Dari sebuah warung kopi

Maret 25, 2015

Copas…
Dalam suatu majelisnya, Syaikh Utsman al-Khomis ditanya,
“Hal apakah yang bisa menjadi sebab datangnya hidayah
dan keistiqomahan pada seseorang?”
Beliau menjawab,
“Sangat banyak hal yang bisa mendatangkan hidayah.
Di antaranya beliau bercerita tentang seorang pemuda Libiya
yang diberi hadiah buku saku tentang dzikir oleh seorang
pemuda dari Arab Saudi”.
Kurang lebih, cerita beliau adalah
sebagai berikut:
Ada seorang warga Libia, ia bersama ibu dan seorang
saudari perempuannya pindah dari Libia untuk menetap di
London.
Ia mengatakan, di antara kami bertiga hanya ibuku
saja yang shalat.
Aku dan saudariku tidak shalat bahkan tidak mengerti shalat.
Suatu hari, aku datang di suatu kedai kopi, aku berkenalan
dengan seorang laki-laki dari Arab Saudi.
Di akhir perjumpaan, dia memberiku sebuah buku saku tentang
dzikir.
Aku merasa pemberiannya ini tidak bermanfaat sama
sekali, shalat saja aku tidak, apalagi membaca dzikir.
Tapi karena merasa tidak enak menolak, aku pun menerima
pemberiannya dan kusimpan di saku baju.
Sesampainya dirumah, kukeluarkan dari saku bajuku buku yang ia berikan,
lalu kulemparkan hingga terperosok di bawah lemariku.
Setelah beberapa hari, di suatu malam, seperti biasa aku
pulang dari aktivitas lalu aku menonton televisi.
Aku mencari acara yang menarik di TV, dari chanel ke chanel lainnya
namun tidak ada acara yang membuat aku tertarik.
Lalu kubuka majalah, tidak juga aku merasa berselera berlama-
lama membacanya.
Setelah itu berselancar di dunia maya,
juga tidak ada yang memikat perhatianku.
Sudah, kututup pintu kamar dan tirai jendela, aku pun bersiap tidur.
Kubolak-balikkan badan, namun tidak juga rasa kantuk itu
datang.
Malah aku teringat akan buku saku yang diberikan
laki-laki Arab Saudi tempo hari itu.
Susah payah, akhirnya
aku berhasil mengeluarkan buku itu dari bawah kolong lemariku.
Saat kubuka buku itu, ternyata berisi, barangsiapa
mengamalkan ini akan mendapatkan hal ini, barangsiapa
mengamalkan demikian maka pahalanya demikian.
Saat itu, kondisi jiwaku adalah kondisi seseorang yang telah berputus
asa dari rahmat Allah karena banyaknya dosa-dosa yang
telah aku lakukan.
Aku adalah seseorang yang telah berpasrah diri kalau ditetapkan sebagai penghuni neraka.
Saat kubaca buku itu, ternyata pengampunan dosa dari
Allah demikian mudahnya.
Buku itu benar-benar memberikan kesan yang dalam bagi diriku.
Hingga tak terasa aku membacanya hingga datang waktu subuh.
Saat itu kulihat ibuku sedang menunaikan shalat.
Selesainya ibuku dari shalat, kukatakan kepadanya,
“Ibu, aku ingin shalat”. Ibuku menjawab, “Mandilah terlebih dahulu”. Aku
pun mandi kemudian menunaikan shalat.
Sejak saat itu aku tidak pernah lagi meninggalkan shalat.
Diceritakan kepada Syaikh Utsman al-Khomis bahwa orang
ini kemudian menjadi seorang da’i yang cukup dikenal di
London.
Ia sangat bersemangat dalam berdakwah hingga mendakwahkan Islam di jalan-jalan ketika berjumpa dengan orang-orang non-Islam.
Dan banyak orang mendapatkan hidayah Islam melalui dirinya.
Pelajaran:
1. Jangan remehkan hadiah sekecil apapun.
2. Jangan memvonis seseorang sudah tertutup darinya hidayah.
3. Biasakanlah memberi hadiah-hadiah yang bermanfaat kepada orang-orang untuk melembutkan hati mereka menerima dakwah.
4. Seseorang dengan profesinya masing-masing bisa memberikan hadiah.
Seorang dosen bisa memberikan buku-buku bermanfaat kepada mahasiswanya karena nilai ujiannya yang baik atau lain sebagainya.
Seorang pengusaha bisa memberikan hadiah kepada relasinya saat di awal jumpa.
Seorang teman memberikan hadiah kepada temannya. Dll.
Mungkin akan datang suatu hari, Allah bukakan kebaikan bagi mereka yang
diberi hadiah tersebut.
5. Berdakwah bisa dilakukan dimana saja, sampai berjumpa dengan seseorang di sebuah warung kopi pun adalah kesempatan untuk berdakwah.
NH

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: