGeO di Serbia (2017) juga dan meraih Perunggu

Perolehan Medali OSN 2017 Pekanbaru, Riau 2 – 8 Juli 2017
Perunggu
Rayhan Al Ghifari Fauzta Peraih Medali Perunggu Geografi


SMAN 8 JAKARTA DAN RAIHAN MEDALI OSN 2011-2017

Mei 16, 2018

Alhamdulillah selalu bersyukur dengan hasil yang diperoleh para siswa SMAN 8 Jakarta.

DATA PEROLEHAN MEDALI OSN
SMA NEGERI 8 JAKARTA
TAHUN 2011-2017

Perolehan Medali OSN 2011 Menado Sulawesi Utara 10 – 15 September 2011
Emas
1. BINTANG RAHMAT WANANDA (Kebumian) BEST METEO-HIDROLOGI

Perak
1. M. RIZKI RAHMANDA (Matematika)
2. MUNTAHA ILMI (Komputer)
3. AUFAR GILBRAN (Komputer)
4. SABRINA RIZQI AULIA (Astronomi)
5. ADRIAN KARIM JANUAR (Ekonomi)
6. TIARA AMALIA PUTERI (Ekonomi)

Perunggu

1. MEUTIA ADMIRALDA ANDINI (Biologi)
2. TAZKYA AMANY (Biologi)
3. RIZKA RISYAD (Astronomi)

Perolehan Medali OSN 2012 Jakarta 2 – 7 September 2012
Emas
1. Yehezkiel David (Fisika)
2. Rakina Zata Amni (Komputer)
3. Tiara Amalia Puteri (Ekonomi) Terbaik 3 Simulasi Perdagangan Pasar Modal

Perak
1. Raditya Dewangga (Astronomi)
2. Adrian Karim Januar K (Ekonomi)

Perunggu
1. Rudy Ong` (Astronomi)
2. Donny Satrio Mahartha (Kebumian)

Perolehan Medali OSN 2013 Bandung Jawa Barat 1 – 8 Mei 2013
Emas
1. Fandy Rahardi (Ekonomi)
2. Noviandi Darmawan (Geografi)
3. Anindita Prima Dewi Putri (Geografi)
4. Muhammad Mufid Martami (Ekonomi)

Perak
1. Diastuti Utami (Kimia)

Perunggu
1. Timothy Antoni (Kimia)
2. Ryan Riyadi (Astronomi)
3. Ryorda Triaptahadi (Komputer)

Perolehan Medali OSN 2014 Mataram NTB 1-7 Mei 2014
Emas
1. Timothy Anthony Emas (Kimia) Peringat 1 dan absolute winner dan best theory
2. Andito Jeremia Emas (Geografi )Peringkat 2dan Best Multimedia

Perak
1. Safira Andriani Perak (Geografi) Peringkat 7
2. Hana Widiapsari Perak (Astronomi )Peringkat 5
3. Ryan Perak (Kebumian) peringkat 3 dan The best sains dan keplanetan

Perunggu
1. Daniera Nanda Perunggu (Ekonomi)

Perolehan Medali OSN 2015 Yogyakarta 18-23 Mei 2015
Emas
1. Thalia Salsabila (Geografi)
2. Daniera (Ekonomi)

Perak
1. Zachari Afif (Geografi)
2. Elyada Eben Ezer (Astronomi)

Perunggu
1. Amira Az Zahra (Kebumian)

Perolehan Medali OSN 2016 Palembang Sumatra Selatan 15-21 Mei 2016
Emas
1. Ekida Reihan F. Peraih Medali Emas Kimia
2. M. Fariz Ramdani Peraih Medali Emas Astronomi
3. M. Izzatulah Peraih Emas Geografi
4. Irfan Zaky Harlen Peraih Medali Emas Fisika

Perak
1. Adyaksa Wisanggeni Peraih Medali Perak Komputer
2. M. Fadlan Sahid Peraih Medali Perak Geografi
3. Lovina Aisha Peraih Medali Perak Ekonomi

Perunggu
1. Naufal Pratama Peraih Medali Perunggu Komputer
2. Rahel Laras Peraih Medali Perunggu Ekonomi
3. Silingga Meta Jauhari Peraih Medali Perunggu Bilogi

Perolehan Medali OSN 2017 Pekanbaru, Riau 2 – 8 Juli 2017
Emas
1. Silingga Metta Jauhari Peraih Medali Emas Bilogi
2. Kevin Kanaka Swargoputra Peraih Medali Emas Biologi
3. Prawira Satya Darma Peraih Medali Emas Fisika
Perak
1. Ahmad Fauzi Peraih Medali Perak Kimia
2. Abraham Karel Peraih Medali Perak Kebumian
Perunggu
1. Rayhan Al Ghifari Fauzta Peraih Medali Perunggu Geografi


Delapan tahun mengawal OSK OSP OSN SMAN 8 JAKARTA

Mei 15, 2018

Untuk OSN dan OSI,.. ini tahun ke-delapan saya mampu membuat laporan lengkap dari OSK OSP OSN hingga OSI, setelah beberapa anak-anak SC mulai berkibar di olimpiade internasional…. perjuangan tanpa sisa… tetap semangat,..


Laporan Akademik XII IPS SMAN 8 JAKARTA

Mei 15, 2018

Evaluasi kegiatan kelas XII IPS angkatan 2018, membuat laporan akademik pribadi, model SWOT,… sederhana tapi telah saya lakukan 5 tahun terakhir. Nilai UN SMP, nilai kelas x xi dan xii, pencapaian di UNBK dan tentunya perguruan tinggi yang mereka raih. Dari sisi non akademik dan tentu saja nonn akademik. Sebagai bentuk pertanggung jawaban pribadi…


Akhirnya Nilai 100 untuk UNBK Geografi

Mei 10, 2018

Awalnya saya tidak percaya, ada dua anak di SMA Negeri Jakarta ada yang mendapat nilai sempurna, atau 100 pada mata pelajaran geografi di UNBK 2018, kaget dan tidak menyangka. Hitung-hitungan di atas kertas, rasanya masih nilai 97.5 sebagai target awal. Itu nilai real hitungan TO yang diadakan selama ini.

Alhamdulillahnya, waktu yang amat pendek di semester ini benar-banar dimanfaatkan secara maksimal. Program kepala sekolah beberapa tahun lalu, yang dikenal dengan nama “kompresi” benar-benar saya manfaatkan maksimal di tahun ini. Kelas XII IPS sudah terbiasa saya tinggal tugas keluar dengan siap-siap menerima soal lebih banyak. Saya salah satu guru yang “teralalu banyak tugas luar”. Itu harus saya akui. Melanglang buana untuk kebaikan anak negeri. Bukan nyambi untuk diri, wakwkwkakakka.. apalagi peleserian… wakwkakwkkaa.

Pembuatan modul soal, ubah soal-soal lama dengan versi baru, tebakan atau prediksi soal, hingga sebar soal ke beberapa komunitas geografi, bahkan siap menerima pertayaan di WA, FB, Messengger, bahkan telegram,… hadeuh.. makin banyak soal makin yakin deh,…

Tahun ini saya bertemu dengan para orang tua IPS yang amat amat perhatian sekali dengan ana-anak. Saya terbantu dengan mereka, mereka bahkan memberikan laporan pandangan mata, anak mereka sedang belajar di rumah… hadeuh sedihnya .. jam 24 masih ada anak yang belajar,.. bahkan jam 4 pagi masih ada beberapa anak yang masih corat-coret soal.

Semoga saja, usaha dan doa mereka, anak didik, orang tua, dan teman-teman di berbagai media sosial, membuat Allah berkenan akan permintaan mereka,… aamiin. Seperti halnya Allah anungerahkan nilai sempurna untuk geografi UNBK,.. semoga semua anak-anakku di XII IPS dan XII IPA SMAN 8 Jakarta, Allah berikan kebaikan meelebihi yang mintai,… aamiin.

Wangsa jaya, guru, kakak dan teman kalian ….


Perjuangan tanpa sisa ….

Mei 10, 2018

Saat pengumuman peserta OSN saya terima, di saat kegiatan Bimbingan Teknis SMA Rujukan beberapa hari lalu, saya bahagia…. dan saya bangga. Perjuangan mempersiapkan para siswa yang kelas X dan kelas XI, bersinggungan dengan jadwal berbagai hal, kegiatan bedah SKL, wali kelas, pelatihan anak-anak SC ke internasional, menyiapann UNBK, persiapan naskah USBN, bahkan masih teringat jadi ketua panitia penyelenggaraan kegiatan OSK Jakarta Selatan,… jalan panjang lelah, tekanan batin, tekanan jiwa, dan banyak hal yang takk tertulis, hanya dipendam dalam hati. Ngobrol dengan istri beberapa hal, agar istri juga tidak terlalu stress.

Masa dimana saya butuh suport, bukan tekanan dan hujatan yang nggak jelas. Sehabis pembagian rapor kelas XII yang sebelum ikut hadir di acara tasyakuran, akhirnya tubuh ambruk juga. Tepar. Berusaha tidak memberi tahu istri, kasihan dia kalau mememikirkan saya.

Alhamdlillah semua berjalan lancar. Ikut deh BIMTEK SEKOLAH RUJUKAN 2018. Bahagia karena bertemu banyak teman baru, selaian teman-teman Jakarta, kepala sekolah, wakil kurikulm, wakil humas, ada teman-teman kepala sekolah dari Lampung, Kalimantan Barat, Temgah, Timur dan Utara, Pulau Seram bahkan Irian Barat,… subhanallah. Banyak cerita dari mereka tentang situasi sekolah mereka. Saya bangga mereka mampu menjadi sekolah yang ditunjuk untuk menerima bantuan sekolah rujukan.

Mereka juga akhirnya kenal saya, karena SMA NEGERI 8 JAKARTA-nya,… hehehee. Mereka tahu prestasi SMAN 8 dari UNBK dan PTN, dan yang primdona : OSN baik nasional atau pun Internasional. Sempat berdiskusi dengan beberapa sekolah, hadeuh perjuangan mereka saya berikan acungan jempol semua. Begitu berat pertarungan di daerah-daerah menuju OSN,… sangat sangat berat. Sehingga mereka amat sangat memerikan apresiasi dan dukungan penuh… hadeuh.

Semoga saja SMAN 8 Jakarta tetap mereka kenal sebagai kompetitor terbaik di OSN dan olimpiade sains internasional.


LAPORAN AKADEMIK SMAN 8 PER 21 APRIL 2018

Mei 10, 2018

Alhamdulillah sman 8 via http://www.sman8jkt.sch.id merilis laporan akademik 2018. Berikut ini adalah laporan tersebut…


DAFTAR SEKOLAH KONTRIBUTOR PESERTA OSN 2018 TERBANYAK

Mei 9, 2018

Alhamdulillah, SMAN 8 Jakarta kembali mengukir pestasi sebagai sekolah yang banyak berkontribusi dalam ajang OSN. Kontribusi yang dimaksud adalah keikutsertaan. Ini bukan hal yang mudah, karena harus mengikuti seleksi dari OSK dan OSP. Akhirnya lolos seleksi OSP dan menjadi bagia dari 736 siswa yang akan berjuang secara keilmuan dan kemampuan menganalisa atau praktek di Olimpiade Sains Nasional, 1-7 Juli 2018 di Padang Sumatra Barat.

Jumlah peserta OSN TERBANYAK Nasional 2018
1. MAN 2 KOTA MALANG 13 SISWA
2. MAN IC GORONTALO 13 SISWA
3. MAN IC SERPONG 11 SISWA
4. SMAN 2 TANGSEL 11 SISWA
5. SMAN 8 JAKARTA 10 SISWA
6. MAN MODEL 2 PEKAN BARU 10 SISWA
7. SMA KBBS YOGYA 10 SISWA
8. SMAN BANUA KALSEL 9 SISWA
9. SMAN 4 DENPASAR 9 SISWA

DAFTAR JUMLAH PESERTA OSN PROVINSI DKI JAKARTA

1. SMA NEGERI 8 JAKARTA 10 SISWA
2. SMAK 1 BPK PENABUR 7 SISWA
3. SMAN UNGGULAN DKI MH THAMRIN 7 SISWA
4. SMA NEGERI 34 JAKARTA 3 SISWA
5. SMAK 3 BPK PENABUR 3 SISWA
6. SMA NEGERI 68 JAKARTA 3 SISWA


TIM OSN DKI JAKARTA 2018 DI DOMINASI OLEH SMA NEGERI 8 JAKARTA

Mei 9, 2018

Alhamdulillah, OSN 1-7 Juli 2018 yang akan diselenggarakan di Padang Sumatra Barat menjadi ajang pembuktian SMA Negeri 8 Jakarta. Beberapa tahun terakhir menjadi sekolah penyumbang medali terbanyak untuk DKI Jakarta, bahkan menjadi peraih medali terbanyak 1-2 dalam 3 tahun terakhir OSN secara Nasional.

DAFTAR NAMA PESERTA OSN
PROVINSI DKI JAKARTA
TAHUN 2018

NO JUMLAH NAMA UP ASAL SEKOLAH KAB/KOTA PROVINSI BIDANG
1 1 EUSTACIASUKARTO P SMA IPEKA INTEGRATED CHRISTIAN SCHOOLL KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA KOMPUTER
2 1 MOSES MAYER L SMA JAKARTA INTERCULTURAL SCHOOL KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA KOMPUTER
3 1 SAMUEL L SMA KATOLIK SANG TIMUR KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA KOMPUTER
4 1 MARTIN AURELIUS L SMA KEMURNIAN 2 JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA BIOLOGI
5 1 STELLA KRISTI TRIASTARI P SMA KOLESE GONZAGA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA FISIKA
6 1 NICOLAS OTHMAR THEODARUS L SMA KOLESE KANISIUS KOTA JAKARTA PUSAT DKI JAKARTA KOMPUTER
7 2 REINATT HANSEL WIJAYA L SMA KOLESE KANISIUS KOTA JAKARTA PUSAT DKI JAKARTA KOMPUTER
8 1 NANDAAMARRAHSYAD L SMA LABSCHOOL KEBAYORAN KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA KIMIA
9 1 CHRISTABEL NATHANIA SURYA P SMAK 1 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA GEOGRAFI
10 2 LEONARDO IRVIN PRATAMA L SMAK 1 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA MATEMATIKA
11 3 BENNETT CLEMENT L SMAK 1 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA MATEMATIKA
12 4 JUAN STEVEN ANGGATA L SMAK 1 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA FISIKA
13 5 ALBERT SUTIONO L SMAK 1 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA KIMIA
14 6 MARK L SMAK 1 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA PUSAT DKI JAKARTA KIMIA
15 7 FIDELLAWIDJOJO P SMAK 1 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA KOMPUTER
16 1 HENDRIKUS HANSEN WITARSA L SMAK 3 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA PUSAT DKI JAKARTA MATEMATIKA
17 2 DELFI VIJJA PARAMITA P SMAK 3 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA EKONOMI
18 3 TANTRA TANJAYA L SMAK 3 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA PUSAT DKI JAKARTA EKONOMI
19 1 BENEDICTUS ANSELL SUSANTO L SMAK 4 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA BIOLOGI
20 1 YOSUA PUTRA KOESWANDY L SMAK 5 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA UTARA DKI JAKARTA FISIKA
21 1 AUDREY FELICIO ANWAR L SMAK 6 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA UTARA DKI JAKARTA MATEMATIKA
22 2 STEVEN FERNALDY L SMAK 6 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA UTARA DKI JAKARTA MATEMATIKA
23 1 YOSIA P SMAK 7 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA BIOLOGI
24 1 MATTHEW ANDERSON YASUO L SMAK 8 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA BIOLOGI
25 2 FLORENCE YOKHEBED VALERIE P SMAK 8 BPK PENABUR JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA EKONOMI
26 1 NICHOLAS RUSSELL SAERANG L SMAK IPEKA SUNTER KOTA JAKARTA UTARA DKI JAKARTA MATEMATIKA
27 1 KARINA IMANI P SMAK IPEKA SUNTER II JAKARTA KOTA JAKARTA UTARA DKI JAKARTA KEBUMIAN
28 1 AMELIA REGINA P SMAK PENABUR KELAPA GADING KOTA JAKARTA UTARA DKI JAKARTA BIOLOGI
29 1 RAYHAN DANENDRA WIRACALOSA L SMAN 14 JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA FISIKA
30 1 ANTHONY L SMAN 2 JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA MATEMATIKA
31 2 IAN MANUEL L SMAN 2 JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA KEBUMIAN
32 1 MADE AYU UTAMIINTARAN P SMAN 21 JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA BIOLOGI
33 1 MOH FADHLY RIZKI YAZID L SMAN 34 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA GEOGRAFI
34 2 RAFI FAUZAN ABDILLAH L SMAN 34 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA GEOGRAFI
35 3 HARRIVCHA WENDIO SOEMARNO L SMAN 34 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA BIOLOGI
36 1 ANANDA KARLA ATHIYYAH L SMAN 39 JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA BIOLOGI
37 2 LILI DWIANTI P SMAN 39 JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA EKONOMI
38 1 LUQMANALIFIOARHAB L SMAN 47 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA ASTRONOMI
39 1 AZHAARA PUTRI ARDIANTI P SMAN 48 JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA FISIKA
40 2 IVALDY ARDAFFA L SMAN 48 JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA EKONOMI
41 1 YUSUF PRIBADI L SMAN 6 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA GEOGRAFI
42 1 DOMINIC FINIAN GUNAWAN L SMAN 68 JAKARTA KOTA JAKARTA PUSAT DKI JAKARTA GEOGRAFI
43 2 MUHAMMAD DZUL FAKHRI L SMAN 68 JAKARTA KOTA JAKARTA PUSAT DKI JAKARTA KIMIA
44 3 GABRIELLA CARYN NANDA P SMAN 68 JAKARTA KOTA JAKARTA PUSAT DKI JAKARTA EKONOMI
45 1 JONATHAN EVAN L SMAN 77 JAKARTA KOTA JAKARTA PUSAT DKI JAKARTA GEOGRAFI
46 1 GERHARD MANGARA L SMAN 78 JAKARTA KOTA JAKARTA BARAT DKI JAKARTA GEOGRAFI
47 1 MUCHLISAH LUSIAMBALI P SMAN 8 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA GEOGRAFI
48 2 UBAIDILLAH ARIQ PRATHAMA L SMAN 8 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA MATEMATIKA
49 3 DAFFA FATHANIADILA L SMAN 8 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA FISIKA
50 4 SHAFIRAAURELIA P SMAN 8 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA FISIKA
51 5 TIVANOANTONI L SMAN 8 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA KIMIA
52 6 FARIS AZIZ L SMAN 8 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA KOMPUTER
53 7 GHAYDA NAFISA ASSAKURA P SMAN 8 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA BIOLOGI
54 8 ANTONIUS BERWIN L SMAN 8 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA ASTRONOMI
55 9 MUHAMMAD NABIEL INDRAPRASTA L SMAN 8 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA ASTRONOMI
56 10 JESSICA ANNABEL TIO PRISCA P SMAN 8 JAKARTA KOTA JAKARTA SELATAN DKI JAKARTA EKONOMI
57 1 VITO GHIFARI L SMAN 81 JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA ASTRONOMI
58 2 HADYAN PRABOWO L SMAN 81 JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA EKONOMI
59 1 HABIBULLAH HIBATUL WAFI L SMAN 89 JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA ASTRONOMI
60 1 DZAKIY FARID FADHILAH L SMAN MH. THAMRIN JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA FISIKA
61 2 FADLI JANUAR L SMAN MH. THAMRIN JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA FISIKA
62 3 M. ALIF TEZAR FEBRIAN L SMAN MH. THAMRIN JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA KIMIA
63 4 MUHAMMAD IZAAZINHAR RAMADHANI L SMAN MH. THAMRIN JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA KOMPUTER
64 5 WIDYANTO HADI NUGROHO L SMAN MH. THAMRIN JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA KOMPUTER
65 6 AKHDAN DZAKY MAULANA L SMAN MH. THAMRIN JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA ASTRONOMI
66 7 ATHAYA QASAMAH P SMAN MH. THAMRIN JAKARTA KOTA JAKARTA TIMUR DKI JAKARTA KEBUMIAN


XII IPS SMAN 8 JAKARTA HATTRICK PERINGKAT PERTAMA UNBK UNTUK SMA NEGERI DI PROVINSI DKI

Mei 4, 2018

ips

Alhamdulillah XII IPS SMA Negeri 8 Jakarta berhasil melakukan Hattrick sebagai SMA Negeri di Jakarta peringkat pertama untuk SMA Negeri dari tahun 2016-2017-2018. Perjuangan tahun ini juga membuahkan hasil mata pelajaran yang saya am[uh, geografi.

Akhirnya mata pelajaran geografi mampu mencapai angka sempurna, yaitu 100. Semoga tahun depan bisa lebih baik lagi. aamiin


PERINGKAT UNBK SMA DKI JAKARTA 2017-2018

Mei 4, 2018

Berikut ini adalah hasil UNBK untuk beberapa sekolah Negeri dan Swasta di Jakarta


PARA JAWARA SMAN 8 JAKARTA BIDANG AKADEMI 2018

Mei 2, 2018

Para Jawara SMA Negeri 8 Jakarta
Tahun 2017-2018

Silingga Metta Jauhari
1. OSN 2016 Perunggu
2. OSN 2017 Emas
3. Juara 1 LCTB Biologi Pesta Sains Nasional 2017
4. Juara 3 Olimpiade Biologi Indonesia 2017 UIN

Fadhlan Ramadhan Sahid
1. OSN Geografi 2016 Medali Perak
2. iGeo 2017 medali perunggu

Abraham Karel
1. OSN Kebumian 2017 Medali Perak
2. Juara harapan 2 Lomba Karya Ilmiah Remaja 2017 Sosial Humaniora

Muhammad Fariz Ramdani
1. OSN Astronomi 2016 Medali Emas

Kevin Kanaka Swargoputra
1. OSN Biologi 2017 Medali Emas
2. Juara 3 Transfer kata bahasa jerman UNJ

Ahmad Fauzi
1. OSN Kimia 2017 Medali Perak
2. Juara 1 National Chemistry Challenge 2016

Ryo Chandra Putra Armanda
1. Finalis OSN 207 Bidang Komputer/TIK

Fadhila Ramadiastri
1. OSK Astronomi 2017 peringkat 8
2. OSK Astronomi 2016 peringkat 4

Gabrielle Ruth Dorkas Silalahi
1. Juara 4 OSK Fisika 2016
2. Juara 3 OSK Fisika 2017

Rizky Arif
1. Juara 6 OSK Ekonomi 2016
2. Juara 5 OSK Ekonomi 2017

Muhammad Hafizh Asysyafa
1. Juara 6 NSDC English tingkat provinsi 2016

Syskia Anelis
Abraham Karel
1. Juara harapan 2 LKIR 2017 Sosial Humaniora

Kulturtag 2017 (Bahasa Jerman)
Penyelenggara Fakultas Bahasa dan Sastra UNJ
Juara I Cerdas Cermat

Abraham Karel
Rafa Pratama Puntodewo
Daffa Fernanda Rizqy

Deutschtag 2018 (Bahasa Jerman)
Penyelenggara SMA M. Husni Thamrin
Juara III Cerdas Cermat

Salsabila Prima Rachmayani
Christian Filemon
Daffa Fernanda Rizqy

OPSI JAK SEL JUARA 3
Hasnan Yusa K.
I Putu Ikrar S.

Tahun 2016
Bidang Sains

KIR Jas harapan 3
I Putu Ikrar S.
M. Hafizh Asysyafa

Tahun 2016
Bidang Teknologi
S
Rahel Laras Monique Tentoea
1. Medali Perunggu OSN Ekonomi 2016
2. Beasiswa KL-YES Pertukaran Pelajar ke Amerika Serikat oleh US Department of State

Gonzaga Lustrum Festival
Cerdas cermat sma
2017
Juara 1
M. Fariz Ramdhani
Reinhart Christopher Junjungan
Daffa Fernanda

Aisha Maharani Aliski
Ilga Prameswari Jayaputri
Lutfia Sashi Kirana
Nabilah Nurul Islami
Ryo Chandra Putra Armanda

Juara 1
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
Tingkat SLTA seleksi Provinsi DKI Jakarta
Tahun 2016
Penyelenggara: MPR RI

Kevin Govinda, Farhan Akhdan, Amirah Hana XII IPS (kelompok galaxy) – Juara 2 Simulasi Investasi Investasi Saham – diselenggarakan oleh Ipmi International Bisnis School. 2017

Amirah Hana, Rafif Adit Saksono, Ilga Prameswari, Haikal Adit – Juara 2 membuat proposal dengan tema “Plan Your Travel Budget” – diselenggarakan oleh Allianz dalam Global Money Week 2017

Rafif Adit Saksono, Ilga Prameswari, Haikal Adit Raditya XII IPS (kelompok Sirius A) – Juara 3 Simulasi Investasi Investasi Saham – diselenggarakan oleh Ipmi International Bisnis School. 2017

 

[English Debate]

Hanun Thalia, Muhammad Pravest Hamidi, dan Muhammad Zakiy Saputra. Juara 3 English Debate Thamrin Olympiad and Cup 7, 2017. SMA Negeri Unggulan MH Thamrin.

Muhammad Zakiy Saputra. Juara 1 Lomba Debat Bahasa Inggris Tingkat Sudin Pendidikan Jakarta Selatan 2, 2017. Pemerintah.

Muhammad Pravest Hamidi. Juara 3 Lomba Debat Bahasa Inggris Tingkat Sudin Pendidikan Jakarta Selatan 2, 2017. Pemerintah.

Muhammad Pravest Hamidi dan Muhammad Zakiy Saputra. Juara Harapan 1 Lomba Debat Bahasa Inggris Tingkat DKI Jakarta, 2017. Pemerintah.

Muhammad Zakiy Saputra. Juara 3 Lomba Debat Bahasa Inggris Tingkat Nasional, 2017. Pemerintah.

Muhammad Pravest Hamidi. Juara 1 English Debate SETARA tingkat Jabodetabek dan Bandung, 2017. SMA Negeri 70 Jakarta.

Muhammad Pravest Hamidi. Best Speaker English Debate SETARA tingkat Jabodetabek dan Bandung, 2017. SMA Negeri 70 Jakarta.

Muhammad Pravest Hamidi. CO-1st Best Speaker English Debating Competition SCOOTER, 2017. SMA Negeri 14 Jakarta.

Muhammad Pravest Hamidi dan Hanun Thalia. Juara 3 LAPAN Space Debate Competition, 2016. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional.

Muhammad Hafizh Asysyafa. Juara 4 NSDC tingkat Provinsi, 2016. Pemerintah.

 

[Model United Nations]

Hanun Thalia. Best Article PresidentMUN, 2016. President University.

Hanun Thalia. Most Outstanding Delegate JakartaMUN, 2016. Indonesian Student Association for International Studies.

Muhammad Hafizh Asysyafa. Outstanding Delegate 8MUN, 2015. SMA Negeri 8 Jakarta.

Muhammad Hafizh Asysyafa. Honourable Mention Grand General Assembly Universitas Indonesia, 2015. UIMUNClub.

Muhammad Hafizh Asysyafa. Honourable Mention ETMUN, 2016. SMA Negeri 82 Jakarta.

Muhammad Pravest Hamidi. Honorable Mention of Grand General Assembly Universitas Indonesia 2015. UIMUNClub.

Muhammad Pravest Hamidi. Best Delegate of SMANSAMUN 2016. SMA Negeri 1 Depok.

Muhammad Pravest Hamidi. Best Delegate of SPARCTIXMUN 2016. SMA Negeri 26 Jakarta.

Muhammad Pravest Hamidi. Best Delegate of ETMUN 2016. SMA Negeri 82 Jakarta.

Muhammad Pravest Hamidi. Most Outstanding Delegate of HighscopeMUN 2016. Sekolah Highscope Indonesia.

Muhammad Pravest Hamidi. Best Delegate of SKYMUN 2017. SMA Labschool Kebayoran.

Muhammad Pravest Hamidi. Best Delegate of SMANSAMUN 2017. SMA Negeri 1 Depok.

Errell Abrahamsyach Alvino
Juara 3 Lomba Transfer Kalimat Bahasa Jerman UNJ 2017

Muhamad Raihan Fikriansyah
Juara 3 Lomba Transfer Kalimat Bahasa Jerman UNJ 2017

Muhammad Syamil Fathin
Juara 2 OSK Biologi tahun 2017

Marcellino Victor Yohanes
Muhammad Syamil Fathin
Juara 2 OPSI Jaksel Soshum

juara 1 lomba investasi saham president university
Farah ayu
Ilga prameswari
Ilham dwiputra


BUKAN LAPORAN RESMI, VERSI WANGSA JAYA

April 30, 2018

DATA KEBERHASILAN SEMENTARA

SMA NEGERI 8 JAKARTA

ANGKATAN 2018

PER 30 APRIL 2018 PUKUL 22.30

PROSENTASE (122/363 X 100%) = 33.61%

BUKAN LAPORAN RESMI, VERSI WANGSA JAYA

 

KELAS XII MIPA A

WALIKELAS : YUSTRIDA MAISA, S.Pd., M.Si.

PROSENTASE : (16/36 X 100%) = 44.44%

  1. AFIFAH FITRI ALI,UNIVERSITAS INDONESIA- AKUNTANSI, PPKB UI
  2. ALYA ALMIRA MILLANIA PRASETYO, UNIVERSITAS SEBELAS MARET-KEDOKTERAN, SNMPTN
  3. AUDREY BETSY RUMAPEA, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG SEKOLAH-TEK.ELEKTRO INFOR-MATIKA (STEI), SNMPTN
  4. AZRAF NABIL TRIMORA BAKRI, ELECTRICAL ENGINEERING OF ARIZONA STATE UNIVERSITY, PTLN
  5. BALKAN KHILMI ASSAKANDARI, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-SEKOLAH TEK. ELEKTRO & INFORMATIKA (STEI), SNMPTN
  6. BRYAN HAFIDZ ABDULAZIZ, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  7. CYNTHIA ATHENA MAHADEWI S., INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-SEKOLAH TEK. ELEKTRO & INFORMATIKA (STEI), SNMPTN
  8. ENRILLA BELLA PUTRI, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK KIMIA, PPKB UI
  9. HANUN THALIA, UNIVERSITAS INDONESIA-PSIKOLOGI, PPKB UI
  10. KARLA GRACIA, UNIVERSITAS INDONESIA-AKUNTANSI, TS UI
  11. LUBNA DJAFAR, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER,SNMPTN
  12. MUHAMMAD AUFA ASHIDDIQ, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  13. MUHAMMAD PRAVEST HAMIDI, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU HUKUM,PPKB UI
  14. MUTIARA NADHIFA NASUTION, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  15. RANIA RIFDAH TAUFIQ, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER KELAS KHUSUS INTERNASIONAL, TS UI
  16. RANINDYA SARAH BESTARI, UNIVERSITAS INDONESIA-PSIKOLOGI, PPKB UI

 

KELAS XII MIPA B

WALIKELAS : MOHAMMAD FAJAR, S.Pd.

PROSENTASE : (10/36 X 100%) = 27.78%

  1. ALYSSA SHAFA ANDIANA, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER KELAS KHUSUS INTERNASIONAL, TS UI
  2. AUDILLA PUTRI FERIALDI, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU KOMPUTER, PPKB UI
  3. CINDY MARGARETA, UNIVERSITAS INDONESIA-PSIKOLOGI, PPKB UI
  4. DENDIZA ABDILLAH PRAZOS, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-SEKOLAH TEK. ELEKTRO & INFORMATIKA (STEI), SNMPTN
  5. GRACELLA AUDREY PHLYCIA A., INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  6. HALIMMA CEMPAKA SALSABILLA, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER KELAS KHUSUS INTERNASIONAL, TS UI
  7. MIZAN ERYANDHIKA, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK MESIN, PPKB UI
  8. NABILA EDINA, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU KOMPUTER, TS UI
  9. NABILAH NURUL ISLAMI, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER, SNMPTN
  10. SILINGGA METTA JAUHARI, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN

 

KELAS XII MIPA C

WALIKELAS : BAMBANG BINTORO, SE, SK.KOM

PROSENTASE : (7/36 X 100%) = 19.44%

  1. FASYA RIZKIAPUTRI , UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER, SNMPTN
  2. I MADE ATMAVIDYA VIRANANDA, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG- FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  3. JOANNA SARA SUSAN PURBA, NTU & NUS SINGAPORE, PTLN
  4. NASHIRA FATHANIA, UNIVERSITAS INDONESIA-MANAJEMEN, TS UI
  5. PRIQUELA APRILYA, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNIK SIPIL & LINGKUNGAN (FTSL) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  6. RYO CHANDRA PUTRA ARMANDA, NTU & NUS SINGAPORE , PTLN
  7. TYAS NUR WINARNO PUTRI, UNIVERSITAS SEBELAS MARET- KEDOKTERAN, SNMPTN

 

KELAS XII MIPA D

WALIKELAS : DIAH ZN, S.Pd.

PROSENTASE : (11/36 X 100%) = 30.55%

  1. ABDURRAHMAN LUQMANUL HAKIM, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU KOMPUTER, SNMPTN
  2. ALIFIYA ARKANA PARAMITA, UNIVERSITAS INDONESIA-ARSITEKTUR – INTL, TS UI
  3. AMALIA NURUL HIDAYAH, UNIVERSITAS INDONESIA-PSIKOLOGI, PPKB UI
  4. CALVINIA CRISTOVALIN PAAT, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU HUKUM, PPKB UI
  5. FILZA AMARA KAMILA HARLENA, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER, SNMPTN
  6. JEREMY TUMBUR FEBRIAN, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNIK MESIN & DIRGANTARA (FTMD),SNMPTN
  7. MUHAMMAD PRIMA MADIKA PUTRA, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK INDUSTRI, PPKB UI
  8. RANIA AZZAHRA, UNIVERSITAS INDONESIA-SISTEM INFORMASI, PPKB UI
  9. RIZKI AMALIA PUTRI, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER, SNMPTN
  10. VANESSA ANGELINA PANDIANGAN, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER GIGI, SNMPTN
  11. VIOLA ANDREA MEGUMI, UNIVERSITAS INDONESIA -TEKNIK INDUSTRI, PPKB UI

 

KELAS XII MIPA E

WALIKELAS : DRA. HJ. ENY RATIH, M.Pd.

PROSENTASE : (14/37 X 100%) = 37.83%

  1. ABRAHAM KAREL, STUDENT COLLAGE JERMAN, PTLN
  2. AULIA SALSABILLA IBRAHIM, UNIVERSITAS INDONESIA-PSIKOLOGI, PPKB UI
  3. AURELLIA SURYA, UNIVERSITAS INDONESIA-AKTUARIA, SNMPTN
  4. DINDA AMIRA ERI, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU KOMUNIKASI, TS UI
  5. FADHILA RAMADIASTRI, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-SEKOLAH TEK. ELEKTRO & INFORMATIKA (STEI), SNMPTN
  6. GABRIELLE RUTH DORKAS, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG -FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  7. GERARDINE PATRICIA, UNIVERSITAS INDONESIA-AKUNTANSI, SNMPTN
  8. KYLA PUTRI NANGKANA, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER KELAS KHUSUS INTERNASIONAL, TS UI
  9. MUHAMAD RAIHAN FIKRIANSYAH, UNIVERSITAS INDONESIA-SISTEM INFORMASI, PPKB UI
  10. MUHAMMAD FACHRI ANANDITO, UNIVERSITAS INDONESIA -SISTEM INFORMASI, PPKB UI
  11. MUHAMMAD FAUZI RAHMAD, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK ELEKTRO, PPKB UI
  12. NABILA ARIEF MUHAROMAH, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  13. RAFI FALIH MULIA-INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-SEKOLAH TEK. ELEKTRO & INFORMATIKA (STEI), SNMPTN
  14. SARAH ANINDHITA WIDIYONO, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK INDUSTRI, TS UI

 

KELAS XII MIPA F

WALIKELAS : DRS. SAEPUDIN ASHARI KURDI

PROSENTASE : (14/37 X 100%) = 37.83%

  1. AGRIFA IMANUEL, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG FAKULTAS-TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  2. AULIA MAHARANI PUTRI, UNIVERSITAS PADJADJARAN-PENDIDIKAN DOKTER, SNMPTN
  3. ELSA HEDIA PANJAITAN, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER, SNMPTN
  4. FADHLAN RAMADHAN SAHID, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-SEK. ARSITEKTUR, PERENC & PENGEMB KEBIJAKAN, SNMPTN
  5. KEVIN KANAKA SWARGOPUTRA, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER, SNMPTN
  6. KHANSA NIDA FAUZIYAH, UNIVERSITAS PADJADJARAN-PENDIDIKAN DOKTER, SNMPTN
  7. MADE NURYAWATIPATNI SUKMA NURAGA, OKAYAMA UNIVERSITY JEPANG, PTLN
  8. MUHAMMAD FARIS BASKORO, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK ELEKTRO, PPKB UI
  9. MUHAMMAD FARRAS MUZAKKI, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG- SEKOLAH TEK. ELEKTRO & INFORMATIKA (STEI), SNMPTN
  10. NABILA HANINGTYAS, UNIVERSITAS SEBELAS MARET-KEDOKTERAN . SNMPTN
  11. NADIA SAFFANAH ELVIREINA, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER KELAS KHUSUS INTERNASIONAL, TS UI
  12. PRISKILLA GITA PITALOKA, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER GIGI, SNMPTN
  13. MUHAMMAD RIZQY HADYANSYAH, UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER, SNMPTN
  14. SELLY NURHELIZA, UNIVERSITAS SEBELAS MARET-KEDOKTERAN, SNMPTN

 

KELAS XII MIPA G

WALIKELAS : ABDUL HAMID, S.Pd

PROSENTASE : (9/36 X 100%) = 25.00%

  1. ALIFATURRASYID SYAFAATULLAH R., UNIVERSITAS INDONESIA-PENDIDIKAN DOKTER, SNMPTN
  2. CUT KALLYSTA ASILA PUTRI , UNIVERSITAS INDONESIA-PSIKOLOGI, PPKB UI
  3. MAESAYU AUREA, UNIVERSITAS INDONESIA-ARSITEKTUR, PPKB UI
  4. MUHAMMAD FARIZ RAMDANI, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK KIMIA, SNMPTN
  5. PUTI ANNISA RAHMAN, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA , SNMPTN
  6. QONITAH MUTIA RAMADHANI, UNIVERSITAS INDONESIA-AKUNTANSI, SNMPTN
  7. RIZKY ARIF, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  8. RIZTY AMALIA PUTRI BARLIANSYAH, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNIK SIPIL & LINGKUNGAN (FTSL) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  9. RYAN DANIEL, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-SEKOLAH TEK. ELEKTRO & INFORMATIKA (STEI), SNMPTN

 

 

KELAS XII MIPA H

WALIKELAS : DRS. BUDIONO

PROSENTASE : (15/36 X 100%) = 41.67%

  1. AHMAD ILHAM ZHAFRAN, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  2. ANBIA MAULANA PUJIANTORO, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK MESIN, PPKB UI
  3. CRISTIAN FILEMON, NTU & NUS SINGAPORE, PTLN
  4. EUGENIA GRISELDIS, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK INDUSTRI, PPKB UI
  5. FELICIA AURA JASMINE, UNIVERSITAS SEBELAS MARET-KEDOKTERAN, SNMPTN
  6. GABRIELLA RIAMA NATASIA, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  7. I PUTU IKRAR SATYADHARMA, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-SEKOLAH ILMU & TEKNO HAYATI – PROG REKAYASA, SNMPTN
  8. ZUHDI FATURRAHMAN, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  9. MARCELLINO VICTOR YOHANES, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNIK MESIN & DIRGANTARA (FTMD), SNMPTN
  10. MU’ADZ, UNIVERSITAS INDONESIA -TEKNIK SIPIL, PPKB UI
  11. MUHAMMAD HAFIZH ASYSYAFA, KYOTO UNIVERSITY JEPANG, PTLN
  12. MUHAMMAD HAFIZ RAFLYPASHA, UNIVERSITAS SEBELAS MARET-KEDOKTERAN, SNMPTN
  13. RAIHAN DZAKY YANDRA PUTRA, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK METALURGI & MATERIAL, SNMPTN
  14. RAMANTI HANTIYANA AQILAH, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK KIMIA, PPKB UI
  15. RAYHAN ABY IMTIYAZ, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-SEKOLAH TEK. ELEKTRO & INFORMATIKA (STEI), SNMPTN

 

KELAS XII MIPA I

WALIKELAS : DRS. H. KARTO SUYUSO

PROSENTASE : (10/36 X 100%) = 27.78%

  1. AIRIZA ISTITHO PRAMONO, UNIVERSITAS INDONESIA-MANAJEMEN , TS UI
  2. AKMAL MIZAN DATAMA BAKRI, UNIVERSITAS INDONESIA-AKUNTANSI, PPKB UI
  3. FARID APRILIDO, UNIVERSITAS INDONESIA-MANAJEMEN, TS UI
  4. KHALDA AZZAHRA JAYPUTRI, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU KOMUNIKASI, PPKB UI
  5. LUTFIA SASHI KIRANA, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU KOMUNIKASI, PPKB UI
  6. MUHAMAD FAHREZA YUDIANA, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK METALURGI & MATERIAL PPKB UI
  7. MUHAMMAD SILMY TALIYAN, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-SEKOLAH TEK. ELEKTRO & INFORMATIKA (STEI), SNMPTN
  8. RAFLI ADLI FAHRIAN, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA, SNMPTN
  9. RAISA DEWI NURDIANA MOEDIGDO UNIVERSITAS INDONESIA-PSIKOLOGI, PPKB UI
  10. RIZKY NURAFRIANDI PUTRA, UNIVERSITAS INDONESIA-TEKNIK LINGKUNGAN, PPKB UI

 

 

KELAS XII IPS

WALIKELAS : WANGSA JAYA,M.Si

PROSENTASE : (16/37 X 100%) = 43.24%

1       AMALIA GHASANI, APU JEPANG – PTLN

2       AULIA DWISAVIERA, UNIVERSITAS GADJAH MADA-HUKUM, SNMPTN

3       FARAH AYU ANGGRAENI, UNIVERSITAS INDONESIA-PSIKOLOGI, PPKB UI

4       FARHAN KHAIRI AKHDAN, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU HUKUM, PPKB UI

5       HAIKAL RAHMAT ADITYA,  UNIVERSITAS GAJAHMADA-HUKUM, IUP UGM

6       ILGA PRAMESWARI JAYAPUTRI, UNIVERSITAS INDONESIA-AKUNTANSI, SNMPTN

7       JASMINE NOOR, UNIVERSITAS GAJAHMADA-HUBUNGAN INTERNASIONAL, IUP UGM

8       KEIKO AUDREY DEMITRIA, UNIVERSITAS GADJAH MADA-HUKUM, SNMPTN

9       KEVIN GOVINDA SINJAL, APU JEPANG, PTLN

10     NABILA SHAFIRA KARENINA, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU HUKUM, TS UI

11     OBIN MAHARIZKI SUBIAKTO, USA : BAYLOR UNIVERSITY, FORDHAM UNIVERSITY, INDIANA UNIVERSITY, DAYTONA UNIVERSITY, PTLN

12     RAFIF ADIT SAKSONO, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG-SEKOLAH BISNIS DAN MANAJEMEN (SBM), SNMPTN

13     RAHEL LARAS MONIQUE TENTOEA, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU EKONOMI, OSN

14     SAMUEL SANTUN HAMONANGAN NAPITUPULU, UNIVERSITAS INDONESIA-PSIKOLOGI, PPKB UI

15     SHERINA EDELINE HARDY, APU JEPANG, PTLN

16     THALIA PRAMESWARI, UNIVERSITAS INDONESIA-ILMU HUKUM, PPKB UI

 

REKAPITULASI KELAS

  1. KELAS XII MIPA A PROSENTASE : (16/36 X 100%) = 44.44%
  2. KELAS XII MIPA B PROSENTASE : (10/36 X 100%) = 27.78%
  3. KELAS XII MIPA C PROSENTASE : (7/36 X 100%) = 19.44%
  4. KELAS XII MIPA D PROSENTASE : (11/36 X 100%) = 30.55%
  5. KELAS XII MIPA E PROSENTASE : (14/37 X 100%) = 37.83%
  6. KELAS XII MIPA F PROSENTASE : (14/37 X 100%) = 37.83%
  7. KELAS XII MIPA G PROSENTASE : (9/36 X 100%) = 25.00%
  8. KELAS XII MIPA H PROSENTASE : (15/36 X 100%) = 41.67%
  9. KELAS XII MIPA I PROSENTASE : (10/36 X 100%) = 27.78%
  10. KELAS XII IPS PROSENTASE : (16/37 X 100%) = 43.24%

 

REKAPITULASI PERGURUAN TINGGI

  1. UNIVERSITAS INDONESIA ( 18 SNMPTN + 34 PPKB + 14 TALENT SCOUTING) = 66 SISWA
  2. INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG ( 32 SNMPTN) = 32 SISWA
  3. UNIVERSITAS GAJAHMADA ( 2 SNMPTN + 2 IUP ) = 4 SISWA
  4. UNIVERSITAS PADJAJARAN ( 2 SNMPTN) = 2 SISWA
  5. UNIVERSITAS SEBELAS MARET ( 6 SNMPTN) = 6 SISWA
  6. NANYANG TECH. UNIVERSITY OF SINGAPORE = 3 SISWA
  7. NATIONAL UNIVERSITY OF SINGAPORE= 3 SISWA
  8. ASIA PASIFIC UNIVERSITY JEPANG = 3 SISWA
  9. OKYAMA UNIVESITY JEPANG = 1 SISWA
  10. KYOTO UNIVERSITY JEPANG = 1 SISWA
  11. BAYLOR UNIVERSITY USA = 1 SISWA
  12. FORDHAM UNIVERSITY USA = 1 SISWA
  13. INDIANA UNIVERSITY USA = 1 SISWA
  14. DAYTONA UNIVERSITY USA = 1 SISWA
  15. ARIZONA STATE UNIVERSITY = 1 SISWA
  16. JERMAN = 1 SISWA