Posts Tagged ‘SMAN 8 Jakarta’

Hukum Fiqih Menunda-nunda Mandi Wajib Fikih Wanita

April 16, 2015

Hukum Fiqih Menunda-nunda Mandi Wajib
Fikih Wanita

sering kali kita mendapatkan godaan untuk menunda-nunda pelaksanaan mandi wajib. Baik mandi wajib dikarenakan haid sudah bersih, ataupun mandi dikarenakan junub.

Entah karena cuaca yang sedang dingin, badan terasa tidak enak, malas, ataupun alasan lainnya. Kita merasa enggan untuk mandi menghilangkan hadats besar. Lalu apa sih hukumnya menunda-nunda mandi wajib?

Al-Imam Al-Muhaddits Muqbil ibnu Hadi Al-Wadi’i, mengatakan, “Bila darah haid telah berhenti dalam waktu tiga hari, kurang ataupun lebih, wajib bagi si wanita untuk mandi dan mengerjakan shalat bila telah masuk waktunya, serta diperkenankan bagi suaminya untuk men-datangi-nya berdasarkan firman Allah Subhanahu wa ta’ala:

“Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah, ‘Haid itu adalah kotoran’. Oleh karena itu kalian harus menjauhkan diri dari istri-istri kalian di waktu haidnya (tidak melakukan jima’ pada kemaluan) dan janganlah kalian mendekati (menggauli) mereka sampai mereka suci dengan mandi. Apabila mereka telah suci dengan mandi maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepada kalian (pada qubul). Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan dirinya.” (Al-Baqarah: 222)

Tidak diperbolehkan si wanita menunda mandinya setelah darah haidnya berhenti (selesai masa haid).

Bila ia tidak mendapatkan air untuk mandi suci atau ia tidak mampu menggunakan air, maka diperkenankan baginya bertayammum sampai ia mendapatkan air atau mampu menggunakan air, serta wajib baginya mengerjakan shalat dengan tayammum tersebut serta diperkenankan bagi suaminya untuk men-”datangi”-nya. Wallahu a’lam.(Ijabatus Sa’il ‘ala Ahammil Masa’il, hal. 703)

Sahabat Ummi, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang menyucikan diri. Jika memang sedang tidak sakit keras, yuk laksanakan mandi wajib tepat waktu, jangan sampai kita terlewat waktu shalat hanya karena enggan menghilangkan hadats besar.

Kunjungan Kasudin Pendidikan Jakarta Selatan 2

April 15, 2015

Kunjungan pak Budiana Kasie pendidikan sudin jakarta selatan 2 ke SMAN 8 JAKARTA

Foto Wangsa Jaya.
Foto Wangsa Jaya.
Foto Wangsa Jaya.
Foto Wangsa Jaya.
Foto Wangsa Jaya.

Doa Kaffaroh Takut Sial:

April 15, 2015

Doa Kaffaroh Takut Sial:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ رَدَّتْهُ الطِّيَرَةُ عَنْ حَاجَتِهِ، فَقَدْ أَشْرَكَ، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، فَمَا كَفَّارَةُ ذَلِكَ؟ قَالَ: تَقُولُ: اللهُمَّ لَا طَيْرَ إِلَّا طَيْرُكَ، وَلَا خَيْرَ إِلَّا خَيْرُكَ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

“Barangsiapa dihalangi oleh perasaan takut sial untuk melakukan hajatnya maka ia telah menyekutukan Allah. Sahabat berkata: Wahai Rasulullah kalau begitu apa kaffarohnya? Beliau bersabda: Hendaklah engkau membaca,

اللهُمَّ لَا طَيْرَ إِلَّا طَيْرُكَ، وَلَا خَيْرَ إِلَّا خَيْرُكَ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

“Allaahumma laa thoyro illaa thoyruka, wa laa khayro illaa khoyruka, wa laa ilaaha illaa Anta”

“Ya Allah tidak ada kesialan kecuali kesialan yang Engkau tetapkan, dan tidak ada kebaikan kecuali kebaikan yang Engkau tetapkan, dan tidak ada sesembahan yang benar kecuali Engkau”.”

[HR. Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu’anhuma, Ash-Shahihah:1065, Shahihul Jaami’: 6264]

Beberapa Pelajaran:

1) Merasa takut sial sehingga terhalangi untuk melakukan suatu hajat termasuk syirik, seperti seseorang yang ingin melakukan perjalanan atau suatu pekerjaan, lalu ia mendengar suara burung tertentu, suara cecak dan yang semisalnya, ia pun membatalkan perjalanan atau pekerjaannya tersebut atau tetap melakukannya dalam keadaan khawatir karena takut sial, maka ia telah menyekutukan Allah jalla wa ‘ala, sebab hanya Allah yang dapat menakdirkan kebaikan atau keburukan.

Selengkapnya: http://sofyanruray.info/doa-kaffaroh-takut-sial/

Baarokallaahu fiykum.

belajar arti sebuah…..

April 15, 2015

Berita Kompas

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memastikan bakal memberi sanksi kepada Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Setiabudi, Jakarta Selatan, Retno Listyarti yang tidak mengawasi pelaksanaan ujian nasional (UN) di sekolahnya, Selasa (14/4/2015) pagi tadi.

Retno justru berada di SMA 2 saat Presiden Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meninjau pelaksanaan UN di sana.

“Makanya nanti kami periksa dan pasti dikasih sanksi. Nanti Kadis (Kepala Dinas Pendidikan) yang akan urus (pemberian sanksi untuk Retno),” kata Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota, Selasa (14/4/2015). [Baca: Keluyuran Saat UN, Kepala SMAN 3 Setiabudi Terancam Kena Sanksi]

Menurut dia, seharusnya kepala sekolah ada di sekolahnya masing-masing dan bertanggung jawab atas semua hal yang terjadi. Ia juga mempertanyakan peran kehadiran Retno di SMA 2.

Di sisi lain, Retno juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI).

“Makanya seharusnya enggak boleh dia (keluyuran saat UN), ngapain coba. Terus mana tadi (saat Retno ke SMA 2), dia enggak pakai seragam (seragam dinas Kepsek berwarna biru dongker) lagi,” kata Basuki sambil menggelengkan kepalanya.

Di SMA 2, diketahui Retno juga terlihat melakukan sesi wawancara dengan salah satu televisi swasta.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman mengatakan seharusnya kepala sekolah berada di sekolahnya masing-masing untuk mengawasi peserta didiknya melaksanakan ujian.

Sehingga ia akan memberi sanksi pada Retno. “Saya kira Gubernur menyatakan tidak suka dengan kondisi seperti itu.

Doa hari terakhir ujian nasional 2015

April 15, 2015

Doa hari terakhir ujian nasional, haru ini rabu 15 April 2015. Semoga menjadi doa yang terbaik, seluruh peserta didik mendapatkan hasil optimal… aamiin

Foto Wangsa Jaya.
Foto Wangsa Jaya.
Foto Wangsa Jaya.
Foto Wangsa Jaya.
Foto Wangsa Jaya.

GURU GO BLOG,… bukan guru goblok,.. hehehehe

April 7, 2015

Banyak orang mencibir tentang blog, blog itu nggak guna,.. bukan sumber terpercaya dan sebabai sebagainya. Memang harus diakui bahwa tidak semua blog berisi fakta ilmiah, ada juga yang cuma iseng, mencari makan, bahkan penipuan.

Blog memang tidak ada yang mengontrol, siapa juga yang mau gila melihat tulisan jutaan orang. Buat saya yang senang berbagi, menulis di blog sesuatu sekali. Beda kalau nulis di sosmed. Di Blog banyak hal yang kita pertaruhkan, tetapi tetap saja kita harus berniat baik, sharing dan mencari yang terbaik.

