Memberi Semangat adalah Vitamin keseharian hidup

September 29, 2013

Tulisan yang saya buat di Fb pada 9 Maret 2010

https://www.facebook.com/notes/wangsa-jaya/memberi-semangat-adalah-vitamin-keseharian-hidup/10150108558065247

Limabelas tahun yang lalu saat perkuliahan selesai dan masih tinggal di Rumah Pondokan Tumbuh (RPT) di Kukusan Depok, saya banyak mengalami pelajaran hidup, pengalaman bathin dann tentunya kedewasaan berpikir dan bertindak. Saya mengenal RPT di semester ketiga, perkuliahn di Geografi UI, angkatan 30, dengan jumlah mahasiswa 60 orang, amatlah sibuk dengan tugas-tugas. Menterjemahka Arthur L. Bloom, AK Lobeck, menggambar pulau Jawa yang lebarnya 60 cm dengan panjang hampir 1,2 m, hahahaha, sungguh mengasyikan. Bermalam-malam, begadang, mengoda dara manis samping kost-kost, hingga bingung dan ke bioskop century depok nonton Jet Lee.


Di RPT saya berempat, tiga orang teman asli Kuningan Jawa Barat : ada Suhenda (dambu,… orang hitam paling hitam di Afrika yang terbunuh dengan cara di-Bonga-Bonga), ada Dedy Hendarman ( seorang cowok yang masih sanggup menari saat geografi tepat berulang tahun), serta spesial kakak kelas IJPS, lengkapnya Idik Jaya Permana Sukma.
Terus terang ketiga-tiganya termasuk cool habis,…. Henda yang terbilang kalem, maish kalah kalem oleh Idik…. Soal IP, ketiga-ketiganya jawara angkatan. Saya mah ngekor aja… hahahha.

Perjuangan mereka amatlah kuat dan konsisten. Bayangkan sang Maestro Dedy, yang harus mengambil kursus tambahan Bahasa Inggris dan Akuntansi, pulang jam 21 bahkan lebih. Tetapi IP tetap terbaik. Sementara saya sibuk mencari uang agar tetap bisa berkuliah. Kadang dari kamar saya masih mendengar bagaimana Dedy mendengar kaset dalam bahasa inggris, hingga saya pun mendapat hikmah belajar juga.
Beberapa teman sering hadir di RPT, ada Hikmatul Fitri, Fathurrohim, Suryana, Suratman sang calon danyon UI, Mahfud, bahakan ada Henny, Wulan dan Etty. Terkadang obrolan kami di malam hari sering kebingungan dengan : skripsi, bidang pekerjaan kelak dan kemampanan hidup.
Entah siapa yang memulai, saat kuliah sudah selsai dan harus menyelesaikan skripsi, antar kami saling mendukung untuk selesai. Dedy dengan cepat menyelesaikan kuliahnya, Idik malam setahun sebelumnya, sementara saya di akhir-akhir. Saya bangga saat mereka saling memberikan support dan semangat untuk bangkit dan maju. Mengubah kondisi yang ada, bahkan membuat sesuatu yang berbeda. Setiap kali saya berganti pekerjaan dan bertemu teman-teman baru, saya akan tetap mengenang teman-teman yang ada di RPT. Mereka banyak memberikan saya pilihan-pilihan berpikir untuk menentukan arah hidup, kedewasaan dan tanngung jawab.

Guys, kalian adalah bangian dari hidup saya. Saya sangat terisnpirasi oleh kalian, kenangan yang ada tak akan saya lupakan. Setiap momen 15 tahun yang lalu di RPT adalah momen-momen terbaik dalam hidup saya. Terima kasih teman,…

Idik,
Suhenda,
Dedy
Hikamtul
Suratman
Fathurohim
Mahfud
Henny
Wulan
Etty
Alfira
Endah
Thomas
Jaumil
Cholik
Imam
Iwan
Aso Harsono
Dwigo
Mukiyan
Yuliati
Yuniati
Ruth
Wei Liang
Ade
Susi
Wartono
Zulfan

dll

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: