Archive for April 11th, 2010

DAFTAR SEMENTARA SISWA YANG DITERIMA DI PERGURUAN TINGGI

April 11, 2010

DAFTAR SEMENTARA SISWA
YANG DITERIMA DI PERGURUAN TINGGI
55 Siswa dari 455 siswa kelas XII
Prosentase {(55/455) x 100%} = 12.09 %
PER 11 APRIL 2010
JAM 15.30 WIB

Kelas XII Aksel
1. KRISNA DIBYO : Ilmu Komputer UGM PBS
2. SULTAN SULAIMAN : Chemistry and Biological Chemistry NTU Singapore

Kelas XII HUM
1. CORNELIA PETRABELLA RADITYA : Sastra Inggris UI PPKB
2. PRITA ANINDYA LAKSMITA : Managemen Unpar

Kelas XII IPA
1. ADITYA RAHMAN : Teknik Elektro UGM PBS
2. ASTARI RINDU ASTUTI : Pendidikan Dokter UNS PMDK
3. GRANDY PARAMANANDA : Mechanical Engineering NUS Singapore, Material Engineering NTU Singapore
4. MUHAMMAD AL ATIQI : Physics and Applied Physics NTU Singapore
5. MUHAMMAD REZA : STT Telkom
6. SHAFIRA ANINDYA : Pendidikan Dokter UNS PMDK

Kelas XII IPA B
1. M. FAHRY ARITIANTA : Teknik Informatika ITS
2. KANYA PUTRI ANNISA R : Akuntasi UGM PBS
3. WAHYU WIRAWAN : Pendidikan Dokter UNS PMDK

Kelas XII IPA C
1. ANDI RAMA SULAIMAN : Pendidikan Dokter UI PPKB
2. GITA CHAIRIANA RAHMAYANTI : Teknologi Industri Pertanian IPB USMI
3. JODY GESIT UTOMO : Teknik Industri Undip
4. MARSHIELLA : Political Science University of Wisconsin Madison, International Studies University of Washington Seattle, Political Science University of Minnesota Twin Cities, Political Science Ohio State University Columbus, Political Science Pensylvania State University University Park
5. NABILLA NUR ANISAH : Teknik Industri UI PPKB
6. SURYA ADHI SAPUTRA : Teknik Informatika STT Telkom

Kelas XII IPA D
1. ATAS HASIBUAN : Teknik Elekyto Undip
2. HAMZAH : Teknik Kimia UI PPKB
3. JOHANNES LEONARDO SOFRESID SASIANG : Teknik Kimia Undip

Kelas XII IPA E
1. AISHA PRISAMAHYATI : Arsitektur Unpar
2. DIAH PRABHANDHARI : Teknik Sipil Dan Lingkungan IPB USMI

Kelas XII IPA F
1. AYMAN HAFID THALIB : Teknik Industri ITS
2. BHRAMUKTI AGYL : Teknik Industri ITS
3. DANTI FILIADINI : Pendidikan Dokter UI PPKB
4. SANTO FREDDY : Teknik Industri UI PPKB

Kelas XII IPA G
1. AGHNIA YOVITARISYA : Teknik Kimia ITS
2. ATIKAH FATHINAH : Teknik Industri UGM PBS
3. NATASA EKAPUTRI P. : Project and Facilities Management NUS Singapore, Environment Engineering NTU Singapore

Kelas XII IPA H
1. AULIA DAMARREZA : Teknik Indutsri Undip
2. ERICKA RIZKY KEUMALA DEWI : Kedokteran Hewan IPB USMI
3. HERDIAN RACHMAT PRADITYA : Teknik Industri ITS
4. LISTIANTONO NUGROHO : Chemistry and Biomolecular Engineering NTU Singapore
5. M. FACHRURROZY : STT Telkom
6. PUSPARANI : Ilmu Ekonomi UI PPKB
7. RADITYA YUDHA PRAWIRA : Mechanical Engineering NTU
8. R.A. ANANDYA SURYA DEWI : Teknologi Pangan IPB USMI

Kelas XII IPA I
1. IDA AYU NARAYANI : Pendidikan Dokter UGM PBS
2. KARINA ANINDITA : Akuntansi UGM PBS
3. LAKSMANA GUSTI HANDOKO : Teknik Sipil ITS
4. MUHAMMAD FIKRI : Electrical Engineering NUS, Mathematical Science NTU
5. RABITH GRANANTIO : STT TELKOM
6. RIZKA RATMILIA : Pendidikan Dokter UNS PMDK

Kelas XII IPS
1. ADERY ARDHAN SAPUTRO : Hukum UGM PBS
2. BINAR SARI SURYANDARI : Ilmu Hubungan Internasional UI PPKB
3. CHAERUNISSA : Akuntansi UI PPKB
4. CHELPIRA INTAN PERMATASARI : Ilmu Hukum UI PPKB
5. ERWIN WICAKSANA : Manajemen UGM PBS
6. FADHLILLAH DALI PUTRA : Manajemen Undip

Kelas XII Science
1. DARY PUTRA UTAMA : Teknik Elektro ITS
2. DIONISIUS DONNY P : Business Administration NUS Singapore, Business Administration NTU Singapore
3. KANIA AZRINA : Asia Pacific Studies APU Jepang, Mechatronic Swiss-German University
4. MUTHIA SZAMI NAFFISAH : Teknik Industri UI PPKB

Rekapitulasi Perguruan Tinggi
UI : 13 Siswa
IPB : 4 Siswa
UNS : 4 Siswa
UGM : 8 Siswa
ITS : 7 Siswa
UNDIP : 5 Siswa
NTU Singapore : 8 Siswa
NUS Singapore : 4 Siswa
APU Jepang : 1 Siswa
USA : 1 Siswa

Penyakitku,….

April 11, 2010

Penyakit Darah Tinggi atau Hipertensi, adalah salah satu jenis penyakit pembunuh paling dahsyat di Dunia saat ini.

Usia merupakan salah satu faktor resiko hipertensi. Lebih banyak dijumpai bahwa penderita penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi pada usia senja. Tekanan darah adalah menunjukkan keadaan di mana tekanan yang dikenakan oleh darah pada pembuluh arteri ketika darah dipompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh. Tekanan darah dapat dilihat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya ditunjukkan dengan angka misalnya 120 / 80 mmHg. Angka 120 menunjukkan tekanan pada pembuluh arteri ketika jantung berkontraksi. Disebut dengan tekanan sistolik. Angka 80 menunjukkan tekanan ketika jantung sedang berelaksasi. Disebut dengan tekanan diastolik. Sikap yang paling baik untuk mengukur tekanan darah adalah dalam keadaan duduk atau berbaring.

Tekanan darah tinggi (hipertensi) menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal. Tanpa melihat usia atau jenis kelamin, semua orang bisa terkena penyakit jantung dan biasanya tanpa ada gejala-gejala sebelumnya. Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi secara alami bayi dan anak-anak secara normal memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada dewasa. Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktifitas fisik, di mana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat. Tekanan darah dalam satu hari juga berbeda, paling tinggi di waktu pagi hari dan paling rendah pada saat tidur di malam hari.

Gejala Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)

Hipertensi sulit disadari oleh seseorang karena hipertensi tidak memiliki gejala khusus. Gejala-gejala yang mudah diamati antara lain yaitu:
1. Gejala ringan seperti pusing atau sakit kepala
2. Sering gelisah
3. Wajah merah
4. Tengkuk terasa pegal
5. Mudah marah
6. Telinga berdengung
7. Sukar tidur
8. Sesak nafas
9. Rasa berat di tengkuk
10. Mudah lelah
11. Mata berkunang-kunang
12. Mimisan (keluar darah dari hidung)

Hipertensi dapat diketahui dengan mengukur tekanan darah secara teratur. Penderita hipertensi, apabila tidak ditangani dengan baik, akan mempunyai resiko besar untuk meninggal karena komplikasi kardiovaskular seperti stroke, serangan jantung, gagal jantung, dan gagal ginjal, target kerusakan akibat hipertensi antara lain:
• Otak: menyebabkan stroke
• Mata: menyebabkan retinopati hipertensi dan dapat menimbulkan kebutaan
• Jantung: menyebabkan penyakit jantung koroner (termasuk infark kantung), gagal jantung
• Ginjal: menyebabkan penyakit ginjal kronik, gagal ginjal terminal
• Penyebab Penyakit Darah Tinggi atau Hipertensi.

Penyebab hipertensi sering disebut sebagai salah satu penyakit degeneratif. Umumnya penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Penyakit ini dikenal juga dapat menyerang siapa saja dari berbagai kelompok umur dan kelompok sosial-ekonomi. Namun lebih banyak ditemukan pada usia lanjut yang merupakan salah satu faktor resikonya.

Faktor resiko terjadinya hipertensi, adalah antara lain:
• Stres.
• Faktor Keturunan (Genetik).
• Usia.
• Asupan Garam.
• Gaya hidup yang kurang sehat.