Jurnal dan blog beda banget,.. khan nggak lucu juga yaaa masa mencari cara menanam kacang hijau di Jurnal,.. terlalu ilmiah. Hahahahaa. Untuk tingkatan Peserta didik SMA penggunaan jurnal sesuatu banget… apalagi kalau jurnalnya internasional dan berbayar. Kalau jurnal yang dibebaskan, kita tahulah itu klaisfikaisnya seperti apa. Siswa SMA mencari jawaban soal Ujian Nasional pakai Jurnal…. wow KEREN.

Menjawab soal persamaan di Jurnal… gila kali.  Jadi saya hanya berpikir positif : banyak loh blog dari para guru di nusantara yang amat bermanfaat. Sebut saja Omjay yang guru di Labschool…. pak Anang dengan blogspotnya… Rovicky dengan dongen geologinya… wah banyak deh

Lebih baik jadi guru yang Go BloG… dari pada GOBLOK kebanyakan bengong nggak berbuat… hehehee

 

 

◇ Tidak Heran Bisa Berubah…

Maret 25, 2015

Ayo berubah jadi baik.dong…….
◇ Tidak Heran Bisa Berubah…
Ustadz Ahmad Zainuddin
Dulunya suka buka aurat, setelah berumrah jadi tertutup rapat dengan jilbab simbol kemuliaannya.
Dulunya jarang ke masjid bahkan tidak pernah, setelah berumrah sangat ahli masjid.
Dulunya tidak punya visi hidup akhirat, setelah berumrah cita-citanya adalah hanya bagaimana masuk surga jauh dari api neraka. sedangkan Dunia cuma sementara.
Kiranya, apakah gerangan.. penyebab itu semua?!?
Saudaraku seiman…
mari perhatikan hadits berikut:
أن الْحَجَرُ الْأَسْوَدُ نَزَلَ مِنَ الْجَنَّةِ وَهُوَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنَ اللَّبَنِ، فَسَوَّدَتْهُ خَطَايَا بَنِي آدَمَ
Artinya: “Sesungguhnya hajar aswad turun dari surga dalam keadaan lebih outih dari susu, maka dosa-dosa manusia menghitamkannya.”
HR. Tirmidzi
Saudaraku seiman…
Lihat dosa bisa merubah batu! dan ini adalah manthuq (yang terucapkan) dari hadits tersebut sedangkan mafhumnya ( yang dipahami dari hadits ini) yaitu:
JIKA SESEORANG TERUS MENERUS DITEMPA DENGAN LINGKUNGAN YANG BAIK, TEMAN YANG BAIK NISCAYA AKAN BERUBAH MENJADI BAIK PULA.
Ini rupanya penyebabnya, lingkungan, keadaan, teman yang baik yang ia lihat setiap waktu selama berada di tanah suci…!
Pesan dari tulisan ini adalah:
– Niatkanlah berubah menjadi Hamba yang lebih baik
– Jangan putus asa menjadi hamba Allah yang lebih baik, terus berusaha meskipun kadang bahkan sering terjatuh.
– Carilah kawan yang mengajak kepada kebaikan
– Berdoalah kepada Allah agar diberi petunjuk menuju kebaikan dan ditetapkan hati.
Baarakallaahu fiykum

Pernahkah…

Maret 25, 2015

Copas
Assalamu’alaikum
Pernahkah…
Saat kamu duduk santai dan menikmati harimu, tiba2 kamu terpikirkan ingin berbuat sesuatu kebaikan utk seseorang?
—–> Itu adalah Allah…
Yg sedang berbicara dgn mu dan mengetuk hatimu. (QS 4:114 , 2:195 , 28:77)
Pernahkah…
Saat kamu sedang sedih, kecewa… tetapi tidak ada orang di sekitarmu yg dapat kamu jadikan tempat curahan hati?
——-> Itulah saatnya di mana Allah… Sedang rindu padamu dan ingin
agar kamu berbicara padaNYA… (QS 12:86)
Pernahkah…
Kamu tanpa sengaja memikirkan seseorang yg sudah lama tidak bertemu dan tiba2 orang tsb muncul atau kamu bertemu dgn nya atau menerima telepon darinya?
——-> Itu adalah Kuasa Allah yg sedang meng-hibur kamu. Tidak ada namanya kebetulan…
(QS 3:190-191)
Pernahkah…
Kamu mengharapkan sesuatu yg tidak terduga, yg selama ini kamu inginkan… tapi rasanya sulit utk didapatkan?
——> Itu adalah Allah…
Yg mengetahui dan mendengar suara batinmu..Dan hasil dari benih kebaikan yg kamu taburkan sebelumnya
(QS 65:2-3)
Pernahkah…
Kamu berada dlm situasi yg buntu… semua terasa begitu sulit… begitu tidak menyenangkan… hambar… kosong… bahkan menakutkan…?
Itu adalah saat di mana Allah mengijinkan kamu diuji, supaya kamu menyadari Keberadaan NYA. Dan Allah ingin mendengar rintihan dan do’a mu. Karena DiA tahu kamu sudah mulai melupakanNYA dlm kesenangan…
(QS 47:31 , 32:21)
Sering Allah mendemonstrasikan KASIH dan KUASANYA di dalam area, di mana saat manusia merasa dirinya tak mampu.
Apakah kamu pikir tulisan ini hanya iseng terkirim padamu…?
TIDAK ! Sekali lagi TIDAK ada yg kebetulan…
Beberapa menit ini tenangkanlah dirimu…
Rasakan kehadiran-Nya…
Dengarkan suara-Nya yg berkata:
“Jangan Khawatir, AKU ada disini bersamamu”
(QS 2:214 , 2:186, 50:16)

Tanda Dunia Masuk Di Dalam Hati🌿

Maret 17, 2015

Tanda Dunia Masuk Di Dalam Hati🌿
Tidak aneh..Bila kamu melihat perahu berlayar dilautan..
Yang berbahaya adalah bila air laut masuk dalam perahu..
Demikianlah hidup di dunia..Silahkan kamu hidup di hati dunia..Namun jangan kamu masukkan dunia ke hatimu..Karena dunia..Sebaik baiknya budak..Dan seburuk buruknya majikan..
Tanda dunia telah masuk ke hati..Bila kita lebih gembira ketika mendapat dunia..
Namun tak begitu gembira ketika mendapat akhirat..Ketika kita semangat mencari dunia..Namun tak semangat mencari akhirat..
Menjadi semangat ibadah di saat ada keuntungan dunia..Namun ketika mendengar pahala akhirat tak seperti semangat mengharapkan keuntungan dunia..Bila itu ada..Ucapkanlah inna lillahi wa inna ilaihi raji’un..
Karena itu adalah musibah..
Kita ingin beribadah meraih keridloanNya..Namun sayang.. Kita tidak memperhatikan ibadah seperti apa yang diridlai olehNya..
Ibnu qayyim berkata..Banyak manusia yang beribadah..Untuk kepuasan jiwanya..Padahal seharusnya..Ia beribadah sesuai keridloan penciptanya..
Ditulis oleh Ustadz Badrusalam Lc

UJIAN NASIONAL, NASKAH CETAK SELESAI

Maret 17, 2015

Alhamdulillah. … mantaps beda ama yang kemarennn…..
‘Pencetakan Naskah UN SMA Hampir Selesai

Jakarta, Kemendikbud — Pencetakan naskah ujian nasional (UN) untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sesuai data dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sampai hari ini, Jumat (13/03/2015) pukul 14.00 WIB telah mencapai 80,7 persen. Jumlah naskah yang telah tercetak berjumlah 8,8 juta naskah, dari 10,9 juta naskah UN SMA yang akan dicetak.

Proses pencetakan naskah, sebanyak 26 provinsi telah mencapai 100 persen. Namun masih terdapat daerah-daerah yang belum mencapai 100 persen. Daerah tersebut adalah Provinsi Riau telah mencapai 99,8 persen, Provinsi Sumatera Utara mencapai 99,3 persen, dan Provinsi Sumatera Barat proses pencetakan telah mencapai 97,3 persen.

Meskipun beberapa provinsi tersebut proses pencetakan naskah UN berjalan dengan lancar, masih terdapat lima provinsi yang masih di bawah 50 persen. Provinsi tersebut adalah Provinsi Jambi telah mencapai 41,9 persen. Terdapat juga tiga provinsi masih 0 persen, provinsi tersebut adalah Provinsi Lampung, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta juga baru mencapai 1,1 persen.

Mengapa lima provinsi tersebut masih dibawah 50 persen, bahkan masih 0 persen? Pada lima provinsi tersebut pihak percetakan masih terus dalam proses pencetakan, namun masih belum penyelesaian (Finishing), sehingga belum dapat terlaporkan ataupun belum dilakukannya pembaharuan perkembangan data di aplikasi monitoring atau pemantauan.

Pada proses pencetakan naskah UN jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat ini sudah mencapai 58,7 persen. Sedangkan Naskah UN jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru akan diserahkan ke pihak percetakan pada tanggal 15 Maret 2015. Namun berbeda dengan pencetakan di Provinsi Maluku. Provinsi tersebut pada jenjang SMP proses pencetakan naskah UN dilakukan lebih awal dan sudah mencapai 99,9 persen, karena disesuaikan dengan jadwal armada kapal penyeberangan. (Seno Hartono/Sumber: portal kemdikbud/pengunggah: Erika Hutapea)’
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
Pencetakan Naskah UN SMA Hampir Selesai

Jakarta, Kemendikbud — Pencetakan naskah ujian nasional (UN) untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sesuai data dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sampai hari ini, Jumat (13/03/2015) pukul 14.00 WIB telah mencapai 80,7 persen. Jumlah naskah yang telah tercetak berjumlah 8,8 juta naskah, dari 10,9 juta naskah UN SMA yang akan dicetak.

Proses pencetakan naskah, sebanyak 26 provinsi telah mencapai 100 persen. Namun masih terdapat daerah-daerah yang belum mencapai 100 persen. Daerah tersebut adalah Provinsi Riau telah mencapai 99,8 persen, Provinsi Sumatera Utara mencapai 99,3 persen, dan Provinsi Sumatera Barat proses pencetakan telah mencapai 97,3 persen.

Meskipun beberapa provinsi tersebut proses pencetakan naskah UN berjalan dengan lancar, masih terdapat lima provinsi yang masih di bawah 50 persen. Provinsi tersebut adalah Provinsi Jambi telah mencapai 41,9 persen. Terdapat juga tiga provinsi masih 0 persen, provinsi tersebut adalah Provinsi Lampung, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta juga baru mencapai 1,1 persen.

Mengapa lima provinsi tersebut masih dibawah 50 persen, bahkan masih 0 persen? Pada lima provinsi tersebut pihak percetakan masih terus dalam proses pencetakan, namun masih belum penyelesaian (Finishing), sehingga belum dapat terlaporkan ataupun belum dilakukannya pembaharuan perkembangan data di aplikasi monitoring atau pemantauan.

Pada proses pencetakan naskah UN jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat ini sudah mencapai 58,7 persen. Sedangkan Naskah UN jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru akan diserahkan ke pihak percetakan pada tanggal 15 Maret 2015. Namun berbeda dengan pencetakan di Provinsi Maluku. Provinsi tersebut pada jenjang SMP proses pencetakan naskah UN dilakukan lebih awal dan sudah mencapai 99,9 persen, karena disesuaikan dengan jadwal armada kapal penyeberangan. (Seno Hartono/Sumber: portal kemdikbud/pengunggah: Erika Hutapea)

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 38 pengikut lainnya