Kampung Akherat

Juni 2, 2015

pernah dengar ceramah yang baik,.. : kalau mau wisata atau pulang kampung saja kita mempersiapakan sesuatu seaman mungking,.. senyaman mungkin,.. bahkan bekal lebih agar bisa kembali dengan nyaman pula,.. tetapi sudah kita mempersiapkan untuk pulang ke KAMPUNG AKHERAT,.. yang sudah dipastikan nggak akan kembali,… justru di KAMPUNG AKHERAT,.. akan jelas kita akan tinggal dimana.. di syurga atau neraka,…

saya bandingkan dengan : akan banyak orang menyesal di akherat kelak,.. mereka meminta untuk diberi sesaat saja kembali ke bumi, … dan yang akan mereka lakukan adalah,… BERSEDEKAH SEBANYAK-BANYAKNYA…

Selama ini kita tahu bahwa hak orang lain di harta kita amat kecil hanya 2,5%.. seperemat puluh,.. hanya Rp. 25.000 diantara Rp. 1.000.000 uang kita. Akan menjadi bernilai tinggi ketika mau membeli rumah seharga Rp. 400.000.000 dengan mengeluarkan Rp. 1.000.000, jika untuk membeli barang elektronik rela kena pajak 10 %…makan di resto dan hotel kena pajak layanan,.. kenapa nggak kita mulai ketika hendak membeli barang kita tunaikan hak orang lain…

Kalau kita berkilah belum nisabnya… khan belum setahun uang itu tertahan,… pertanyaan paling mudah : yakin setahun ini kita masih dipertemukan dengan sanak keluarga dan teman-teman,.. Ibadah dan taqwa bukan besaran dan hasil, ibadah adalah perjalanan kita sehari-hari dan bermotif perbaikan berkelanjutan…

Kalau hari inni tidak lebih baik dari kemaren…. kata rasulullah : termasuk orang yang merugi,… kalau saja kotak amal di mesjid setiap jum’at bukan terisi oleh lembaran uang lusuh yang berNILAI paling kecil,… maka akan berbeda kondisi umat.

Kalau saja kita hari ini tidak berlindung di balik : ibadah yang tertinggi adalah Keilklashan,.. maka seberapa pun besar kecil yang kita amalkan tergantung keiklashan… pertanyaanya… bandingkan keiklashan yang kita punyai dengan Rahman dan Rahim Nya Allah kepada kita, Allah sering memberi sesuatu yang kita tidak minta,.. Allah anugerahkan untuk kita dengan cuma-cuma… bukan hanya untuk dinikmati,.. tapi untuk ibadah dan dipelajari… masih banyak yang orang lain tidak dapatkan seperti yang Allah anugerahkan untuk kita… hanya Allah yang melihat amal ibadah, niat dan akhir amal kita tersebut… astaghfirullah …ampuni hamba,.. istri hamba.. dan keluarga hamba… aamiin.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: