Pekan Korea di WordPress Wangsajaya,….(2)

Februari 21, 2013

Tulisan diambil dari Fb : Yiks

Semoga bermanfaat.

Dinamika Mutakhir Sains Korea

KOREA SELATAN dewasa ini dikenal luas oleh publik dunia sebagai negeri yang ditandai oleh terjadinya perkembangan cepat dalam bidang teknolologi. Dari sejak industri otomatif, telekomunikasi, perekayasaan, hingga teknologi informasi, Korea semakin memantapkan posisi dirinya sebagai negara yang diperhitungkan di dunia. Namun demikian, kemajuan teknologi tak terjadi secara serta-merta. Ada sebab-sebab khusus yang melatarbelakanginya, yaitu perkembangan sains dalam kurun waktu mutakhir.

Dalam artikelnya bertajuk ‘Creation Science in Korea’, ilmuwan Young-Gil Kim dari Korea Advanced Institute of Science and Technology menjelaskan latar perkembangan sains di Korea yang besar pengaruhnya terhadap kemajuan teknologi di Negeri Gingseng itu. Gerakan kreasi sains di Korea, menurut Young-Gil Kim, semula diilhami oleh seminar bertema “Creation? Evolution?” pada 12-15 Agustus 1980. Tak tanggung-tanggung seminar tersebut dihadiri oleh 4000 orang peserta.

Young-Gil Kim menjelaskan, seminar ini berdampak positif terhadap perkembangan Korea di kelak kemudian hari. Bukan saja karena diberitakan secara luas oleh radio dan televisi nasional Korea, seminar ini juga menampilkan nara sumber dari Amerika Serikat. Nara sumber dimaksud adalah Dr. Henry Morris dan Dr. Duane Gish dari Institute for Creation Research, Dr. Walter Bradley dari Texas A & M, serta Dr. Charles Thaxton dari Foundation for Thought and Ethics. Dari pihak Korea sendiri, nara sumber yang tampil dalam seminar itu adalah Professor Young-Gil Kim.

Beberapa tahun kemudian, substansi pembicaraan para nara sumber dalam seminar tersebut diterjamahkan ke dalam berbagai bentuk kreasi sains, baik oleh kalangan universitas maupun oleh lembaga-lembaga penelitian. Dan sebagai ilmuwan yang pernah bekerja di NASA-Lewis Research Center, Young-Gil Kim menjadikan seminar besar itu sebagai titik permulaan terciptanya kemajuan teknologi di Korea.

Begitu seminar usai, maka dicanangkan rencana-rencana ke depan kreasi sains Korea. Dr. Morris dan Dr. Gish diundang hadir dalam pertemuan terbatas dengan 25 ilmuwan Korea yang memang memiliki minat besar melaksanakan agenda kreasi sains hingga ke masa depan. Sebagai hasilnya, terbentuklah organisasi “Korea Association of Creation Science” (KACR).

Pada 31 Januari 1981, KACR dinyatakan secara resmi berdirinya. Bahkan, inagurasi pendirian KACR dihadiri oleh sekitar 500 orang, serta mendapatkan perhatian luas dari masyarakat Korea. Koran-koran terkemuka seperti ‘The Korea Times’ dan ‘The Chosun Ilbo’ melaporkan peristiwa inagurasi itu sebagai berita utama di halaman depan. Di samping itu, Televisi Nasional KBS turut pula memberitakannya.

Sebagai organisasi beranggotakan kaum ilmuwan, KACR mengalami perkembangan yang berarti sejak awal berdirinya. KACR lalu mengawal perkembangan teknologi perekayasaan di Korea. KACR menjadi salah satu faktor pendorong terjadinya kemajuan teknologi di Korea.

Apa yang penting dicatat dari cerita ini adalah makna sebuah seminar bagi kemajuan sebuah negara. Seminar tidak sekadar diselenggarakan tanpa memperhitungkan implikasinya dalam jangka panjang. Seminar justru dijadikan titik tolak untuk membangun daya saing teknologi berdimensi jangka panjang hingga ke masa depan.

Anwari WMK

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: