Archive for Desember 19th, 2008

Kunjungan ke SIM Uni

Desember 19, 2008

Setelah beristirahat sebentar di hotel, kami langsung menuju SIM. Diterima oleh Mrs. Tina, dan Leia Ho ( Excecutive Regional Projects Business & Marketing Relations). Kami dismabut hangat oleh SIM UNI, apalagi dengan guide yang ternyata mahasiswa dari Indonesia. Walau pun bukan anak SMA Negeri 8 Jakarta. Tiga tahun yang lalu ada anak 8 yang masuk SIM, tapi akhirnya keluar dan meneruskan di Indonesia. Ternyata mereka ranah dan mau berbuka kepada kita. Suasan akrab terjalin, karena ada yang mengagetkan ternyata mrs. Tina mengenali saya, heheheheh bangga juga.
Setelah berkeliling SIM UNI melihat fasiltas yang ada di SIM UNI, kami rombongan berpindah ke lokasi SIM yang lain, untuk mengikuti acara makan siang dan pelatihan PEARLS. Jarang seklai pihak SIM UNI mau berbagi pelatihan ini, karena ternilang ekslusive dan mahal,…. Hanya SMA Negeri 8 Jakarta yang diberikan. Selama lebih dari 3 jam pelatihan membuat siswa berinteraksi secara bebas, mengali motivasi dan informais diri dan kelompok. Walau pun disampaikan dalam bahasa inggris singapore, semua sisma mampu mengikuti dengan baik.
Selam pelatihan berlangsung, saya, paktris, pak aye danpak tyson berbincang banyak mengenai pelatihan tersebut. Dan kami mulai ke arah pembicaraan untuk memberikan pelatihan tersebut kepada para guru di sekolah. Akan berbeda rasanya kalau cuma mengikuti pelatihan di Indonesia. Semoga saja keinginan ini bisa terwujud.
Selepas pukul 17.00 waktu singapore, tepatnya sih pukul 16.00 waktu Indonesia, kami mengujungi pasar bugis. Menurut sejarahnya pasar/ kampung bugis dulunya adalah tempat semwrawut karenamerupakan wilayah persebaran wanita nakal, tetapi dengan perkembangnnya, tempat ini berubah menjadi wilayah padat kedua setelah orchard.
Yang kami lakukan pertama di wilayah ini adalah, mencari makan malam yang halal. Mr. Yahya sang guide kita, 8 tahun lebih di Singapore mampu menunjukkan tempat makan yang halal dan murah meriah, nasi lemak ( khas medan ini). Tak lain semacam nasi uduk kumplit. Ada ikan asinnya, telur, ayamnya, tempe kecil, wahhhh benar-benar terasa di Indonesia. Dan penuh seklai yang makan di tempat ini.

Siapkan alat penelitian

Desember 19, 2008

Bisa dibilang sulit, tapi rasanya bisa kok dicoba untuk membuatnya. Dibilang mudah, pas baru coba, kena deh memang agak sukar. Intinya, tanamkan jiwa adventure, bahwa semua harus dicoba, ketika mencoba akan ada hasil bernilai baik atau pun bernilai buruk, tetapi kita akan mendapatkan sejuta keindahan dunia penelitian, tantangan yang amat banyak dipengaruhi di luar prediksi kita. Jangan pernah mencoba meramal, karena kalau kita sesuai azas penelitian, JUJUR, maka akan banyak pelajaran berharga yang kita dapatkan. Hehehehee.

Hal yang paling utama adalah, bahwa kita buat semacam “perangkap atau kerangkeng” yang membuat persoalan menjadi dimengerti oleh yang bukan meneliti. Cari di pendahuluan hal-hal yang mendasari penelitian, kaji hal-hal yang membuat orang menjadi paham, bisa dengan metiode tanya ke teman, “loh tahu nggak tentang ….., coba gimana cara loh mendapatkan penegrtian tersebut……” semacam itulah.
Terusa, buat semacam orang bingung lagai belajar, mencoba menerka, tetapi terkaan yang mendekati sasaran. Ingat tidak waktu belajar fisika, saat anak panah menuju titik tujuan. Mana yang bagus, menyebar ke semua tempat tetapi ada yang mengenai sasaran, atau tidak kena sasaran tetapi anak panah berkumpul pada tempat yang relatif sempit. Maunya sih, sempit di sasaran utama, tapi itu sukkkkkaaaaaar.
Try error harus dilakukan, lepaskan sejumlah pernagkap ke orang-orang yang belum eprnah tahu penelitian kalian, apa tanggapan mereka. Terutama kuisioner, ingat penelitian sosial kekuatannya di kuisioner. Kalu sejumlah orang mengerti, maka dpat dipastikan alat uji penekitian kamu berhasil guna.