Posts Tagged ‘Undip’

Info Perguruan Tinggi 2019, untuk tahun 2020 belum keluar yaa

Agustus 18, 2019

Silakan buat yang membutuhkan sehingga ada gambarann awal

PMB UGM 2019 edit 5 120119_bu peni

sosialisasi SBMPTN dan SNMPTN UNDIP 2019 untuk peserta

Info-Penerimaan-Mahasiswa-UI-Vokasi-dan-S1-2019

Universitas Diponegoro menurut Rektor Undip

Januari 8, 2012

Di usia ke-54 pada 15 Oktober ini, Universitas Diponegoro (Undip) tidak bisa melepaskan diri dari pusaran isu tentang mahalnya pendidikan tinggi. Tuntutan untuk melahirkan lulusan unggul dan iptek berkualitas merupakan sebuah keniscayaan. Pemerintah bahkan mendorong perguruan tinggi negeri (PTN) untuk mampu bersaing dalam kancah global dan berkelas dunia. Namun dalam realitas, keterbatasan dana menjadi kendala mewujudkan mimpi itu. Banyak PTN kemudian menaikkan biaya pendidikan melalui penerimaan mahasiswa baru. Bagaimana respons pemerintah dan bagaimana PTN menyikapi respons pemerintah?

Terbitnya Permendiknas Nomor 34 Tahun 2010 tentang Pola Penerimaan Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri tampaknya merupakan upaya mengerem laju biaya pendidikan yang terus meroket. Peraturan itu menetapkan bahwa penerimaan mahasiswa baru, paling sedikit 60% harus melalui seleksi secara nasional dan 40% lewat ujian mandiri (UM). Juga PTN harus menerima 20% mahasiswa dari golongan tidak mampu. Jadwal ujian masuk harus dilaksanakan setelah ujian nasional. Tiga butir ketentuan itu merespons sekaligus menukik isu aktual pendidikan tinggi.

Sebagaimana diketahui selama 4 tahun terakhir, banyak PTN menyelenggarakan seleksi melalui ujian mandiri dengan biaya relatif lebih mahal dan dilakukan jauh sebelum pengumuman, bahkan sebelum pelaksanaan ujian nasional (UN) SLTA. Awalnya dilakukan PTN yang berstatus BHMN. Status otonomi rupanya dimaknai sebagai kesempatan menghimpun sebanyak-banyaknya dana dan yang paling mudah adalah dari pos calon mahasiswa. Langkah PT BHMN ternyata diikuti oleh PTN lain. Persentase yang diterima melalui UM berkisar 75-85% dan sisanya 25-15% dari jalur masuk secara nasional yakni SNMPTN. Kebijakan Kemendiknas itu pada sisi lain berpengaruh pada pemasukan yang diterima PTN melalui pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

Biaya pendidikan tinggi selalu menjadi isu lama yang terus aktual. Kalau biaya satuan (unit cost) untuk mahasiswa ilmu sosial di Indonesia minimal Rp 18 juta per orang per tahun dan mahasiswa eksakta Rp 25 juta per orang per tahun, sejatinya biaya pendidikan yang selama ini dipungut dari mahasiswa masih belum mencukupi.

Terkait Tri Darma

Perguruan tinggi negeri sebenarnya bisa mengurangi pos penerimaan dari mahasiswa dengan menggali pos-pos lain, seperti penelitian, pengembangan iptek dan hibah, serta memperbanyak mahasiswa asing yang biaya pendidikannya bisa lipat 3-4 dari mahasiswa lokal.

Mahasiswa asing merupakan lumbung devisa, tidak hanya bagi perguruan tinggi tetapi juga negara. Perguruan tinggi ternama dengan tarif selangit, mampu merekrut 20-30% mahasiswa asing dari seluruh jumlah mahasiswanya.

Keuntungan yang didapat bukan hanya pemasukan biaya pendidikan melainkan juga belanja mahasiswa asing untuk hidup sehari-hari, perumahan, dan rekreasi. Perguruan tinggi di Malaysia sangat getol menarik mahasiswa dari Arab Saudi yang koceknya tebal dan royal dalam berbelanja.

Pos pemasukan juga bisa diperoleh dengan mengoptimalkan badan pengelola, seperti radio kampus, rumah sakit, training centre, dan penyelenggaraan berbagai pelatihan sesuai dengan kebutuhan industri dan pemerintah.

Sepanjang usaha itu berkaitan dengan tri darma perguruan tinggi maka hukumnya sah dan pasti bermanfaat bagi peningkatan kualitas lulusan. Seringkali perguruan tinggi terjebak berwirausaha namun tak terkait dengan tri darma. Ada perguruan tinggi ternama di Bogor memiliki mal yang pada saat pendiriannya mengundang pro dan kontra. Universitas Chulalangkorn, perguruan tinggi tertua di Thailand, kabarnya juga memilliki pusat perbelanjaan Siam Square.

Kebijakan subsidi silang dengan mewajibkan bagi mahasiswa yang mampu dan memberikan keringanan atau pembebasan biaya bagi yang tidak mampu merupakan langkah terobosan. Untuk memberi subsidi 20% mahasiswa dari golongan tidak mampu, perguruan tinggi negeri juga harus mencari sumber tambahan karena jatah beasiswa bidik misi dari pemerintah belum mencukupi.

Tahun ini misalnya, Undip memperoleh alokasi bidik misi dari Kemendiknas untuk 500 mahasiswa tidak mampu. Jumlah itu meningkat dibanding tahun 2010 yang hanya 225 mahasiswa.

Namun jika kita wajib menerima 20% mahasiswa tidak mampu dari total semua mahasiswa yang diterima berarti kita masih harus membantu 1.100 mahasiswa. Mahasiswa sebanyak ini akan dicarikan beasiswa dari berbagai sumber dan dari subsidi sendiri. Selama 2011, jumlah penerima beasiswa dari berbagai sumber ada 4.477 orang dengan total dana Rp 19.281.640.000.

Untuk mewujudkan lulusan dan iptek yang unggul, mau tidak mau perguruan tinggi harus menempatkan riset sebagai inti dari tri darma perguruan tinggi. Melalui riset akan diperoleh temuan berupa gagasan, konsep, dan teori yang bisa memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan memperkuat basis pengembangan iptek.

Menemukan dan mengembangkan teori berarti sejalan dengan tugas dosen yang bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan melainkan juga menemukan dan mengembangkannya. Hasil riset bisa memperkaya materi pembelajaran yang pada gilirannya menjadi amunisi lulusan untuk bersaing di skala nasional ataupun global.

Hasil riset akan berujung dengan publikasi yang akan meningkatkan indeks kutipan (quotation index) dan bisa mendongkrak peringkat perguruan tinggi pada skala nasional dan global. Menempatkan riset sebagai roh tri darma perguruan tinggi berarti menempatkan pendidikan dan pengabdian berbasis riset. Kebijakan ini memberdayakan program studi/ jurusan dan pusat-pusat penelitian yang akan membuat suasana akademik menjadi hidup, terlebih jika mahasiswa turut serta dalam kegiatan dosennya. Riset akan menjadi lumbung penghasilan perguruan tinggi, sekaligus bisa mengurangi pungutan kepada mahasiswa.

Namun menjadikan riset sebagai roh perguruan tinggi tidaklah semudah membalik telapak tangan. Perlu mengubah mindset para dosen yang selama ini terbelenggu dengan tugas-tugas mengajar yang overload. Era 1980-an ada istilah dosen pengecer ilmu, artinya melulu mengajar dengan materi itu-itu saja dari tahun ke tahun. Kini tampaknya isu itu kembali mencuat, terlebih dengan makin banyak program magister dan doktor.

Dosen menghabiskan waktunya mengajar di banyak tempat dan tidak memiliki kesempatan meneliti. Persoalan biaya pendidikan tinggi rupanya seperti gunung es, tampak kecil di permukaan, namun di dalamnya tersimpan persoalan yang perlu diurai dengan penuh kearifan dan cinta. (10)

— Sudharto P Hadi, Rektor Universitas Diponegoro Semarang

Data Siswa Diterima Di Perguruan Tinggi 2011

Juni 30, 2011

Total Siswa yang Telah Diterima di Perguruan Tinggi
SMA Negeri 8 Jakarta
Per 30 Juni 2011 pukul 17.40
Prosentase (243/403 *100%) = 60.29
http://www.facebook.com/notes/bk-smandel

1. ADITYA RIZKI WICAKSONO; STEI ITB
2. ADIWENA ARISYANTO; ELECTRICAL ENG. TOKYO UNIVERSITY; STEI ITB
3. ADLINA KARISYAH ; P. DOKTER UI ;
4. AHMAD BAGINDA LUBIS ; FTI ITB ;
5. AINUN RINGE ANGELINA; FH UI
6. AJI PRATAMA PUTRA ; FTSL ITB ;
7. AKBAR SURYOWIBOWO SYAM ; STEI ITB ;
8. AKMAL PRIMADIAN SUPRAPTO ; P. DOKTER UI ;
9. AKWILA ELMER BAGINTA BARUS; STEI ITB
10. ALBERTUS DHISA YOGA P ; FTTM ITB ;
11. ALBOIN SUENRI SITORUS ; FTMD ITB ;
12. ALIEKHA TIERANDHA PUTRI SBM ITB ;
13. ALMIRA MUTHIA DEANEVA; FK UNS
14. ALY LAMURI; P.DOKTER UI
15. AMANDA AMALIA ; P. DOKTER UI ;
16. AMANDA CASTOLINA; FTI ITB
17. ANDHITA HERVIN ; P.DOKTER GIGI UI ;
18. ANDIKA RIZKI; FTI ITB
19. ANDYTA NALARESI; FK UNDIP
20. ANGGRIAWAN PRASETYA PUTRA; FMIPA ITB
21. ANJANI PRIMAWERDHANI ; P.DOKTER GIGI UI ;
22. ANNISA FATHARINI AKUNTANSI UI ;
23. ANNISA GALUHRAHMAWATI HENDRA. P; FKG UNAIR
24. ANNISAA YUNEVA; P.DOKTER UI
25. APRILIA RINDRA ; FK UNIBRAW
26. ARANNISA HANIFAUZIA SA’AD; AKUNTANSI UNPAD
27. ARDYS SHAFIRA; P.DOKTER UGM
28. ARIEF BUDIMAN ; ARSITEKTUR UI ;iNTERNATIONAL RELATION -APU
29. ARIEF DIMAS DWIPUTRO P. ; DOKTER UI ;
30. ARNOLD HIRAS HALOMOAN MANAJEMEN UI ;
31. ARYO CANDRA HILALI; KOMUNIKASI UNPAD
32. ASRI OKTAVIONI INDRASWARI ; FITB ITB ;
33. ASTARI WIDYAKINANTI ; TEHNIK ELEKTRO UI ;
34. ATINA MAULIA ; FTTM ITB ;
35. ATTIKA ADRIATI ANDARI; P.DOKTER UI
36. AUDI AYUNDAPUTRI; FH UI
37. AUDITYA RANDI STEI ITB ; COMPUTER SCIENCE NUS & NTU
38. AULIA HAKIEM NOERSEDYA; FTTM ITB
39. AURUM FITRISARI SAKTI ILMU ADMINISTRASI NIAGA UI ;
40. AYU ANANDHIKA SEPTISARI; P.DOKTER UGM
41. BAGAS PRIMA ANUGERAH; STEI ITB
42. BENYAMIN DORANDA; FTSL ITB
43. BINTANG MAHENDRA DWIPUTRA; FTMD ITB
44. BISMA PASTIAN ; PBUPD UNDANGAN; P.DOKTER UGM
45. BUDIANTI AYU MUMPUNI ; ARSITEKTUR UI
46. CANNARY DESFIRA ILMU HUKUM UI ;
47. CENTANE ONANDA NASRI; THE HAGUE UNIVERSITY OF INTERNATIONAL AND EUROPEAN LAW, BELANDA
48. CESIA ANTIKA NUGRAHENI; SF ITB
49. CHAULA RININTA ANINDYA ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL UI ;
50. CHOIRON ABDILLAH ; P. DOKTER UI ;
51. CINDY DESSIDIA GAMAL AKUNTANSI; INTERNATIONAL UI; CBE NTU
52. DANANG WIDIANTO MOHAMAD ; TEHNIK METALURGI & MATERIAL UI;
53. DANIEL ARIF BUDIMAN; FTMD ITB
54. DANIEL JANUAR ILMU KOMPUTER UI ;
55. DARA AZKA; ARSITEKTUR UNDIP
56. DARIN SAFINAZ; FKG UI
57. DELICIA ULYTA FTI ITB ; UNIVERSITE NANCY-FRANCE
58. DERYANA AVIDHIANITA; FKG UI
59. DHIA IZZA NABILA ; MANAJEMEN UI ;
60. DIANA RIZKI RAMADHANY; FK UNSOED
61. DIAR RIYANTI; P.DOKTER UNPAD
62. DIMAS HARYO ADI PRAKOSO ; FTSL ITB ;
63. DIMAS WAHYU BAGASWORO Ilmu Komputer; INTERNATIONAL UI
64. DINA RAHMATIKA; PSIKOLOGI UNPAD
65. DINDA LARASTIKA RIYANTO ; P. DOKTER UI ;
66. DINDA TISI CALISTA ; STEI ITB ;
67. DINI ADANI PUTRI; FK UIN
68. DITO BUDI SUKARNO; FTTM ITB
69. DIWANGKORO; STEI ITB
70. DWI RENDRA HADI ; P. DOKTER UI ;
71. DWIANTARI SATYAPERTIWI ; TEHNIK KIMIA UI ;
72. DYAH ASTRI PARAMARAMYA ; P. DOKTER UI ;
73. EKA FEBRIYANTI PUTRI ILMU ADMINISTRASI FISKAL UI ;
74. ELTANIN RAHAYU PUTRI; AKUNTANSI UI
75. ERSALINA RENATRA; STEI ITB
76. ESTI NUHA ILMAZAKIYYA; FK UNDIP
77. FADIA HASNA THOHARI;P.DOKTER UNPAD
78. FADIAH ZAHRINA; P.DOKTER UNAND
79. FADILA HASNADHIA; P.DOKTER UNPAD
80. FAKHRI MUHAMMAD; P.DOKTER UI
81. FARIS PURNAMA; FTMD ITB
82. FARIZ HIRZAN ; ARSITEKTUR INTERIOR UI ;
83. FATHAN SABARTIAN; EKONOMI PEMBANGUNAN UNPAD
84. FATHIA AGZARINE DEANDRA; FKG UI
85. FATIMAH AZZAHRA ; MANAJEMEN UI ;
86. FEBY MAYORAZAKI; SITH ITB
87. FIRDA AMALIA AKUNTANSI UI ;
88. FIRDA ANNISA ; P. DOKTER UI ;
89. FIRKY DITHA SAPUTRI; P.DOKTER UNPAD
90. FITRIANI REVANDA ; ILMU KOMPUTER UI ;
91. GANINDHIKA WIRATMADJA ; SITH ITB ;
92. GHAISANI SHABRINA RAHMA HUMANITY ILMU EKONOMI UI ;
93. GINA MARIANA; P.DOKTER UNAIR
94. GLADYZA PUTRI VANSKA; SITH ITB
95. GUSTI ADINTYA PUTRI; P.DOKTER UNPAD; TRINITY COLLEGE-AUSTRALIA
96. HAFIZH INSAN AKMALUDDIN ; FTI ITB ;
97. HAKIM CAHYO DEWANTO ILMU KOMPUTER; INTERNATIONAL UI
98. HAMIMA ANINDANI; SBM ITB
99. HANGGAWE SADOYO KUSUMO; FE UGM
100. HANIF SATYO PRABOWO ; FTMD ITB ;
101. HARI BUDIARTO; MANAJEMEN UI
102. HAUNA FATHMADINDA HOSEN FTI ITB ;
103. HAURA NABILA; MANAJEMEN UNPAD
104. HAYU RISTA CHAIRUNISA; FTI ITB
105. HENDRIYANTO WARDOYO; METALURGI & MATERIAL UI
106. HENRY JULIAN ANTONIUS; TYSONS COLLEGE OF VIRGINIA,USA-INFORMATION TECHNOLOGY: NETWORKING.
107. IBRAHIM NURANDITA ISBAN DI PUTRA; ILMU KOMP UI
108. IKHDA RIZKA ANNISA; TEKNIK LINGKUNGAN UNDIP
109. INAYAH SYAFITRI ; P. DOKTER UI ;
110. INDHRA CAHYANITA ; FKG; TRISAKTI
111. INTAN DYAH AYU PRILLANI W ; SAPPK ITB ;
112. INTANIA AMANDA LARASATY XII ; P.DOKTER GIGI UI ;
113. IRFAN ADI PUTRA; FTI ITB
114. IRFAN AMIRAFI; STEI ITB
115. IRVAN RISDI DWIPUTRA; STEI ITB
116. ISNA RASYAD HANIEF ; FTTM ITB ;
117. JALU DIBYO SANWASI ; ILMU EKONOMI UI ; BOSTON UNIVERSITY USA
118. JANE FEBRINA NANYANG ACADEMY OF FINE ARTS, SINGAPORE (scholarship)
119. JESSYMIA AULIANA; P.DOKTER UGM
120. JOICE; BOSTON UNIVERSITY; USA
121. JOLATUVEL BAHANA; P.DOKTER UNAND
122. KAMILA RAHANDINI; FKG UI
123. KARINA DHANIARTI ; P.DOKTER GIGI UI ;
124. KEMAL RAZINDYASWARA ; MANAJEMEN UI ; BISNIS NUS & ECONS NTU
125. KEVIN BAGUS CHRISTIANTO; FTI ITB
126. KEVIN IRDYAN HARDWIN ; TEHNIK MESIN UI ;
127. KEVIN VERDI STEI ITB ;
128. KHAIRUNISA HAFIARNI ; P. DOKTER UI ;
129. LARASATI KUSUMA PUTRI; P.DOKTER UI
130. LEONARDO HAMONANGAN; FTI ITB
131. LIDYA PURNAMASARI; FKG UI
132. LINTANG TUNJUNG MANIK ILMU KOMUNIKASI; INTERNASIONAL UI
133. LUTHER HOLAN PARASIAN; FTSL ITB
134. MAYANGSARI AYONDYA; FKG UI
135. MAYVITA DEWI ; FTTM ITB ;
136. MAZMUR BINSAR HAMONANGAN.A; FKG UNPAD
137. MEGA ANARA MANURUNG; P.DOKTER UI
138. MEGA AUDINA PUTR; FMIPA UI
139. MEGA HERAWATI ARIFIANA A.N; METALURGI & MATERIAL UI
140. MEIRDINA DETARA ; P.DOKTER GIGI UI ;
141. MEUTHIA RANA AMIRA PRIMAPUTRI; P.DOKTER UI
142. MICHAEL; SBM ITB
143. MI’RAJ SHABRIN JAMIL STEI ITB ;
144. MIRANDA ANISSA NURUL’AINI ILMU HUKUM UI ;
145. MIRANTI DEVINA MARDIYANTINI; TEKNOLOGI PANGAN UGM
146. MIRANTI PUTRI LESTARI ; ILMU EKONOMI UI ; BISNIS NUS & MATH-ECONS NTU
147. MOCHAMMAD DIKRA PRASETYA ; STEI ITB ;
148. MOHAMAD ISHILUTFIDIANTO PRATAMA; SAPPK ITB
149. MOHAMMAD RISANDI PRIATAMA ; FACULTY OF MEDICINE TOKYO UNIVERSITY; P.DOKTER UI
150. MUHAMAD FAIZ GUNARWAN ; FTTM ITB ;
151. MUHAMAD REFKY KAMAJAYA ; FTI ITB ;
152. MUHAMMAD FANI AZMI; MANAJEMEN UI
153. MUHAMMAD FARKHAN G ; FTI ITB ;
154. MUHAMMAD HANIFI ; P. DOKTER UI ;
155. MUHAMMAD IKHSAN ; STEI ITB ;
156. MUHAMMAD IKHSAN AKBAR FTTM ITB ;
157. MUHAMMAD INSAN KHARIS; SAPPK ITB
158. MUHAMMAD NASSIRUDIN; STEI ITB
159. MUHAMMAD RAKA PUTRANDA; FTI ITB
160. MUHAMMAD RIFQI; FTI ITB
161. MUHAMMAD RISYAD ISMAN PUTRA FH UGM
162. MUHAMMAD RIZQI RIFIANTO AKUNTANSI UI ;
163. MUHAMMAD RUSYAD SALIM; FTMD ITB
164. MULIA DESTINI ; P. DOKTER UI ;
165. MUTHMAINNAH; FH UI
166. MUTIVANYA INEZ MAHARANI; P.DOKTER UNPAD
167. NADESHA QUADONYA ; AKUNTANSI UI ;
168. NADIA HANANI HUMANITY ILMU HUKUM UI ;
169. NADIA OKTIARSY ; ARSITEKTUR UI ;
170. NADIA RISKY PUTRI; FTSL ITB
171. NADYA MEIZA FITRIANI ; FTSL ITB ;
172. NAJMI AFRIANDINI ; TEHNIK INDUSTRI UI ;
173. NANETTE NAFIRA RIDWAN MANAJEMEN UI ;
174. NAUFAL ELANG CIPTADI ; STEI ITB ; EEE NTU
175. NAUFAL LUTHFIADI; FTSL ITB
176. NAVINTYA CESVINI; SAPPK ITB
177. NIKEN NOOR TRIASTUTI MURTY VIJAYA; FTMD ITB
178. NISA AZIZA ; TEHNIK INDUSTRI UI ;
179. NIWANDA NURINA; FTI ITB
180. NORI HESVIANDANI; PSIKOLOGI UNPAD
181. NORMA AUDITIA; SAPPK ITB
182. NOVIAN HABIBIE ILMU KOMPUTER UI ;
183. NURMARYO ANGGITO; FTSL ITB
184. PASHA LAKSAMANA PUTRA ; STEI ITB ; MSE NTU
185. PRADITO BINTANG WICAKSONO; FTI ITB
186. PRAMESTI ISTIANDARI ; SITH ITB ;
187. PRATAMA ISTIADI ; FTI ITB ;
188. PRIHADI PRASETYO; FTMD ITB
189. PUTI BUNGO RINA ; FTI ITB ;
190. PUTRI PIESCA SALSABILA; ILMU EKONOMI UI
191. PUTRI WIDYA UTAMI ; FTI ITB ; MANAGEMENT-APU
192. RAEDI ZULFAHMI HANIFI; SBM ITB
193. RAFA AIDYA SARASWATI; P.DOKTER UNPAD
194. RAINEY AHMAD FAJRI PUTRANTA; P.DOKTER UNPAD
195. RAISYA NILAM SARI; ARSITEKTUR INTERIOR UI
196. RATIH AFIFAH ZAKIRA ; ILMU HUKUM UI ;
197. RATIH KEMALA PERTIWI S ; STEI ITB ;
198. REIHAN PUTRI ; ILMU HUKUM UI ;
199. REINHART SAHALA PARTOGI ; STEI ITB ;
200. REVI ADELIA HEFIMAPUTRI; MANAJEMEN UNPAD
201. REZA FERIZAL ; P. DOKTER UI ;
202. REZA PRADITYANTO; MANAJEMEN UI
203. RICKO RIZKIAPUTRA FTTM ITB ;
204. RIFINA RAMDHIANTRI RAHISA; FTI ITB
205. RIFTANDI RIZKI; FTTM ITB
206. RISTIE TARTINI; AKUNTANSI UI
207. RIYANTI ASTRID DIAHTANTRI; P.DOKTER UI
208. RIZQA FEBRILIANY PUTRI; FK UNS
209. RIZQI AMANDA NABILAH; P.DOKTER UI
210. ROMY FATINHIZAM LAMADJIDO ; ILMU EKONOMI UI ; MIT, UNIVERSITY OF VIRGINIA. USA, UNIVERSITY OF ILLINOIS URBANA CHAMPAIGN. USA, UNIVERSITY OF MINNESOTTA, TWIN CITIES, MN, USA, NUS (NATIONAL UNIVERSITY OF SINGAPORE), NTU (NANYANG TECHNOLOGICAL UNIVERSITY)-SINGAPORE.
211. RUMAISA RESTIANI; FITB ITB
212. RYAN ADRIANSYAH ; FTMD ITB ;
213. RYANDANU PRIWANTA ; FTMD ITB ;
214. SAFINA ILMU KOMUNIKASI UI ;
215. SANIYA ILMU KOMUNIKASI UI ;
216. SATRIA INDRAWAN PUTRA; STEI ITB
217. SHAFA ALAMANDA ; SAPPK ITB ;
218. SHAHASRAKIRANNA; FITB ITB
219. SHARFINA ARIEFA; SF ITB
220. SHERRY ALMIRA PUSPITA; FTI ITB
221. SHINTA ANISSA NOVIANA;FKG UI
222. SHOFA NISRINA LUTHFIYANI; P.DOKTER UI
223. SHOFI AULIA RIZA ; FTTM ITB ;
224. SITI CHIQUITITA VARINIA; STEI ITB
225. SITI SHABRINA HASYA; TEKNIK INDUSTRI UI
226. SOEFIANNAGOYA SOEDARMAN PENDIDIKAN DOKTER KELAS KHUSUS INTERNASIONAL;
227. STELLA LYDIA MARIA; TEKNIK KIMIA UI
228. SYARIF AYATURAHMAN; FTI ITB
229. SYAVIRA RAHMADIANI; FTSL ITB
230. TALITA NURINTANI ; AKUNTANSI UI ;
231. TANNIA M JUWANA – BUSINESS MANAGEMENT.PURDUE UNIVERSITY, USA
232. TASYA KAMILA;P.DOKTER UNPAD
233. TEUKU MUHAMMAD EVRANZA; FMIPA ITB
234. THALYA PUTRI HERDIYANTI; FITB ITB
235. UMMU SULAIM ARRUMAISHO; FTMD ITB
236. VANIA AVVIANTARI; FTI ITB
237. VONNY CHRISTIANI; PSIKOLOGI UI
238. WIDYA HAYU LESTARI PSIKOLOGI; INTERNATIONAL UI
239. YASMINE KURNIA; FTI ITB
240. YUDHA PRASETYO DWIPRABOWO; PSIKOLOGI UNPAD
241. YUDISTIRA SALWARAHMADHAN ; P. DOKTER UI ;
242. YUWINDA PRIMA ARDELIA; P.DOKTER UGM
243. ZARA JULIANA EKONOMI INTERNATIONAL UI

UNDIP 2010

Januari 18, 2010
Program Seleksi Siswa Berpotensi Undip 2010
Program Seleksi Siswa Berpotensi (PSSB) adalah salah satu seleksi masuk mahasiswa ke Universitas Diponegoro tanpa ujian tertulis selain Ujian Mandiri (UM) dan Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Program PSSB diadakan setiap tahun untuk jalur S1 dan D-III. PSSB Undip memiliki beberapa jalur diantaranya jalur prestasi akademik, jalur olah raga dan seni, dan jalur PSSB kerjasama.

PSSB ditujukan untuk SMA/MA/SMK negeri atau swasta yang disamakan atau terakreditasi minimal B. Bagi sekolah yang menggunakan kurikulum berbasis kompetensi, maka nilai rapor  yang digunakan adalah nilai kognitif.

Jalur-jalur seleksi masuk ke Universitas diponegoro adalah sebagai berikut:

  1. Jalur PSSB (Program Seleksi Siswa Berpotensi) baik untuk program Strata 1 (S1) maupun program Diploma III (D-III). Seleksi ini biasanya pendaftaran mulai bulan Januari setiap tahunnya. Jalur PSSB ini adalah jalur tanpa tes. Informasi lengkap dipublikasikan di web site : pssb.undip.ac.id.Program PSSB untuk tahun 2010 akan menerima dari SMK (khusus untuk beberapa jurusan/ fakultas tertentu) baik untuk S1 maupun D3.
  2. Jalur UM I (Ujian Mandiri I) adalah jalur seleksi melalui tes tertulis untuk mengikuti program pendidikan S1. Untuk tahun 2010, pendaftaran dimulai bulan Februari, dan Ujian Tertulis akan diselenggarakan bulan Maret.
  3. Jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri) adalah jalur tes melalui seleksi nasional untuk program pendidikan S1.
  4. Jalur UM II (Ujian Mandiri II) adalah jalur tes tertulis untuk program S1 Reguler II.Biasanya pendaftaran dimulai bulan Juni setiap tahunnya.
  5. Jalur UM D-III (Ujian Mandiri Diploma – III) adalah seleksi tes tertulis untuk khusus program Diploma III (D-III). Biasanya pendaftaran mulai bulan Juli setiap tahunnya.
Proses Pengiriman Formulir PSSB
Formulir PSSB masih dalam proses penyiapan pengiriman ke sekolah-sekolah, keterlambatan ini karena ada keterlambatan dalam hal kelengkapan informasi dan berkas. Formulir-formulir tersebut akan secara lengkap dikirimkan mulai Senin, 18 Januari 2010.
Informasi Pendaftaran PSSB
Formulir akan dikirim ke sekolah masing-masing, dan yang berhak mendaftar adalah yang diajukan oleh sekolah masing-masing, jadi tidak secara perorangan. Semua informasi & data yang diperlukan ada dipetunjuk teknis pengisian formulir pendaftaran. Jika ada sekolah yang berminat tapi belum menerima kiriman formulir pendaftaran PSSB Undip silahkan kepala sekolahnya mengajukan surat permohon resmi (bukan email) untuk dikirimi formulir pendaftaran ditujukan ke Rektor Universitas Diponegoro dan tembusan ke Ketua Panitia PSSB Undip.

Sekolah yang akan kami kirimi formulir adalah sekolah negeri maupun swasta yang terakreditasi minimal B. Mohon pada surat tersebut juga untuk melampirkan fotokopi sertifikat akreditasi sekolah.

Jalur Potensi PSSB S1
Satu diantara sejumlah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pendidikan di UNDIP adalah dengan mendapatkan calon mahasiswa baru (input) yang memiliki kemampuan akademik dan motivasi yang tinggi.  Melalui input yang memiliki kemampuan akademik dan motivasi yang tinggi itulah proses pembelajaran diharapkan dapat berjalan secara berkualitas, sehingga lulusannya akan mampu bersaing di pasar global.  Untuk itu maka UNDIP mengembangkan sejumlah program seleksi mahasiswa baru, diantaranya melalui:

(1) PSSB Jalur Akademik,

(2) PSSB jalur Potensi Olah Raga dan Seni, dan

(3) PSSB Jalur Potensi Pengembangan dan Kerja sama.

Diharapkan melalui variasi program seleksi ini dapat dijaring calon mahasiswa yang benar-benar memiliki potensi akademik dan motivasi yang tinggi, sesuai dengan program studi yang dipilihnya.

Jalur Potensi Akademik PSSB S1
Deskripsi

Seleksi calon mahasiswa baru yang dilakukan sepenuhnya berdasar pada prestasi akademik yang dicerminkan oleh nilai rapor

Syarat Akademik Pelamar

  1. Duduk di kelas III SMA pada tahun 2010, dan termasuk dalam 25 persen terbaik di semester 1 kelas III tahun ajaran 2009/2010.
  2. Tidak pernah tinggal kelas.
  3. Mendapat rekomendasi dari Kepala Sekolahnya masing-masing.
  4. Memilih program studi sesuai jurusan di SMA/MA

Syarat Administrasi

  1. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 175.000,- melalui transfer bank mandiri
  2. Pelamar menulis sendiri surat lamaran, ditujukan kepada Rektor Universitas Diponegoro, ditandatangani pelamar dan diketahui oleh orang tua/wali pelamar, dilampiri :
    1. Data pribadi pelamar (form F-1) yang telah ditempel dengan foto copy resi pembayaran biaya pendaftaran.
    2. Fotokopi rapor kelas I semester 1, 2 dan kelas II semester 1, 2 dan kelas III semester 1 yang disahkan/legalisir.
    3. Rekomendasi Kepala Sekolah (form F-2).
  3. Surat pernyataan dari pelamar bahwa yang bersangkutan :
    1. Bersungguh-sungguh berminat untuk memasuki program studi pilihannya, berusaha menyelesaikan studi secepat secepatnya dan berprestasi setinggi-tingginya serta menaati tata tertib yang berlaku di Undip.
    2. Hanya mengikuti jalur seleksi semacam ini di Undip
    3. Tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang disediakan baginya apabila ia diterima sebagai calon mahasiswa.

Cara Mengajukan Lamaran

Pelamar dan pihak sekolah mengajukan lamaran, dikirim melalui Kepala Sekolah masing-masing dengan cara sebagai berikut :

  1. Kepala Sekolah mengisi formulir F-2 (kuning), F-3 (merah muda), F-4 (putih), selain itu khusus pelamar jalur potensi pengembangan dan kerjasama juga mengisi formulir F-5 atau F-6 (putih).
  2. Siswa atau pelamar mengisi formulir F-1 (biru) dan membuat surat lamaran. Semua formulir dapat diperbanyak sesuai dengan warna aslinya.
  3. Berkas Informasi sekolah terdiri dari :
    • Uraian keadaan SMA/MA (F-3) ;
    • Daftar Nama Siswa 25 Persen Terbaik Kelas III (F-4) Jalur Potensi Akademik ;
    • Daftar Nama Siswa 10 Besar Terbaik Kelas III (F-6) Jalur Potensi Pengembangan & Kerjasama untuk Progam Studi lainnya
    • Berkas informasi sekolah ini dimasukkan ke dalam stopmap berwarna Hijau. Pada sampul luar stopmap ditempelkan Lembar Alamat Siswa (ditulis lengkap dengan kode pos, sehingga mudah dijangkau oleh layanan pos).
  4. Berkas lamaran setiap siswa terdiri dari :
  1. Surat lamaran.
  2. Data pribadi pelamar (form F-1) yang ditempeli dengan foto copy resi pembayaran biaya pendaftaran.
  3. Fotokopi rapor kelas I semester 1, 2 dan kelas II semester 1, 2 dan kelas III semester 1 yang disahkan/legalisir.
  4. Berkas lamaran masing-masing siswa disatukan dengan “klip”, lalu dimasukkan ke dalam stopmap. Stopmap pelamar dari jurusan IPA berwarna merah, jurusan IPS berwarna kuning, dan jurusan bahasa berwarna biru.
  5. Pada sampul luar stopmap ditempel LEMBAR ALAMAT P (lihat lampiran H).
  1. Stopmap berkas Informasi Sekolah dan stopmap berkas lamaran siswa dibungkus kuat dan tahan air. Pada bagian luar bungkus ditempelkan fotokopi Lembar Alamat S (lihat Lampiran I). Bungkusan tersebut, dapat diserahkan langsung (lewat kurir), dikirim melalui pos atau jasa titipan kepada alamat di bawah ini paling lambat tanggal 27 Februari 2010 :

REKTOR UNIVERSITAS DIPONEGORO

u. p. PANITIA PSSB

Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP)

Gedung Widya Puraya Lantai 1, Sayap Timur

Kampus Tembalang, Semarang 50275

Potensi Olahraga & Seni
Deskripsi

PSSB jalur potensi olah raga dan seni adalah program seleksi calon mahasiswa baru yang mendasarkan pada prestasi olah raga dan seni dari pelamar.

Program ini mengutamakan pelamar yang berprestasi pada cabang sebagai berikut:

(1) Olah raga : bela diri (Karate, Taekwondo, Pencak Silat), Atletik, Renang, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Bulu Tangkis, Bola Voli, Bola Basket.

(2) Seni: OlahVokal, Tari, Musik/Instrumen (organ),dan Teater

Syarat Prestasi

(1) Selama belajar di SMA/MA pelamar memiliki prestasi menonjol dalam Olah Raga & Seni minimal di tingkat Provinsi (dibuktikan dengan sertifikat, piagam kejuaraan dan lain-lain yang asli).

(2) Pada tahun 2009 duduk di kelas III SMA/MA, dan tidak pernah tinggal kelas (dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah)

Syarat Administrasi

Syarat administrasi untuk PSSB Jalur Potensi Olah Raga dan Seni sama dengan PSSB Jalur Potensi Akademik.

Cara Melamar

(1) Hadir sendiri di Kampus Undip Pleburan Semarang dengan membawa Surat Pengantar dari Kepala Sekolah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan memiliki prestasi menonjol dalam Olah Raga & Seni minimal telah berprestasi di tingkat Propinsi dan bermaksud mengikuti seleksi PSSB Olah Raga & Seni.

(2) Mengikuti tes dengan jadwal sebagai berikut :

No. Tanggal Waktu (WIB) Jenis Tes
1 22 Februari 2010 08.00 s/d 15.00 Pendaftaran dan Tes Ketrampilan sesuai cabang olah raga dan seni
2 23 Februari 2010 08.00 s/d 15.00 Tes Ketrampilan sesuai cabang olah raga dan seni

(3) Apabila lolos tes di atas pelamar akan mendapat surat keterangan yang dapat digunakan untuk melengkapi persyaratan pendaftan selanjutnya. Lolosnya yang bersangkutan pada tes tersebut bukan jaminan akan diterima sebagai calon mahasiswa baru, karena masih harus mengikuti proses seleksi lanjutan seperti jalur Potensi Akademik.

(4) Berdasarkan surat keterangan pada butir (3) pelamar dapat memproses lebih lanjut lamarannya melalui sekolah, seperti halnya PSSB Jalur Potensi Akademik.

Potensi Pengembangan & Kerjasama
Deskripsi

Seleksi Potensi Pengembangan & Kerjasama yaitu seleksi yang mendasarkan pada minat dan kerjasama untuk pengembangan Undip dalam bentuk partisipasi sumbangan pendidikan dengan tetap memperhatikan prestasi akademik pelamar pada waktu belajar di SMA/MA. PSSB Jalur Pengembangan dan Kerjasama ini terutama dilandasi oleh Peraturan Pemerintah No. 2 tahun 2005 tentang Subsidi Silang Biaya Operasi Perguruan Tinggi.

Mitra Kerjasama dan Persyaratan Pelamar

(1) Pihak yang dapat bertindak sebagai mitra kerjasama adalah :

  • · Pemerintah Propinsi, Kabupaten dan Kota
  • · Perusahaan yang membina SMA/MA
  • · Institusi di Luar Negeri
  • · Sekolah (SMA/MA) yang berminat
  • · Orang tua/Penyandang Dana

(2) Calon pelamar adalah siswa kelas III SMA/MA pada tahun 2010 yang memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  • · Tidak pernah tinggal kelas.
  • · Termasuk dalam 5 besar terbaik pada semester 1 di kelas III untuk pelamar P.S. Pendidikan Dokter, 10 besar terbaik untuk Program Studi yang lain.
  • · Mendapat rekomendasi dari Kepala Sekolahnya masing-masing.

Persyaratan Administrasi

Syarat administrasi untuk PSSB Jalur Potensi Pengembangan dan Kerjasama sama dengan PSSB Jalur Potensi Akademik.

Cara Melamar

(1) Proses pengajuan lamaran untuk PSSB jalur Potensi Pengembangan dan Kerjasama mengikuti pengajuan lamaran untuk PSSB jalur Potensi Akademik.

(2) Pihak mitra kerjasama yang berminat mengikuti jalur Potensi Pengembangan & Kerjasama mengajukan permo-honan kerjasama dengan mengisi formulir dan menghubungi Telp (024) 7460041 atau Fax (024) 7460033 (Senin – Jumat, pukul 09.00-15.00 WIB)

(3) Pihak mitra kerjasama mengikuti wawancara dengan Tim Seleksi untuk membahas mengenai pilihan program studi dan besarnya sumbangan pengembangan. Jadwal wawancara akan ditentukan kemudian.

biaya pendidikan jalur PSSB S1