Dengan semakin bertambahnya usia, kemungkinan seseorang menderita hipertensi juga semakin besar. Pengaruh usia terhadap kemunculan stress sering terjadi juga. Banyak ditemukan para pensiunan yang sudah tak bekerja lagi menghadapi perubahan lingkungan ekstrem. Menghadapi kondisi di rumah yang tanpa aktivitas dan diposisikan sebagai orang yang tak mampu lagi melakukan beberapa pekerjaan memunculkan stres.

Adanya peningkatan volume cairan tubuh dan tekanan darah yang akan diikuti oleh peningkatan pengeluaran kelebihan zat garam sehingga kembali pada keadaan yang normal. Pada hipertensi essensial kondisi inilah yang terganggu. Pola makan dan aktivitas yang tak seimbang juga memiliki kontribusi yang besar penyebab hipertensi. Kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol dan kurang olahraga dapat pula mempengaruhi peningkatan tekanan darah.

Berat badan berlebih apalagi penderita obesitas akan mengalami tekanan darah yang lebih tinggi dibanding dengan mereka yang mempunyai berat badan normal. Peningkatan tekanan darah ini ditemukan sepanjang hari, termasuk juga di malam hari. Apalagi ditambah, tekanan darah selama malam hari sama tingginya dengan di siang hari pada mereka yang mempunyai berat badan berlebih hingga kegemukan. Seharusnya, di malam hari, tekanan darah mengalami penurunan, bilatekanan darah tetap tinggi, keadaan ini dapat menyebabkan gangguan pada jantung.

Hipertensi dapat dikelompokkan dalam dua kategori besar, yaitu primer dan sekunder. Hipertensi primer artinya hipertensi yang belum diketahui penyebabnya dengan jelas. Golongan kedua adalah hipertensi semunder yang penyebabnya boleh dikatakan telah pasti, misalnya ginjal yang tidak berfungsi, pemakaian kontrasepsi oral, dan terganggunya keseimbangan hormon yang merupakan faktor pengatur tekanan darah.
Penanggulangan Penyakit Darah Tinggi

Faktor dominan yang menyebabkan hipertensi adalah pola makan dan aktivitas tubuh. Akibat dua hal seiring bertambahnya usia semakin meningkatkan resiko kemunculan penyakit. Pengendalian hipertensi antara lain yaitu:

1. Diet rendah garam, kolesterol, dan lemak jenuh. Mengurangi asupan garam ke dalam tubuh. Harus memperhatikan kebiasaan makan penderita hipertensi. Pengurangan asupan garam secara drastis akan sulit dilaksanakan, jadi sebaiknya dilakukan secara bertahap dan tidak dipakai sebagai pengobatan tunggal.
2. Behenti merokok dan alkohol
3. Latihan fisik secara teratur
4. Menghindari stres. Buatlah suasana yang menenangkan dan lakukan relaksasi-relaksasi rutin setiap hari. Hal ini penting untuk memberi efek ketenangan yang dapat mengontrol sistem saraf sehingga dapat menurunkan tekanan darah.
5. Memperbaiki gaya hidup yang kurang sehat. Penting melakukan olahraga seperti senam aerobik atau jalan cepat sekitar 30 menit sebanyak beberapa kali dalam sepekan.

Pola Makan Mencegah Penyakit Darah Tinggi
Salah satu faktor penyebab utama terjadinya hipertensi adalah asteroklerosis. Kondisi ini disebabkan konsumsi lemak berlebih. Oleh karena untuk mencegah timbulnya hipertensi adalah mengurangi konsumsi lemak yang berlebih selain pemberian obat-obatan bilamana diperlukan. Pembatasan konsumsi lemak sebaiknya dimulai sejak dini sebelum hipertensi muncul, terutama pada orang-orang yang mempunyai riwayat keturunan hipertensi dan pada orang menjelang usia lanjut. Sebaiknya mulai umur 40 tahun pada wanita agar lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi lemak karena mendekati menopause.

Prinsip utama dalam melakukan pola makan sehat adalah gizi seimbang, di mana mengkonsumsi beragam makanan yang seimbang yaitu:

• Sumber karbohidrat: biji-bijian.
• Sumber protein hewani: ikan, unggas, daging putih, putih telur, susu rendah/bebas lemak.
• Sumber protein nabati: kacang-kacangan dan polong-polongan serta hasil olahannya.
• Sumber vitamin dan mineral: sayur dan buah-buahan segar.

Pola makan sehat bertujuan untuk menurunkan dan mempertahankan berat badan ideal, sehingga dianjurkan untuk menyeimbangkan asupan kalori dengan kebutuhan energi total dengan membatasi konsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi dan atau makanan yang kandungan gula dan lemaknya tinggi. Di samping itu, agar melakukan aktifitas fisik yang cukup untuk mencapai kebugaran jasmani yang baik.