Kenapa Sih Mesti ITB

Januari 8, 2012

http://masukitb.com/c/2296

A : Kenapa sih mesti ITB?
Selintas pertanyaan diatas mungkin timbul dalam benak para siswa yang akan atau sudah lulus dari SMA (sebenarnya ada pertanyaan anekdot juga sih dari kawan2 yang kuliah diluar ITB :D). Ada pandangan stereotip bahwa ITB diisi oleh makhluk-makhluk misterius nan jenius bahkan “gila” hehe. Dosennya killer, mahasiswanya “gila”, fasilitasnya high standard, dan masih banyak lagi.

Tapi jika ditelusuri lebih dalam lagi (tentunya kalo sudah mejadi mahasiswa ITB) ternyata selain beruntung memperoleh hak pendidikan tinggi, di ITB dijumpai hal-hal yang tiada duanya diseluruh dunia ini… penasaran?? (krik krik, biasa aja kali.. hehe). Nah berikut hal yang bisa dijumpai diseantero kampus Ganesha (ITB)

1. Dari Sabang sampai Merauke punya “duta” sebagai mahasiswa di ITB
Mau buktinya??? well, Dari Aceh ada Unit Kebudayaan Aceh, dari Jakarta ada Uit Kebudayaan Betawi, Sulawesi ada Unit Kesenian Sulawesi Selatan, dari Papua ada Unit Kebudayaan Irian dan masih banyak lagi unit kesenian/kebudayaan yang lain. Intinya keberagaman menjadi bagian integral dalam kehidupan kampus ITB.

2. Plaza Widya Nusantara
Plaza Widya Nusantara adalah sebuah tempat yang bibangun ditengah-tengah kampus Ganesha, yang menjadi pemacu semangat karena berisi empat hal yang meng’establish’ ITB. Salah satunya “supaya kehidupan kampus ini membentuk watak dan kepribadian”… wah dalam euy 😀 Intinya di kampus ini watak dan kepribadian sebagai insan akademis benar-benar dibentuk.

3. Unit dan Himpunan
Well, seperti disebutin dalam poin pertama, namun kali ini lebih ekstrim lagi. Dari unit, ada 4 unit yang tergabung dalam rumpun Agama, 14 unit dalam rumpun kajian, 22 unit dalam rumpun Seni Budaya, 27 unit dalam rumpun olahraga, dan 8 unit dalam rumpun media.

Untuk Himpunan, ada 27 himpunan jususan se ITB ditambah Keluarga Mahasiswa Seni Rupa dan Keluarga Mahasiswa SBM.

Kesemuanya dikoordinir oleh Kabinet Keluarga Mahasiswa ITB. Intinya aktualisasi diri di kampus ITB sangat diapresiasi (terutama oleh mahasiswanya :D) baik yang berupa hobbi maupun keprofesian masing-masing jurusan.

4. Sekali teman tetap teman
Ya, itulah semboyan ITB ’70 yang menggelora disetiap jiwa insan mahasiswa ITB baik ketika masih dalam dunia kampus dan juga setelah alumni.

Secara keseluruhan, hanya ada sebuah frase yang tepat untuk menggambarkan ITB, dan kalau saya harus menjawab pertanyaan si A maka akan saya jawab :

“Inharmonia Progressio”

Bergerak dalam keselarasan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: