Merasa pintar dan pintar merasa

Maret 27, 2019

Perjuangan para siswa selama 5 semester di semua  SMA Negeri di Indonesia berakhir sudah. Masa penuh perjuangan untuk mendapatkan Perguruan Tinggi Negeri terbaik melalui jalur undangan. Berjuang keras di kelas, terkadang juga berjuang di Kota/pulau bahkan negera lain, menunjukkan kompetensi sebagai siswa dari sekolah terbaik di kota ini. Bukan hanya satu atau dua minggu bahkan bisa satu bulan hingga tiga bulan tidak bertemu dengan guru kelas, walikelas, bahkan teman sekelas, berlatih dan berlatih untuk membawa nama baik.

Pulang dari pelatihan yang materinya identik dengan dunia perkuliahan, membutuhan energi lebih, ketahanan mental dan fisik yang prima, kembali haru ikut penilaian harian, bahkan ujian sekolah. Tegar tidak cengeng meminta nilai. Belajar kembali, ujian lagi dan tetap tersenyum.

Alhamdulillah nilai di sekolah sedemikian bagus, masih di level papan atas. Saat pendaftaran SNMPTN, mereka berharap ada tuah dari sertifikat lomba bidang akademik, untuk bernilai lebih dari siswa lain yang nota bene hanya berada di kelas, belajar dan belajar. Doa usaha dan kebersamaan dibangun untuk saling mengingatkan, saling mendoakan.

Saya terhenyak, saat pengumuman SNMPTN, dari teman-teman mereka menyatakan bahwa dia belum beruntung. Hadeuh, menemani dari kelas X, berjuang di tingkat wilayah kota, tingkat provinsi, tingkat nasional dan melepas mereka ketika harus berjuang di Rusia sana…

Seakan kemarahan ini mau meledak, kalau saja waktu bisa diputar, saya akan minta mereka untuk fokus di pelajaran, agar hasil maksimal. Menghapus duka mereka,.. kelelahan mereka,.. dan tentunya tekanan yang amat berat karena harus berjuang kembali di medan ujian tulis.

Ini pelajaran berharga buat saya, bahwa perjuangan seseorang belum tentu bisa dihargai oleh semua orang, karena boleh jadi orang lain tidak tahu atau bahkan memang tidak tahu bahwa perjuangan seseorang itu juga membawa kebahagian untuk dia.

Dari lubuk yang paling dalam, saya memohon maaf atas semua ketidak nyamanan ini, semoga Allah memberikan kebaikan buat kalian dan kekuatan dalam mendapatkan cita-cita kalian, aamiin.

 

wangsa jaya, pembina osn sman 8 jakarta, 17.23 wib, 22 maret 2019

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: