“Sudahkah Kita Menjadi Muslim Sejati”

Maret 25, 2015

Kajian ke 2 Smandel ’88
22 Maret 2015
Mesjid Darul Irfan, Smandel
Ustadz : M. Nuzul Zikri Lc.
QS. Mujadalah 11 :
“Wahai orang2 yang beriman !. Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam Majelis2, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan melapangkan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang2 yang beriman di antaramu dan orang2 yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan”.
Pada kajian ini akan mengkaji sebuah kata, yaitu ISLAM, kata yang dipilih Allah untuk agama kita.
QS. Ali Imran 19 :
“Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang2 yang telah diberi Kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barang siapa ingkar thd ayat2 Allah, maka sungguh cepat perhitungan-Nya.”
Makna Islam
Islam artinya : Menyerah. Tidak memberi komentar, tidak membantah, tidak menambahkan apa2 yang berdasar dari Allah dan Rasulullah.
Ketika kita menyerah, kita masuk kpd system secara total. Bukan hanya pada sholat, puasa saja, tetapi hidup dan mati kita serahkan kpd Allah.
QS. Al Anam 162 :
Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan seluruh alam”.
Sebagai Ilustrasi :
Ada tentara dikepung musuh, maka mengibarkan bendera putih, tanda menyerah. Kemudian musuh memborgol, dipakai, tanda menyerah. Tentara tetap berjalan kaki walau musuh naik mobil, tanda menyerah. Sampai penjara disuruh memakai baju yang tdk sesuai selera, tetap dipakai, tanda menyerah. Pola hidup di penjara diikuti, tanda menyerah.
Byk yg mengaku muslim tapi masih melakukan hal yang dilarang.
Respon bagi orang Islam adalah :
1. “Sami’na Wa’ athona” : “Dengar dan Taat”.
QS. An Nur 51 :
“Hanya orang2 mukmin, yang apabila mereka diajak kpd Allah dan rasul-Nya agar Rasul memutuskan perkara di antara mereka, mereka berkata, “Kami mendengar, dan kami taat.”Dan mereka itulah orang2 yang beruntung.
2. Tetap patuh, tidak memberi opsi, tidak memberi rencana/plan dan tidak memberi argumentasi.
QS. Al Ahzab 36 :
” Dan tidaklah pantas bagi laki2 yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasulnya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia telah tersesat, dengan kesesatan yang nyata.”
3. Masuk ke system secara total (Kafah)
QS. Al Baqarah 208 :
” Wahai org2 yang beriman !. Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah2 setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu”
Kita masuk Islam tidak dengan paksaan (Syarat Islam : Akil Baligh). Bahkan kita kecewa jika kita dibilang bukan muslim. Jika kita tidak dipaksa maka Allah ingin kita berlaku jujur.
QS. Al Baqarah 256 :
” Tidak ada paksaan dalam menganut agama Islam, sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dg jalan yang sesat. Barangsiapa ingkar kpd Tagut dan beriman kpd Allah, maka sungguh dia telah berpegang teguh pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”
Tagut : setan dan apa saja yang disembah selain Allah SWT.
Mengapa adzab bagi org munafik lebih parah dari org kafir ?. Org munafik mengakunya beriman (luarnya), tp hatinya tidak. Sementara org kafir memang benar2 mengaku tdk beriman.
3 Tanda org Munafik :
– Jika berbicara dia dusta/bohong.
– jika berjanji dia ingkar.
– jika dipercaya dia berkhianat
(HR. Bukhari dan Muslim).
Yang menjadi permasalahan, apakah Allah akan mengakui kita di hari kiamat ?.
Ada 3 pertanyaan dari Allah :
– Siapa Rabbmu ?
– Apa agamamu ?
– Siapa Rasulmu ?
Yang bisa menjawab pertanyaan ini adalah org yang membumi dan menyerah dlm hidupnya.
Dalam QS. An Nisa 65 :
” Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sblm mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, sehingga kemudian tidak ada rasa keberatan di dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan, dan mereka menerima dg sepenuhnya.”
Di ayat ini Allah memulai dg sumpah. Ayat yang luar biasa. Allah bersumpah dg diriNya.
(Yang paling sering Allah bersumpah dg makhluknya).
Apakah klaim kita sebagai muslim diterima Allah ?. Syarat diterimanya berdasarkan QS. An Nisa 65 :
1. Mereka menyerahkan urusannya kpd engkau Muhammad sbg hakim.
Apa yang dimakan, dipakai, harta, dll.
2. Tidak ada beban ketika mendengar keputusan Rasulullah.
3. Menerima keputusan itu dengan totalitas.
Allah senang ketika kita bekerja dg totalitas. Dalam QS. Ali Imran 191 :
“(yaitu) org2 yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia2, Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.
Ketika menjadi seorg muslim kita menyerah kpd Ar-Rahman (Maha Pemurah), Ar-Rahim (Maha Pengasih), Al-Alim (Maha Mengetahui), Al-Muhshi (Maha Mengetahui segala sesuatu). Allah mempunyai ilmu tanpa batas, mengapa kita tdk mau menyerah ?, dijelaskan dlm :
– QS. Al Anam 59 :
” Dan kunci2 yang semua yang ghaib ada padaNya, tidak ada yang mengetahui selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tdk ada sehelai daunpun yang gugur yang tdk diketahuiNya. Tdk ada sebutir bijipun dlm kegelapan bumi dan tdk pula sesuatu yang basah atau yang kering, yang tdk tertulis dlm Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).
– Hadits Bukhari dan Muslim :
” Sesungguhnya Allah lebih sayang kepada hambaNya melebihi sayangnya ibu kepada anaknya”.
Manusia karena kebodohan dan hawa nafsunya tdk mau diatur. Manusia inginnya halal semua, tetapi agama Allah, ada haramnya. Manusia hrs diatur, jika tidak akan hancur. Allah mengharamkan sesuatu karena ada efek sampingnya, karena Allah Maha Tahu.
– QS. Al Araf 157 :
” (yaitu) org2 yang mengikuti Rasul, nabi yang ummi (tdk bisa baca tulis) yang (namanya) mereka dapati dalam kitab Taurat dan Injil yang ada pada mereka, yang menyuruh mereka berbuat yang makruf dan mencegah dari yang munkar, dan menghalalkan segala yang baik dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka, membebaskan beban2 dan belenggu2 yang ada pd mereka. Adapun org2 yang beriman kpdnya, memuliakannya, menolongnya, dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kpdnya (AlQur’an), mereka itulah org2 yang beruntung.
– QS. Al Ankabut 41 :
“Perumpamaan org2 yang mengambil pelindung selain Allah adalah seperti laba2 yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba2, sekiranya mereka mengetahui.”
Banyak yang meragukan ayat ini karena menggunakan subyek laki2 (Ankabut : laba2 kata benda utk laki2 dengan kata kerja utk perempuan), padahal artinya : laba2 yang bisa membuat rumah hanya laba2 perempuan. Ini membuktikan bahwa Allah lebih tahu dari kita seperti dlm QS. Al Mulk 14.
Note : dlm bhs arab, pemakain subyek laki2 diikuti dg kt kerja utk laki2. Begitupun utk subyek perempuan diikuti dg kt kerja perempuan.
Kebanyakan manusia, jika yang mengatur manusia akan mengikuti. Jika Allah yang mengatur, tdk mau taat padahal Allah Maha Benar. Kenapa dg manusia kita lebih percaya dibanding Allah ?. Apakah karena yang ditawarkan Allah itu Ghaib, seperti Pahala dan Surga ?. Tidak juga. Banyak penawaran yang ghaib dari manusia tetapi manusia patuh, seperti :
– investasi property yang belum ada wujudnya karena pengembang yang terkenal, manusia rela menginvestasikan uangnya pdhl bangunannya belum terwujud.
Kemanakah Iman kita ?.
Perintah Allah yang paling ekstrim pun adalah Happy Ending, seperti kisah nabi Ibrahim menyembelih anaknya. Allah menguji kita, apakah kita mau menyerah ?.. Selanjutnya Allah yang mengatur.
Dalam QS. Al Anhaj 11 dijelaskan ttg org2 yang beribadah hanya di tepian :
“Dan di antara manusia ada yang memyembah Allah hanya di tepi, maka jika dia memperoleh kebajikan, dia merasa puas, dan jika dia ditimpa suatu cobaan, dia berbalik ke belakang. Dia rugi di dunia dan rugi di akhirat. Itulah kerugian yang nyata.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: